NovelToon NovelToon
Andi Nayaka Titisan Si kidal

Andi Nayaka Titisan Si kidal

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir
Popularitas:282.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: lenkzher thea

Semakin kerasnya kehidupan manusia di dunia, kejahatan merajalela dari berbagai macam modus, dari penjahat kelas bawah sampai penjahat kelas atas.

Andi Nayaka seorang anak yang baik, pntar dan pemberani, harus terjun kedunia jalanan yang penuh dengan kekerasan, karena sebuah dendam pembunuhan berantai yang menimpa pada keluarganya.

Apakah Andi Nayaka dapat membalaskan dendamnya atau sebaliknya ia pasrah pada kenyataan.

Apabila ada kesamaan nama atau tempat yang di sebutkan dalam cerita ini, mohon maap, karena ini cerita cuma fiktip belaka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lenkzher thea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 7 Biang masalah.

Hari kini telah senja, cahaya merah jingga telah menggurat di sebelah barat di atas cakrawala bimi persada.

Andi Nayaka, nampak terlihat lagi berjalan kaki menuju rumah bibinya Astuti, yang agak jauh dari rumahnya harus melewati dulu rumah kakek Dirman dan dua rumah tetangganya.

Setiba di depan halaman rumah nampak Astuti dan Kamal serta Konta dan Kanti lagi duduk di teras depan rumah sambil menikmati kopi senja dan teh serta minuman segar kesukaan Konta dan Kanti.

"Assalam mualaikum Bibi, Om lagi pada nngapain nih." Sapa Andi.

"Wa alaikum salam,, Andi...mau kemana kamu sore begini masih keluyuran, nanti di omelin bapak mu lho." Jawab Astuti.

"Aku dah bilang ko sama ayah dan ibuk mau ke tempat Bibi." Ujar Andi.

"Sebentar lagi maghrib, kamu gak solat." Timpal Kamal.

"Ya solat atuh Om, ku kesini mau ngajak Konta dan Kanti ke masjid, ada acara maulid, emang Om Kamal dan Bibi Tuti gak ke masjid.

"Ya ke sana pasti, Tablegnya kan ulama kondang, nanti selepas isya Om dan Bibi ke masjidnya." Ujar Kamal.

"Iya nih Abang Andi, gesit amat baru aja hari mau senja." Cetus Konta.

"Bukannya begitu dek Konta, aku di rumah suntuk makanya ku kesini, kangen sama kalian berdua." Cetus Andi.

"Oh begutu toh." Timpal Konta.

Dan setelah itu Astuti beserta keluarga dan Andi langsung pergi untuk mengambil air wudhu karena suara adzan maghrib sudah terdengar menyerukan kepada seluruh umat muslim di dunia untuk melaksanakan ibadah solat.

...............................

Di suatu ketika

Tat kala pagi menjelang, Andi sudah melaju dengan sepeda motornya menuju Sekolah Putra Bangsa. Waktu Andi melintas mau berbelok arah ke jalan Delima Raya ditempat yang sepi yang di sisi kiri kanan jalan banyak tumbuh pohon-pohon Mahuni Besar.

Tiba-tiba dari arah Jalan Ketupat suara kendaraan yang lebih dari satu dengan kenalpot bobokan, melaju dan menyalip Andi Nayaka dengan memotong lajunya.

Lalu mereka Turun dan menggulung Andi, salah satu dari mereka yang berambut ikal melangkah mendekati Andi dan berkata dengan ketus.

"Halo apa kabar, bagaimana sekolahnya sekarang nyaman kan setelah gue dan kawan-kawan di keluarin, lo tau setelah gue di keluarin, gue dan teman gue di maki habis-habisan sama orang tua, dan itu semua gara-gara lo bangsat." Makinya orang itu yang tak lain adalah Dude.

Andi melangkah turun dari motornya, tersenyum tipis menyeringai dengan netranya yang liar menjelajah orang-orang yang lagi menggulungnya.

"Hahaha...Kenapa jadi gua yang kalian salahkan, itu semua kalian kan yang bikin gara-gara, wajarlah sebuah sekolah favorit bersikap tegas dan mengeluarkan muridnya yang berlaku seperti para preman, karena itu akan menurunkan citra sekolah." Tukas Andi sambil waspada pasang mata dan telinga untuk meng antisipasi bahaya yang akan mengancam dirinya.

