NovelToon NovelToon
LIFE OF A MAN

LIFE OF A MAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Fantasi Urban-Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:257.8k
Nilai: 5
Nama Author: Emaknya Queen

Hai - hai ..

Ini karya terbaru Emaknya Queen...

Ini Spin Off nya - Bukan Sekedar Sahabat, ya .. Karena Novel ini bagian dari story nya Keluarga Adjieran Smith yang Cetar Membahenol itu.

Poinnya lebih ke asal usul bagaiman keluarga tersebut diatas bisa menjadi sangat kuat pengaruhnya.

Cerita dalam karya ini lebih ke tokoh-tokoh pendiri dari kekokohan keluarga tersebut.

Bagaimana ceritanya?.

Monggo dibaca hingga berkenan.


Happy Reading


Loph Loph
Emaknya Queen

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emaknya Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 7

Happy reading ....

*********************

Ravenna, Italia

Kediaman pribadi Rery

“I believe Yanni Aberto already told Jaeden, certitude about your existence her to Jaeden, since he already make sure about it with his own eyes ( Aku rasa Yanni Aberto pasti sudah memberitahukan Jaeden, kepastian soal keberadaanmu disini, karena dia sudah memastikan dengan mata kepalanya sendiri )”

“Yes, I believe so ( Ya, kurasa sudah pasti begitu )”

“Means we need to mend pace off Ravenna ( Artinya kita harus lekas bergerak pergi dari Ravenna )”

“Wait untill Putra and Damian arrived, then we will discuss about that ( Tunggu sampai Putra dan Damian tiba, lalu kita akan membicarakan soal ini )”

“Okay” Sahut Clarence, Yann dan Haig bersamaan atas ucapan Rery.

“I think you should to call The Delano’s and accelerate the selling – buying things due to your factory to  The  Delano’s ( Aku rasa kau sebaiknya menghubungi Keluarga Delano dan mempercepat urusan jual – beli pabrikmu itu

dengan Keluarga Delano )

“Ya, you were right, Haig. I am going to call Vito now ( Ya, kau benar Haig. Aku akan menghubungi Vito sekarang

)” Sahut Rery yang menanggapi saran Haig lalu berdiri dari duduknya, hendak masuk ke dalam ruang kerja pribadinya.

“Sir! ( Tuan! )” Seorang pria datang dari arah depan kediaman Rery dengan tergesa.

Rery menghentikan langkahnya untuk pergi ke ruang kerja pribadinya sementara Clarence dan Yann yang tadi

duduk langsung juga berdiri dan Haig pun juga langsung menoleh pada pria yang menyambangi mereka itu.

“What’s wrong Dan? ( Ada apa Dan? )”

“Yanni Aberto comes here, Sir! ( Yanni Aberto datang kesini, Tuan! )” Jawab pria yang dipanggil Dan itu.

“What?! ( Apa?! )”

“How dare! ( Beraninya! )”

**

“Mister Rery! forgive me to disturb you this time... ( Tuan Rery! Maafkan aku mengganggumu saat ini ... )”

“How dare you came into my Resident without any invitation or permission from me, Mister Yanni Aberto? ...

( Berani sekali kau datang ke kediamanku tanpa adanya undangan atau ijin dariku, Tuan Yanni Aberto? )”

Rery sudah berdiri di halaman depan kediamannya untuk menghadapi kedatangan Yanni Aberto disana dan berkata

dengan tenang seperti biasa, namun wajah Rery nampak serius memandangi pria itu.

Tapi Yanni Aberto terlihat biasa saja. Dia bahkan menunjukkan senyumnya yang nampak licik pada Rery.

“Well, forgive me for my nerve then ( Yah, maafkan kelancanganku ini,  kalau begitu ). Mister Rery Smith. Or should I say, Mister Rery Kingsley Smith? ( Tuan Rery Smith. Atau harus kubilang, Tuan Rery Kingsley Smith? )” Ucap Yanni Aberto.

“Hm ...”

Rery menggumam pelan sembari menarik satu sudut bibirnya.

“You don’t want to invite me in, Mister Rery Kingsley Smith? ( Kau tidak ingin mengundangku masuk, Tuan Rery

Kingsley Smith? )” Ucap Yanni Aberto lagi.

