NovelToon NovelToon
CEO Yang Terjerat Pesona Sang Model

CEO Yang Terjerat Pesona Sang Model

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Perjodohan / Tamat
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lalalicious

Demi membalas budi kepada orang tua angkat yang membesarkannya, Eros Forger, CEO muda sukses, rela menerima perjodohan meski sudah memiliki kekasih yang dicintainya, Lura.

Ternyata, calon istrinya adalah Zenaya Harper, supermodel internasional yang cantik, mempesona, dan berhati tulus.

Awalnya Eros berusaha setia pada Lura, tetapi kebersamaannya dengan Zenaya perlahan menggoyahkan hatinya. Akankah ia tetap bertahan pada cinta pertamanya, atau justru jatuh cinta pada wanita yang semula tak pernah ia inginkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalicious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RAHASIA DI SYDNEY

Singkat cerita, setelah menempuh perjalanan panjang, Eros dan Desmon akhirnya tiba di

Sydney, Australia.

Tanpa membuang waktu, Eros langsung menuju sebuah rumah sakit tempat Lura dirawat.

Wanita itu terbaring lemah di atas ranjang pasien dengan selang infus yang menancap di punggung tangannya.

Wajahnya tampak pucat, sementara matanya sembap akibat terlalu banyak menangis dan mengonsumsi minuman beralkohol hingga tubuhnya kolaps.

Sejak kabar pernikahan Eros dan Zenaya menjadi perbincangan hangat di berbagai media, kondisi mental Lura terus memburuk.

Rasa kecewa dan cemburu membuatnya kehilangan kendali hingga akhirnya jatuh sakit.

Saat pintu ruang rawat terbuka, sepasang mata Lura langsung berbinar.

Senyum tipis terukir di bibirnya ketika melihat sosok pria yang paling ia tunggu akhirnya datang.

"Eros..."

Pria itu berjalan mendekat. Sorot matanya dipenuhi rasa prihatin saat melihat Luna terbaring tak berdaya.

"Kenapa kau melakukan semua ini?" tanyanya dengan nada yang terdengar sedikit kesal sekaligus khawatir.

Air mata Lura kembali mengalir.

"Aku sangat sakit hati..." ucapnya lirih.

"Semua media memberitakan pernikahanmu dengan Zenaya. Kenapa kau tidak pernah memberitahuku kalau wanita itu adalah Zenaya?"

Eros mengembuskan napas pelan. Tangannya terangkat, mengusap lembut rambut Lura yang sedikit berantakan.

"Untuk apa? Bagiku itu bukan hal yang penting," jawabnya tenang.

"Siapa pun wanita itu, kaulah yang tetap istimewa di hatiku."

Ucapan itu berhasil membuat Lura sedikit tenang.

Di sudut ruangan, Desmon yang sejak tadi berdiri tegak hanya mampu menghela napas dalam hati.

Pemandangan romantis di hadapannya terasa begitu canggung untuk disaksikan. Namun sebagai sekretaris sekaligus orang kepercayaan Eros, ia tetap berusaha menjaga sikap profesional.

Merasa kehadirannya hanya mengganggu, Desmon melangkah mendekati Eros.

"Tuan, saya permisi keluar sebentar."

Eros hanya menganggukkan kepala sebagai tanda izin.

Setelah pintu tertutup, suasana ruangan kembali hening.

Lura menatap Eros dengan mata yang masih dipenuhi air mata.

"Aku takut kau mulai mencintainya," bisiknya lirih. "Aku bahkan merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan Zenaya."

"Sst..."

Eros mengangkat telunjuknya dan menyentuh lembut bibir Lura, menghentikan kalimat wanita itu.

"Jangan berkata seperti itu."

Tatapan mereka saling bertemu.

"Aku tetap mencintaimu. Lihatlah, bahkan di malam pertama pernikahanku, aku meninggalkannya demi datang menemuimu. Bukankah itu sudah cukup membuktikan kalau kau

jauh lebih berarti bagiku daripada dirinya?"

Suara Eros terdengar lembut, seolah ingin menghapus seluruh kegelisahan di hati Luna.

Luna menggenggam tangan pria itu dengan erat.

"Kau berjanji tidak akan meninggalkanku, kan?" tanyanya penuh harap.

Eros menatapnya dengan sorot mata yang tampak tulus.

"Aku berjanji, sayang."

Perlahan, jemarinya membalas genggaman tangan Luna, memberikan kehangatan yang membuat wanita itu tersenyum.

......................

Brussels

Namun, di kota Brussel, seorang wanita cantik tengah duduk di sofa sebuah restoran mewah. Pertemuan dengan klien baru saja selesai, tetapi bukannya merasa lega, raut wajahnya justru terlihat gelisah.

