NovelToon NovelToon
JODOH SERUMAH

JODOH SERUMAH

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:992.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zur Rani

Kisah ini sekuel dari ABANG TENTARA, TEMBAK AKU!!!

Andra tumbuh bersama keluarga angkatnya yang tidak lain adalah sahabat dari mendiang bundanya. Andra juga memiliki seorang adik perempuan yang sangat manja bernama Lala.

Walaupun sering ditinggal tugas oleh ayah kandungnya, Andra tidak pernah kehilangan kasih sayang keluarga lengkap. Bersama orang tua angkatnya Andra dididik dengan kedisiplinan dari Andi sang papa angkat serta dari mama Rani, Andra didik dengan kejujuran serta berpikiran terbuka.

Andra besar dengan impian tinggi menjadi pengusaha dan berhasil mewujudkan impiannya setelah mewujudkan kuliah S2 di Singapura.

Akan tetapi huubungannya dengan sang adik tiba-tiba harus renggang karena status mereka tidak sedarah.

Bagaimana kisah Andra selanjutnya???

Happy Reading...🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zur Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perselingkuhan...

Sudah seminggu Andra tidak keluar rumah, dia menghabiskan waktunya didepan laptop. Tidak ada lagi pikiran tentang Ziya, hatinya sudah hancur oleh penghianatan. Ziya juga seakan melupakan dirinya, tidak ada lagi pesan ataupun telpon yang masuk, Andra juga sudah tidak peduli lagi.

Tok...tok....

"Andra, ayah masuk ya?" Panggil Yogi didepan pintu kamar Andra.

"Masuk aja Yah, gak dikunci." Jawab Andra.

Yogi sedikit terkejut melihat penampilan Andra yang tampak kacau seperti tidak terurus.

"Kalo ada masalah bicarakan sama ayah, walaupun ayah tidak bisa membantu, setidaknya ayah bisa jadi pendengar yang baik."

Andra menatap lekat sosok yang berada disampingnya saat ini. Diapun akhirnya menceritakan semua tentang Ziya pada ayahnya.

Yogi menghela nafasnya, menatap putranya yang terlihat rapuh saat ini. Selama ini, Andra tumbuh menjadi sosok yang ceria dan hangat, tapi kali ini dia terlihat sangat kacau sampai tidak mengurus diri sendiri.

"Assalamualaikum, kak Andra!" Lala datang memberi salam dan langsung masuk sepertu biasa.

Melihat tidak ada siapapun, Lala langsung menuju kamar Andra.

Tok...tok....

"Kak Andra...adek nih, kakak didalam?" Tanya Lala didepan pintu Andra.

Yogi bangun dari duduknya "Masuklah, bilang sama kakakmu, perempuan di dunia ini banyak, jangan karena seorang wanita, bikin dia seperti gelandangan kayak gitu." Ucap Yogi sambil menunjuk Andra dengan dagunya.

Lala mengintip dari pintu, seketika matanya langsung membulat dengan mulut terbuka. Selama hidupnya dia tidak pernah melihat Andra dengan kondisi berantakan seperti sekarang.

"Ya ampun kakak, sejak kapan kakak jadi gelandangan ayah? Kok kakak kayak gini? Adek gak mau punya kakak jorok kayak gini, sekarang cepetan mandi, trus tuh kumis dicukur, serem aku lihatnya." Lala menarik Andra mendorongnya ke kamar mandi dengan mulut yang terus mengomel seperti ibu-ibu kurang jatah bulanan.

Lala membereskan kamar, membuka jendela serta mengambil baju ganti untuk kakaknya "Jorok banget jadi cowo." Lala masih saja mengomel sambil menyapu kamar kakaknya, tampa disadari, Andra sudah keluar dari kamar mandi hanya dengan lilitan handuk dipinggangnya.

"Awww, bikin kaget aja dah kayak hantu, tuh pake baju, lagian kakak kenapa sih kayak perawan ditinggal kawin." Lala masih mengomel, sementara Andra kembali masuk kemar mandi.

Lala sudah biasa melihat Andra dengan handuk dipingganganya. Tidak ada rasa canggung saat dekat dengan Andra yang bertelanjang dada, karena dia selalu menganggap Andra kakaknya.

"Kakak kenapa Yah?" Tanya Lala yang saat ini duduk dimeja makan bersama ayah Yogi. Rani menitipkan makanan pada Lala untuk diantar kerumah Yogi.

"Adek tanya sendiri aja sama kakak!" Balas Yogi.

Objek yang dibicarakan akhirnya keluar dengan rambut yang masih sedikit basah dan belum disisir.

"Kakak sini! Makan dulu, ini mama suruh adek antarin kemari."

Andra duduk didekat Lala, dengan sigap Lala mengambil piring serta mengisi piring kakaknya dengan nasi dan lauk pauk yang tersaji di meja makan.

Yogi diam-diam memperhatikan keduanya, Lala yang tampa sadar seperti sedang melayani suaminya tampak biasa saja.

"Kakak kenapa? Cerita sama adek?" Tanya Lala penasaran.

Andra menghabiskan makannya dengan cepat, kemudian pindah duduk didepan tv. Lala menghela nafasnya karena dicuekin Andra.

"Kakakkkkk, kok aku dicuekin sih? Aku punya salah apa sama kakak?" Gerutu Lala ikut duduk disamping Andra.

