NovelToon NovelToon
Terbuang,Kembali Bersama Kemewahan

Terbuang,Kembali Bersama Kemewahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Duda
Popularitas:578
Nilai: 5
Nama Author: lisxone

Ayu Gendhis Prameswari, terjebak dalam lingkaran pernikahan yang toksik. Memiliki suami yang pelit, suka menggoda wanita. Mertua yang selalu menyalahkan dirinya, karena di matanya Ayu bukanlah menantu idaman. Dan penderitaan Ayu pun semakin menjadi-jadi ketika Mas Bayu, suami Ayu, tertangkap basah selingkuh, namun parahnya, Ayu malah diusir dari rumah. Dia benci dan dendam pada Mas Bayu dan keluarganya dan bersumpah akan membalas semua perbuatannya dengan kesuksesannya.. Dan Tuhan mendengar doa wanita teraniaya. Dipertemukanlah Ayu dengan duda tampan, kaya raya bernama Alvin Sebastian Stelle.. Dia akhirnya mampu memikat hati duda kaya itu. Setelah menikah Ayu seakan bertransformasi menjadi wanita berkelas. Namun ternyata di pernikahannya dengan Alvin pun banyak terjadi konflik keluarga yang ternyata tidak kalah toksik. Namun kali ini Alvin selalu membela Ayu di antara gempuran masalah yang selalu menghadang mereka. Akankah Ayu akan bisa melewati ujian hidupnya kali ini? Ataukah juga akan berakhir seperti pernikahannya dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Yg Mengintai

Hatiku menjadi gusar memikirkan penggagalan rencana pernikahanku dengan Alvin..

Betul, memang uang yang aku ingin dapatkan dari Alvin, namun dengan berjalannya waktu aku mulai mencintainya. Aku juga ingin menyelamatkan Alvin dari semua ke toxic kan teman dan juga aku mulai curiga keluarga Alvin juga ingin mencelakainya secara perlahan.

Jika aku menyerah sekarang, tidak akan yang akan menyelamatkan Alvin. Dengan cara apapun aku harus menikah dengan dia.

Beberapa hari setelah aku di rawat di rumah sakit akhirnya aku bisa pulang ke rumah.

Sekarang aku dalam pengawalan ketat. Bahkan sekarang rumah Alvin pun di beri penjagaan , dan juga CCTV pun di pasang di titik titik rawan..

"Mulai sekarang, jika kamu mau kemananapun harus ada penjaga yang mengawalmu... "

Ucap Alvin sambil mendorongku dengan kursi roda saat masuk ke dalam rumah..

"Baiklah.. "

"Kamu harus selalu mengaktifkan handfonemu dimanapun, kapanpun, apalagi saat aku atau bram tidak ada di sampingmu.. "

"Baiklah.. "

"Jangan bertemu orang sembarangan, orang asing yang boleh kamu temui cuma bram dan ellen.. "

"Baiklah.. "

"Kamu yang memutuskan untuk terus maju untuk menikah denganku, jadi kamu harus menuruti apapun yang akan ku lakukan demi keselamatanmu.. "

"Iya.. Iya sayang.. Kenapa banyak sekali yang harus aku lakukan.. Bahkan sekelas presiden pun tidak mungkin sekitar ini.. "

"mulai membantah..! " Tegasnya..

"Baiklah.. Aku akan menuruti semua perkataanmu.. Sayang.. "

Setelah sampai di Kamar aku segera merebahkan diriku Di atas ranjang.. Sebenarnya aku bisa berjalan, namun Alvin tetap ingin mendorongku dengan kursi roda karena takut aku lelah.. Sungguh menggelikan..

"Istirahatlah, aku dan bram akan memeriksa keadaan di luar.. Nanti dokter yang akan mengawasimu adalah David.. "

"DAVID!! apa tidak ada dokter lainnya..? "

"Aku lebih percaya dia daripada orang lain...Memangnya kenapa dia? Dia dokter yang hebat.. Dia juga orang kepercayaanku.. " Ucap Alvin sambil duduk di sebelahku berbaring..

"Orang kepercayaan, dia tu orang yang ingin mencelakaimu.. " Gerutuku dalam hati..

"Aku tidak mungkin memberimu orang sembarangan.. " Lanjut alvin

"Baik, tapi aku tidak mau di suntik olehnya.. Aku mau di periksa saja.. "

"Kenapa?? "

"Pokoknya seperti itu, jika kamu memaksa aku tidak mau di periksa olehnya.. "

"Em.. Nanti kita bicarakan lagi.. "

"Pokoknya aku tidak mau di suntik.. " Kataku sambil mendekap kedua tanganku..

