Pernikahan yang semula di impikan berjalan dengan indah dan bahagia namun nyata nya hanya ada tangisan dan penderitaan.
Kania, wanita yang semula sangat mencintai Ken pada akhirnya harus memilih mundur karena pria itu hanya pura-pura mencintai nya. Bahkan Ken menikahi Kania hanya untuk mengikat wanita itu agar Ken bisa bebas menyiksa dan membalas dendam atas meninggalnya kakak Ken.
Kania hancur, terlebih lagi diri nya harus kehilangan anak yang sedang di kandung nya karena ulah Ken sendiri. Sejak saat itu, Kania langsung mengubur cinta nya pada Ken bersama janin yang telah hilang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ༂𝑾𝒊𝒚𝒐𝒍𝒂❦ˢQ͜͡ᵘⁱᵈ༂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
07.Menunggu
"Ken apakah kau punya waktu untuk bertemu dengan ku?"tanya Malla.
"Oh....jelas ada Mal,jika waktuku untuk mu!"jawab Ken dengan senang hati.
"Benarkah?kalau begitu nanti malam kita akan pergi ke klub."ucap Malla.
"Oke....oke nanti sehabis pulang dari kantor,aku akan langsung menjemput mu!"ujar Ken.
Malam harinya,Ken yang sudah berjanji bertemu langsung pergi menjemput Malla ke apartemen nya.
Untuk pertemuan malam ini,Malla sengaja memakai dress hitan yang cukup seksi dan dandan yang tajam agar Ken terpukau.
"Malla....."ucap Ken yang berdiri di depan mobil.
"Hei Ken.....akhirnya kau datang juga!"ujar Malla.
Sorot mata Ken menatap tubuh Malla dari atas ke bawah.Dilihatnya Malla benar-benar semakin cantik apalagi mengenakan dress seksi.
"Malla....kau cantik sekali!"puji Ken.
"Ah kau bisa saja Ken!"tersenyum malu Malla.
Ken segera membukakan pintu mobil untuk Malla.Mereka berdua akhirnya bergegas pergi menuju tempat klub.
Di tegah perjalanan sedang menyetir,Ken tak habis-habis nya memuji Malla.
"Kau sungguh benar-benar cantik Malla!"puji Ken.
"Ken....."satu tangan Malla memegang paha Ken.
"Terima kasih untuk pujian mu malam ini!"ujar Malla tersenyum lebar ke Ken.
Membuat Ken sedikit gugup karena melihat kecantikab Malla.
Sementara itu Kania masih duduk menunggu Ken di ruang keluarga.Sesekali ia mengintip ke luar dari balik tirai.
"Mengapa Ken belum juga pulang?padahal dia bekerja kan hanya sampai sore?"tanya Kania sedikit khawatir.
Sampai jam menunjukan pukul sepuluh malam,Ken belum juga kembali.Bahkan pria itu sama sekali tidak memberi kabar ke istrinya.
Kania mulai mengantuk,ia memutuskan untuk kembali ke gudang untuk tidur sambil menunggu Ken.
"Bagaimana Ken seru tidak?"teriak Malla dengan kondisi ruangan yang ramai dan berisik.
"Iya....Malla!"jawab Ken.
Sudah hampir beberapa jam mereka di klub malam itu .Malla terus saja menuangkan minuman alkohol ke gelas Ken hingga membuat Ken mulai merasa tak sadarkan diri.
Pandangan Ken sudah mulai kabur melihat suasana dan kepala nya terasa sangat berat.Yah,pria itu sedikit tidak kuat untuk mengonsumsi minuman alkohol.
"Malla....kepala sudah pusing sekali!aku kebanyakan minum!ayo mari kita pulang!"pinta Ken.
Melihat kondisi Ken yang hampir tak sadarkan diri,Malla langsung mengiyakan ucapan Ken.
Kali ini yang menyetir mobil adalah Malla.
"Ken....Ken...baru saja minum sedikit kenapa langsung tidak sadarkan diri!"ucap Malla tersenyum.
"Ken....sebaiknya kau menginap saja di apartemen ku,karena bahaya jika kau pulang menyetir dalam keadaan mabuk!"ujar Malla.
"Ken....Ken....apa kau mendengar ku?"tanya Malla menoleh ke arah Ken.
Ternyata Ken sudah teler duluan,pria itu tertidur dengan sangat pulas.Selang beberapa saat,mereka sampai di apartemen.
Malla langsung membangunkan Ken sekaligus memboyong tubuh Ken yang lumayan berat.
"Ken....bagun lah!tubuh mu sangat berat ucap Malla.
Sampai dikamar,Malla langsung menghempaskan tubuh Ken ke atas tempat tidur.Wanita itu juga membuka kancing kemeja Ken karena melihat Ken yang berkeringat banyak.
"Argh....capek juga!"ucap Malla langsung mengambil minum.
Sambil minum,Malla menoleh ke arah Ken yang tertidur pulas.
"Tenang saja Ken,aku tidak akan berbuat apa-apa padamu!"ujar Malla.
Bunyi telepon Malla berdering seketika.Wanita itu pun langsung menjauhkan diri dari Ken dan mengangkat telepon tersebut.
Ternyata yang menelpon adalah pacar Malla sendiri yang berada di luar negeri yaitu Dalwin.
"Mengapa tiba-tiba Dalwin menghubungi ku?"tanya Malla.
Malam berganti tugas.Pagi hari ini Kania bagun seperti biasa nya.Dia keluar dari gudang dan mengecek kamar Ken yang tidak ada Ken sama sekali.
"Ternyata Ken semalam tidak pulang ke rumah!"ucap Kania menghela nafas.
"Lebih baik aku masak saja,siapa tau Ken akan pulang sebentar lagi!"ujar Kania lalu pergi ke dapur.
Hingga pukul sembilan siang,Ken belum juga kembali.Makanan yang di sajikan oleh Kania sudah terlihat dingin semua.
"Sudah pukul segini kira-kira Ken kemana ya?"tanya Kania.
Sementara itu Ken baru saja bangun dari tidur nya.Ken yang belum sadar sepenuhnya,melihat dirinya tidak memaki baju.
"Hah....kenapa aku tidak memakai baju,dimana aku?"tanya Ken kaget langsung terduduk.
Dilihatnya Malla sedang berdandan di meja rias.
"Ken....akhirnya kau sadar juga!"sapa Malla.
"Malla....kenapa aku ada disini?"tanya Ken.
"Malam tadi di klub kau mabuk berat.Jadi aku memutuskan untuk membawa mu ke apartemen ku saja.Dari pada kau menyetir nanti malah bahaya."jelas wanita itu.