NovelToon NovelToon
TOXIC AND CONTROL

TOXIC AND CONTROL

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Idola sekolah / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

TOXIC AND CONTROL
Karya: Parkha
Bagi Kinara Jose, hidup sebagai siswi penerima beasiswa berpenampilan polos dengan kacamata tebal adalah cara terbaik untuk bertahan hidup dengan tenang di SMA Elite. Namun, seluruh dunianya runtuh saat ia tidak sengaja menarik perhatian Rian Pradifta.Rian—sang Tiran berwajah malaikat namun berhati iblis, cowok terkaya, terdingin, dan paling ditakuti satu sekolah. Sekali Rian mengunci pandangannya pada Kinara, tidak ada jalan keluar. Cowok itu terobsesi mengontrol setiap jengkal hidup Kinara, memutuskan dengan siapa ia bicara, ke mana ia pergi, hingga apa yang harus ia pakai.Kehidupan Kinara yang tenang kini berubah menjadi labirin yang mencekik. Rian adalah racun, namun juga satu-satunya oksigen yang tersisa untuknya. Di tengah kepungan obsesi gila itu, sebuah rahasia besar perlahan terkuak: di balik kacamata tebal dan sikap penurutnya, Kinara menyimpan pesona tersembunyi yang siap menjungkirbalikkan kuasa Rian sang Tiran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TOXIC AND CONTROL* *BAB 11: DI LUAR KENDALI

*TOXIC AND CONTROL*

*BAB 11: DI LUAR KENDALI*

Langkah kaki Rian yang lebar dan tegas menggema di sepanjang koridor rumah sakit, memaksa Kinara untuk setengah berlari agar bisa mengimbangi tarikan kuat pada pergelangan tangannya.

Topi hitam Rian yang sengaja ditarik turun masih bertengger di kepalanya, menutupi separuh pandangannya hingga dia beberapa kali hampir tersandung.

Begitu mereka sampai di area lorong sepi dekat pintu darurat yang menuju ke parkiran, Kinara mengumpulkan seluruh kekuatannya. Dia menyentak tangannya ke belakang dengan kasar.

"Lepasin, Kak! Sakit!"

Sentakan itu berhasil. Cengkeraman tangan kekar Rian terlepas. Kinara langsung mundur dua langkah, memegangi pergelangan tangannya yang kini memerah.

Dengan napas yang memburu karena lelah dan emosi, dia mendongak. Tangannya bergerak cepat melepas topi hitam itu dari kepalanya, lalu melemparnya tepat ke dada bidang Rian.

"Kak Rian benar-benar gila, ya?!" semprot Kinara, suaranya bergetar menahan amarah yang sejak tadi dia bendung di dalam kamar rawat.

"Kak datang tiba-tiba, membuat keributan, bertingkah aneh, lalu menyeret aku keluar begitu saja! Kak Randy sedang terluka di dalam, dan aku harus menjaganya!"

Rian menangkap topi hitamnya yang dilempar Kinara dengan satu tangan yang santai. Namun, ekspresi wajahnya sama sekali tidak santai.

Begitu mendengar nama 'Randy' kembali lolos dari bibir ranum Kinara, sepasang mata elang Rian seketika menggelap pekat. Langkahnya maju, mengintimidasi, hingga tubuh kecil Kinara kembali terpojok di dekat dinding lorong yang dingin.

"Jaga dia? Untuk apa?" tanya Rian, suaranya terdengar sangat rendah dan dingin, merayap masuk ke indra pendengaran Kinara seperti teror psikologis.

"Dia terluka karena kebodohannya sendiri yang sok menjadi pahlawan di depan preman. Dan kamu... dengan sukarela duduk di sampingnya sambil memperlihatkan wajah polosmu itu pada pria lain?"

Rian mencondongkan tubuhnya ke depan, memotong jarak di antara mereka hingga aroma parfum maskulinnya yang mahal mengunci penciuman Kinara. Tatapan matanya yang tajam perlahan turun, beralih pada lutut Kinara yang kini terbalut perban putih bersih.

Melihat balutan perban itu, ada denyut penyesalan dan amarah yang bergejolak hebat di dalam dada Rian. Amarah kepada anak buahnya yang sangat teledor hingga berani menyentuh dan melukai gadis ini.

Namun, di depan Kinara, ego sang tuan muda yang gila kontrol itu menolak untuk memperlihatkan rasa bersalah. Dia menyembunyikan kerapuhannya di balik topeng arogansi yang mutlak.

"Lututmu terluka," ujar Rian datar, nadanya beralih menuntut.

