Menjadi seorang asisten pribadi seorang aktor tampan yang sangat di idolakan memang sangat menyenangkan,
Takdir berbaik hati membawa nya untuk selalu dekat dengan seorang yang sangat di idolakan nya.
Tapi banyak hal yang berlawanan dengan apa yang di lihat nya di televisi dengan sifat sebenarnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She Ririn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 7
"Apa kamu bisa memasak," Tanya Alex yang memecah keheningan saat dalam perjalanan.
"Sedikit sedikit bisa, tuan," jawab Anna
"Kalau begitu kamu belanja bahan bahannya kamu beli dulu di mini market yang di depan sana. Aku tunggu di sini, Dan jangan terlalu lama" Ujar Alex sambil memberikan beberapa lembar uang.
Anna bergegas untuk membeli segala kebutuhan memasak untuk di apartemen Alex.
Anna membeli cukup banyak bahan makanan, Karena di apartemen Alex tidak ada bahan makanan apapun, Karena selama ini Alex selalu memesan online dari restoran.
Saat kembali ke mobil Alex, Anna mendapati Alex yang sedang terlelap bersandar pada kursi kemudi.
Untuk pertama kali nya Anna melihat wajah Alex yang sedang tertidur.
Anna melihat banyak beban di wajah tampan Alex.
Anna menunggu alex tertidur hingga 30 menit kemudian ana memutuskan untuk membangunkan Alex,
Anna menepuk bahu Alex perlahan...
Alex pun mengerajap kan mata nya perlahan.
"Apa aku tertidur?" Ucap Alex mengusap wajahnya.
"Iya tuan."
Alex kembali melajukan mobilnya untuk kembali ke Appartement.
^^^^^^^
Setelah sampai di apartemen, Anna membawa cukup banyak belanjaan yang di beli nya di minimarket, Tanpa bicara sepatah kata pun Alex meraih kantung belanjaan yang di bawa Anna dan membawanya.
Anna pun segera membereskan belanjaan tersebut, Dan segera memasak Beberapa menu makanan, Karena sejak tadi siang Anna dan Alex belum sempat untuk makan.
"Tuan makanan nya sudah siap," ucap Anna pada Alex yang sedang duduk di sofa.
Alex pun berjalan menuju meja makan dan duduk. Anna mengambil kan makanan pada piring Alex,
"Duduk dan makan lah," Ucap Alex dengan nada yang tidak bisa di tolak, saat Anna hendak pergi ke kamar nya,
Mereka melahap makanannya dengan suasana hening, hanya suara dentingan sendok dan piring yang sesekali beradu.
Anna yang melahap makanannya dengan perasaan tidak karuan.
Satu sisi Anna sangat senang bisa makan bersama sang idola,Tapi satu sisi Anna merasa sangat tegang dan takut dengan sikap Alex beberapa hari ini.
🍁🍁🍁
Pov Alex
Beberapa hari yang lalu Stevany asisten pribadi sekaligus temanku membawa seorang wanita ke apartemenku, Katanya untuk mengganti kan pekerjaannya.
Memang saat stevany meminta untuk berhenti dengan pekerjaannya aku meminta dia untuk mencari kan pengganti, Karena aku sangat malas kalau aku harus menyeleksi para wanita yang akan menjadi asistenku nanti,
Gadis itu bertubuh mungil, dia memiliki kulit yang putih mulus, wajah nya cukup cantik walaupun dia tidak memakai riasan di wajahnya.
Beberapa kali aku mendengar dia bernyanyi di kamarnya bahkan aku pernah memergoki aksi konyolnya yang sedang bernyanyi layaknya seorang penyanyi yang sedang mengadakan konser.
Gadis itu selalu ceria di setiap harinya, bahkan Aku sering melihatnya mencuri curi pandang padaku, Itu bukan hal yang aneh karena setiap hari gadis gadis berusaha untuk mendekatiku.
Tapi Aku merasa sedikit kasihan saat tubuh nya bergetar karena ketakutan saat melihat ku sedang dalam amarah waktu beberapa anak buah ku gagal dalam misi penyelundupan senjata ilegal milik ku,
Ya.. Selain sebagai aktris aku melakoni sebuah bisnis senjata ilegal.
Pada saat James adik pertamaku menghubungi ku dan memberi tau kalau keadaan ayah memburuk,Aku segera bergegas untuk menemui ayah ku, karena sangat terburu buru aku tidak sempat mengantar kan gadis itu ke apartemen, Dan membawa nya ke rumah utama, Dimana ayah di rawat, Padahal sebelum nya aku tidak pernah membawa siapapun ke rumah utama bahkan seorang sopir sekali pun.
Sejak lama Ayah ku mengalami kelumpuhan, karena sebuah tembakan mendarat pada tulang sum sum belakang ayah ku,
Sampai saat ini aku masih mencari siapa dalang di balik penembakan ayah ku,
Aku berjanji pada diri ku untuk memberikan pembalasan setimpal pada pelaku nya.
Aku melihat ayah ku senang saat aku membawa gadis itu ke rumah utama, rumah di mana ayah dan kedua adik ku tinggal.
Aku memilih tinggal di tempat berbeda karena terlalu banyak musuh dalam bisnis senjata ilegal yang aku lakoni,
Mereka mengincar ku dan beberapa kali berusaha menghabisi ku,
Bahkan mereka mencoba menyakiti keluargaku,dan orang orang menyayangi ku. Untuk itu aku tinggal di tempat terpisah agar musuh tidak pernah tau keberadaan keluarga ku.
padahal pas awal udah bagus ceritanya .... setelah penculikan jadi malessss bacaaaa... mana dia hamil
kok tuker2an pasangan.
ada pernikahan gak ada perceraian.
status msh menikah udah menikah lagi, gak yg cowok gak yg cewek.
walau situasinya bkn di Indonesia, tetap aja gak msk akal.
di tamatin aja ceritanya