" Ketika hari-hari bahagianya berumah tangga harus sirna karna kehadiran orang ketiga. Apakah Ashima akan mempertahankan rumah tangganya? Atau menyerah dengan cinta tulus yang telah lama dirajutnya dengan Darren, suaminya? "
#Mari mampir di novel " Sang Ratu "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fikriyah Al lailiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7
Sebuah kafe yang tak jauh dari apartemen menjadi tempat mereka berbincang. Anton dan Novi memilih menunggu di depan pintu masuk apartemen.
" Sebelumnya saya mohon maaf sudah mengganggu Tuan Destian sore-sore begini "
" Panggil saja saya Tian "
" Sepertinya anda rajin berolah raga ya, kemarin pagi saat bertemu dengan saya anda memakai baju olah raga, sore ini anda memakai jersey bola. Apa hobby anda olah raga? " Tanya Shima basa-basi.
Tian hanya mengangguk. " Sebenarnya apa yang membuat anda penasaran dengan saya? "
Shima tersenyum kikuk " Sebenarnya saya bukan penasaran dengan anda, karna anda satu-satunya penghuni apartemen yang bisa saya temui. Tuan tahu kan, bagaimana ketatnya penjagaan di apartemen itu? sedangkan saya harus mendapatkan berita tentang kasus bunuh diri itu "
" Kalau sudah mendapat berita yang akurat apa anda akan pergi dari apartemen itu? "
" Belum, karna kita harus mempunyai narasumber untuk jadi bukti bahwa berita yang kita usung itu akurat "
" Jadi, anda ingin saya jadi narasumber? "
" Jika anda mau "
" Kalau untuk menjadi narasumber, saya rasa tidak bisa, tapi jika ingin tahu sedikit informasi, saya bisa berikan sedikit yang saya tahu "
" Baiklah, kalau begitu saya akan merekam informasi yang anda berikan "
" Apa identitas saya akan aman "
" Saya berani jamin Tuan "
" Baiklah. Aktris itu adalah simpanan pejabat daerah. Dia depresi karna dihujat dan ditinggalkan pejabat itu. Dia overdosis karna minum obat tidur terlalu banyak "
" Apa berita ini akurat tuan? "
" Untuk lebih meyakinkan lagi, anda bisa cek di kantor polisi yang mengurus kasus ini. Tapi sepertinya kasus ini akan di mark up karna berhubungan dengan pejabat daerah "
" Maksudnya kasusnya akan ditutup-tutupi dari media tuan? "
" Pejabat daerah itu terkenal sayang keluarga, keluarga yang harmonis menjadi pamor yang patut dicontoh oleh masyarakatnya. Citranya pasti hancur kalau tercium media. Tapi itu hanya sekedar spekulasiku saja. Silahkan cek sendiri ke kantor polisi "
Shima mengangguk-angguk mendengarkan penjelasan dari Tian. Cukup masuk akal juga pikirnya. " Tuan, trima kasih untuk waktunya. Tuan pasti lapar setelah berolah raga. Silahkan pesan menu yang tuan mau. Saya yang traktir sebagai ucapan terima kasih saya karna tuan sudah menyempatkan waktu berbicara dengan saya "
" Saya akan memesan jika kamu memanggil saya Tian, bukan Tuan "
" Oke, Tian mau makan apa? "
" Pesankan yang sama dengan pesananmu "
Shima mengernyitkan dahi. " Baiklah! " Shima memanggil pelayan dan memesan 2 piring spageti dan jus jeruk.
" Tian sudah lama tinggal diapartemen itu? "
" Belum lama. Baru 1 tahunan "
" Pasti Tian orang penting juga ya? "
" Tidak, aku orang biasa-biasa saja "
" Wah, kalau begitu kamu pasti kaya raya ya "
" Tidak juga "
" Kenapa kamu memilih tinggal disana? bukankah tinggal dirumah pribadi lebih nyaman? "
" Alasanku sama dengan penghuni apartemen lainnya. Privasi itu penting "
Makanan dan minuman yang dipesan sudah terhidang dimeja. Mereka makan tanpa suara.
" Aku ke kamar mandi dulu " Tian bangun dari duduknya lalu berjalan ke arah toilet.
Shima hanya menggangguk yang artinya mempersilahkan.
Sudah 30 menit berlalu tapi Tian belum juga kembali dari toilet. Shima harus bergegas menemui Anton dan Novi untuk membahas informasi yang didapatnya dari Tian.
Shima melambai ke arah pelayan meminta bill pesanan mereka.
" Berapa mbak? "
" Maaf nona, pesanannya sudah di bayar oleh Tuan Tian, beliau menitipkan ini untuk nona " pelayan itu memberikan secarik kertas pada Ashima.
" Maaf meninggalkanmu tanpa pamit. Bill sudah ku bayar karena tidak ada dalam kamusku kalau wanita yang membayar. Semoga info tadi bermanfaat buatmu. "
Shima tersenyum membaca note dari Tian. Semoga kita bisa bertemu lagi ya Tian.
tambahin chapther extra ya dong thor,padahal seru loh ceritanya😞
sinih siniih.. tk puk puk.. ben adem atimuuu..
kasian mas Darren..😣😣😣
omng2..Tian ini pasti mr.Kim bosnya mas Darren kan??
pake bangeeet lagee thor😂😂😂
waduuuh..
lanjuut deh..
klo IRT .. jadi Ibu Rumah Tangga doonk😁😁