NovelToon NovelToon
Elena'S Transmigration Story

Elena'S Transmigration Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam / Pembunuhan / Chicklit
Popularitas:169.9k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Sejati

Apa jadinya, jika jiwamu tersesat dalam tubuh orang lain?

Aurora Elena Keyson, seorang gadis yang memiliki paras bak Dewi, sifat yang dingin dan tak tersentuh.
Memiliki banyak rahasi, yang mungkin, hanya beberapa yang tahu.


Ferelina Marselana Prayaga, seorang gadis yang cantik, imut, dan mimiliki sifat yang bar-bar.
Memiliki sejuta kesedihan, yang mungkin, hanya beberapa yang tahu.



Pembalasan dendam mungkin akan terjadi. Mengingatkan sebanyak apa perlakuan yang di berikan. Dan semua drama akan berakhir di tangan nya.

Dalam cerita ini, akan ada kisah percintaan, keluarga, pernyataan, dan masa lalu.



Ini hanya kisah fiksi, menceritakan, jiwa yang tertukar. Namun hanya satu yang selamat.


Inilah Kisah Transmigrasi.


___
WARNING.
~Masih Banyak Tulisan yang salah.
~Adegan Yang Kasar.
~Perkataan Yang Kasar.

So, ikuti yang baiknya aja.

___
Jangan lupa tinggalkan jejak. Jejak kalianlah yang buat Author bertahan sampai sekarang.

Thanks buat semuanya.




CERITA INI TIDAK DI LANJUTKAN UNTUK SEMENTARA. ADA KEMUNGKINAN JUGA CERITA INI AKAN DI PINDAHKAN, ATAU AKAN TETAP DI SINI.





BELUM DI REVISI!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Sejati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tujuh

Wait?

"Kamar lo kok alai bener El?" Batin Eli.

"El-"

"Astaga. Kok Kamar lo gini?" Tanya Anggun heboh. "Apa kita salah masuk?" Tanya Anggun lagi.

"Gak mungkin." Jawab Fani, sambil melihat sekitar kamar. "Ada yang gak beres." Lanjut Ferni.

Eli hanya diam, dia melangkah kan kaki nya ke arah balkon kamar, tapi belum sempat menyentuh pintu balkon, ada yang mengagetkannya.

"Kak Eli." Panggil seseorang dengan sedikit keras.

Siapa? Kalau bukan Monika?

Eli berbalik untuk melihat orang tersebut. Ternyata bukan hanya Monika, tapi ada abang twins dan sahabatnya.

Eli mengangkat satu alisnya, seolah bertanya "Ada apa?"

"Maaf, lo pada ngapain di kamar Eli? Gak sopan banget, langsung masuk aja." Sindir Anggun.

"Suka-suka lah." Jawab Cakra sewot.

"Apaan dah lo? Nyolot amat." Gas Anggun, tak mau kalah.

"Kok lo ngegas?" Tanya balik Cakra dengan ngegas juga.

"Eh! Lo juga yah!" Bentak Anggun.

"Lo juga bentak!" Bentak Cakra balik.

Anggun hanya diam, sudah, cukup. Dia alihkan pandangan nya pada hp yang di genggam sedari tadi.

Semua yang melihat tingkah Anggun hanya bisa diam, gak biasanya cewek yang bernama Anggun Kristalika kalah atau lebih tepatnya ngalah dalam debat. Ngalah? Entahlah.

Cakra yang melihat Anggun diam pun ikut mengalihkan pandangannya, entah kemana, intinya tidak pada cewek yang di bentak nya tadi.

"Lo pada kenapa dah?" Tanya Panji. "Oh, jangan-jangan, lo pada ada hubungan yah?" Tanya Panji lagi dengan mata menyelidik.

Semua melihat Cakra dan Anggun, buat mereka berdua salah tingkah.

"Wah, parah. Lo pacaran gak ngasih tahu! Gue minta PJ!" Serkas Devin tiba-tiba.

"Inti." Kata Davin malas.

"Kak, maaf, aku yang sekarang di kamar kakak. Kakak bisa pakai di tempat kamar aku sebelumnya." Kata Monika dengan kepala menunduk.

"Dek, lo gak boleh nunduk. Lo berhak kok." Kata bang Devin dengan lembut, membuat Monika mengangkat kepalanya, dan mengangguk.

"Apa-apaan dah?! Ini kamar Eli. Lo gak berhak!" Bentak Anggun. Nah kan, diamnya aja cuma semenit, sekarang dah lanjut lagi mulutnya.

"Heh, gak usah bentak napa sih?" Tanya Cakra jengah.

"Lo juga apaan? Kok mihak dia?" Tanya Anggun malas.

"Emang lo siapa gue?" Tanya Cakra sambil memancing kan matanya.

Anggun diam.

"Lo gak ada berhak tempati kamar Eli." Kata Ferni yang sedari tadi diam.

"Tapi aku udah izin sama orang rumah." Kata Monika.

"Orang rumah kan? Bukan pemilik kamarnya?" Tanya Ferni dengan sinis.

"Ya udah sih. Masalah kamar saja, semua kan sama." Kata Panji lelah dengan perdebatan ini.

"Kalau sama, kenapa dia harus tempati kamar Eli? Bukan kah sama?" Tanya Ferni lagi.

Hening.

"Tapi aku ingin di kamar kak Eli. Kamar kak Eli lebih besar, dari kamar di seluruh mension ini." Jelas Monika.