“Very sorry, don’t mean to be rude to you, but I don’t let anyone without my invitation nor permission get inside to my Resident. Except, if you are my family ( Mohon maaf, tidak bermaksud kasar padamu, tetapi aku tidak membiarkan orang tanpa undangan atau ijin dariku untuk masuk ke kediamanku. Kecuali, jika kau adalah keluargaku )” Sahut Rery.

Yanni Aberto menyunggingkan senyumnya lagi pada Rery.

“Forgive me, but you may leave now, Mister Yanni Aberto ( Maafkan aku, tetapi kau bisa pergi sekarang, Tuan

Yanni Aberto )” Ucap Rery sebelum dia membalikkan badannya.

Sementara Clarence dan lainnya sudah bersikap siaga tak putus memperhatikan pria bernama Yanni Aberto yang datang bersama beberapa orang yang dipastikan adalah pengawal pribadi pria itu.

Namun langkah Rery terhenti, karena telinganya menangkap suara mobil yang sepertinya lebih dari satu, memasuki

halaman kediaman pribadinya itu.

“Well, seems that I don’t welcome here. But I’m here to accompany a friend ... ( Yah, sepertinya aku tidak

disambut disini. Tapi kedatanganku kesini sebenarnya untuk menemani seorang teman... )”

Yanni Aberto nampak menyeringai. Bersamaan dengan seseorang yang turun dari salah satu mobil tersebut.

“Long time no see... brother ( Lama tidak bersua... saudaraku )” Seorang pria berperawakan Inggris – Amerika

menyapa Rery dengan pandangannya yang nampak penuh arti pada Rery setelah ia keluar dari mobil yang ditumpanginya.

Rery sangat terkejut dengan keberadaan pria itu saat ini, namun Rery tak menunjukkannya.

Ketiga orang kepercayaan Rery yang berada dekat dengannya pun sama terkejut dengan Rery.

“Jaeden ...”

Beruntung setidaknya Rery sudah mengetahui fakta soal Yanni Aberto yang merupakan sekutu Jaeden, jadi tidak

terlalu terkejut dengan kebersamaan Yanni Aberto dan saudara angkatnya yang licik itu dihadapannya.

Hanya saja Rery memang terkejut dengan kedatangan Jaeden di kediaman pribadinya saat ini, karena Rery dan orang – orang kepercayaannya yang sedang bersamanya itu tidak menduga kedatangan Jaeden yang sangat cepat dihadapan mereka.

Rery menyunggingkan satu sudut bibirnya pada Jaeden yang mulai mendekat kearahnya.  Clarence, Yann dan Haig serta satu orang yang dipanggil Dan tadi, langsung bergerak melihat pergerakan Jaeden itu.

Beberapa pengawal pribadi yang berada di rumah Rery juga sudah mengambil ancang – ancang sikap waspada pada orang – orangnya Yanni Aberto dan Jaeden, meski jumlah mereka nampak lebih banyak dari orang – orangnya Rery.

Jaeden yang sepertinya menyadari sikap waspada orang – orang Rery itu menyunggingkan senyum miringnya.

“Seems that you are so aware to me, my brother? ( Sepertinya kau begitu waspada terhadapku, saudaraku? )”

Jaeden sudah berada dihadapan Rery kini, meski cukup berjarak. Ia melirik Clarence, Yann dan Haig.

“Whereas I come only to visit my brother ( Padahal kedatanganku ini hanya mengunjungi saudaraku saja )”

Rery menoleh pada tiga orang kepercayaannya itu, lalu menggerakkan kepalanya seolah memberi kode.

“Thank you for your attention, but I’m afraid you might be wrong by called my as your brother, Mister Jaeden Zepeto... ( Terima kasih atas perhatianmu, tapi sayangnya aku rasa kau membuat kesalahan dengan memanggilku saudara, Tuan Jaeden Zepeto... )”

“....”

“Because we are not brother ( Karena kita bukan saudara )” Ucap Rery dengan serius menatap tajam pada Jaeden,

meski senyuman tersungging dibibirnya.

Kemudian Jaeden melebarkan senyumnya.

