NovelToon NovelToon
Cinta Tak Sehangat Mentari

Cinta Tak Sehangat Mentari

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:146.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Dini Thamara

Aditya permana, dokter muda yang terpaksa harus kehilangan cintanya, lantaran kekasihnya yang bernama Nadia mahardika, menikah dengan ayahnya sendiri, tanpa sepengetahuannya. Hubungan yang tidak harmonis antara Adit dan ayahnya, semakin memanas ketika mengetahui kekasihnya menjadi ibu tirinya. Sejak kematian ibunya, hanya Nadia lah tempatnya mengadu.

Suatu ketika, pertemuan tidak sengaja Aditya dan Alexa terjadi, Alexa bekerja di bawah tanggung jawab Aditya, Aditya yang selalu bersikap dingin, suatu saat menjadi luluh dan mulai mencintai Alexa.
Tapi sebuah teror melanda, Aditya harus bekerja keras bersama Rangga, sahabatnya untuk dapat mengungkap sang peneror.


Hingga sebuah insiden terjadi, membuat Aditya harus kembali hancur untuk kedua kalinya, tapi sebagai seorang dokter, Aditya harus profesional dalam pekerjaannya, di tengah kesibukannya, Aditya tetap menjalankan misinya untuk mengungkap pelaku kejahatan itu.


Lalu bagaimana setelah itu?

Siapakah sang peneror sebenarnya?

Dan ada motif apa dibaliknya?

yuk baca kelanjutan ceritanya.

beri dukungan untuk author ya, terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Dini Thamara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi dokter sungguhan.

Beberapa bulan setelah perekrutan, beberapa bulan juga Adit tidak kembali kerumahnya. Adit tinggal di sebuah apartemen miliknya sendiri yang tidak jauh dari rumah sakit.

Hari ini adalah penyerahan sertifikat kepada dokter-dokter baru yang menandakan kalau mereka sudah benar-benar menjadi dokter. Sebagai CEO, Adit akan menyerahkan sendiri sertifikat itu kepada semua dokter baru.

"Wah, kamu tampan sekali Dit" Rangga datang menemui Adit.

Adit yang tampak sangat tampan memakai kemeja hitam dan jas berwarna abu, membuat auranya semakin bersinar, di tambah lagi sedikit senyum di wajahnya.

"Kau juga tampan, pasti banyak wanita yang akan melirikmu" ucap Adit.

Rangga tertawa mendengar ucapan temannya itu, ya, Rangga memang tampan dengan jas berwarna biru membuatnya tampak sempurna.

"Aku memang tampan, kau pasti kalah haha" Rangga sedikit bergaya di depan cermin, Rangga memang pemuda yang humoris, sehingga banyak orang yang merasa nyaman bila berteman dengannya, termasuk Aditya.

"Haha.. Baiklah, ayo kita berangkat!"

Adit dan Rangga keluar dari apartemen, secara perlahan kesedihan dan kekecewaan yang dirasakannya mulai hilang, dia sudah kembali ceria seperti dulu.

Mereka sampai di tempat acara, semua wanita menatap ke arah mereka, seperti biasa Rangga selalu membalas senyuman mereka, sementara Adit tetap bersikap acuh.

Acara segera di mulai, Adit menyerahkan sertifikat itu kepada semua dokter-dokter yang sudah siap bekerja.

Tiba-tiba, semua mata tertuju kepada seorang tamu kehormatan, sekaligus ayah dari CEO rumah sakit itu, dia adalah Brata permana dan istrinya Nadia mahardika.

Acara berjalan lancar, walau dalam hatinya Adit merasa geram dan ingin menumpahkan amarahnya, tapi dia menahan semua itu.

"Aditya" terdengar sebuah suara memanggilnya.

Adit menoleh ke belakang, dan ternyata Brata sudah berada di belakangnya.

"Pulanglah!" ucap Brata.

"Ya, aku akan pulang" jawab Adit sambil menyeruput minumannya.

"Pulanglah kerumah kita"

"Rumah kita? itu bukan rumahku, itu adalah rumahmu dan gadis itu" Adit menatap Nadia.

"Itu adalah rumahmu juga Dit, pulanglah" Nadia membuka suara.

"Hei!! jangan sebut namaku, wanita penghianat!!" Adit menekankan suaranya.

Brata mengeryitkan dahinya, dia tidak mengerti apa dari maksud kata wanita penghianat itu.