"Cuma masalah besarnya?" Tanya Anggun sambil terkekeh sinis. "Lo kan bisa renovasi." Tambahnya.

"Kenapa kalian yang ribut?" Tanya bang Davin.

"Pemilik kamar yang dulunya saja hanya diam." Kata Leo sambil menatap Eli datar, begitupun sebaliknya. Namun, lebih datar Eli.

Semua pandangan mengarah pada Eli yang sedari tadi diam.

"Lo jangan diam aja dong. Lo kan gak mau, kalau ada barang pribadi di sentuh orang lain. Apa lagi isi kamar lo." Kata Anggun geregetan.

"Apa lagi, isi nya dia ambil juga." Kata Ferni sinis.

"Nah, betul tuh!" Seru Anggun.

"Maaf, tapi aku juga suka sama isi di

kamar kak Eli." Kata Monika, yang buat Anggun semakin kemakan emosi.

"Emang yah lo! Perebut hak orang!" Bentak Anggun dengan emosi yang sudah meledak-ledak. "Lo jangan diam aja dong. Gue sama Ferni udah bantu lo debat yah El!" Lanjut Anggun.

Hening.

Anggun kalau marah, semua bisa habis. Jadi ke ingat sama satu tahun yang lalu. Dimana, ada kakak kelas yang melabraknya karena masalah cowok, yang ternyata, itu adalah abang Anggun sendiri. Parah, kakak kelas yang di labrak masuk RS, dan koma selama lima bulan. Entah, apa yang di buat oleh Anggun.

"Maaf kak, kalau kakak marah, bisa kok nampar aku, kayak dulu." Kata Monika sambil menunduk.

"Lo bisa kan ngalah sama Monika Eli?" Tanya Davin datar.

Eli hanya diam. Drama.

Eli duduk di samping pintu balkon Kamar, dan mengotak atik hp nya. Semua hanya bisa lihat Eli diam, entah apa yang di lakukan nya. Pikir mereka.

"Halo." Jawab di sebrang sana.

"M." Jawab Eli datar.

"Siapa?" Tanya orang di sebrang sana.

"Elena." Jawab Eli.

"HAH!" Kaget orang di sebrang sana "Bukannya lo udah mati?" Lanjutnya.

"Panjang."

"Intinya, lo harus jelaskan."

"Hem."

"Ada apa?"

"Kirim kan satu set isi kamar. Kesukaanku." Kata Eli, dengan penekanan di akhiri kalimatnya.

"Pasti."

"Makasih bang. Abang yang paling ngerti." Kata Eli sambil tersenyum tipis.

"Apapun untuk adik tersayang abang."

"Jadi rindu."

"Abang juga. Oh ia. Si Roiko gimana?"

"Aku yang urus, kalian tinggal pantau saja."

"Baiklah."

"Aku tunggu dua puluh menit, di mension keluarga Prayaga, dan, di mulai dari sekarang." Kata Eli, dan langsung memutuskan sambungan telpon.

Eli berdiri dari duduknya, dan menatap mereka, "tidak ada yang bisa menyentuh barang ku." Kata Eli tegas.

Eli menaikan tangan nya rendah, saat melihat Monika akan bersuara, "tetapi, mulai sekarang, karena aku, bukan lah aku!" Jelas Eli, dan langsung pergi keluar kamar.

Di dalam kamar, mereka masih memikirkan perkataan Eli, apa maksudnya? Apakah dia bukan Eli? Pikir mereka.

Tersadar akan pikiran mereka, Anggun dan Ferni segera pergi keluar kamar. Dengan sengaja nya, Anggun menabrak bahu kanan Monika, dengan cukup kuat. Buat Monika terhuyung ke samping kiri. Dengan sigap, Leo menangkap tubuh Monika yang hampir jatuh ke lantai.

"Lemah." Sinis Ferni terhadap Monika.

1
Isabel Hartono
kpn mau dibls dendamnya
Isabel Hartono
lanjut
Ra dhiraemon
Hai Kk Aku Mampir Nih
Ťitiñ
up lagi dong pliss🙏😭
Susi Soamole
lanjut
Shitaa
thor naha teu up wae
Narti @@@@😁
terlalu banyak yg tdk penting😩
Narti @@@@😁
apa susahnya sih tulis namanya biar tidak pusing bacanya,biar mudah dimengerti jg jln ceritanya😥😩
Fe Pabi
Arya sama Ferni saja.
Febriani Kristianingsih Pabiaran
Arya ini tidak bisa berpikir dewasa kah?
Alvan Rafardhan
kesalahpahaman yang konyol
Alvan Rafardhan
Eli keknya cuma dijadiin pelarian Abi nggak sih, bisa aja Abi udah punya pacar yg di sebut "dia" dan malah menjadikan Eli untuk dimanfaatkan? maybe...dan sebelumnya maaf itu hanya teori yg sempat terlintas di otak saya🙏
Febriani Kristianingsih Pabiaran
semangat.
Febriani Kristianingsih Pabiaran
Ferni kayaknya cocok sama Arya.
Fe Pabi
cinta segi berapa ini?
Febriani Kristianingsih Pabiaran
Ferni semangat......
Fe Pabi
Cinta segi tiga.
Febriani Kristianingsih Pabiaran
semangat!
Febriani Kristianingsih Pabiaran
semangat thor.
Fe Pabi
Seat selalu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!