NovelToon NovelToon
Oh My Teacher

Oh My Teacher

Status: tamat
Genre:Komedi / Romansa-Teen school / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:270.4k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

Sekuel dari 'Cinta Putih' harap baca cinta putih lebih dahulu, agar lebih memahami karakter-karakter tokoh di cerita ini.

Vincia gadis cantik yang sebentar lagi berusia 17 tahun dan mulai jatuh cinta. Namun bukan dengan Axel teman seperainannya sejak kecil, melainkan pada Ivan Xander, guru olahraganya yang tampan namun sangat dingin.
Apakah perasaan Vincia akan mendapat balasan dari guru tampannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kesempatan yang hilang.

'Tin! Tin'

Vin-vin melonjak kaget saat suara klakson motor membuyarkan lamunannya.

Secara reflek Vin-vin menoleh dan terkejut karena ternyata Pak Ivan dengan gagah duduk di atas motor gede warna hijau nya sambil memandangi dirinya.

Vin-vin tersenyum kecut sambil buru-buru membalikkan badan, dia malu dengan kejadian tadi pagi saat jam pelajaran olah raga. Karena itu setelah dia berganti baju dia tak kembali mengikuti pelajaran bahkan duduk di kantin hingga bel istirahat berbunyi.

Vin-vin sudah berusaha dengan susah payah untuk menghindari guru gantengnya walaupun hatinya meronta karena rindu melihat wajah tampan itu, tapi perasaan malunya lebih besar, makanya Vin-vin terus bersembunyi di dalam kelas agar tak bertemu Pak Ivan.

"Kenapa tadi nggak balik ke lapangan?" tanya Pak Ivan sambil melajukan motornya pelan menjajari Vin-vin. Dia sepertinya tak peduli dengan pandangan murid-murid perempuan yang melirik sinis pada Vin-vin.

Mereka sepertinya merasa cemburu karena guru gantengnya asyik ngobrol dengan Vin-vin.

"Sa... saya.. perut saya sakit Pak," jawab Vin-vin sambil tertunduk malu.

"Sudah minum obat?"

"Obat? obat apa?"

"Kan ada obat untuk meringankan sakit data-"

"Ah! iiyaa.. iya Pak ada..." wajah Vin-vin langsung merona. Pak Ivan ini tahu banget sih masalah cewek! bikin Vin-vin makin salah tingkah aja.

Mungkin karena dia pria dewasa makanya nggak merasa canggung membicarakan masalah sensitive begitu ya?

Ivan yang melihat wajah Vin-vin merona dan gugup malah tersenyum. Dia merasa Vin-vin sangat lucu dan menggemaskan. Ada kalanya dia berani tapi ada kalanya dia tampak malu-malu.

"Nggak di jemput?"

Vin-vin langsung mendongak menatap guru tampannya yang ternyata juga sedang menatapnya.

"Pak Ivan mau anterin saya?" tanyanya dengan senyum mengembang.

Ivan langsung berdecih sbil tersenyum miring, "semangat banget ya? tadi ngomong aja nggak mau lihat wajah saya."

Vin-vin nyengir persis kuda.

"Kalau Pak Ivan mau anter, aku ma-"

"Vin-vin!"

Vin-vin dan Pak Ivan serentak menoleh ke arah suara yang memanggil Vin-vin.

Tak lama kemudian sebuah motor matic gede warna putih mendekat dan menjajari motor milik Pak Ivan.

"A.. Axel..."

"Papi nggak jemput?" tanya Axel sambil menatap Vin-vin.

"Ka.. kayaknya nggak nih," Vin-vin melirik ke arah Pak Ivan.

"Ya udah, ayo naik. Aku antar pulang." Axel memberikan helm yang biasa di pakai Vin-vin dan menyuruhnya segera duduk di jok belakang.

"Ta... tapi.. tapi..." Vin-vin makin gelagepan sambil bolak balik melirik Pak Ivan.

Dia sangat ingin pulang dengan pak Ivan, ini adalah kesempatan langka tapi dia juga tak tega menolak Axel.

"Xel! Lo nggak jadi ikut?" Beberapa gerombolan murid SMA bermotor gede meneriaki Axel.

"Bentar, gue antar ibu negara dulu. Habis itu gue gabung sama kalian," balas Axel sambil melambaikan tangannya.

"Huuu!!! susah kalau cowok dah punya pacar!!!" gerutu teman-teman Axel sambil berlalu.

Axel hanya tertawa melihat tingkah teman-teman nya yang tampak kesal.

"Ka-kalau kamu ada acara, nggak apa-apa kok. Aku bisa pulang sendiri..." ucap Vin-vin ragu-ragu sambil kembali melirik ke arah Pak Ivan yang masih terdiam di antara mereka berdua.

"Gila apa? kamu itu nomer satu buat aku sayang, yang lain urusan belakangan..." ucap Axel tanpa malu-malu padahal ada gurunya di sampingnya.

"Ehm! okelah kalau begitu saya duluan ya. Kalian hati-hati di jalan." Pak Ivan langsung memperbaiki posisi helmnya dan memacu motornya dengan kencang meninggalkan Vin-vin dan Axel.

"Ayo Vin," ajak Axel lagi karena melihat Vin-vin masih berdiri terdiam tak bergerak, dia masih memandangi kepergian Pak Ivan, walaupun Pak Ivan sudah berlalu begitu jauh dan tak tampak sama sekali.

"Ah.. ehh.. i-iya..." Vin-vin berjalan perlahan dan naik ke jok belakang motor Axel. Hatinya sedikit merasa kesal karena kesempatan emas untuk berduaan dengan Pak Ivan hilang sudah. Semua ini gara-gara Axel.