"Tapi kalau kamu tidak melawan kami tidak akan kena kartu merah anak pecundang." Hardiknya.

"Ooouuwww, sungguh enak sekali cakapmu itu, lantas gua harus pasrah begitu saja gitu akan bahaya yang mengancam keselamatan gua, semutpun akan berani menggigit bila sudah tersakiti, lalu sekarang kalian maunya apa?." Tanya Andi memberi tawaran.

"Gue akan menghajar lo' habis-habisan." Bentak Dude.

"Oke kalau begitu, lo' jual gua beli, ayo majulah, gua bukan si pecundang lagi, yang selalu jadi bahan bulian kalian." Tukas Andi.

"Bangsaaat....Heaaaa." Seru Dude sambil melayangkan tinjunya dan kelima temannya pun langsung menyerbu Andi dengan pukulan dan tendangan, tapi mereka sudah salah mengira, bahwa Andi Nayaka yang di kenal oleh mereka lelaki ganteng cool dan pecundang, kini telah berubah menjadi se ekor srigala yang ganas dan membayakan.

Andi Nayaka lelaki berdarah dingin, Tapi dalam karakternya tersimpan sipat iblis yang sewaktu waktu bisa keluar kalau sudah merasa tersakiti hatinya.

Dude yang selalu menganggap remeh pada Andi, kini sampai jatuh bangun terkena bogem mentahnya Andi, begitu pula Kelima temannya sampai membulatkan matanya, melihat Andi bergerak begitu cepat dalam melepaskan sebuah pukulan dan tendangan.

Hiuuuukkk

Buk

Buk

Buk

Deeaasss.

Pukulan dan tendangan Andi berkelebat dengan cepat menghajar mereka satu persatu.

Blak

Bluk

Blak

Blukk

Blak.

Satu persatu tubuh mereka terjatuh di pinggiran trotoar.

Dude dan kelima temannya bergegas bangun dari jatuhnya mencoba untuk membangun lagi serangan, walau di hati mereka mengakui kehebatan Andi sekarang, tapi karena kemunapikan sipat dan karakter mereka, akhirnya mereka berusaha lagi melancarkan serangannya pada Andi.

Andi melompat dengan bersalto kebelakang beberapa putaran untuk memecah belahkan pertahanan mereka.

Ketika kaki Andi menapakan kakinya di jalan, Andi melesat ke udara sambil memutarkan tubuhnya, sekelebatan tendangan Andi telah menjatuhkan tiga temannya Dude.

Dude dan ke dua temannya langsung geram melihat tiga di antaranya telah jatuh.

Sebruuuuuutttt

Tiga tinju meluncur mengancam kepala dan dan ulu hatinya Andi.

Andi pun sangat sigap akan bahaya yang mengancam, karena kunci-kunci untuk menjatuhkan lawan lebih dari satu telah Toglo ajarkan semua dasar-dasar dan kuncian.

Andi bergerak ke samping dan berputar, dengan cepat satu tusukan elbo dan sabetan jurus gunting telah menghantam yang sekaligus mematahkan serangan lawan.

Hiuuuk

Deeeaaasss...

Jrooooott.

Auuugggghhh...

Semburan darah segar nampak terlihat keluar dari hidung lawan yang terkena tukusan elbo dari Andi.

Dude tercengang dan jantungnya mulai gemetar hilang nyali, kemudian tersirat di hati akal busuknya untuk melumpuhkan Andi, Dude bergerak mundur sambil menurunkan tubuhnya lalu tangannya merauk tumpukan pasir lembut yang ada dinpinggiran trotoar, sisa para pekerja waktu pembenahan saluran air.

Sepintas Andi pun melihat dengan sudut matanya bahwa Dude akan berlaku curang, tapi begitu Andi mau menghindar semburan debu telah melesat menerpa wajah Andi, Andi menutupnya dengan tangan kirinya, tapi sebagian atau mungkin sebutir debu telah masuk di mata bagian kirinya.

Adaaawww.

"Kau curang, pengecut." Seru Andi sambil menutupi matanya.

Secepat Kilat Dude melesat dan menghantam dengan menghujani pukulan beruntun pada Andi.

