NovelToon NovelToon
Kau Milikku Sayang

Kau Milikku Sayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Single Mom
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

"siapa namamu?"
xavier menatap lekat bocah 5 tahun itu yang melotot marah kepadanya, bocah laki-laki dengan rambut gondrong ikal sebahu, memegang sebuah rubrik di tangannya.
mata bocah itu mengingatkan xavier pada wanita itu, wanita sialan yang pergi begitu saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

enam

Diandra mengamati putranya yang sedang sibuk memilih mainan, senyumnya mengembang indah melihat betapa killian begitu semangat dan antusias.

Diandra hari ini terlihat cantik dengan make-up tipisnya, rambut ikalnya hanya dicepol, mengenakan kemeja oversize yang ia buat sebagai luaran kaosnya, dipadu celana highwaist berwarna hitam gradasi.

Sesekali ia melirik ponselnya, pesan chat dari chef ronal ternyata. Hari ini diandra minta ganti shift karena ulang tahun killian, sebenarnya elang sudah memberinya ijin untuk cuti, tapi diandra tak enak hati.

Tidak enak hati dengan yang lainnya, karena elang sangat jelas menunjukkan bahwa diandra lebih spesial dari yang lain.

Mata diandra memicing, ponselnya berbunyi nyaring. Panggilan dari elang mengagetkannya.

"hallo mas!"

["di..kamu hari ini nggak usah masuk, mas udah minta ronal untuk lembur"] suara pria itu terdengar lembut.

"mas..." diandra hendak protes, wajahnya jelas terlihat keberatan. Tak enak hati rasanya pada karyawan lain, diandra beneran merasa susah hati karenanya.

"nggak bisa gitu mas, aku udah janji sama chef ronal untuk tukar shift saja..."

["chef ronal sudah setuju di, dia paham karena hari ini ulang tahun lian"]

"hhhhhhhh" desah nafas diandra terdengar berat, sungguh dia merasa tak enak hati.

["ntar malam aku ajak kalian makan malam yah!"]

Diandra tak mampu menjawab, hanya desahan nafasnya semakin terdengar berat.

"mamaaa, lian mau ini boleh?"

Teriakan killian menyentakkan diandra, ia berdiri seketika,

"mas, aku tutup yah.., lian sedang sibuk nih"

Tanpa menunggu jawaban elang, diandra menutup panggilannya. Dengan langkah berderap diandra mengejar killian yang sangat aktif berlari.

"liaan.., tunggu mama!"

Putra semata wayangnya itu sudah berlari ke rak lain, ke stand mobil-mobilan. Diandra mau nggak mau ikut lari, takut nanti killian entah kemana dan akan menyusahkan orang lain.

Diandra berulangkali menoleh ke arah bocah 5 tahun itu, yang sedang duduk tenang menikmati es krim vanila kesukaannya. Antrian di kasir lumayan panjang, sementara killian mulai tampak gelisah.

Dengan tanpa menurunkan kewaspadaannya, killian itu bocah overaktif, sedikit saja ia lengah, maka bocah itu akan hilang dari pandangannya.

"mama..!" panggil bocah itu sembari meraih mobilannya dari dalam kantung belanjaan.

"lian lapar..!"

Diandra mengangguk, tangannya hendak meraih tangan killian, ia sangat kerepotan dengan bawaannya, 2 kantong plastik besar penuh.

Belum sempat ia meraih tangan bocah tampan itu, killian sudah berlari ke arah foodcourt langganannya.

Diandra sudah hampir ikut berlari, tapi salah satu kantung plastiknya jatuh dan robek.

Diandra menghembuskan nafasnya kesal, matanya menatap nanar mainan yang berserak dengan bertolak pinggang.

"sialan.." gerutunya kesal

Sementara killian sudah berlari, bocah 5 tahun itu hendak masuk ke outlet ayam keriting kesukaannya.

"gubraaakkk"

Tiba-tiba bocah 5 tahun itu menubruk seseorang.

Killian membeku, mainan yang dipegangnya, terpental sebagian, patah 2.

Mata bocah itu berkaca-kaca, menatap tak percaya mobilannya rusak parah, sementara di tangan kanannya dia memegang sebuah rubrik.

"mana orangtuamu?"

Suara bariton yang terdengar berat itu, membuat kepala killian menengadah.

Mata bocah itu menatap penuh permusuhan, walau ada air mata di pelupuk mata kebiruan itu, namun masih menatap pria yang bertanya itu penuh permusuhan.

"dimana orangtuamu?, mengapa seorang bocah berkeliaran sendirian di tempat seramai ini?" tanya pria itu, sembari celingukan mencari.

Pria yang mencangkung itu, ternyata xavier mencengkeram lembut pundak killian yang dengan cepat menepisnya.

