NovelToon NovelToon
Suamiku Dan Wanitanya

Suamiku Dan Wanitanya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: green veil

Winda adalah seorang wanita berumur 32 tahun yg sudah menikah dengan Ardi yg berumur 38 tahun.
Pernikahan mereka sudah memasuki umur 7 tahun, akan tetapi belum juga dikaruniai seorang anak.
Winda merasa bahwa hidupnya tidak lengkap bila belum menjadi seorang Ibu.
Keinginannya untuk mempunyai anak sampai membuatnya putus asa.
Sampai suatu saat dimana dia diperkenalkan suaminya denga orang yang bernama Mina....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green veil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 ORANG KETIGA

Suatu hari, Ardi dan Mina pergi untuk beli barang belanjaan utnuk dijual kembali di tokonya. Sesampainya mereka di toko,

“Selamat siang Pak”

sapa penjaga toko.

“Siang

mbak” jawab Ardi.

“Ada yang kurang ya

Pak? Tadi kayaknya istri Bapak sudah belanja banyak sekali”.

Ardi berpikir itu pasti

Winda, berarti Winda sekarang juga berjualan seperti dirinya. Bingung mau jawab

apa, dia melirik Mina. Mina dengan sambil menggendong Bimo dan memilih-milih

barang dagangan emndengarkan percakapan itu ekspresinya berubah. Ekspresi marah

yang langsung dilihat oleh Ardi. Kemudian Ardi buru-buru menjawab pertanyaan

pegawai toko,

“Iya Mbak”

“O y, selamat ya Pak. Sekarang

sudah mempunyai anak. Anaknya cakep mirip Bapak dan Ibunya”, katanya lagi.

Ardi jadi bingung, apa

maksud pegawai tokonya. Jangan-jangan dia tidak hafal dengan dirinya sehingga

salah mengenali.

“Iya Mbak,

alkhamdulillah. Ini istri saya Mina”

Pegawai toko melihat

minat dan dengan wajah bingung lalu menjawab

“Iya Pak”

Ardi dan Mina kemudian

memilih-milih barang dagangan yang akan dibeli. Sedangakn pegawai toko ada yang

berbisik-bisik dengan memberi kode mereka bingung. Kok istrinya beda, batin

mereka.

Di saat para pegawai

toko bingung, datanglah pemilik toko yang sudah mengenal Ardi dan Winda, karena

mereka sering datang ke toko untuk beli barang yang akan mereka jual. Mereka

juga sering ngobrol, baik ketika mereka datang ke toko, maupun lewat chat

bisnis.

“Selamat siang Pak”

sape pemilik toko. “ Ada barang belanjaan yang kurang ya?”

“Siang Pak” jawab Ardi,

kemudian menjabat tangan pemilik toko.

“Tadi kayaknya Bu Winda

sudah beli belanjaan banyak banget Pak. Alkhamdulillah ya Pak laku keras” kata

pemilik Toko.

“Iya Pak,

alkhamdulillah” jawab Ardi dengan bingung.

“Anaknya cakep Pak.

Alkhamdulillah udah dikasih keturunan ya Pak. Akhirnya penantian yang panjang

terjawab juga”

“Iya Pak,

Alkhamdulillah”

“Yang sudah selesai,

tinggal bayar”, Mina tiba-tiba muncul dan menggandeng tangan Ardi.

Pemilik toko kaget dan

dengan tatapan bingung dia menoleh kepada karyawannya yang dijawab dengan

mengedikkan bahu.

“Ini Mina Pak, istri

saya”.

Dengan canggung,

pemilik toko membungkukkan badan sedikit untuk menyapa dengan sopan.

“Oo ya” jawabnya dengan

canggung.

Ardi yang melihat itu,

juga bingung mau menjelaskan bagaimana. Setelah pamit dan membayar, dia

langsung mengajak Mina pergi.

Kemudian bos dan para

karyawan mulai menggunjingkan mereka. Mereka bertanya-tanya apa yang terjadi

dan bertekad bila suatu saat Winda berbelanja ke sana, mereka akan langsung

bertanya kepada Winda.