"Bisa bisa aku di suntik mati nanti.. " Geruku dalam hati..

"Lalu kamu mau di suntik oleh siapa, sayang..? "

"Kamu... " Kataku sambil menahan tawaku..

".... " Namun Alvin hanya mendengar tanpa merespon sama sekali..

"Kenapa diam?? " Tanyaku..

Dia cuma melihatku dengan wajah sayu..

"Aku tahu yang kamu pikirkan sayang, akan aku buat kau menjadi laki laki sejati lagi.. " Bicara ku dalam hati..

" Baik, nanti akan ku beri tahu David agar dia hanya memeriksamu, akan aku percepat pernikahan kita. Akan aku persiapkan semuanya kamu tinggal tunggu beres saja.. Oya, pernikahan kita hanya kan di hadiri oleh keluarga dan teman dekat, bukan pernikahan mewah megah dan mengundang ribuan tamu.. "

"Iya sayang.. Apapun itu aku nurut saja, yang penting aku jadi istrimu selama satu tahun.. "

"Perlu di perhatikan lagi, aku juga tidak akan berhubungan badan denganmu, jadi kamu jangan berharap lebih dari hubungan ini.. "

"Tapi kalau sebatas mencium boleh kan..? "

"Emm.. Bolehlah, karena aku yang sudah memulainya, dan ternyata kamu juga menikmatinya.. "

Aku menelan salivaku sendiri mendengar ucapnya itu..

"Kenapa?? Kamu ingin aku cium sekarang..? " Tanya Alvin sambil mendekatkan wajahnya ke arahku..

Namun aku langsung menutup mulutku dengan telapak tangaku..

"Hahahha.. Kenapa? Bukanya kamu suka aku cium, bahkan kemarin lidah kita saja saling berpagutan.. "

Aku memejamkan kedua mataku karena malu, karena jujur aku yang memulai adegan panas itu.

"Mari kita ulangi lagi.. " Goda dia padaku..

"Aa.a.. A.. Alvin aku malu.. " Rengekku smbil menutup wajahku dengan bantal yang ada di sebelahku..

"Nanti, setelah kita menikah, akan aku tambah uang kompensasimu namun aku mau tiap hari kita berciuman, mau... ? "

Wajahku semakin memanas, jantungku semakin berdebar, bahkan hormon estrogenkupun meningkat, karena aku wanita yang dulu pernah menikah dan pernah berhubungan badan dengan laki laki, jadi terkadang ada rasa rindu untuk bergulat panas di atas ranjang.. Rindu rasa desir darah yang menggelitik ketika tubuhku mendapatkan rasa kenikmatan.. Aku rindu rasa itu...

Dia membuka perlahan bantal yang menutupi wajahku,

CUP dia mengecup keningku..

"Istirahatlah, aku cuma bercanda sayang... " Kata dia sambil membelai wajahku..

Namun udah kepalang tanggung, nafsuku sudah di ujung tanduk..

Aku mendekatkan wajahku ke wajah Alvin dan aku langsung menciumnya..

Dia terkejut, entah setan apa yang merasuki ku, aku Langsung saja melumat bibir tipis Alvin hingga akhirnya Alvin pun ikut menikmati permainan ciuman ku, bibir kami berdua berpagutan dengan panas, wajah kamipun aku atur ke kanan dan kekiri untuk mendapatkan posisi yang nikmat..

Kenikamatan kedua insan yang haus akan belaian dan rasa kepuasan..

Tanpa di sadari tubuhku pun sudah berada di bawah kukungan tubuh kekar Alvin,

Alvin yang mungkin sudah terbawa suasana menurunkan ciumannya ke leher jenjang ku..

"Ahhhh... Sayang.. " Lenguhku ketika dia memulai menjelajahi setiap jengkal leherku, dan aku rasakan dia membuat beberapa tanda cinta, terasa sedikit sakit namun sungguh itu mengobati rasa rinduku akan rasa itu..

Tanganya pun mulai menjelajahi perutku lalu tanganya menelisip masuk ke dalam bajuku dan dia menggenggam dadaku..

Mataku terbelalak, aku ingin menjerit namun seketika mulutku kembali di bungkam oleh bibirnya...

Aku melenguh dalam desahan lirih karena dia mulai sedikit mempermainkan apa yang ada di dadaku..

Tangaanku mencengkeram lehernya dengan sangat kuat..

Namun ketika aku mulai menikmatinya tiba tiba dia berhenti dan langsung berdiri dari tempat dia beranjak..

Nafasnya tersengal sengal begitupun diriku..

"Why?? " Tanyaku dengan tatapan penuh harap agar dia melanjutkan apa yang sudah dia mulai..

