NovelToon NovelToon
Salah

Salah

Status: tamat
Genre:Teen / Badboy / Tamat
Popularitas:201.5k
Nilai: 5
Nama Author: Atmosfera

Kea membenci Sandi, karena Sandi sudah membuat masa kecilnya suram, begitupun Sandi yang membenci Kea karena Kea lemah dan selalu menjadi prioritas semua orang.

Sandi tak suka orang lemah seperti Kea, selain lemah Kea juga tampak menyedihkan dengan kekurangannya yang tak bisa mendengar. Dan ntah bagaimana rasa kebencian saat anak-anak dulu terbawa hingga mereka dewasa, Sandi senang mengganggu Kea. Tapi Kea yang sekarang adalah Kea yang kuat, egois dan juga mempunyai banyak akal busuk untuk membalas dendamnya.

lalu apa jadinya, jika dua orang yang saling membenci, egois dan penuh dendam itu terjerat oleh ikatan pernikahan yang bahkan mereka lakukan hanya untuk bisa saling menyakiti satu sama lain?


***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atmosfera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S-1- Yuda kenapa?

Sudah tiga hari berlalu semenjak kejadian Sandi yang mengamuk pada Kea waktu itu, Dan sampai sekarang, Kea belum berani menampakkan dirinya didepan anak tetangganya itu.

Jujur saja, Kea merasa keberaniannya hilang bagai ditelan bumi. Terkadang terbesit pikiran kalau Kea merasa begitu menyesal telah melakukan hal bodoh seperti itu.

Karena faktanya, Kea justru tak merasa kan senang berlebih seperti yang ia harapkan setelah Sandi putus dengan Lusi. Karena ternyata Kea justru merasa bersalah, dari cerita Sheril dan Nindi, Kea tau, kalau saat itu sandi dan Lusi benar-benar bertengkar hebat dilapangan sekolah.

Dan Sandi diputuskan sepihak oleh Lusi.

Jelas saja, Lusi yang notabe nya murid terpintar, tercantik dan tersegalanya dalam segala bidang mata pelajaran itu pasti malu akan gosip itu, dan tiba-tiba memutuskan hubungannya dengan Sandi setelah tiga tahun menjalin kasih dan dijadikan pasangan goals sebuah hubungan pacaran disekolah, pastilah menjadi berita yang menghebohkan.

Dan bolehkan Kea mengakui sebuah fakta bahwa ia adalah penyebab berakhirnya hubungan goals itu, hanya dengan sebuah foto Sandi yang sedang meminum alkohol dan berkumpul dengan dua orang perempuan diklub?

Dari Sheril dan Nindi juga Kea tau, kalau tiga hari ini Sandi juga tak masuk sekolah dan sudah pasti hal itu lagi-lagi menghebohkan sekolah. Kea, Sandi dan Yuda tak masuk sekolah berturut-turut setelah terlibat kesalah pahaman sebelumnya.

Apakah Kea yang membuat pasangan idola adik-adik kelas itu putus?

Mereka pasti berpikir, apakah Kea menjadi dalang dari permasalahan yang ada?

Tapi, berbicara tentang Yuda yang juga tak masuk sekolah, sampai sekarang pun Kea tak tau bagaimana kabar kekasihnya itu. Mereka sama-sama sibuk dengan kesembuhan diri mereka masing-masing.

Sebenarnya, Kea merasa sangat bersalah, ia tak menghubungi Yuda dan sibuk dengan dirinya sendiri tanpa berpikir bahwa sakitnya Yuda juga karena dirinya.

Seharusnya Kea tak perlu merasa bersalah, toh, selama ini Yuda tak banyak menuntut, Laki-laki itu bisa dibilang adalah pacar sempurna untuknya, dan Kea sangat mensyukurinya. Tapi, dua hari terakhir, Yuda benar-benar berbeda, dalam artian, biasanya laki-laki yang sudah berpacaran hampir empat tahun dengannya itu pasti akan menghubunginya lebih dulu, menelpon ataupun sekedar mengirim chat singkat padanya. Sesakit apapun itu, Yuda biasanya memberi kabar.

Namun, kali ini Yuda bahkan tak bertanya mengapa ia sudah tak lama masuk sekolah. Pasti laki-laki itu sudah tau kabarnya dari kedua temannya.

"Kea!"

"Ke"

Kea menoleh saat papanya menepuk pundaknya.

"Papa?"

Kai menaikkan alisnya, laki-laki dewasa itu membawa cangkir kopinya keatas meja lalu mengambil posisi duduk disebelah Kea.

"Kenapa?"

Kea menelengkan kepalanya, "Kea gak pakai alat dengar pa," beritaunya.

Kai menoleh, tampak terkejut sebelum ia menggerakkan jari-jari tangannya untuk membentuk sebuah kalimat. "Biar papa ambilkan" katanya.

Kea mengangguk setelah membaca gerakan tangan papanya, Kai pun pergi kekamar Kea, meninggalkan Kea sendiri dihalaman belakang rumah dengan secangkir kopi papanya.

