King Narendra Richard tumbuh menjadi cowok tampan. Ia juga menjadi idola semua cewek-cewek yang ada di sekolahnya. Bukan hanya tampan, putra dari Kenan dan Alexa itu juga pintar.
Sama dengan saudara kembarnya, Queenza Narendra Richard tumbuh menjadi gadis yang cantik. Walaupun kembar, tapi sifat keduanya jauh berbeda. Yang satu lebih kalem, dan yang satunya lagi lebih banyak aksi.
Bagaimana keseruan kisah mereka, yuk kepoin. Jangan lupa tinggalkan jejak cinta kalian untuk King dan Queenza.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Obrolan random
" Tugas kelompok Lo udah selesai"
" Udah, baru aja selesai. Kalau Lo gimana?"
" Gue juga udah, Bagas juga"
" Semoga nanti hasilnya memuaskan"
" Aamiin"
Saat King dan Aaron sedang asik mengobrol, Queenza datang dengan penampilan yang sudah fresh.
" Lagi ngobrolin apa kalian"
" Nggak ada, lagi bahas tugas kelompok"
" Kalian berdua satu kelompok"
" Beda, kita bertiga dipisahkan sama guru"
" Terus gimana, apa sudah selesai tugas kelompoknya"
" Udah, tadi siang selesainya "
" Kamu bohong ya sama aku"
" Kamu lagi sakit atau gimana?, tiba-tiba bilang aku bohong"
" Tadi kamu bilang lagi nunggu taksi, taunya kamu pulang sama Aaron"
" Awalnya aku emang mau pulang sama taksi. Tapi setelah itu mending aku minta tolong Aaron untuk jemput aku "
" Ada aja jawaban kamu"
" Emang faktanya begitu. Dan lagi kamu kan lagi ngerjain tugas kelompok"
" Iya, tapi Aaron kan juga ada tugas kelompok"
" Aku udah selesai mengerjakan tugas kelompok "
" Tuh denger, Aaron sudah selesai mengerjakan tugas kelompok "
" Iya deh "
Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba bodyguard datang.
" Nona muda "
" Gimana om"
" Motornya sudah selesai diperbaiki, kalau nona mau melihatnya silakan. Motornya ada di luar "
" Ok om, makasih "
" Sama-sama nona "
Bodyguard itu pun pamit undur diri.
" Kenapa dengan motor kamu "
" Ada yang rusak motor aku"
" Siapa? "
" Aku juga lagi cari tau, siapa yang merusak motor ku"
" Butuh bantuan?"
" Makasih, tapi aku mau menyelesaikan masalah ini sendiri. Kalau nggak bisa aku selesaikan sendiri, barulah aku minta bantuan kalian bertiga "
King juga penasaran siapa yang sudah merusak motor kesayangan saudara kembarnya. Berani sekali mereka membangunkan harimau yang lagi tidur.
" Anak-anak ayo makan "
" Yuk, mommy sudah manggil "
Queenza, King dan juga Aaron pun pergi ke ruang makan. Di ruang makan sudah ada orang tuan twin.
" Tumben anggotanya kurang satu"
" Iya Om, Bagas lagi ngerjain tugas kelompok di rumah temannya"
" Kalian berdua bagaimana?"
" Kalau kita sudah selesai om. Ya kan King"
" Hhmmm "
" Emang kalian bertiga nggak satu kelompok "
" Nggak Dad, teman-teman yang lain protes karena kami selalu bertiga"
" Mungkin mereka ingin belajar bersama kalian "
" Nggak tau juga, cuma aneh aja kalau nggak bareng. Kaya ada yang kurang"
Kenan mengerti, karena King, Queen, Aaron dan Bagas memang selalu bersama. Tapi sekarang mereka bertiga beda kelas dengan King. Sedangkan King, Aaron dan Bagas satu kelas.
" Kalian sudah seperti anak kembar tiga" kata Queenza.
" Ya bisa dibilang begitu "
Mereka pun mulai menyantap makanan yang sudah disediakan mommy Queen. Mereka makan dengan hikmat tanpa ada yang bersuara.
Selesai makan malam mereka pergi ke ruang keluarga untuk mengobrol santai.
" Oh iya, Daddy dengar tadi siang Queen pergi ke rumah temannya "
" Iya Dad, seru main di rumah Amel "
" Jadi nama temannya Amel"
" Ya namanya Amelia. Tadi Queen juga bawa banyak oleh-oleh dari ibunya Amelia"
Kenan ikut senang melihat putrinya mendapatkan teman yang baik. Semoga aja anak yang bernama Amelia itu tulus berteman dengan putrinya.
" Daddy tadi dapat kabar juga kalau motor Queen rusak "
" Iya, tapi udah bagus lagi kok Dad"
" Apa perlu Daddy turun tangan?"