"Apa maksudmu?" ucap Brata.

"Kau bisa bertanya langsung kepada istri selingkuhanmu itu"

Adit pergi meninggalkan mereka, Brata menatapnya dengan tajam, dia tidak mengerti apa maksud dari kata-kata Adit.

"Tuan, bisakah kita kembali?"

"Baiklah"

Brata dan Nadia kembali kerumah, saat hendak melangkah menuju kamarnya, Brata menghentikan Nadia.

"Apa maksud dari kata-kata Aditya? Apa kau sudah mengenalnya?"

"Aku.. aku.."

"Jawablah pertanyaanku"

"Kami.. kami dulu berpacaran"

Brata menatap Nadia.

"Berpacaran? kenapa kau tidak katakan kepadaku?"

"Untuk apa tuan, aku sudah menjadi istrimu, aku tidak mungkin kembali kepadanya, lagi pula Adit sudah sangat membenciku, dia mengira penyebab ibunya depresi itu gara-gara kau berselingkuh denganku" Nadia berlari menuju kamarnya sambil menangis, sementara Brata diam mematung.

Didalam kamarnya, Nadia masih duduk di sudut tempat tidurnya, dia merasa sangat bersalah karena telah menyakiti perasaan Adit.

Tiba-tiba ponselnya berdering.

Sebuah pesan masuk, Nadia melihatnya, ternyata itu dari Tara, ibu tirinya.

**Hai, maaf ya author sempat salah di episode pertama, sebenarnya Tara itu ibu tirinya Nadia ya, bukan ibu angkatnya..

Terima kasih**.

Nadia, besok temui mama di caffe xxx,

pukul 2 siang, jangan sampai datang terlambat!

Begitu isi pesan dari Tara.

Mau apa lagi mama menggangguku, apakah dia tidak puas sudah menjebakku dalam pernikahan ini. Gumam Nadia.

Nadia meletakkan ponselnya dan terlelap.

*****

Apartemen Aditya.

Adit sudah kembali dari acara itu, dia menghempaskan tubuhnya diatas sofa yang ada di ruangannya.

"Dit, kenapa kau terburu-buru sekali, apa yang terjadi?"

"Tidak bisakah kau permisi sebelum masuk!" Adit sedikit kesal.

"Baiklah.. baiklah.."

Rangga keluar dari rumah Aditya, dan...

Tokk.. tokk...

"Dit, boleh aku masuk?" terdengar suara Rangga yang mengulangi kedatangannya.

"Kenapa kau harus begitu!"

"Bukankah itu permintaanmu?" Rangga duduk di samping Adit.

"Diamlah!" Adit memejamkan matanya.

"Kau belum menjawab permintaanku, kenapa kau terburu-buru pulang?"

"Aku muak berada disana"

"Kenapa? Apakah karena kehadiran Nadia dan papamu?"

"Stop..!! Jangan sebut nama wanita penghianat itu" Adit seketika terperanjak dari lelahnya.

"Tidak kah kau mau mendengar penjelasan darinya?"

"Untuk apa? Tidak ada yang perlu di jelaskan, aku sudah sangat membenci mereka, karena mereka, ibuku sampai depresi"

**flashback on**

"Ma, hentikan ma, jangan lakukan itu!!"

"Mama tidak tahan dengan semua ini Dit, mama ingin mati saja"

"Adit mohon ma, jangan lakukan itu!!"

Glekk.. glekk..

Alina meminum racun yang ada di laci kamarnya.

Adit yang berada di luar kamar mamanya merasa khawatir, karena sudah tidak terdengar suara mamanya yang menangis.

Brakk...

Adit mendobrak pintu itu, dan dilihatnya Alina sudah tidak bernyawa, mulutnya mengeluarkan busa.

"Mama.....!!!!

**flashback off**

"Dit, kau melamun?" Rangga mengguncang bahu Adit.

Adit terkejut dan tersadar dari lamunannya.

"Sukurlah kau baik-baik saja, aku kira kau mati hahaha"

"Diamlah"

"Baiklah, aku pamit dulu, besok kita akan bertemu di rumah sakit"

"Iya, pergilah!" Adit sedikit mengusir.

Rangga berjalan menuju keluar, tiba-tiba dia berbalik badan.

"Oh iya, malam ini Alexa sangat cantik" Rangga nyengir.

"Aku tidak peduli"

"Hahaha"

Rangga masuk kedalam mobilnya dan hilang dalam pandangan.