Vin-vin harus mulai membuat jarak secepatnya, dia nggak mau kesempatan emas yang nantinya datang lagi akan hilang begitu saja seperti tadi.

"Xel."

"Ehm?"

"Kita ini cuma berteman kan? kamu dan aku cuma sahabatan kan?"

Axel tertawa renyah, "kalau kamu mau nya gitu ya anggap aja begitu. Tapi kalau kamu maunya kita pacaran, aku juga nggak keberatan."

"Aku cuma anggap kamu teman.. teman baik.. sudah kayak saudara..."

Axel tak menjawab, dia hanya menganggukkan kepalanya.

"Makanya, tolong, jangan sembarangan panggil 'sayang' di depan orang yang belum mengenal kita. Takutnya mereka salah paham."

Axel terdiam cukup lama, bahkan setelah sampai di depan rumah Vin-Vin, dia masih diam.

Saat Vin-vin turun dari motor dan melepas helmnya, Axel pun melepas helm nya dan menatap Vin-vin.

"Kamu suka sama Pak Ivan? nggak mau Pak Ivan salah mengira kalau kita pacaran?"

Vin-vin tertunduk malu.

"Apa maksud dari ucapanku begitu jelas ya??" batinnya.

"Ng-nggak.. bukan begitu maksudku..." Vin-vin mulai terbata.

"Vin-vin, sayang... aku yakin perasaanmu ke guru itu hanya perasaan mengagumi... kamu harusnya mencari pacar yang seumuran denganmu, dengan kita. Apa kamu benar-benar yakin kalau perasaanmu ke Pak Ivan bukan perasaan kagum? kamu masih muda masih labil."

Vin-vin terdiam, dia enggan berdebat dengan Axel.

Axel yang tak mendapat jawaban dari Vin-vin pun hanya bisa menghela napas.

"Oke kalau kamu maunya gitu, aku akan jaga jarak saat kamu sedang berduaan dengan Pak Ivan. Aku nggak akan ganggu kalian." Axel mengancing helm bogo nya lalu melajukan motornya dengan kencang meninggalkan Vin-vin yang masih terdiam.

Vin-vin merasa bersalah pada Axel, tapi dia juga nggak mau Pak Ivan salah paham. Dia benar-benar tertarik pada guru ganteng itu.

"Aahh biar lah, Axel kan nggak pernah marah sama aku, besok dia pasti baik lagi seperti biasa," gumam Vin-vin.

Vin-vin membuka resleting tas nya dan mengambil training hitam milik Pak Ivan dan menciumnya, "bau Pak Ivan... haruumm..." gumam Vin-vin lagi sambil tersenyum-senyum persis orang gila.

"Oh iya, aku harus buru-buru cuci biar besok bisa kering dan bisa ku kembalikan. Siapa tahu aku bisa ngobrol dengannya lalu dia anterin aku pulang sekolah..." Lagi-lagi Vin-vin nyengir persis kuda.

Khayalannya sudah terbang sampai ke langit ke tujuh, membayangkan betapa indahnya bisa pulang sekolah berboncengan dengan Pak Ivan, guru pujaannya.

"Duuhh... nggak sabarnya nunggu besok!" girangnya sambil berlari masuk ke dalam rumah.

.

#like, komen dan vote nya jangan sampai lolos gaes...

1
Sri Ariyanti
knp ceritanya gantung thor?
Sri Ariyanti
ok
Sri Ariyanti
gpp Vin, menghayalah yg setinggi2 nya lah wong gak bayar
tanpa nama
Oh.. Jd ini yg kata devan kak vin vin sm ivan pernah terpisah 3 tahun, trnyta d tinggl k singapura
Tamie: betul sekali👍👍
total 1 replies
tanpa nama
Ciyeee 🤣🤣🤣
tanpa nama
Astaga 🤣 itu kn krna axel takut vin vin peluk2 om yg tdk d kenal
Mana tau klo kamu papinya

Axel cm tau papa kevin
tanpa nama
Bahaya klo punya anak modelan vin2.. Trllu agresif...
Untung pak ifan g aneh2, cm klo cassanova kyk papinya vin2,bisa brabe urusannya
Tamie: emang jodoh itu saling melengkapi 🤭
total 1 replies
tanpa nama
Habis baca devan devi, trs baca mama papa devan.. Eh skrg baca vin vin
leya: lanjut buat sekuel anaknya devan devi kak🤣
total 2 replies
Kyaxell❤️
aasih Thor gantung bgt ishh siap nikah kek baru tamat😭😑
Kyaxell❤️
eh btw Thor si Vin Vin ga jadi ngasih tau si Ivan KLO si kudanil udah bebas? atau aku yg kecepatan baca sampe terlewat?
Kyaxell❤️
Kalo aku JD Vin Vin udah lari pulang aku Vin karna kecewa tapi bagus juga sikap kamu karna nanya langsung buat tau kepastiannya kalo aku ga akan sanggup🥺
Halimatus.s
Luar biasa
puji supriyati
terima kasih.. /Rose//Rose/
Rizqi Ansyah
akhirnya.......
hiro_yoshi74
bagus
hiro_yoshi74
setelah sekian lama . di tunggu
.... baru muncul terus tiba tiba tamat . oh ya ampun .....
trima kasih kk . semangat berkarya di tunggu karya baru nya 💪💪💪🤗❤
hiro_yoshi74: oke siaaap meluncur
total 2 replies
Risa Amanta
semangat terus Thor 💪💪💪
Tamie: terima kasih ka 😘🥰
total 1 replies
puji supriyati
di tunggu up nya
AL3
ditunggu up nya , semangat Thor
Isma Nandha Ega Sholikhun: lanjut kak
total 1 replies
puji supriyati
kapan up lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!