" Nggak perlu Dad, Queen masih bisa menyelesaikan masalahnya"
" Baiklah"
Sebenarnya mudah saja bagi Kenan untuk mencari siapa pelakunya. Tapi ia ingin memberikan kesempatan pada putrinya. Ia yakin putrinya bisa menyelesaikan masalahnya.
Kenan dan istrinya pergi ke kamar untuk istirahat. Sedangkan ketiga anak muda itu masih mengobrol.
" Queen punya guru les baru ya" tanya Aaron.
" Iya, gurunya tampan lagi"
" Semua cowok kamu bilang tampan"
" No..no ya, nggak semua cowok tampan di mata ku"
" Penggila cowok-cowok tampan "
" Biarin. Eh bulan depan mau ada konser boyband favorit aku, jadi kalian berdua harus bantu aku war tiket "
" Nggak mau" tolak King.
" Kenapa nggak mau"
" Ngapain juga nonton konser kaya gitu"
" Bagi aku itu konser penting dan bagus untuk mata dan jantung aku. Jadi kamu harus mau bantu aku war tiket"
" Kok maksa"
" Emang maksa. Kalau kamu nggak mau bantu aku, berarti kamu nggak sayang sama saudara sendiri"
" Kenapa begitu "
" Iya, kamu nggak mau melihat mata dan jantung saudara kamu sehat "
" Makan makanan sehat, nanti mata dan jantungnya sehat lagi"
" Aku nggak butuh makanan dan buah. Aku butuhnya tiket boyband favorit aku"
King menghela nafasnya. Saudara kembarnya ini pasti ada aja gebrakannya.
" Ya udah kita bantu "
" Nah gitu dong, nanti kasih tau Bagas juga "
" Cuma satu tiket kan"
" Dua, tiket yang VIP"
" Kenapa nggak yang biasa aja"
" Nggak mau, nanti wajah tampan mereka nggak kelihatan dengan jelas sama aku"
" Terus kita bertiga dapat apa karena udah bantu kamu"
" Dapat pahala "
" Kalau itu bukan kamu yang kasih. Aku bilangnya kan dari kamu"
" Kalau membantu orang itu harus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan. Apalagi sama saudara sendiri "
King tidak bisa berkata-kata lagi, Queen selalu saja punya jawaban yang tidak bisa ia bantah. Itu salah satu kemampuan saudara kembarnya. Ia bisa membuat orang kehabisan kata-kata saat bicara dengannya. Apalagi kalau berdebat, dialah juaranya.
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam, Aaron pun pamit pulang.
" Kamu nggak nginep di sini aja"
" Lain waktu deh aku nginep di sini. Kalau nginep aku juga nggak bawa seragam sekolah "
" Benar juga "
" Ya udah, aku pulang dulu ya Queen, King"
" Tunggu, jambu bijinya lupa "
" Oh iya "
Queenza mengambil kantong plastik. Ia memasukkan empat buah jambu biji ke dalam kantong plastik itu.
" Nih jambu bijinya. Jangan lupa kasih Bagas ya"
" Ok siap, jalan dulu ya"
" Iya hati-hati di jalan"
" Ok makasih, assalamualaikum "
" Wa'alaikumsalam "
King dan Queenza mengantarkan Aaron sampai depan pintu mansion. Setelah mobil Aaron sudah tak terlihat lagi, barulah Queen menutup pintu.
...***...
Amelia baru selesai mencuci piring makan malam tadi. Setelah selesai cuci piring, ia pergi ke ruang tamu untuk mengistirahatkan perutnya.
" Tadi ibuk bilang ada teman kamu datang kesini"
" Iya Pak, dia anak yang baik dan juga pintar "
" Bapak ikut senang kamu punya teman. Semoga dia akan selalu baik sama kamu"
" Queen itu anak yang baik Pak, dia juga pernah bantu ibuk menyeberang jalan. Waktu itu kaki ibuk lagi sakit dibawa jalan " kata ibu Amelia.
" Jadi anak yang pernah bantu ibuk, temannya Amel"
" Iya Pak. Queen juga membantu ibuk panen singkong. Dari penampilannya sepertinya dia anak orang kaya. Tapi dia tidak gengsi untuk membantu panen. Biasanya kalau anak orang kaya gengsi dan juga jijik kalau pakaiannya kotor karena tanah"
" Amel kasian sama Queen, Buk"
" Kenapa?"
" Tadi ada yang sengaja merusak motornya "
" Astaghfirullah, jahat banget. Terus gimana?"
" Queen sudah membawa motornya ke bengkel. Amel rasa dia juga akan mencari tau siapa yang sudah merusak motornya "
" Kok orang pada punya tenaga untuk berbuat jahat seperti itu "
" Amel juga nggak tau Buk. Queen itu anak yang kuat"
Amelia masih ingat bagaimana Queen memutar tangan ketos. Dan menurutnya tindakan Queen itu sangat keren.
To be continued.
Happy reading guys 🤗 🤗
lagi seru😁🙏🤭
𝚕𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚞😁🙏
lanjut thor....