Tak lama, Kelli, mama Kea datang dengan setoples kue nastar. "Papa mu ngapain Ke?" tanyanya.

Kea menggeleng, ia menyentuh telinganya memberi tau kalau ia tak dapat mendengar suara mamanya.

"Ck, kamu ini kebiasaan" gerutu Kelli meletakkan setoples nastar itu kemeja bulat didepannya.

"Kea" Panggil Kelli menyentuh pundak Kea,

Kea menoleh, ia menatap mamanya dengan kening mengkerut, "Apa ma?"

Kelli menatapnya lama, lalu menggeleng, "Nggak, nggak papa," kata perempuan itu tersenyum.

Kea menatap mamanya bingung, tapi ia tak berniat bertanya ulang, mungkin mamanya sedang menyusun tanya yang tepat untuknya, lagian jika ia bertanya sekarang. Percuma, Kea belum dapat mendengarnya dengan baik. Mamanya memang bisa bahasa isyarat, tapi Kea juga tau, mamanya tampak kurang nyaman jika berbicara menggunakan gerakan tangannya.

Setelah itu, Kai datang dengan benda kecil ditangannya, ia lalu memberikannya pada Kea, "Kata mama, kamu sering lupa pakai ini Ke, kalau kita ganti alat bantu dengarmu sama implan tanam aja gimana Ke, yang kayak Dokter Deni bilang waktu itu." Kata Kai begitu Kea menggunakan alat bantu dengarnya.

Kea mendongak, ia menatap papa dan mamanya, pendengaran Kea memang kian memburuk, dulu, sejak bayi, Kea memang divonis tuna rungu oleh dokter. Tapi tak begitu parah karena saat usianya menginjak satu tahun Kea mulai menjalani pengobatan terapi secara medis ataupun tradisional, sebelum akhirnya diusia dua tahun ia menggunakan media alat bantu dengar yang ia pakai hingga sekarang.

Itu sebabnya, walaupun Kea adalah anak tuna rungu, kemampuan bicaranya tetap bagus, namun walaupun begitu tetap saja ada beberapa huruf seperti 'r' dan 'l' yang tak terlalu bisa diucapkan dengan baik, walaupun begitu kemampuan bicara Kea sudah cukup bahkan sangat baik jika dibandingkan dengan anak-anak yang menderita hal yang serupa dengannya.

Dan beberapa minggu yang lalu, dokter Deni yang selama ini menangani Kea, menyarankan Kea untuk menjalani operasi Implan koklea permanen untuk memperbaiki pendengarannya yang kian parah. Tapi sampai saat ini, Kea terus menolaknya ntah karena apa.

"Kea nggak mau, pa, Kea nyaman gini aja." katanya pelan.

"Tapi Ke, kalau makin parah papa takutnya malah jadi-

"Jadi apa? Kenapa sih semua orang selalu menilai Kea dari kekurangan Kea. Kenapa semua orang selalu menuntut Kea untuk jadi yang sempurna. Kea gak mau pa.. Kea gak mau ngelakuin operasi cuma untuk keliatan sempurna dimata orang-orang." kesal Kea pada papanya.

Kedua orang tua Kea itu menghela napas, Kea memang sangat sensitif mengenai hal ini. Gadis itu bisa menjadi tak terkendali jika sudah emosi.

"Ke, bukan gitu, Papa sama mama cuma mau yang terbaik untuk kamu." kata Kelli mengelus pelan rambut Kea.

Gadis itu memalingkan wajahnya, ia kesal pada kedua orang tuanya.

"Kea" panggil Kelli sabar.

Kea manatap mamanya, ia lalu menubruk kedalam pelukan mamanya, gadis itu mrnangis tersedu-sedu disana. "Ke-Kea hiks, gak mau maa, Kea mau mau jadi Kea, Kea mau jadi diri Kea sendiri tanpa usaha buat keliat sempurna didepan orang-orang hiks."

"Stt, iya-iya udah, mama sama papa minta maaf yah. uda dong nangisnya." kata Kelli menciumi rambut Kea, sedangkan Kai menghela napas dan ikut menepuk-nepuk rambut Kea.

"Kalau nangisnya gak berenti biar difoto aja sama papa, terus dikirim ke Yuda yah, biar malu." ejek Kellj terkekeh.

Kai tersenyum, "Ia papa, Foto yah."

bukannya kesal, Kea justru tampak murung, "Loh, loh, ini kenapa malah tambah nangis hm." kata Kelli sayang.

Kea membenamkan wajahnya dipelukan Kelli kian dalam, "Yuda ngejauhin Kea ma."

"Eh, ngejauhi gimana?" tanya Kai terdengar serius, ini mungkin berlebihan, tapi Kai memang sangat-sangat protective pada putri satu-satunya itu. Papa satu anak itu akan benar-benar marah jika ada yang menyakiti putri kesayangannya.