Ardi yang bingung

dengan pertanyaan Ardi sudah punya anak, dan tanpa tahu Mina adalah Ibunya

menimbulkan pertanyaan yang besar. Apakah Winda mengangkat anak? Atau mengajak

ponakan atau bagaimana. Dia bingung berfikir tanpa tahu jawabannya. Kemudian

dia berusaha masa bodoh akan hal itu.

Sesampainya di rumah,

Ardi pergi ke rumah kakaknya dan ketemu dengan Mitha. Mitha dengan tatapan

ingin bicara tapi tidak bicara dan bisanya Cuma mengekor Ardi, kemanapun Ardi

pergi.

“Mas..... Mas...mmmmm”

Mitha mau ngomong tapi bingung.

“Iya, ada apa?”

“Anuuuu, nggak apa-apa”

jawabnya.

“Bohong, mau minta

sesuatu ya. Ngomong aja”

“Nggak kok yeee”

“Lha ada apa”

“ Mas Ardi nggak kangen

Mbak Winda” tanyanya memberanikan diri.

Ardi kaget mendengar

pertanyaan dari Mitha. Kemudian menoleh dan dengan tatapan tajam bertanya

kepada Mitha,

“Ada apa memangnya?”

Mitha yang melihat

ekspresi Ardi, kemudian takut dan mengurungkan niatnya untuk membicarakan

Arjuna.

“Nggak kenapa-kenapa”

Mitha menjawab kemudian langsung pergi.

Ardi seketika menjadi

agak jengkel dikala ponakan kesayangannya bertanya tentang Winda. Yah apa mau

dikata, memang ponakannya itu dulu dekat dengan Winda. Curhat, minta dibeliin

sesuatu, sakit, apa-apa dengan Winda. Ardi menjadi maklum.

Kemudian Ardi mendekati

keponakannya itu.

“Ada pa Mit? Kangen

sama Mbak Winda ya?” tanyanya.

Mitha menoleh, akan

tetapi untuk menjawab dengan jujur dia takut akan menyakiti perasaan Ardi.

“Hmmm... sebenarnya iya

Mas. Mas Ardi nggak marah kan?”

“Ya nggak lah Mit. Masa

marah” jawabnya sambil tersenyum.

Ardi berusaha untuk

tetap tenang di depan Mitha walaupun hatinya menyangkalnya.

“Mas Ardi nggak kangen

Mbak Winda?” tanya Mitha takut-takut.

Ekspresi Ardi berubah

lagi

Mitha yang tahu itu

langsun bilang,

“Makan Mas, tadi Bunda

masak banyak lho” katanya.

“Udah Mit. Tadi Mas

Ardi udah makan di luar. Kamu nggak ke rumah Mas Ardi, ada Bimo lho. Kamu bisa

gendong dan ngajak mainan Bimo”.

“Mas.... aku kemarin ke

tempat Winda. Jangan marah ya” tiba-tiba Mitha berkata jujur pada Ardi.

Ardi yang mendengar

itu, seketika ingin tahu bagaimana keadaan Winda sekarang. Tetapi untuk

bertanya kepada Mitha dia enggan, karena takut menimbulkan masalah.

“Nggak kok. Lha kenapa

marah” jawab Ardi.

“Mbak Winda sekarang

jualan online shop juga lho Mas, kaya waktu pas di sini”

“O ya?” jawab Ardi

datar.

Karena Ardi menjawabnya

dengan datar, Mitha jadi berani membahas lebih jauh.

“ Jualan Mbak Winda

laku keras lho Mas. Udah punya pegawai juga” lanjutnya.

“Alkhamdulillah” jawab

Ardi masih dengan suara dan ekspresi yang datar.

“Mbak Winda juga udah

beli mobil untuk dia belanja kebutuhan tokonya”

“Hm” jawab Ardi.

“Dia nyetir sendiri lho

Mas” lanjut Mitha lagi.