"oom harus ganti mainan lian" mata bocah itu menatap marah, setengah berteriak.

Xavier tersenyum, menatap takjub pria cilik yang menatapnya penuh permusuhan itu. Bola mata bocah ini, mengapa terlihat familiar.

Bocah yang tampan dengan rambut ikal gondrongnya, kulitnya putih kemerahan.

"siapa namamu, bocah tampan!"

"liaaan"

Belum sempat killian menjawab, sebuah seruan mengagetkan keduanya. Serentak kedua pria berbeda usia itu menoleh, diandra tercekat.

Bagaimana bisa, bukankah itu xavier. Ada apa dengan mereka, diandra melangkah cepat, dengan kerepotan, karena 2 kantung plastik bawaannya itu.

"chef diandra!" panggil xavier dengan suara beratnya, pria itu perlahan berdiri.

Diandra menarik killian, ia tak menjawab panggilan xavier barusan.

"mamaaa, oom itu ngerusak mobilan lian" adu bocah tampan itu menunjuk tepat ke arah wajah xavier yang masih terpana.

"nanti kita beli lagi" sahut diandra pelan, sambil duduk mencangkung di depan killian, kepalanya mengangguk menenangkan putranya yang mulai menangis.

"udah jangan menangis yah"

"chef diandra!"

Diandra berdiri perlahan, ia menarik killian. Sedikit menyembunyikan putranya itu di belakangnya.

"maaf tuan xavier, kami pamit dulu"

"tunggu.." cegah xavier, tangannya tanpa sadar mencekal pergelangan tangan diandra.

Diandra tersentak kaget, matanya menatap pergelangan tangannya.

"bagaimana kamu tahu namaku?, kamu mengenalku?" suara berat xavier membekukan diandra.

'ahh suara pria ini'

Diandra tiba-tiba menggelengkan kepalanya keras, seakan ingin menghempaskan sesuatu yang tiba-tiba merasuki kepalanya.

"bukankah kemarin anda, makan di restauran kami" jawab diandra tenang, kini ia membalikkan tubuhnya, menatap pria itu yang masih menatapnya penasaran.

Gelengan kepala xavier terlihat tidak terima, sorot mata pria itu masih penuh selidik.

"kemarin saya tidak ada menyebutkan nama saya sama sekali"

Diandra tersentak, benar, pria ini kemarin tidak menyebutkan namanya. Diandra tertawa kecil, sembari menutupi kegugupannya.

"siapa yang tidak kenal anda tuan xavier pratama! ceo sekaligus pemilik grup pratama jaya"

Xavier tak terlihat percaya, pria itu masih mengamati diandra dengan sorot penuh selidiknya itu. Mata elangnya membuat diandra bergidik, sejujurnya ia saat ini sangat cemas.

Jangan sampai xavier menyadari siapa killian, diandra sudah berdiri gelisah, sementara killian mulai merengek.

"maaf tuan, putra saya sudah tidak sabar.."

"bocah tampan itu putramu?"

Diandra mengangguk cepat, begitu cekalan tangan xavier lepas, dengan terburu diandra meninggalkan pria itu, tanpa pamit lagi.

Xavier menatap kepergian diandra dengan tatapan sendu, ada rasa kecewa tiba-tiba menyerang hatinya.

Ternyata wanita itu sudah menikah dan memiliki anak, seorang bocah laki-laki yang sangat tampan.

Tiba-tiba keningnya berkerut, bocah tadi sepertinya masih sekitar 5 tahunan. Kalau memang diandra adalah wanita sialan itu, bagaimana bisa diandra langsung menikah setelah one night stand mereka itu.

Xavier masih menatap ke arah diandra dan putranya tadi, walau keduanya sudah tak tampak lagi.

Benaknya masih berisik, entah mengapa di sudut hati xavier, ia merasa yakin kalau diandra adalah perempuan itu.

Atau ini hanya harapannya saja, atau mungkin xavier tertarik pada wanita itu.

Sejujurnya, ada yang menarik dari perempuan itu. Diandra memang tidak secantik cathy, atau seanggun geraldine. Tapi entah mengapa, hatinya yang membeku terhadap wanita selama 6 tahun ini, tiba-tiba mencair setelah melihat diandra kemarin.

Ada hal yang membuatnya selalu memikirkan wanita itu, dan tadi xavier sangat yakin kalau hidungnya kembali mencium aroma mint dari tubuh diandra.

'bagaimanapun aku harus tahu, siapa diandra itu, diandra ratunisa, siapa dirimu sebenarnya!"

Xavier membalikkan tubuhnya, beranjak pergi dari sana, setelah meyakinkan hatinya sendiri untuk mencari tahu tentang wanita bernama diandra ratunisa itu.

Bersambung...