Buk

Buk

Buk

Buk

Deeeassss...Deeaass.

Tidak terhitung pukulan Dude yang bersarang di tubuh dan kepalanya Andi.

Andi pun tak kuasa menahan pisik dan keseimbangannya, lalu perlahan tubuhnya melorot dan jatuh di pinggiran trotoar.

"Hahaahaa.. Mampus kau bangsat, ayo kawan kita tinggalkan tempat ini." Maki Dude sambil memburu pada motornya yang di ikuti oleh ke lima temannya sambil menggeber-geberkan gasnya, lalu mereka melaju meninggalkan Andi yang lagi tergeletak pinsan.

Baju putih Abu-abu yang andi pakai nampak lusuh dan dekil.

Wajah putih bersih dan tampan, kini matanya telah terpejam dengan di penuhi bubuk pasir terbaring di pinggiran trotoar, motor Yamaha Rx king yang dengan setia terparkir menunggu sang majikan terbangun.

Orang-orang yang lewat melintas di depan Andi yang masih terbaring, mengira Andi anak sekolah nakal yang tiduran di pinggir jalan dan suka menghabiskan uang orang tuanya, tak satupun orang yang melintas yang penasaran dan merasa iba ingin tau kenapa anak tersebut sampai tiduran di ponggiran trotoar. Berbeda dengan se ekor Binatang (Anjing) warna coklat yang datang dari arah barat, begitu binatang tersebut mendekat pada Andi langsung meng gonggong dengan ekornya bergerak ke kiri dan ke kanan tapi Anjing itu pun tidak berani menyentuh Andi.

Saking kerasnya suara gonggongan, Andi pun perlahan menggerakan badannya bersamaan dengan terbuka ke dua netranya. Andi langsung kaget.

"Hus hus hus,, Jangan ganggu saya." Ujar Andi pada se ekor Anjing tersebut.

Se ekor Anjing itu langsung terdiam sambil duduk, se olah mengerti pada ucapannya Andi.

Andi pun merasa heran pada sikapnya se ekor binatang seperti tau apa yang telah di alaminya.

"Terima kasih kau telah membangunkan saya, nama ku Andi Nayaka, aku harus cepat ke sekolah." Ujar Andi bermonolog sambil maraih ponsel dari dalam tas.

"Sudah Jam tujuh lewat tiga puluh menit, masih ada waktu, ku harus cepat sampai sebelum gerbang sekolah di tutup." Lanjut Andi bermonolog, dan langsung bangkit berdiri walau badannya terasa sakit, lalu melangkah menaiki motornya.

1
Ilham
tapi sayank bukan si Rara pacar nya Andi pada hal Rara gadis cantik dan baik
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 👍
Elisabeth Ratna Susanti
seru banget part ini....good job Thor 👍 like plus 🌹
Wandy Suwandi
si cobra ga abis2 bensinya 😁😁👍
Suharsono 28
Cerita nggak logis, kelompok yg mau bunuh dia, dibiarin gitu aja, sepertinya nggak ada aparst hukum
Suharsono 28
Author logikanya setelah kawanan dude dikalahka harusnya hubungi polisi, ini malah ditinggalkan begitu saja, jadi penonton anggap gak masuk akal alurnya
Nunu Hasan
bagus tapi lebih seru cerita sikidal sih
Nunu Hasan
apa kabar y cewe yang nama y Rara y..ko g pernah dibahas
Nunu Hasan
gara gara perawan tuaaa
Nunu Hasan
kata Andi pinter bediri tapi ko kena obat bius...
Nunu Hasan
mana kiah toglo
Nunu Hasan
toglo EMG toglo...dari semua cerita saya lebih suka toglo
Nunu Hasan
trus apa arti dari suara gogokan y si Gery
Nunu Hasan
kenapa jarowi ga di beri air rendanman kalung... trus apa kabar cincin yang di dapat Andi pas mimpi di atas bukit....
Nunu Hasan
Luar biasa
Nunu Hasan
ada apa dengan nina
Nunu Hasan
harus y jangan dulu mati nandi y..
Nunu Hasan
Luar biasa
Nunu Hasan
apa kabar y kalung nanadi..bukan y KL di rendam di air bisa nyembuhkan luka
Nunu Hasan
kangen cerita toglo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!