NovelToon NovelToon
Gabby, My Fierce Girl

Gabby, My Fierce Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Patahhati / Cintapertama / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:21.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

[Area termehek-mehek, siapkan tisu untuk menyeka air mata]

George selalu memperlakukan Gabby dengan kasar, dingin, dan mereka berdua selalu berseteru. Hingga membuat Gabby sangat membenci George.

Suatu ketika, Geroge mengetahui siapa Gabby sesungguhnya. Orang yang ia cari selama ini. Ia hendak menepati janjinya untuk menikah dengan Gabby setelah mengetahui identitas wanita itu. Namun sayang, hati Gabby sudah terlanjur beku. Ia sudah membenci George.

Disaat George sedang mencoba mendekati Gabby, seorang pria bernama Marvel hadir dengan membawa pembuktian cinta untuk Gabby.

Hingga suatu hari, George dan Gabby terjebak dalam satu ruangan dan terjadilah malam yang membuat Gabby kehilangan kehormatannya.

“Aku akan bertanggung jawab dengan perbuatanku, aku akan menikahimu.” George.

“Jika kau ingin menikah denganku hanya karena ingin bertanggung jawab atas kejadian ini atau ingin memenuhi janjimu dulu. Maka lupakan, aku tak membutuhkannya.” Gabby.

“Aku tetap mencintaimu, walaupun bedebah itu sudah mengambil sesuatu yang berharga darimu.” Marvel.

Siapakah yang akan dipilih oleh Gabby? George yang sudah merenggut kehormatannya atau Marvel yang menunjukkan betapa besar cintanya pada Gabby?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 6

Tak ingin berdebat terlalu lama, sebab tak akan ada habisnya berdebat dengan wanita arogan, galak, dan suka berkata ketus itu. George langsung membuka jas yang ia pakai, ia mendekati Gabby dan mengikat wanita itu dengan jasnya.

“Pria gila! Apa yang kau lakukan!” Gabby memberontak, ia menggoyang-goyangkan tubuhnya agar ikatan yang melilit pada dirinya mengendur. Namun George mengikat dengan simpul mati yang kuat, sehingga sangat sulit terlepas.

“Kau, terlalu berisik!” George berucap dengan nada dan wajah dinginnya. Lalu ia menutup mulut Gabby dengan sapu tangannya, beruntung kain itu belum digunakan untuk apapun, sehingga masih bersih. “Inilah akibatnya, jika kau tak menurut dan bermain-main denganku.” Ia mengibaskan kedua tangannya seolah menghilangkan kotoran yang ada di tangannya setelah memegang Gabby.

“Emh ... em ....” Gabby ingin berbicara, namun suaranya tak dapat keluar dengan sangat jelas. Dalam hatinya ia berkata, aku membencimu sampai kapanpun!

Perbuatan George terhadap Gabby malah menambahkan bubuk mesiu di hati wanita itu. Kapan saja bisa meledak jika diberi api.

“Dimana kamarmu?” tanya George seraya mengedarkan pandangan matanya menyapu seluruh apartemen Gabby.

Gabby hanya mendelik sebagai jawaban. Ia merutuki kebodohan George yang bertanya dengannya tapi tak melepaskan bungkaman di mulutnya.

“Oh! Aku lupa, kau tak bisa berbicara,” sinis George. “Biar aku cari sendiri.” Ia tak ingin melepas sapu tangannya, sudah dipastikan wanita itu akan banyak berbicara jika mulutnya bebas untuk berucap.

George berjalan menuju pintu yang ada di sana. Ada tiga pintu, dan salah satunya pasti kamar Gabby. Ia akan mencari dengan membuka satu persatu.

Gabby tak suka kamarnya dimasuki oleh orang lain, apa lagi orang yang dia benci. Dengan kemampuan beladirinya, Gabby berdiri karena kakinya tak diikat oleh George.

Berani kau denganku! raung Gabby dalam hati.

Gabby berlari dengan jarinya sebagai tumpuan agar tak terdengar langkah kakinya. Dengan segenap tenaganya, ia langsung melayangkan tendangan seratus tiga puluh lima derajat pada George, hingga telapak kaki itu mengenai tepat di leher.

Gabby langsung berdiri dengan tegap setelah melayangkan tendangan.

Sedangkan George yang tak siap dengan serangan dadakan langsung tersungkur kedepan.