Zenaya beberapa kali melirik layar ponselnya yang masih sama sekali tidak menunjukkan pesan atau panggilan dari seseorang yang sangat ia tunggu.

Eros.

Sejak kepergiannya ke Sydney, pria itu belum memberikan kabar apa pun.

Meskipun Zenaya berusaha meyakinkan dirinya bahwa Eros sedang sibuk dengan pekerjaannya, tetap saja ada rasa khawatir yang tidak bisa ia hilangkan.

Joanaa yang duduk di hadapannya memperhatikan perubahan ekspresi sahabatnya itu. Sejak tadi Zenaya terlihat tidak fokus, seolah pikirannya berada di tempat lain.

"Kau kenapa?" tanya Joana dengan rasa penasaran.

Suara itu berhasil membuyarkan lamunan Zenaya.

Ia segera mengangkat wajahnya dan memberikan senyum kecil, berusaha menyembunyikan kegelisahan yang sejak tadi ia rasakan.

"Tidak ada," jawabnya singkat.

Joana hanya menatapnya penuh curiga. Ia tahu Zenaya bukan tipe orang yang mudah terlihat gelisah tanpa alasan.

Joana sebenarnya mengetahui tentang kejadian di malam pertama pernikahan Zenaya dan Eros. Saat itu, Zenaya sempat menceritakan bahwa Eros pergi meninggalkannya karena suatu urusan yang mendesak.

Namun, Zenaya tidak pernah mengatakan bahwa sampai saat ini Eros belum menghubunginya sama sekali.

Bukan karena ia tidak ingin bercerita, tetapi Zenaya tidak ingin membuat sahabatnya ikut merasa sedih atau khawatir.

Joana akhirnya mengalihkan pembicaraan.

"Oh iya, aku mendapatkan kabar dari Lady Emerald. Dia ingin kau memperpanjang kontrak kerja di Paris. Bagaimana menurutmu?" tanyanya.

Zenaya terdiam sejenak. Ia mulai mempertimbangkan tawaran tersebut.

Sebenarnya, ia sangat menyukai pekerjaannya di Paris. Kota itu memberinya banyak pengalaman dan kesempatan besar dalam kariernya sebagai model internasional.

Namun sekarang semuanya berbeda.

Statusnya bukan lagi seorang wanita yang hanya mengejar impian pribadi. Ia sudah menjadi istri Eros Forger.

"Sepertinya aku tidak akan menerima kontrak kerja di luar negeri lagi," ucap Zenaya perlahan.

Joana mengangkat alisnya.

"Kau yakin?"

Zenaya mengangguk kecil.

"Kau tahu, sekarang aku sudah menikah. Mana mungkin aku sering meninggalkan suamiku di sini begitu saja. Kalau aku menerima kontrak itu, aku pasti harus bolak-balik Paris dan Brussel. Aku tidak ingin hubungan kami terganggu hanya karena pekerjaanku," jelasnya.

Joana tersenyum mendengar jawaban sahabatnya.

"Kau benar. Ternyata kau memang istri yang baik. Tuan Eros pasti bangga memiliki seseorang seperti dirimu."

Zenaya hanya tersenyum malu mendengar pujian itu.

Joana yang sejak tadi tersenyum akhirnya menepuk pelan bahu Zenaya.

"Oh ya, ada kabar gembira untukmu," ucapnya antusias.

Zenaya yang sedang merapikan rambutnya langsung menoleh penasaran.

"Apa itu?"

Joana tidak lagi menyembunyikan senyumnya.

"Tuan Lucian menghubungiku. Dia ingin mengajakmu bermain film bergenre action. Katanya, dia sudah menyiapkan satu peran khusus untukmu sebagai tokoh antagonis. Bagaimana menurutmu?"

Nama itu tentu tidak asing.

Lucian Alfredo merupakan salah satu produser paling sukses di Brussels.

Meski usianya masih tergolong muda, namanya telah dikenal sebagai produser berbakat yang melahirkan banyak film box office hingga tingkat internasional.

Selain prestasinya yang gemilang, pria itu juga memiliki wajah tampan dan karisma yang membuatnya menjadi idola banyak orang.

Mendengar kabar tersebut, kedua mata Zenaya langsung berbinar.

Jantungnya berdegup lebih cepat karena sulit mempercayai apa yang baru saja didengarnya.

"Benarkah?" tanyanya dengan suara penuh harap.

Joana mengangguk mantap.

"Tentu saja. Tuan Lucian sendiri yang memintamu."