"Maaf, aku tidak bisa memberimu lebih.. " Ucap alvin dengan tatapan sama denganku, aku yakin dia menginginkan lebih, namun aku tahu dia tidak bisa..

"Tapi sayang...? "

"Maaf.. " Ya kata yang dia ucapkannya saat akhirnya dia pergi dari hadapanku meninggalkanku dengan rasa yang aku sendiri inginkan lebih, dan aku tahu dia juga menginginkannya...

"Bodoh... Bodoh..! " Teriakku di dalam kamar setelah apa yang aku lakukan dengan ayu..

"Kenapa kamu tidak bisa menahan godaan yang Alvin.. kamu harus sadar diri... Kamu tidak berguna sekarang.. " Gumamku dalam hati sambil duduk di pinggir ranjang sambil meremas bantal yang aku pegang..

Sebagai laki laki aku kalah, tak berguna, tak ada daya, karena laki laki hanya bisa di sebut jantan jika dia bisa memuaskan pasanganya di atas ranjang, namun aku apa, laki laki loyo.. Bahkan stevani pun akhirnya lari karena sakitku ini.. Aku tidak ingin ayu mengetahui kelemahanku, terlalu menyakitkan jika dia tahu kalau aku hanyalah laki laki yang tidak bisa memuaskan wanita di atas ranjang.. Sungguh memalukan..

"A.a.. a. A.. " Teriakku dalam kamar...

"Kamu kenapa..? " Tanya bram yang tiba tiba di luar kamarku ..

"Bagaimana jika aku tidak bisa sembuh dari penyakitku ini?? Apakah aku akan tersiksa dengan kekuranganku ini seumur hidup?? " Tanyaku pada bram..

"Brow.. " Ucap bram mendekat ke arahku.

"Kita sedang berusaha agar kamu sembuh, dulu kamu laki laki perkasa, maka kamu akan kembali menjadi laki laki perkasa.. Jika bukan karena kecelakaan itu, aku yakin kamu pasti masih sangat perkasa.. "

"Tapi sudah lama sekali hal ini terjadi, namun bukanya perkembangan yang signifikan yang aku dapatkan, malah semakin parah.. "

"Aku sudah bilang, carilah dokter lain selain David, namun kamu selalu menolak seakan akan david adalah dokter terbaik yang ada di dunia ini.. "

"Aku cuma tidak ingin keluarga sebastian malu gara gara sakitku ini, cuma david yang bisa aku percayai untuk menyimpan rahasiaku.. "

" Jangan berpegang dengan satu dokter saja, pikirkan hal lain juga, bisa bisa harta papamu akan jatuh ke tangan cristian semua jika kamu tidak bisa memiliki keturunan.. "

"Entah, aku juga pusing memikirkan hidupku yang sial ini.. "

"Tenang, jika kamu mempercayai aku, akan aku carikan dokter terbaik selain david yang juga bisa memegang rahasiamu.. "

"Entah, aku mulai menyerah dengan keadaanku ini.. "

"Brow.. "

"Apa?? "

"Apa kamu coba mendekati ayu, apakah itumu bereaksi atau tidak jika dengan ayu,mungkin kamu bisa melakukannya.. "

PLAKKK.

"Aww... " Jerit bram saat aku Pukul kepalanya..

"Mana mungkin aku berani, jika gagal aku malu goblok.. "

"Benar juga ya...Tapi apa selama kamu tinggal dengan ayu, apa kamu pernah mencicipi tubuh seksinya.. Ya setidaknya menjamah area terlarangnya.. Aku lihat dia wanita yang punya nafsu besar, mudah terpancing nafsunya.... ""BRAM... KELUAR DARI KAMARKU..! " bentakku pada bram.

"Hahahha.. Aku kan cuma bertanya.. Ayu terlalu indah jika hanya untuk dilihat saja brow.... "

"Brengsek kamu ya.. " Kesalku sambil berlari mengejarnya yang sudah berlari duluan keluar dari kamarku..

"Hallo tuan cristian.. "

"Iya.. "

"Calon istri tuan Alvin sudah berada di rumahnya. Penjagaan pun semakin ketat, apakah tuan jadi akan melukai dia untuk kedua kalinya? Karena dari yang aku dengar di mobil tadi, sepertinya rencana pernikahan mereka tetap akan dilangsungkan.. "

"Jangan dulu.. Ini terlalu dekat jika harus melukainya lagi.. Sekarang bukan dia yang aku incar.. Ada seseorang yang harus segera aku habisi karena dia terlalu mencampuri urusanku.. "

"Baik tuan.. "

Tit.. Sambungan telpon pun terputus...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!