"Kak, jangan bilang kakak begini karena apa yang aku omongin kemarin ya." Bisik Lala yang tidak ingin ayah Yogi tau tentang rencana mama dan papanya."

"Gak perlu bisik-bisik, ayah dah tau kok."

"Hahh???" Lala membulatkan matanya sambil melirik kearah ayah Yogi yang masih berada di meja makan."

"Jadi gimana rencana kakak? Terus kenapa kakak sekacau ini, kakak bilang sudah punya rencana, tapi sekarang kayak orang patah semangat."

"Kakak kamu sedang patah hati." Ucap ayah Yogi.

Lala kembali membulatkan matanya menatap Andra disampingnya.

"Kakak putus sama kak Ziya? Kenapa?"

Andra mengambil poselnya disaku celana kemudian menyerahkan pada Lala.

"Buka aja!" Pinta Andra, tampa menunggu lama Lala langsung membuka pesan-pesan yang masuk ke ponsel Andra, mata Lala seketika membulat dengan mulut terbuka ketika melihat foto dan vidio diponsel Andra.

"Kakak yakin ini? Jangan-jangan ada orang yang sengaja mau hancurin hubungan kakak." Lala meyakinkan kakaknya, tapi Andra malah tidak merespon sama sekali.

Tampa menjawab adiknya, tiba-tiba Andra membaringkan kembali tubuhnya dengan paha adiknya sebagai bantal. Bagi Lala itu hal yang biasa, karena dulu juga Andra sering tidur dengan kepala dipangkuannya.

"Kakak jangan mewek gini dong, gak seru tau, hanya karena perempuan kakak hancurin hidup sendiri, apa kata orang, Andra anak seorang tentara tapi hanya karena perempuan jadi mewek, hidup itu untuk dinikmati, kalo kak Ziya selingkuh berarti dia bukan yang terbaik untuk kakak, masih banyak gadis lain yang mau sama kakak, teman-teman kampusku juga banyak, kalo kakak mau, aku bisa kenalin satu-satu ke kakak." Mulut Lala terus berceramah ria menyemangati kakaknya, sedangkan sang kakak hanya diam memejamkan mata menikmati belaian tangan adiknya dikepala.

Lala masih membelai lembut kepala Andra dengan satu tangan lainnya masih mengotak-atik ponsel kakaknya.

"Kak, ini ada pesan dari teman-teman kakak, terus ada pesan juga dari kak Ziya, nih adek kasih tau ya, kalo memang kakak gak mau lagi sama kak Ziya, kakak omongin ke dia, jangan kakak diamin gini, dia masih mikir kalo kakak pacarnya, kalo udah gak mau ya udah putusin!"

Andra masih terdiam, sangat berat untuknnya membuaka mata saat ini. Sampai akhirnya dia terlelap dipangkuan Lala sang adik.

Melihat kakaknya tertidur, Lala menurunkan kepala kakaknya perlahan supaya tidak terbangun.

"Kakakmu mana?" Tanya ayah Yogi yang sedang menyiram tanaman.

"Ketiduran Yah disofa. Adek pamit pulang ya!"

"Adek sibuk? Ada yang mau ayah bicarakan!"

"Gak Yah, hari ini gak kuliah, ya udah adek duduk sini aja, ayah mau bicarakan apa?" Tanya Lala menatap kearah Yogi yang sudah duduk disampingnya.

"Apa benar orang tuamu mau menjodohkan kalian?" Yogi menatap Lala lekat.

"Yang adek dengar gitu Yah, tapi mama sama papa belum bicara apa-apa sama kami, sama ayah juga belum kan?" Tanya Lala yang dibalas gelengan kepala oleh Yogi.

"Apa adek mau dijodohkan sama Andra?" Tanya Yogi kembali.

"Ya gak lah yah, kak Andra juga gak mau, adek juga gak mau, apa kata orang kami yang bersaudara tiba-tiba menikah, aduh Yah, bakal jadi viral nih." Lala mengeluarkan isi hatinya pada Yogi tampa beban sambil tertawa membayangkan dirinya menikah dengan kakaknya yang menurutnya diluar akal sehat.

 

Like...

Komen....

Vote....

1
Lalu Awan
bikin novel TNI yg banyak Thor,aku suka
dina
cerita nya sangat bagus Thor. tapi sayang, disini keadaan ekonomi keluarga Kevin dan Erik diceritakan kayaraya, dan berasal dr luar negri,jadi kesannya mengada Ngada. seandainya Kevin dan Erik berasal dr keluarga biasa, atau orang Indonesia juga,akan lebih nyata cerita nya
Rina Puspasari Hardiawan
Ceritanya bagus pemilihan kata2nya ga bosenin
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Saif Wandy
Luar biasa
Vie ardila
keren
Intan Payung
kopi campur susu tooor
Intan Payung
apa ya cerita mira
Intan Payung
lanjut
Intan Payung
sukses slalu tooor
Intan Payung
lanjut tooor
Intan Payung
mantap lala
Intan Payung
kevin
Intan Payung
bahagia ny
Intan Payung
yg jomblo banyak "" berdoa y
Intan Payung
bahagia slalu y
Intan Payung
menuju halal u
Intan Payung
semangat
Intan Payung
semoga
Intan Payung
minta satu toor di dunia nyata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!