“We are brother, Rery. Have you forget that I bear Kingsley Smith behind my name? ( Kita ini saudara, Rery. Apa kau lupa jika aku menyandang nama Kingsley Smith dibelakang namaku? )”

Rery terkekeh sinis pada Jaeden. Keduanya nampak terlihat santai, namun aura ketegangan cukup terasa disekitar

mereka. Masing – masing orang dari pihak Rery dan Jaeden memang nampak sudah saling waspada satu sama lain. Namun tidak ada yang bergerak mencurigakan untuk memancing salah satu pihak.

“Ah ya I forgot about that. Very shame ( Ah iya aku melupakan hal itu. Sayang sekali )” Ucap Rery sinis. “But now I remember. Also remember how the way you can get my family’s name, for you to put it behind your name ( Tapi sekarang aku mengingatnya. Juga ingat caramu mendapatkan nama keluargaku untuk kau sandingkan dibelakang namamu )”

“Please, don’t be so malecious to me. Father take me as his foster son by his own will .. right? .... ( Tolong, jangan begitu dendam padaku. Ayah mengangkatku jadi anaknya karena kehendaknya sendiri .. bukan begitu? .. )”

Apa yang diucapkan Jaeden membuat Rery menyunggingkan senyum sinis pada saudara angkatnya yang dikenal licik dan juga kejam itu.

“If your appereance here just to remind me about that, please..... feel free to leave ( Jika kedatanganmu kesini

hanya untuk mengingatkanku soal itu, silahkan... pergi )”

“As I said before, I want to ‘visit’ my brother ( Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku ingin ‘mengunjungi’

saudaraku )”

“Just leave, Jaeden. I am not your brother. And ..... also feel free to enjoy what my father left at England

( Pergilah, Jaeden. Aku bukan saudaramu. Dan ... silahkan menikmati peninggalan ayahku di Inggris )” Ucap Rery kemudian berbalik untuk berjalan masuk ke dalam kediamannya. “You are not welcome here ( Kau tidak diterima disini )”

“Hm ..”

“......”

“How if I refuse to leave?.. ( Bagaimana jika aku menolak pergi? )” Ucapan Jaeden membuat Rery yang sudah

hampir mencapai pintu kediaman menghentikan langkahnya. Sementara orang – orang Rery masih tetap waspada di tempatnya.

“......”

“You let me to enjoy what father left in England, don’t you? ( Kau menyuruhku untuk menikmati apa yang Ayah

tinggalkan di London, bukan begitu? )”

“Hem”

“But the problem is, I really can’t enjoy all of it, since he left everything for his biological child..... And I believe, you know what I mean .... Rery... ( Tapi masalahnya adalah, aku tidak bisa benar – benar menikmati semua itu, karena yang kutahu kalau dia sudah menyerahkan semua pada anak kandungnya .... Dan kurasa, kau tahu apa yang

aku maksud .. Rery .. )”

Rery sudah berbalik lagi menghadap Jaeden dan memberikan tatapan serius pada pria itu, namun Rery berdiri dari tempatnya sekarang yang sudah mencapai pintu utama kediaman pribadinya.

“And I am not going before you give me what I mean and want.. ( Dan aku tidak akan pergi sebelum kau

memberikan apa yang aku maksud dan inginkan )”

“You ....”

Rery hendak mengatakan sesuatu.

“Don’t tell me you don’t understand what I mean. And you must be know that I don’t like refusement ( Jangan bilang kau tak paham maksudku. Dan kau pastinya tahu kalau aku tidak menerima penolakan )”

Namun Jaeden langsung menyambar sebelum Rery menyelesaikan kalimatnya, lalu mengayunkan kakinya

selangkah.

“I bring a lawyer to help the legalization, so you don’t need to be bother ( Aku sudah membawa pengacara untuk membantu pe - legalan - nya, jadi kau tidak perlu repot )” Ucap Jaeden yang tak melanjutkan langkah karena Haig dan Clarence langsung menjegal langkahnya.