Aduh nanti Mitha

bisa-bisa bicara terlalu jauh nih. Kalau dia bicara tentang Winda terus, aku

nanti malah mikirin Winda terus, harus disudahi pembicaraan tentang Winda pikir

Ardi.

“Mit, Mas Ardi pulang

dulu ya, dicariin Mbak Mina” kilahnya.

Mitha merasa kehilangan

kesempatan untuk membicarakan Arjuna. Ada perasaan jengkel kepada Mina yang

merusak hubungan antara Ardi dan Winda, sehingga Ardi tidak tahu keberadaan Arjuna.

................................................................

Sedangkan Winda melaui

hari-harinya bersama Arjuna dan juga mencari nafkah dengan berjualan online

shop. Seminggu sekali dia beli barang yang akan dijual bersama Arjuna. Winda seperti

tidak bisa berpisah dengan Arjuna walaupun hanya semenit.

Walaupun dia bahagia

dengan keberadaan Arjuna dan ada keluargayang sayang kepada dia, mendampinginya

selalu di saat suka dan duka, di saat-saat yang paling sulit sekalipun, Winda

terkadang masih memikirkan Ardi. Bagaimana keadaan Ardi, bagaimana dia

memperlakukan wanita yang bersama dia sekarang, sayangkah dia dengan anaknya,

dan bagaimana bila suatu saat dia tahu tentang keberadaan Arjuna. Akan

sayangkah dia dengan Arjuna atau lebih menyayangi Bimo. Pikiran-pikiran itu

berkecamuk dalam pikirannya, dan terkadang membuatnya tidak bisa tidur yang

berakibat Arjuna rewel dibuatnya. Menambah pikiran dan khayalan tentang Ardi

apabila berada di sampingnya.

Ingin rasanya chat atau

telepon Ardi untuk sekedar say hello, menanyakan kabarnya, anaknya dan Mina.

Akan tetapi dia tidak punya kekuatan untuk melakukannya, karena sebenarnya di

dalam lubuk hatinya yang masih dalam, dia ingin bersama Ardi.

Bersama Ardi, akan

tetapi tidak ada wanita lain yang menjadi pihak ketiga di kehidupannya.

1
Maria lace W
cih wis cerai mantan dah kawin msh aja didatengin rmh nya....peduli amat, siapa yg mau nengok ya monggo dateng ke rmh cewek..bkn cewek.mantan istri datengin rmh mantan nya
Sri Wahyuni
dasar Winda bodoh, sudah disakiti masih berharap mau kembali
Shinta Dewiana
bodoh bodoh bodoh.
Shinta Dewiana
jgn bodoh winda...biar mereka yg ke rmhmu...
Shinta Dewiana
akhirnya....wk.wk..wk...
Shinta Dewiana
ardi sm keluarganya mau menang sendiri...winda bodoh
Shinta Dewiana
dasar lemah rasain tu gmn sakitnya di selingkuhin.
Shinta Dewiana
pokoknya jg sampekdeh winda balikan sm ardi...
Shinta Dewiana
hedeh..dg winda enggak da pernah ke rmh mertua...dasar ardi
Shinta Dewiana
hedeh enggak banget deh...winda pula yg ke situ....
Shinta Dewiana
yaaaa..masak jodonya tua banget sih thor
Shinta Dewiana
ha...ha..ha....
Shinta Dewiana
nah kan mulai deh
Shinta Dewiana
tunggu lah nyesel begitu tau bimo bkn anaknya..nangis darah deh...
Shinta Dewiana
ah.malas banget klu ujung2nya winda balikan sm ardi
Shinta Dewiana
mantap winda...senangat trus...
Shinta Dewiana
nah gitu dong winda br seru...suami kayak gitu tdk perlu di pertahankan...pezina.
Hotma Gajah
kurang greget...
mending bobo...
Hotma Gajah
kayak cerita ikan klepek2 bukan ikan terbang lagi😃😃😃
Hotma Gajah
thor...
bikin kesel/eneg dehhh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!