"Dan kacamata bodohmu itu hancur. Bagaimana bisa murid beasiswa yang pintar seperti kamu bisa seceroboh ini, Kinara?"

Kinara mengernyitkan dahi di balik bayangan rambutnya yang terurai. Kepalanya mendadak dipenuhi rasa bingung yang luar biasa.

Bagaimana bisa Rian tahu kalau kacamatanya hancur?

Seingat Kinara, saat Rian mendobrak pintu kamar rawat tadi, kacamata hitam milik Rian-lah yang sedang dia urusi. Sisa-sisa kacamatanya yang hancur berada di dalam amplop kecil di atas meja nakas, tertutup oleh tubuh Randy.

Rasa curiga yang besar mendadak merayap di benak Kinara. Rentetan kejadian sore ini mulai terasa aneh di otaknya. Preman-preman brutal di gudang belakang... guru-guru yang mendadak hilang... dan sekarang, Rian yang tahu detail tentang lututnya.

Kinara menarik napas tajam. Sepasang matanya yang jernih membelalak sempurna saat sebuah kesimpulan mengerikan melintas di kepalanya.

"Kak Rian..." bisik Kinara, suaranya mendadak tercekat di tenggorokan.

"Preman-preman di gudang sekolah tadi sore... mereka itu orang-orang suruhan Kakak, kan?"

Rian tidak mengalihkan pandangannya sedikit pun. Alih-alih mengelak, berbohong, atau memasang wajah panik, cowok gila kontrol itu justru menegakkan tubuhnya perlahan.

Sebuah senyuman miring yang teramat tenang dan penuh keangkuhan kembali terukir di wajah tampannya.

"Ya. Mereka orang-orangku," jawab Rian jujur tanpa ada beban atau rasa bersalah sedikit pun di suaranya.

Mendengar pengakuan yang begitu enteng dari mulut Rian, Kinara benar-benar tidak habis pikir. Dunianya seolah berputar.

"Kenapa...?" suara Kinara melemah, bergetar menahan gejolak emosi yang nyaris pecah.

"Kenapa Kak Rian tega melakukan hal sekejam itu?! Apa salah mereka?! Apa salah Kak Randy?!"

Rian melangkah maju satu kali lagi, memangkas jarak hingga Kinara kembali bisa merasakan intimidasi mutlak dari tubuh tingginya.

Dia menunduk, menatap langsung ke sepasang mata jernih Kinara dengan binar obsesi yang menggelap gulita.

"Salah mereka?" Rian terkekeh rendah, suara kekehannya terdengar sangat dingin hingga membuat bulu kuduk meremang.

"Salah mereka adalah karena mereka berani bernapas di sekitarmu, Kinara. Salah mereka karena mereka berani memasang mata busuk mereka untuk melihat apa yang sudah menjadi milikku."

Kinara menggelengkan kepalanya perlahan, menatap Rian seolah cowok itu adalah monster paling mengerikan yang pernah dia temui.

Pertahanan mental Kinara yang selama ini kokoh seketika runtuh. Rasa ketakutan yang teramat sangat merayap di dadanya hingga membuat air matanya menetes melewati pipinya yang memucat.

Tubuh mungilnya gemetar hebat. Ternyata... semua kekacauan berdarah sore ini terjadi karena dirinya. Murni karena kebohongan yang dia ucapkan di perpustakaan kemarin.

Saat tangan kekar Rian bergerak maju untuk menyentuh pipinya demi menghapus air mata itu, Kinara secara refleks membuang muka.

Dia menyentak kepalanya menjauh, menolak dengan tegas setiap sentuhan fisik yang ingin diberikan oleh cowok gila di depannya.

Gerakan refleks Kinara yang menepisnya seketika membuat tangan Rian menggantung kaku di udara.

Rian membeku sepenuhnya di tempatnya berdiri. Sepasang mata elangnya menatap lekat ke arah manik mata jernih Kinara yang kini berkaca-kaca dipenuhi oleh air mata.

Di dalam sana, Rian menyadari ada sesuatu yang berubah. Itu adalah tatapan ketakutan yang teramat murni. Kinara menatapnya dengan penuh rasa takut dan penolakan yang begitu pekat.

Bukan ini.

Dada Rian mendadak berdenyut nyeri, sebuah rasa tidak nyaman yang asing dan tidak pernah dia rasakan sebelumnya menggelayuti hatinya.

Dia ingin mengontrol Kinara, dia ingin menundukkan ego gadis itu, dia ingin mengunci perhatian Kinara hanya untuk dirinya.

