Reina putri tunggal seorang CEO perusahaan besar yg sudah kehilangan ibunya saat melahirkannya harus menerima kenyataan bahwa Ayahnya sedang sakit parah. Ayahnya berencana menjodohkannya dengan seorang bodyguard.. Jaka adalah bodyguard yg akan dijodohkan dengannya. Tapi Jaka pun tidak tahu masalah perjodohan ini. Apakah perjodohan ini akan terjadi?? Akankah Reina ataupun Jaka akan jatuh cinta?? Akankah Reina menyetujui permintaan Ayahnya yg sedang sakit parah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hunny24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7 Perpisahan III
Pagi itu Reina berangkat kerja dengan Jaka dan juga supir mereka, Pak Kus. Sepanjang perjalanan tidak ada pembicaraan karena saling canggung. Sementara Pak Kus berfokus pada mobil yang ia kendarai, terlebih yang ia bawa adalah Reina putri Surya. Sepanjang jalan pula Reina hanya membaca buku untuk materi Ujian hari ini.
Sedangkan Jaka memperhatikan sekitar, jalanan yang mulai ramai dan juga apakah ada yang mengikuti mobil Reina. Sesekali ia juga memperhatikan Reina yang sangat serius membaca. Jaka pun berbicara dalam hati "cantik juga anaknya paman Surya persis seperti ibunya.. Semoga sifat manjanya tidak terlalu merepotkan".
Tak lama kemudian sampailah di depan gerbang sekolah Reina. Pak Kus pun heran karna Reina dan Jaka sibuk dengan kegiatan masing-masing sampai tidak melihat kalau sudah sampai di sekolah.
"Neng Rei.. ini sudah sampai.. kok tidak turun? tanya Pak Kus.
"Eeeh.. iya pak. Aku terlalu fokus membaca. Terimakasih sudah diingatkan.. sampai jumpa Pak Kus dan Coach Jaka.." jawab Reina.
"Iya Neng, segera masuk nanti terlambat" kata Pak Kus.
Jaka pun hanya mengangguk dan tersenyum.
Setelah Reina masuk, Pak Kus hendak kembali pulang tapi Jaka mencegahnya.
"Maaf pak, bisa tunggu 5 menit lagi sebelum pulang" kata Jaka.
"Baik Mas, tapi ada apa ya?" tanya Pak Kus.
"Tidak apa-apa pak hanya ingin melihat-lihat lingkungan sekolah nona Reina" kata Jaka.
"Yasudah Mas. Oo iya kita belum berkenalan, nama saya Kusnaidi, biasa dipanggil Pak Kus" kata Pak Kus memperkenalkan diri.
"Saya Jaka pak, semoga kita bisa bekerja sama" jawab jaka sambil tersenyum.
"Iya Mas, kalau butuh mobil bilang saja ke saya. Saya bisa antarkan sekalian. Kita kan sama-sama bekerja dengan Pak Surya, kita harus saling bantu." kata Pak Kus.
"Iya pak. Boleh saya tanya-tanya soal Reina dan Rumah Pak Surya?" tanya Jaka.
"Tentu saja Mas, tapi yang saya ketahui saja ya.. maklum saya hanya supir"jawab Pak Kus.
"Apa Reina sering pergi atau bermain dengan teman-temannya?"tanya Jaka.
"Iya sering Mas, namanya juga anak remaja. Tapi biasanya mereka hanya ke Mall atau ke Cafe atau tempat-tempat anak muda lainnya, dan saya juga yang bertugas mengantar dan mengawasi" kata Pak Kus.
"Masih wajar sih, namanya juga remaja. Tapi apa Reina punya pacar atau teman laki-laki yang dekat?" tanya Jaka.
"Kalau yang mendekati non Rei mah banyak Mas, tapi kalau pacar sepertinya non Rei belum tertarik. Kadang saya sering dititipi bunga, coklat dan hadiah saat menunggu jemputan. Pasti Pak Surya ya yg penasaran?" kata Pak Kus.
"Iya pak, kebetulan bapak kan dekat dengan pergaulan Reina jadi mungkin bapak tahu dengan siapa saja Reina bersosialisasi dengan lingkungan" kata Jaka.
"Iya Mas, setahu bapak si non Rei hanya dekat dengan 2 Sahabat perempuan, kalau tidak salah namanya Dina dan Siska, dan dengan mereka juga non Rei pergi" jawab Pak Kus.
"Baiklah pak terimaksih infonya" kata Jaka.
"Iya Mas, sama-sama. Non Rei juga suka berbelanja tapi biasanya dia pergi dengan Pak Surya atau minta saya yang menemaninya." kata Pak Kus.
"Hmm baiklah pak. Rasanya sudah cukup aku mengawasi sekitar, ayo kita pulang" kata Jaka.
"Baik Mas, tanyakan saja jika masih ada pertanyaan" jawab Pak Kus.
"Iya Pak" kata Jaka sambil tersenyum.
Lalu mereka pun kembali ke rumah Surya.
Jangan lupa mampir di novel q juga ya.. kita saling support