NovelToon NovelToon
Metamorphosis

Metamorphosis

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:112.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anthiq. C

Siapa sangka jika Seo Bitna, siswi SMA yang merupakan korban bully di Korea, malah menjadi gadis yang sangat bersinar di Indonesia.

Pertukaran pelajar telah membawa banyak perubahan dalam dirinya. Tapi ternyata kepergiannya ke Indonesia memiliki misi penting, yaitu menemukan cintanya yang telah lama hilang.

Siapakah cinta yang hilang tersebut? Dan apakah ia bisa menyelesaikan misinya selama satu tahun, sebelum ia kembali ke Korea?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anthiq. C, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 - Ancaman Kaum Borjuis

Bitna berjalan dengan tubuh terhuyung. Seluruh tubuhnya masih gemetar ketakutan. Semua tenaganya lenyap.

Sesungguhnya di dalam ruang kepala sekolah tadi ia sangat takut. Bagaimana mungkin anak ingusan ini melawan ucapan tiga orang dewasa?

Jika lebih lama berada di dalam, mungkin Bitna bakal mengompol ketakutan.

"Bagaimana bisa orang-orang seperti mereka bisa hidup di Korea? Korea itu negara yang menjunjung tinggi perikemanusiaan. Bukan tempat bagi orang-orang rasis seperti mereka," gumam Bitna.

Air matanya tak ingin berhenti mengalir. Giginya saling bergeretak menahan marah. Dadanya begitu sesak bagai menahan beban puluhan ton.

Tapi apa yang harus dilakukannya? Ke mana ia harus mengadu? Bahkan kepala sekolah yang seharusnya melindungi para siswa saja, justru ikut merundungnya.

Ah, apa mungkin Bitna tidak dianggap bagian dari sekolah ini?

Langkah kaki terus membawa Bitna ke bagian paling terpencil di sekolah elit tersebut. Bitna terduduk di bawah pohon persik di belakang sekolah. Air matanya tak kunjung berhenti. Wajah ayah dan ibu terbayang di kepalanya.

"Haruskah aku meminta bantuan kepada mereka untuk masalah ini?" gumam Bitna di sela-sela isak tangisnya.

Sebenarnya Bitna tahu, ke mana ia harus meminta pertolongan untuk masalah seperti ini. Sebagian dari komunitas elit sekolah adalah orang-orang baik. Sebagian dari mereka adalah orang yang peduli terhadap pendidikan para siswa, tanpa melihat latar belakang mereka.

Tetapi Bitna tidak punya keberanian untuk itu. Komunitas elit sudah banyak membantunya. Bahkan, mereka membantu Bitna untuk tetap bersekolah di sana, ketika sang ibu meninggal di tempat kerja.

"Ayah... Pulanglah... Aku sangat merindukanmu. Aku membutuhkanmu..." Bisik Bitna di tengah isak tangisnya.

Drrttt….! Drrrttt….!

Ponsel Bitna berbunyi sejak tadi. Gadis remaja tersebut tidak mempedulikannya. Untung saja Tuan Ahn tidak menahan atau merusakkan HP miliknya. Pria arogan itu hanya menghapus rekaman percakapan mereka tadi saja.

“Ah, pasti aku sudah melewatkan jam pelajaran pertama,” pikir Bitna.

Meski demikian, Bitna masih enggan beranjak dari sana.

“Nak, sedang apa di situ? Aku dari tadi memperhatikanmu dari CCTV,” seorang pria datang menghampiri Bitna.

Bitna mengangkat kepalanya. Ia pun mengusap pipinya yang basah.

“Ah, Satpam bagian gedung utama rupanya,” pikir Bitna.

Gadis itu sedikit gelisah. Apakah ia akan menerima perlakuan buruk lagi?

“Nak, apa kau mendengarku?” tanya satpam itu lagi, ketika telah benar-benar dekat dengan Bitna.

“Ya, saya nggak apa-apa,” jawab Bitna sambil berusaha berdiri.

Satpam berumur lima puluh tahunan itu menatap Bitna lekat-lekat, “Ah, kamu pasti korban perundungan, ya?” ucapnya datar.

Bitna hanya diam mendengarnya. Mengangguk pun tidak.