Tetapi, dia sama sekali tidak pernah menginginkan tatapan ketakutan yang sarat akan rasa benci seperti yang sedang gadis itu tunjukkan padanya saat ini.

---

1
mamah fitri
alur cerita nya bikin penasaran .. tokoh utamanya betul2 punya aura masing2
mamah fitri
bisa 3 sampai 4 bab ngga .. penasaran dengan apa yg terjadi nanti di kapal..

semoga Kinara terselamatkan dr jebakan Randy
Park ha: kwkkwkwk sabar kak 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Tamirah
Begitu bucinnya Rian pada Kinara sampai meng-klaim bahwa dia pacar putrinya..... wesss angelllll..,!
Tamirah
Ceritanya semakin halu Uuuuu.Yayasan kepala sekolah yg tunduk dgn Rian lalu rumah sakit yg mendadak naik tarifnya apa lagi mungkin bandara dan pesawat nya sekalian atau pusat perbelanjaaan atau mall semua milik pelajar yg bernama Rian wik...wik....wik.
Park ha: ini emang cerita halu ku kak ...kwkwkwk
bukan pengalaman pribadi whehehehe
total 1 replies
Tamirah
Thor mulai hingga episode ini gak ada interaksi orang tua Rian maupun guru guru di sekolah, alur cerita didominasi Rian dan temannya juga Rendi serta so Cupu.dan aneh nya lagi semua keputusan ada ditangan Rian ttg pencabutan bea siswa Rendy padahal ada komite sekolah.dimana peran ketua yayasan dan ketua komite,masih status siswa bak seorang CEO punya kartu hitam lagi cerita nya berlebihan Thor.
Tamirah
Kok bisa orang yg sdh mabuk berat dan hasrat nya sdh fulll bisa berhenti mendadak karena sebuah kalimat aku membencimu ya emang sengaja' dibuat begitu sama sang sutradara dara.Kalau dunia nya itu mah lewat langsung jebol selaput sang dara 😄😄😄.
Park ha: 🤭 lanjutin ya kak masih banyak kejutan..moga gk bosen bacanya..gpp sambil marah2 juga.berarti karakter Rian ini emang berhasil di buat untuk di benci wkkwk
total 1 replies
Tamirah
Menjijikan berapa korban pelajar yg dilecehkan selama ini apa gak ada yg berani para Guru untuk melaporkan kebejatan murid laki laki walau org tuanya pemilik yayasan sekolah' tsb, laporan pada Diknas jangan takut kalau dipecat banyak yg akan membela guru bahkan dgn bukti bukti kuat sekolah itu ijin pendirian akan dicabut dan sekolah' otomatis ditutup.Pimilik yayasan akan dipanggil oleh pihak Diknas.
Tamirah: sayang nya ini hanya cerita halu, Thor terinspirasi dari mana cerita ini dari lingkungan sekitar atau dari Drakor atau dracin 😄😄😄
total 2 replies
Tamirah
Sangat disayangkan masih pelajar tapi sdh biasa menikmati' minuman minuman haram dan sdh biasa menyentuh tubuh wanita .yah mungkinn dari kehidupan orang tuanya yg gak mengutamakan agama hingga anaknya gak bermoral, tapi namanya cerita halu bisa saja author nya berubah seorang pelajar dari amoral menjadi bermoral akanw lebih seru dan bisa menjalin cinta SMA dengan si Cupu jenjang perguruan tinggi dan ahirnya mereka menikah' itupun maunya pembaca.
Park ha: 🤭 iya kak aku emang sengaja tokohnya toxic.. gk menormalisasi juga buat kehidupan nyata...itu cuma tokoh fiksi...

judulnya jelas ya Toxic and control
bukan Kisah cinta yang manis...
moga kakaknya gak bosen naca kelanjutannya..Dan kuat mental dengan Ke toxic an Rian hehe
total 1 replies
Park ha
novel ini ceritanya lumayan panjang ya mulai dari masa sma transisi ke Dewasa...
kalian yang awal bab maki2 Rian ..tetap maki2 ya soalnya Rian tobatnya masih lama wkkwkwk
Park ha
kwkwkwkw santai mari kita maki bersama wkkwwk
falea sezi
burung bekas masuk ke lobang beda2 tangan. bekas obok2 lubang beda. lagi astaga🤣 gimna g jijik
falea sezi
cowok bekas🤣 najis amat
falea sezi
dikira semua bisa di beli dengan uang🤣🤣
Park ha: bisa kak semua butuh duit wkkwkw🤭🤭🤭
total 1 replies
falea sezi
dikira semua cwek murahan apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!