Bella bertemu dengan pacar pertamanya Ilham, saat sama sama satu organisasi kerohanian di kampusnya. Sosok Ilham yang baik , lembut, dan religius membuat Bella jatuh cinta kepadanya. Hubungan mereka berjalan lancar, sampai suatu hari Ilham mengeluarkan sifat aslinya yang tempramen, pencemburu dan jahat.
Di awal hubungannya yang manis, Bella rela memberikan apa saja termasuk keperawanannya kepada Ilham. Bella tidak mengetahui jika selama mereka melakukan hubungan tersebut, Ilham selalu merekamnya.
Dan ketika Bella sudah lelah dengan hubungannya yang toxic dan meminta putus, Ilham mengancam akan menyebarkan video panas mereka berdua. Bukan hanya itu, tindakan Ilham semakin keterlaluan takala Ia sampai hati menjual Bella di aplikasi dating online.
Bella tidak tau bagaimana harus keluar dari hubungan yang sangat menyiksa ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mba Ningrum hamil
Bella dan kak Ilham sepakat untuk menyembunyikan hubungan keduanya dari teman-temannya.
Untungnya Rika dan Tanti semenjak Bella mengikuti UKM Rohis Sudah jarang main ke kosannya.
Hal itu membuat Bella dan kak Ilham lebih leluasa untuk bertemu kedua tanpa diketahui siapapun.
Bella senang moment ketika Kak Ilham menjadi Imam Shalatnya, suaranya ketika mengalunkan ayat pendek begitu merdu.
Kak Ilham juga begitu perhatian kepadanya, pernah suatu hari Bella merasa perutnya melilit dikarenakan diare, Bella ingat betul malam itu sudah jam 10 malam.
Ia ingin membeli obat tapi tidak kuat untuk keluar rumah. Tidak beberapa lama datang ojek online yang mengantarkan obat untuk Bella, dan obat tersebut dari Kak Ilham.
Bukan hanya itu, Kak Ilham juga suka membantu Bella mengerjakan tugas sampingannya.
Bella sangat merasa terbantu dengan adanya ke Ilham.
Bukan hanya itu, jika laki-laki lain berduaan dengan pacarnya di dalam satu kamar biasanya laki-laki itu akan melakukan sesuatu ya nakal, tapi tidak dengan Kak Ilham.
Walaupun banyak waktu yang mereka habiskan berdua di dalam kamar kosan Bella, tapi Kak Ilham bisa menjaga Bella dan sedikitpun tidak pernah menyentuh Bella.
Hal itu membuat Bella tambah jatuh cinta dengan sosok Kak Ilham yang begitu sempurna di matanya.
Seperti hari ini, sepanjang siang Bella tertidur di kamarnya karena lelah sehabis mengerjakan tugas kuliahnya.
Kak Ilham yang sedang beristirahat di kamar kosan Bella, tidak memanfaatkan situasi itu dengan melakukan hal nakal kepadanya.
Kak Ilham membangunkan Bella sebelum adzan maghrib berkumandang.
" Bel.. bangun yuk sudah mau magrib. Nanti dilanjutkan lagi tidurnya"
Bella Mencoba membuka matanya yang sangat berat sekali, baru kali ini ia merasa begitu kelelahan sehingga sulit untuk membuka mata.
Tapi dengan sabar, Kak Ilham tetap membangunkan Bella
" Sayang bangun dulu yuk kita salat magrib bareng, nanti dilanjut lagi tidurnya" Dengan berat hati Bella membuka matanya.
Mereka berdua wudhu dan melakukan salat magrib berjamaah.
Setelah salat magrib berjamaah, Kak Ilham menawarkan makan kepada Bella.
" Kamu mau makan apa? Biar aku yang beliin. Kamu istirahat dulu aja di sini"
" Apa ya Kak, aku nggak kepikiran mau makan apa? "
" Mau aku beliin nasi goreng? Ketoprak? atau apa? "
" Ketoprak aja kali ya Kak"
" Ya sudah aku beli dulu ketopraknya ya, Kamu lanjut tidur lagi aja nggak apa-apa, nanti aku bangunin kalau udah sampai"
Setelah Kak Ilham pergi, Bella melanjutkan tidurnya kembali. Namun baru saja tidur sebentar, pintu kamarnya ada yang mengetuk.
Apa Kak Ilham ada yang tertinggal ya, tanya Bella dalam hati.
Ketika Ia membuka pintu ternyata Mbak Ningrum yang mengetuk pintu kamarnya.
Bella melihat mata Mbak Ningrum sembab karena menangis. Bella langsung menyuruh Mbak Ningrum untuk masuk.
" Kenapa Mbak? " Bella yang tadinya mengantuk berat, langsung segar melihat kedatangan Mba Ningrum ke kosannya.
Mba Ningrum semakin menangis mendengar pertanyaan dari Bella.