Gabby mendekati George, pria itu tampak diam dan tak bergerak. Cih! Hanya segitu kemampuanmu? Ingin macam-macam denganku!

Kaki Gabby menendang pelan tubuh George, ia ingin membangunkan pria itu dengan cara yang tak sopan. Jika tangannya bisa bergerak, pasti dia tak akan menggunakan kaki.

Hap!

George langsung menangkap kaki Gabby yang digunakan untuk menendang, ia sedikit menarik kaki itu.

Bruk!

Tubuh Gabby langsung jatuh tersungkur ke belakang. Ia merasakan sakit dibagian pantatnya yang jatuh menyentuh lantai terlebih dahulu.

“Ingin beradu kekuatan rupanya!” decak George. Ia langsung mengunci kaki Gabby dengan kakinya, sehingga wanita itu tak dapat bergerak lagi.

Gabby terus melawan ingin melepaskan kakinya, namun George lebih kuat dari dirinya.

George membuka kemejanya dan dia ikatkan pada kaki Gabby agar tak menyerangnya lagi. “Aku tak ingin bertarung denganmu saat ini.” Ia langsung menggendong Gabby dan meletakkan di sofa.

Kini George hanya menggunakan celana saja, perutnya ia biarkan terekspose. Tubuhnya begitu atletis dengan sixpack pada perutnya menambahkan kesempurnaan makhluk ciptaan Tuhan itu.

Gabby yang melihat pemandangan di depan matanya menelan salivanya, tenggorokannya tiba-tiba terasa kering kerontang. Ia juga wanita normal, jadi wajar jika mengagumi tubuh yang sangat menawan itu.

1
imoe nawar
👍
Ririn Setiyawati
thor kalo cerita yg punya anak kembar dan miskin trus ketemu lagi sama ayah kandungnya judulnya apa ya lua
juhaina R💫💫
andai tak kau ikat pasti akan sebanding😂
juhaina R💫💫
lahhh seperti nya takdir berkata lain, sabar y Gebby 🤣
juhaina R💫💫
kangan jdi baca ulang 😂 tapi didetik terakhir sesak bgt
Wahyunni Winarto
sakitt bnggtt😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
kasihan gabyy
mending mati aja klo kyk gtu
huhuhu😭😭😭
Wahyunni Winarto
😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
hati orng kok pd buat mainan
sakit bngt jd gabby
Wahyunni Winarto
sedihhh jd gabbyy
Wahyunni Winarto
dia dah mati rasa yg ada sesakit apapun dah g dirasa
SLina
skt bgt jd gabby
SLina
skip deh, g kuat sama bpknya, sgt egois. ganti judul aja
SLina
thor, kok anda kejam sekali sama gabby
SLina
pengen ku kasih racun ke lord
Shifa Burhan
coba kalian (author dan reader2) bayangkan kalian diposisi George jangan hanya melihat dari posisi pemeran utama wanita saja

*aku kalau diposisi George mana mau menunggu gabi, ditolak, melihat gabi bermesraan dengan pria lain, melihat gabi bercumbu dengan pria lain, dan hanya dibuat kayak boneka yang pasrah dan megiti gabi selesai dia harus ada

thor aku tanya pribadi padamu, apakah kau diposisi George dan dilakukan kayak gitu kau mau menerima begitu saja

thor jadi novelis netral, lihat lah semua disitu pandang jangan hanya melihat sudut pandang wanita saja
*sudut pandang gabi enak menolak Georg menikah dan bercumbu dengan pria lain didepan Georg setelah dia selesai dengan pria itu, Georgia harus ada untuknya, enak benar hidupnya
*yang kasian geoge, ditolak, harus pasah melihat gabi bermesraan dan bercumbu dengan pria lain, setelah gabi selesai dengan pria itu, George harus menerima begitu saja

thor pakai hati berkarya, kalau kau adil buat gabi berjuang juga untuk George, karena faktanya gabi telah melukai hati George, jangan semudah itu, kalian buat George kayak boneka yang tidak punya hati yang bisa terluka juga

pakai hati thor
mars
sedih bgt pas scene marvel' paadahal aku berharap marvel mati tpi pura2 dan kabur gitu
mars
adik george ya
mars
bosen kesel sendiri batu bgt sih
Riki Amteme
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!