“Look Jaeden, just leave ( Pergilah Jaeden )”

“You heard what Rery said, just leave ( Kau dengar apa yang Rery katakan, pergilah )”

Itu Haig  yang berbicara dan memajukan satu langkahnya ke hadapan Jaeden setelah sebelumnya ia mengkode Clarence dan Yann untuk membawa Rery masuk ke dalam kediaman. Jaeden menyeringai melihat pada Haig, lalu ia terkekeh sinis.

Jaeden mengayunkan kakinya ke belakang, namun tubuhnya tetap menghadap kedepan. Tak lama ia masuk kedalam mobilnya.

Lalu ...

Bang!

Suara tembakan tak lama terdengar, setelah Jaeden membalikkan badan.

***

To be continue ...

Harap bersabar sementara waktu atas update-tan yang belum menentu.

Masukin ke perpus dulu aje ye, dengan klik tombol lope lope.

Itupun jika berkenan.

Terima kasih buat yang udah mampir. Semoga syukaaa ....

Lop Loph

Emaknya Queen

1
Pangesti Maulida Rahma
Iyah makk,aku pun penasaran
Pangesti Maulida Rahma: Authoorr ,bikinin dongg perjalanan kisah cintanya Anthony Adjieran Smith dengan Erna ,sayaa penasaraan thoorr
total 1 replies
Fiani Arifin Arifin
persiapan biangnya bucin nih
Fiani Arifin Arifin
ooo wooww Anthony
Fiani Arifin Arifin
berati Iki cerita awal dri smith tohh tak kira putra anak litle star,,lanjuutt
Siti Ardiahty
Luar biasa
Fanie Azhary: Makasih buat penilaian positifnya ya
total 1 replies
shantyka
cerita dad anthony sama nom erna gmana mak
Suwardi Suwardi
kok dach tamat kak..ada lanjutannya kah masih penasaran gadis akhirnya punya keturunan gak ya..
Risky Titi sarlinda
semoga kau selamat ant dan balas dendam ortu mu sudah lah almarhum kakek mu yang bodoh jangan lagi kau mau di bodohi jaidah
YD Wulandari Soewarno
mantabbb
YD Wulandari Soewarno
keren kk... aku udah like, hadiah, vote, bintang... 🥰
Fanie Azhary: Makasih sayangkuh
total 1 replies
Avri Yani
karna mustahil bgt cinta putra serendah itu , klan smith sampe cucu putra pun memegang teguh kesetiaan 🥰
Yeyet Suryadi
ini cerita gappa dan gamma ya
Fanie Azhary: Ini cerita kecilnya Gappa + Kakek Putra + Leluhur Adjieran Smith
total 1 replies
Avri Yani
kesel jg ish sama Gadis koq bego nya kebangetan 😝
DK.Tzu
cerita bagus yg amburadul. latar cerita bnyak negara. banyak bahasa. alur cerita maju mundur. maksa bikin 100 bab pertama cma ciuman. pdhal yg baca malah auto skip skip. asal bnyak walau abrak
Akira: Itu yg komen tolol bet, suka baca gak suka hapus, terserah yg nulis, mau diapain sama alur cerita nya, ya suka suka dia TOLOL,!!! kok ngatur org lain
total 5 replies
Suherni Erni
Mati jg ngga pa2 gadis..perempuan goblok,tol,menjijikkan tau ngga gadis..kenapa laralter perempuan gobloknya ampun2 sih.muak bgt
Suherni Erni
Kasian putra punga goblok skrng mandul akibat sok jadi malaikat buat para iblis menjijikkan.dibikin mati jg ngga pa2.
Avri Yani
pantesan putra sampe meradang , ternyata emg udh di racun dr zaman msh tinggal bareng dg alibi teh penambah tenaga ..
mous
lanjut
Suwardi Suwardi
liat aja kalo kamu tau yang sebenernya masih bisa kah Lo bilang kesal Ama putra..bodoh nya kamu gadis..bener kata putra terlalu naif udah pernah disakiti bukannya lebih waspada ini malah bukain pintu buat penjahat masuk rumah..ya selamat lach apa yang kamu tabur kamu tuai dengan kehilangan anak kamu...sukurriiinnn...hisss gemes banget Ama sie gadis nie
Wikan
Bagus
Fanie Azhary: ma acih zheyenk😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!