Butuh beberapa menit sampai akhirnya Mbak Ningrum menjadi tenang.
" Aku hamil Bel " ucapan Ningrum singkat. Bella sangat terkejut mendengar ucapan Mbak Ningrum, tapi Ia tidak langsung menghakiminya, Ia mau mendengar semua cerita Mba Ningrum.
Selama Bella mengenal sosok Mbak Ningrum, Ia adalah sosok yang sangat pendiam dan sederhana. Bahkan Bella tidak tahu jika selama ini Mbak Ningrum mempunyai pacar.
Terakhir kali Bella menumpang di kosan Mbak Ningrum yaitu delapan bulan yang lalu, Bella Tahu betul jika Mbak Ningrum tidak memiliki pacar.
Tapi Bella tidak berani menanyakan lebih jauh dan memilih untuk mendengarkan semua cerita Mbak Ningrum.
" Kamu pasti kaget ya mendengar semua ini? Aku merasa diriku sudah kotor sekali Bel" Tangisan Mbak Ningrum kembali pecah.
Bella mengambil tisu yang ada di meja belajarnya, dan memberikannya kepada Mbak Ningrum.
" Aku memang terlalu bodoh untuk percaya dengan dia. Aku baru mengenal laki-laki itu dua bulan yang lalu bel. Dia adalah orang yang sering mengantarkan galon ke kosanku. Dia juga seorang mahasiswa di kampus lain, dari seringnya kami bertemu dan kemudian menjadi dekat akhirnya aku berpacaran dengannya "
Mbak Ningrum mengelap air matanya yang terus terjatuh dengan tisu.
" Dan sebulan yang lalu ketika kita baru pulang dari nonton di bioskop, tiba-tiba hujan turun dengan deras. Pacarku jadi tidak bisa pulang dan untuk pertama kalinya aku mengajaknya masuk ke dalam kamarku"
" Itu adalah kesalahan terbodoh yang aku sesali sampai saat ini, aku terlalu bodoh begitu percaya kepadanya, bahwa dia tidak akan menyakitiku, tapi ternyata kepercayaanku dirusak olehnya " Sambung Mbak Ningrum.
Bella masih menyimak cerita dari Mbak Ningrum sambil sesekali menepuk pundak Mbak Ningrum untuk menguatkannya.
" Dan karena malam itu hujan turun semalaman, pacarku tidak bisa pulang dan akhirnya menginap bersamaku malam itu"
" Kami tidur satu kasur berdua dan ia mulai melakukan sesuatu padaku. Aku sudah sekuat tenaga menolaknya tapi tenaga pacarku terlalu besar Bell. Bahkan aku sampai menangis meminta tolong kepadanya untuk berhenti, tetapi seperti orang kesetanan dia tidak mau berhenti dan tetap menggauliku "
Aku bisa membayangkan posisi Mbak Ningrum saat itu. Disakiti oleh laki-laki yang kita percayai adalah sesuatu yang sangat menyakitkan.
Apalagi jika ia merebut kesucian kita secara paksa, tentunya itu adalah sesuatu yang sangat menyeramkan.
" Aku seperti orang yang di rudapaksa malam itu, tapi aku tidak berani teriak karena takut orang-orang tahu bahwa aku memasukkan Pacarku ke dalam kamar"
" Setelah melakukan itu ia menangis tersedu-sedu, meminta maaf padaku karena telah menyakitiku, aku pikir Dia benar-benar sadar akan perbuatannya padaku tapi ternyata tidak bel "
" Setelah menangis, Dia melakukannya lagi lagi dan lagi. Aku tidak berdaya saat itu"
Darah Bella terasa panas mendengar semua cerita dari Mbak Ningrum. Betapa bejatnya laki-laki itu.
" Karena takut, setiap hari aku mengecek dengan testpack apakah aku hamil atau tidak. Beberapa hari aku cek dengan testpack hasilnya selalu negatif, dan baru malam ini aku cek dan hasilnya ternyata positif"
" Duniaku serasa hancur, aku tidak terima dengan hasil bahwa aku hamil anak dari pacarku. Saat itu juga aku langsung menghubungi pacarku, dan kamu tahu apa jawabannya? "
Gestur wajah Bella seakan bertanya apa yang pacarmu katakan.
" Dia mengatakan bahwa bisa jadi itu adalah bukan anaknya, tidak mungkin baru satu kali berhubungan dan aku langsung bisa hamil begitu saja. Dan dia tidak mau bertanggung jawab atas kehamilanku"
Mbak Ningrum kembali menangis sambil *******-***** perutnya. Aku langsung memeluk Mbak ningrum dan tangisannya pun semakin membesar.
Aku tidak tahu bagaimana harus menguatkan Mbak Ningrum, apa yang dialami Mbak Ningrum adalah sesuatu yang sangat menyakitkan.