“Nak, apa pun yang terjadi padamu. Selelah apa pun dirimu. Bapak hanya berharap kau tetap kuat dan bertahan,” kata satpam itu lirih.

“Eh?” gumam Bitna. Ia tak menyangka lelaki itu akan berpihak kepadanya.

“Berjanjilah pada dirimu untuk tetap menjadi kuat. Jangan menjadi Jung Mirae yang kedua. Balaslah mereka dengan prestasimu,” sambung pak satpam.

Seluruh tubuh Bitna merinding mendengar nama Jung Mirae. Siapa yang tidak kenal dengan siswi paling cantik dan pintar di sekolah itu. Dia juga menyumbang banyak penghargaan olimpiade sains internasional untuk sekolah.

Tetapi sayangnya, ia tidak lepas dari tindakan bully di sekolah itu hanya karena orang tuanya hanyalah pedagang kecil di pasar.

Jung Mirae dianggap tak layak bersekolah di sana, terutama saat ia pertama kalinya memperoleh medali perak di olimpiade kimia empat tahun lalu.

Nyawa gadis cantik itu pun melayang di ruang laboratorium kimia, tempat favoritya di sekolah itu. Semua zat berbahaya yang dulu menjadi temannya, justru mengantarkannya ke dunia lain. Jung Mirae terbukti bunuh diri di sekolah elit tersebut.

“Nak, kenapa melamun? Segera pergi dari sini sebelum ada guru yang melihat,” tegur satpam itu.

“O-oh, iya Pak. Terima kasih nasehatnya.” Bitna tersadar dari lamunannya.

“Ini untukmu. Barangkali kamu memerlukannya. Pokoknya tetaplah kuat,” kata satpam tersebut sambil memberikan sebungkus tisu kecil, sebelum Bitna meninggalkan tempat itu.

“Terima kasih banyak, Pak.”

...🍎🍎🍎...

"Apa yang terjadi, Bitna? Kau nggak apa-apa, kan?" bisik Eunjo ketika Bitna kembali ke kelas.

Bitna hanya tersenyum, menandakan ia baik-baik saja. Tetapi hal itu tidak membuat Eunjo langsung percaya.

“Jangan hanya tersenyum. Kau nggak lihat mata bengkakmu itu?” desak Eunjo.

Bitna masih tak menyahut. Ia justru menatap seisi kelas. Ia tidak melihat Ahn Chae Rin, Kim Min Ji dan beberapa teman lainnya. Ke mana mereka?

“Ke mana Chae Rin dan Min Ji?” tanya Bitna.

“Mereka di skors dua hari. Berita tentang video itu ternyata sudah menyebar hampir ke semua komunitas elit. Jadi pihak sekolah segera memberi mereka sanksi sebelum citra sekolah semakin rusak,” jelas Eunjo.

Garis bibir Bitna kembali melengkung ke bawah. Hatinya yang telah hancur, masih terasa diiris-iris hingga halus.

“Ah, tetap saja mereka lebih memikirkan citra sekolah dan kaum elit tersebut, dari pada korbannya ya? Mereka tidak melakukannya untuk meminta maaf secara tulus. Semua lagi-lagi hanya pencitraan demi mereka sendiri,” pikir Bitna kesal.

“Hei, kok malah bengong? Pertanyaanku belum dijawab, nih?” Eunjo terus mendesak.

"Yah.. Kamu udah lihat videonya, kan. Ya gitu deh," jawab Bitna.

"Maksudku di dalam sana gimana? Kamu diapain sama kepala sekolah? Nggak di keluarkan, kan?"

"Nggak, kok. Cuma ditanya-tanya gitu aja," Bitna mengalihkan pandangannya dari Eunjo.

"Pasti masih ada yang kamu sembunyikan. Iya, kan? Aku tadi melihat Tuan Ahn dan Tuan Kim dari ruang kepala sekolah," desak Eunjo.

"Nggak, kok.” Bitna masih enggan untuk bercerita.

“Ih, kamu ngeselin banget, deh. Aku ini siapa bagimu?” seru Eunjo cukup keras. Beberapa pasang mata di kelas itu melirik ke arah mereka berdua.