1
Sri S
lanjut 🙏
sutiasih kasih
memenangkn hati diandra... yg mmposisikn diandra mnjadi simpanan🙄🙄
sutiasih kasih
knapa harus mnunggu khancuran.... bru oma brubah fikiran...
🤔🤔🤔
sutiasih kasih
andai km dlu punya sikap yg tegas xavi.... smuanya tak akn kacau bgini....
Sri S
lanjut
Sri S: lanjut
total 1 replies
sutiasih kasih
knapa tak sedari dlu oma..... knapa bru sekarang oma mngijinkn xavi mnikah diandra....
jgn egois oma.... dlu dan skrg sdh brbeda....
🙄🙄🙄🙄🙄
sutiasih kasih
sepede itu km xavi....
klopun diandra msih mncintaimu.... ada elang.... laki2 yg tak prnah mnempatknnya di posisi yg kedua...
saling cinta tak mnjajikn diandra mnjadi prioritasmu bukan... km tetap lbh memilih perusahaan jga posisimu...
& untuk oma.... di msa akn datang... jgn dech datang memohon diandra untuk kmbali dgn xavi.... saat nnti xavi benar" trpuruk & hncur...
jdilah oma yg tau diri... krna tak smua yg oma mau... hrus sll trwujud🙄🙄🙄
sutiasih kasih
diandra mau mnikah dgn siapun itu bukan urusanmu xavi...
dan ingat km yg memilih mnikahi geraldine dan km tau artinya km khilangan diandra....

untuk km geraldine.... tak usah km seniat itu mnjatuhkn diandra.... km jga akn slmnya khilangan xavi.... krna nyatanya km tukang selingkuh saat msih mnjadi istri xavi....
falea sezi
lanjutt nunggu si bangke Xavier liat diandra menikah🤣🤣 seru kayaknya nangis darah dia kayaknya
sutiasih kasih: pasti pol seru kak.... diandra jga boleh dunk bebas mnentukn pilihan....

klo xavi harus hancur krnA khilangan diandra.... itu pilihan dia sndiri kn...
dlu diandra sdh prnh bilang g mau mnjdi yg kedua.... tpi apa coba knyataan yg diandra terima... xavi ngotot tetap maunya diabdra dia jdikn istri kedua...
cinta apa yg xavi berikan.... hny luka dan luka...
total 1 replies
falea sezi
kasih diandra jodoh kaya raya donk😒 biar bisa rebut kilian
falea sezi
oma tua bangka g tau diri😒 dia lahirin cicit mu eh mau lu tendang 🤣 mati aja lu oma g guna
sutiasih kasih
smoga elang & diandra jodoh....
setidknya elang dri awal sll mngutamakn diandra....
sutiasih kasih
tau gitu dlu km mmprtahankn & mnomor satukan diandra,xavi....
🤣🤣
Sri S
lanjut kn seru🙏
Sri S
lanjut kn seru🙏
sutiasih kasih
lnjutkn hidupmu di..... jgn km trperangkap dgn bualan cinta xavi...
klo dia mncintaimu... dia pasti lbh mngutamaknmu... & tak akn mnukarmu & mnmpatknmu dgn posisi yg kedua....

tak ada salahnya km mnata hidup jga hatimu di..... bukalah hatimu untuk org yg sll mngutamknmu... bukan yg sll mnnpatknmu dposisi kedua...
trkadang prlu untuk tak peduli dgn org yg tak mau mngertimu....
sutiasih kasih
smog diandra segera move on.... & mnikah & bahagia dgn keluarga yg baru....
biar mereka yg sll menekan diandra untuk sll mnngrti & sll diposisikn ditmpat yg sll harus mngalah.... mnyesal krna waktu yg disia"kn... tak kn bisa mmbuat diandra kmbali....
😅😅
Mei TResna Rahmatika
pliss kak jangan nyampe Xavi tergoda sama Geraldine,kasian diandra😭
sutiasih kasih: biarin aja kak..... toh xavi jga jdi laki" g ad tegasnya & otaknya g mikir....
mna mau diandra dijdikn yg kedua.... ttp slmanya jdi istri simpanan....
untuk apa diandra bersanding tpi harus sll trsmbunyi.... untuk apa hidup lgi dan lagi posisnya sll harus paling mengalah... dan harus paling mngerti...

biar tau rasa tuh si oma & xavi... klo diandra nnti akhirnya memilih bahagia dgn laki" yg lain....
total 1 replies
sutiasih kasih
perempuan mna yg sudi... didikn yg kedua xavi??
nyata2 km lbh memilih mnjadikn diandra mnjadi yg kedua🙄🙄
sutiasih kasih
cinta tpi km mnomor duakan harga diri diandra jga killian....
cinta macam ap yg km berikan xavi??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!