Senyum tulus langsung menghiasi wajah cantik Zenaya.

"Sejujurnya, aku memang ingin sekali menerima tawaran itu. Sejak dulu aku bercita-cita mencoba dunia akting. Menjadi seorang model memang menyenangkan, tapi bermain film adalah impian yang belum sempat terwujud."

Joana ikut tersenyum melihat reaksi sahabatnya.

"Kalau begitu, kau akan menerimanya?"

Zenaya terdiam sejenak. Senyum di wajahnya perlahan berubah menjadi lebih tenang.

"Aku ingin sekali menerimanya," ucapnya lembut.

"Tapi sekarang aku sudah menikah. Jadi, aku akan membicarakan hal ini dengan Eros terlebih dahulu. Setelah itu baru aku memberikan jawaban kepada Tuan Lucian."

Joana mengangguk mengerti.

"Itu keputusan yang baik. Semoga Tuan Eros mengizinkan."

Zenaya hanya tersenyum kecil. Jauh di dalam hatinya, ia berharap Eros mendukung impian yang selama ini ia simpan.

Namun entah mengapa, ia juga merasa sedikit khawatir mengingat Lucian adalah pria yang pernah menunjukkan ketertarikan padanya.

Joana tersenyum kecil melihat perubahan ekspresi sahabatnya.

Meskipun Zenaya berusaha terlihat tenang, Joana bisa melihat betapa pentingnya pendapat Eros bagi wanita itu sekarang.

"Baiklah. Lalu kapan Tuan Eros akan pulang dari Sydney?" tanya Joana.

Seketika senyum Zenaya sedikit memudar.

"Entahlah. Dia bilang pekerjaannya cukup banyak dan mungkin akan berada di sana selama satu minggu untuk menyelesaikan semuanya."

"Oh, begitu..." Joana mengangguk pelan.

"Kalau begitu, yang sabar ya. Kau harus mulai terbiasa jika menjadi istri seorang raja bisnis seperti Eros Forger. Kesibukan pasti akan selalu menjadi bagian dari hidupnya."

Zenaya menatap ponselnya sekali lagi sebelum akhirnya tersenyum kecil.

"Ya, tentu saja. Aku selalu mengingatkan diriku tentang hal itu."

Meski mengatakan demikian, jauh di dalam hatinya, Zenaya tetap berharap satu hal sederhana.

Sebuah pesan dari Eros.

Satu kabar kecil yang bisa membuatnya merasa bahwa dirinya masih ada dalam pikiran pria itu.

1
Red Blossom
Makasih thor
falea sezi
lanjut moga cerai 😒
falea sezi
🤣🤣 Eros Eros lu pelaku tukang selingkuh ehh belagakk korbann
falea sezi
elehh prett ujungnya balikan🤣🤣 gunanya minggat apa 🤣🤣🤣 males skip aja
falea sezi
Eros uda pernh tidur belom ma lura🤣pasti. udah kan
falea sezi
🤣🤣 laki serakah kayak lu g pantes dpet kesempatan kedua
falea sezi
kasian lucian😕 yg tulus lo itu zenaya
falea sezi
males klo. ujungnya balik🤣 g ada beda ma novel lain di sakiti ujungnya balik demi anak katanya alah prettttt😒
falea sezi
pokok harus cerai
falea sezi
gk ada maaf buat penghianat
falea sezi
kapok
Viora Yorticia
keren
Red Blossom
Setuju thor, jangan sampe anaknya keburu lahir kaya cerita2 yg lain.
Eneng Farida
laki2 plin plan kitu jgn kasih kesempatan zenaya
Red Blossom
Thor kok Eros tidak ada tindakan tegas untuk Lura? Padahal Lura sudah memprovokasi Zenaya
Eneng Farida
laki2 seperti eros pantas d cerai kan kmu berhak mendapatkan laki2 baik zenaya yg tulus mencintaimu bukan laki2 yg terlambat menyesal baru cinta
Viora Yorticia: Terima kasih kk sudah membaca😍🫰
total 1 replies
Eneng Farida
makan tuh nanti penyesalan mu eros zenaya sudah kecewa berat jangan mau kembali zenaya makan tuh cinta pertama kmu s lura soalnya penghianat cocok sm penghianat jga
Viora Yorticia
makasii kakak udah baca😍😍
merry
bgus sm Lucian tuu Zen
Viora Yorticia: makasi kakak udah baca😍
total 1 replies
merry
heran msk ceo sekelas Eros gk tau kelakuan lura dan Zen juga model terknl msk gk bs cari tau kelakuan lki ya
Viora Yorticia: karena Eros punya uang jadi bisa nutupin semuanya🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!