Bitna menyerah. Eunjo memang tidak bisa dientikan ketika sudah sagat penasaran, “Mereka meminta sesuatu hal padaku, sebagai pengganti permintaan maaf mereka. Tetapi aku nggak mau."

"Wah.. Kurang ajar pria-pria mesum itu! Siapa yang salah, siapa yang disuruh bertanggung jawab." Eujo menghenakkan kakinya tanda kesal.

“Pria mesum?” Kening Bitna berkerut.

“Ya. Mereka mengganggu gadis suci dan polos ini, kan? Aku tak akan membiarkan hal itu terjadi. Setidaknya sahabatku ini harus pacaran dulu.”

Bitna terkikik melihat ekspresi sahabatnya yang bicara sengan nada emosi.

“Eunjo, kamu kayaknya salah paham, deh. Mereka bukan meminta hal semacam itu padaku,” jelas Bitna.

“Lalu?”

Bitna membisikkan sesuatu pada Eunjo.

“Ah, itu justru lebih parah lagi! Aku pasti akan melaporkan hal ini pada komunitas elit,” kata Eunjo.

“Tidak usah. Itu hanya akan semakin mempersulit posisiku di sini,” kata Bitna. “Aku akan berusaha mengatasinya sendiri,” lanjutnya.

Tapi yang masih jadi pertanyaan, siapa yang mengambil dan menyebarkan video? Kalau ia mengunggah video tersebut ke komunitas elit sekolah, berarti dia juga salah satu anggota komunitas tersebut.

(Bersambung)

1
falea sezi
q kira jodohnya Alva hmmmm
falea sezi
kn bodoh qm itu bodoh bitna
falea sezi
bodoh Bitna dia jahat
falea sezi
rahasia apa sih sebenernya
falea sezi
min jin kayaknya uda kasih perawan nya ya ke gurunya
falea sezi
bibinya matre
Dev
keren Thor ceritanya😍
Dev: aamiin..
tp,,Thor liat d list novelnya author kok udh beralih genre y sepertinya..dari judul liatnya serem"..
total 2 replies
Ai Emy Ningrum
enak bnget tuh roti 🍞 🤤🤤😍😍🍞🍞
Ai Emy Ningrum
gmn rasanya itu coklat dikasih gula merah 😳🤔🤔
Ai Emy Ningrum: ga dikasih coklat nya 🙈
total 2 replies
Ai Emy Ningrum
kirain si Duloh dan Layangan Nyangkut 🤣🤣🤣🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
Alhamdulillah.. kelar bacanya 😍 lanjuuuut aah
Ai Emy Ningrum: dibotak ulang ceu 😋 jd rambut nya numbuh baru ,baru yg sbnr bnr nya xixixi 🤣
total 27 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
bagus banget 👍👍😍😍😍
Ai Emy Ningrum: luar biasa 👍🏻👍🏻😍🤩
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
selow Bitna, disini mah tampang doang garang, hatinya mah lembuuuutt.. 😗😙
Ai Emy Ningrum: bikin nagih 😋🍬🍬🍬
total 6 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
semangat kak thor, ayah kk pasti bangga banget sama kakak 😍😍
setiap orang punya kisahnya masing2..
Anthiq. C: Aamiin...
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
othor pasti itu tuh yg punya komik dan novel terlarang 😚😂
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: hahaha... salah bukan dia, othornya Tika 😋😋
total 2 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
batik dooong 😍😍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
beda negara beda bunyi yaa.. disana kalo laper perutnya berbunyi grooowl... kalok disini bunyinya kruuukkk.. 😳😲🙊🙀
Ai Emy Ningrum: seger buger siyap menghadapi hari dgn penuh semangat 😍😍
total 5 replies
Ai Emy Ningrum
sandra ..nti dikira dewi sandra ato sandra dewi 😂😂🤣
tawanan perang dr luar negeri bs jg kan 🤔🤔
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
Bitna disuruh ngapain..? 😳😲
Ai Emy Ningrum: yoiii 😍😍👍🏻👍🏻
total 9 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
yg punya kekurangan ya jelas sekolahnya pak kepala sekolah yg tidak terhormat! sekolah bobrok yg menghasilkan manusia2 dgn mental bobrok!! 😤😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!