Adit menutup pintu, dan telinganya terngiang kata-kata Rangga.

Adit membayangkan wajah Alexa yang memang benar-benar cantik malam ini.

Ah, kenapa denganku

kenapa harus memikirkan dia, dia hanya dokter amatir. Gumam Adit didalam hatinya.

*****

Esoknya.

"Selamat pagi tuan" semua petugas rumah sakit menyapa Adit yang datang seorang diri.

Seperti biasa, Adit tidak menjawab salam mereka, Adit langsung masuk kedalam ruangannya dan memeriksa berkas yang ada di atas meja.

"Hei..!" Rangga masuk.

"Lagi-lagi"

"Iya-iya maaf" Rangga hendak keluar dari ruangan Adit, tapi Adit menghentikannya.

"Tidak usah mengulang, cepat, duduklah!"

"Oke.. oke.."

Rangga duduk di kursi yang berhadapan dengan kursi Adit, Adit memberikan berkas itu kepada Rangga, Rangga mulai memeriksanya.

"Hei!! Apa-apaan ini!" Rangga terkejut melihat isi berkas itu.

"Ada apa?"

"Kau lihat!!"

Adit terkejut dan melihat isi berkas itu.

"Hahaha...!!" Rangga tertawa renyah.

"Dasar payah!"

Ternyata Rangga hanya bergurau, dia memperlihatkan sebuah gambar lucu di ponselnya, yang dia sembunyikan di balik berkas itu untuk mengerjai Adit.

Tokk... tokk...

Terdengar suara pintu di ketuk.

"Masuk!" ucap Adit.

Rangga menghentikan tertawanya dan melihat Alexa sudah masuk kedalam ruangan itu. Dia sangat cocok dengan seragam dokternya walaupun rambutnya sedikit berantakan, tapi dia masih tetap terlihat cantik.

"Alexa, ada apa?" ucap Rangga.

"Ada keadaan darurat" jawab Alexa.

Adit dan Rangga saling bertatapan, mereka merasa kalau semua pasien operasi sudah mereka tangani.

1
Nelly Djunaidi
terlampau banyak konfliknya gaje
Nelly Djunaidi
penasaran banget nih 🤭 siapa sih yg suka bikin teror itu??
Nelly Djunaidi
Nadia kah otak semua peristiwa ini,??
Nelly Djunaidi
siapa sih yg meneror terus menerus ini??
Nelly Djunaidi
knapa Nadia jadi kek penggoda gitu ya, apa karena ibu tirinya??
Nelly Djunaidi
jadi kepo...siapa tuh yang gak suka liat Adit dan Alexa. akrab
Tatik Purwaningsih
kecewa masa iya peran utama Mala mati
Inez Cacha Maulida
terlalu berbelit dari awal ceritanya
mega keyna
judulnya cakep thor,tp kenapa mlh adit yg mati bukanya yg mati itu nadia,secara nadia udh tau kejahatan kakaknya,tp kenapa malah bahagia hidupnya,dan di sini yg bene2 kehilangan itu bukan keluarganya,tp alexa,kl ada yg bilang atau author bilang keluarganya bahagia itu bohong dan munafik,kenapa sy bilang begitu,mana ada yg mau menerima adik dr se org yg membunuh anaknya atau keluarganya,harusnya nadia jg harus tdk ada di kehidupan mereka lg,kl ada yg bilang bisa memaafkan itu hanya di mulut,mana ada shi yg bsa menerima,,,, udh seru dr awal baca tp endingnya mengngecewakan,,,, haissss,,,, nyesel baca smp akhir aku.
mega keyna
perempuan itu udh pasti nadia...
mega keyna
paling dalangnya nadia,,,,, gelagatnya sudah mulai ketahuan,,,,
krisan
lanjut
IG: @rossy_dildara
Hai Thor aku mampir nih. mampir juga di ceritaku yang berjudul MENIKAH DI ATAS PERJANJIAN yaaa
RN
mampir lagi kk saling support sukses bersama
feedback nya ya kk
Yuliana Ga
kenapa lama sekali lanjutanx.
Yuliana Ga
lanjut thor.
Susi Ana
semangat, mampir ya
Ibunya Esbelfik
semangaaaaaatttt💪💪💪💪💪💪
awaa
semngat akak...
SIMPANAN OM AROGAN
jangan lupa mampir semua
IG harumini_12
Salam dari
CUKUP! Aku Dan Anakku

Semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!