NovelToon NovelToon
Presdir Muda VS Nona Muda

Presdir Muda VS Nona Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:589.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ang lin Hua

Kau hadir dengan sebuah alasan klise yaitu cinta untukku si pemain cinta.

Dan kini setelah semua yang kita alami,kau memberiku sejuta alasan untukku tetap Mencintaimu.

Setelah merasakan cinta kini aku tau kenapa kau menolakku KARINA. Tapi kini kau menarikku jauh kedalam sayap kerinduan. Dan aku tidak akan membiarkan masa lalu mendorongmu jauh dari cintaku karena tanpamu cintaku tak kan sempurna KARINA ADESTA.

Meskipun kau memberiku pelangi dan hujan secara bersamaan tapi entah kenapa hatiku tak bergeming sedikitpun dari ruang cinta ini.

Aku tidak menyangka akan bisa bertahan sampai akhir dengan cinta yang seperti air di samudera luas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ang lin Hua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengenalmu adalah pengalaman terindah yang pernah kumiliki

Setelah selesai mengenakan dress kausnya, Karina kembali bergelut dengan laptop dan iPad-nya. Begitu menyalakan layarnya, setumpuk pesan email dan WeChat datang bertubi-tubi seperti bunyi tembakan yang dilepas. Mata Karina membelalak seraya berteriak histeris.

 

"Aaaaa!"

Anggi yang baru saja terlelap dengan masker malam di wajahnya sontak terkejut dan berjingkrak bangun. "Mmm? Ada apa? Ada apa? Ada apa?" ujarnya dengan ekspresi yang sangat panik.

 

Mata Anggi menemukan Karina yang seketika diam, tetapi masih mengusap wajah dan mengacak rambutnya.

 

"Karina!" pekik Anggi. "Lo tuh, ya, seneng banget bikin orang panik! Sekalian aja lo bunyiin petasan biar gue mati mendadak!" Anggi memekik dengan masker yang masih menempel di wajahnya.

 

Karina seketika menutup mulutnya dengan kedua tangan dan menatap Anggi. "Maaf, Anggi."

 

"Lo kenapa, sih? Sampe segitunya?"

"Abis gue, Ang! Si Gerald gunung es itu mau bunuh gue pelan-pelan."

 

"Maksud lo apa, sih?"  Anggi beringsut ke samping Karina dan memelototi layar iPad yang tergeletak di meja.

"Gila! Emang tuh orang sinting kali, ye! Setau gue dulu Rena nggak kayak gini. Kok bisa lo sih, Rin?"

 

"Lo bantuin gue dong! Please, gue nggak mungkin nyelesein ini semua dalam semalam! Belum lagi rekap laporan keuangan dari Prancis, LA, dan India. Ohh, Tuhan! Gue bisa mati di depan komputer kalau gini!"

 

Malam ini Anggi dan Karina bekerja lembur. Sementara Gerald masih meeting dengan Mr. Kneith dari Jerman.

 

"Thank you, Mr.Kneith. I hope we can make good cooperated."

"Yes, me too."

 

Keduanya berjabat tangan, setelah itu Gerald menghubungi nomor yang sudah tak asing baginya.

 

"Lo telepon siapa, Ge?" tanya Tomi.

"Karina," jawabnya ketus.

"Gila! Ini udah jam tiga pagi dan Karina pasti udah tidur."

 

"Oh, ya? Itu menurut lo. Kita taruhan, kalau telepon gue diangkat berarti gue menang dan kalau nggak gue booking-in lo dua gadis perawan malam ini. Pake hotel gue."

 

Tomi terlihat semringah mendengar jackpot dari si billionare, sang dewa kekayaan. Akhirnya Gerald menelepon Karina. Hingga di deringan kelima, teleponnya diangkat.

“Halo, ya, Pak Bos? Ada apa?”

“Lima menit lagi aku akan sampai di rumahmu, bersiap-siaplah!”

“Tapi ... a ....”

TUUTT ... TUUTTT ... TUUTTT!

Lagi-lagi Tomi kalah telak dengan si jenius Gerald.

 

"Gila lo! Lo apain tuh cewek? Bisa-bisanya jam segini masih melek. Emang lo pake santet apaan sih, Ge?"

 

"Dah lo diem! Gue pergi sendiri, lo pulang juga sana! Gue lagi pengin sendiri." Gerald menepuk pundak sahabatnya dan berlalu meninggalkan Tomi yang dilema sendiri.

***

Karina mengacak rambutnya, dan menyandarkan kepalanya ke meja. Hampir setengah kerjaannya dapat ia selesaikan meskipun beberapa dokumen yang masih mengantre di depan.

 

TTIITT! TIITT!

Karina sontak mengangkat kepala dan segera berlari ke arah pintu kos Anggi. Ia mendapati Gerald yang berpose bak model di dekat mobil sport-nya. Sejenak Karina mengucek kedua matanya memastikan bayangan tubuh yang dilihat itu bukan orang yang dipikirkannya.

 

"Kamu belum ganti baju?" tanya Grald dengan santai.

"Eh, dasar leak lo! Meskipun lo bos gue. Nggak boleh seenak perut lo ngatur jadwal hidup gue gini dong!"

 

"Dah. Ini udah jam empat pagi, buruan ganti baju! Gue nggak suka lo pake baju dress kaus. Kayak anak SMP aja! Gue kasih lima menit."

 

"Lo … tuh ... Gerald Pratama!" pekik Karina saking gregetnya.

 

Gerald hanya terkekeh geli melihat Karina yang kesal bercampur aduk. “Mommy, Daddy, I like your choice," gumamnya disela cengengesannya.

 

Kamu memang berbeda, kuakui di hadapanmu … aku mengaku kalah, Karina Adesta. Sekarang aku tau kenapa kau menolakku. Karena kau memang berbeda di mataku dan di mata duniaku, dasar Nona Muda Manjaku! batin Gerald sambil menyetir dengan tenang sambil sesekali memandangi wajah kusut Karina.

 

1
Anonim
Gak masuk akal .. masa pemeran utamanya meninggal smua .. ceritanya payah
Ari Wulan
Lumayan
Ari Wulan
Luar biasa
Lulu Vanessa
Kecewa
Ari Febrianto
yang bener mana?
Ari Febrianto
terutama ini dia di Indonesia dibab selanjutnya tiba-tiba di Paris🥲
Ari Febrianto
ini cerita kok ngawur ya🤔. tadi tomi di Indonesia. dibab selanjutnya di Paris. emang Tomi punya pintu doraemon
Erni Fitriana
mampir untuk nyimak
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Santi Sukmawati
masa iya sih Ge ,kan roby bukan Suzanna
Alwi
gak nyambong,,, setelah melewati semua ujian,, kok akhir nya mati semua,, pemeran utama lagi,, kpan bahagia nya,,,
Nenk Kwr
thor masa semua keluarga dan pemeran utamanya mati semua. ga masuk akal saja, mereka keluarga sukses dan kaya raya yg pasti punya banyak pengawal harus kalah sama seorang haris.
Alwi
masak pemain utama mati Thor,, nyesel gue baca,, masak yang baik kalah ,, yang jahat selamat,,
Susilawati Dewi
kasian karina
Susilawati Dewi
ya pasangan aneh
Susilawati Dewi
ya knp bls ya ke gerald
Susilawati Dewi
ada ada aja
Susilawati Dewi
semoga cerry sm robi kebongkar
Susilawati Dewi
hahahahaaaa
Susilawati Dewi
ya ampun dasar gerald ga bs tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!