"Yuda gak ada hubungi Kea pa, padahal kan Kea uda lama gak masuk sekolah."

Kelli terkekeh pelan, "Yuda kan juga sakit, dia juga fokus buat sembuh, udah ah, besok senin kan bisa jumpa lagi disekolah. Pasti Baikan habis itu, percaya deh sama mama."

Kea menatap mamanya, ia lalu mengamin kan dalam hati, Kea juga berharap begitu, tapi kenapa seakan Kea mendapat firasat kalau alasan Yudanya yang berubah pasti bukan hanya karena itu.

Kea mengenal Yuda dengan sangat, dan rasanya. Kali ini masalahnya memang lebih dari perkiraannya.

Dan dugaan Kea itu semakin nyata, saat malam harinya, ia mendapat balasan dari pesan yang ia kirim pada Yuda untuk menanyakan keadaan laki-laki itu.

Yuda❤ (2)

[***Gak usah basa-basi, eneg gue]

[Omong-omong, Uda berapa lama lo main dibelakang gue***?]

***

Eh, Yuda kenapa?

1
Nivia Olive
Pertama sekali baca tulisan Author di novel ini. Awalnya sebel dengan jalan ceritanya. tapi karena penasaran, lanjut baca sampai selesai. Saya emang lebih suka baca yang sudah tamat dibanding on going, jadi novel ini kelar bacanya dalam 3 hari.
Awalnya bingung knapa ga minta pindah rumah ato sekolah kl hubungan Sandi n Kea mengganggu mental Kea n mereka saling terluka. Kog bisa2nya ortu Kea tidak seprotektif Sandi mengurus Aiko, membiarkan semuanya terjadi di depan mata tetapi akhirnya mengerti di penjelasan Author terakhir cerita ini. Author berhasil memainkan perasaan saia. Terima kasih untuk pembelajaran hidup di cerita ini 🙏
Nivia Olive
Venesia n Maldives
Nadzila Adriani
mau baca tapi gakuat bangettt😭😭😭😭
ayu aprilia
Luar biasa
fitri _srg
woyy thorr sorry gue mau ngomong kasar cok,, huwaaaa sedih banget anyingg,, mau nangis bacanya tapi gue lagi di rumah sakittt
Kaiso
cerita papa keidran apa judulnya thor
Muhammad Ardi
akuu london, korea, kanada kak hihihi
xoxxucherry
ihh kak tanggung jawab dong😭ak nangis sesegukan inj
city
ngeriny hubunganny 🤧ngalahin berita yg lagi viral lebeh parah kdrt nya
Eci Tri
thanks Thor udah buat aku nagis" sampai orang rumah khawatir semua
Atmosfera: Wkwkwk, Jadi aku harus jawab "Sama-sama"
Atau "Maaf" Nih karena buat kamu nangis dan keluarga khawatir?
total 1 replies
Eci Tri
😭😭😭😭😭😭
Er Mafa
sakit bgt bacanya thor
Er Mafa
aaaahhh Thor nyesek bgt
Anna Rahmawati
terimakasih kak author, ini genre novel yg saya cari2 selama ini. menggambarkan konflik batin dan pola pikir yang ekstrem tp bisa jadi memang ada di dunia nyata sehingga memperluas wawasan. meskipun banyak kata-kata kasar, tp memang diperlukan untuk memberikan gambaran yg utuh. setuju banget tidak ada orang yg bener-bener jahat dan bener-bener baik, dan disitulah menariknya sisi kemanusiaan yg bisa dieksplorasi oleh penulis. semangat terus dan jangan lelah berkarya kak😊👍👍👍
Atmosfera: Yeayy terimah kasih, semoga ada sisi baik yang bisa kamu teima untuk menambah wawasan. dan mari kita perbaiki sisi yang berlawanan. sekali lagi, terima kasih sudah membaca
total 1 replies
Anna Rahmawati
wah aku penyuka novel yg ga terlalu panjang kak. 70an chapter cukup lah😊😊👍
whayou allchaidart
aq udah baca yg ego Nadira kk.ceritanya bagus
Ilo La
ck, gw kira bakal cerei.
Ilo La
salah kea si tlol, alay bgt beramtem smpai g makan, tlol bgt sm aj dia g syg anak nya g mikirin keadanya yg lgi hamil tlol si. egois bgt nyalahin sandi pdhl awal ny berantem jg gegara dia.
Ilo La: setidaknya pikirin anak ny lh anj klo emg sandi slh krn g mau dengerin penjelasan kea tpi tetap aja seharus nya kea tuh lebih mikirin anaknya jgn tlol samapai g makan dn minum setidaknya walau mereka berantem mereka gk bakal kehilangan anak ny
total 1 replies
Muhammad Ardi
terimakaishhhh kak buatt ceritanyaaaaaaa sanyang bangettttt sama kak authornyaaa tentunya sama tokoh2 ceritanya jugaa akam selali melekat di aku 😭😭😭❤💕
miss lie
trhorr ini crta sngt sedih thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!