NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Tamat
Popularitas:41.9k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Sementara itu dikamarnya, Arum tidak henti-hentinya menyentuh bibirnya. Hanya tinggal beberapa centi saja maka ia bisa merasakan bibir tebal milik Rizal

"Kenapa mbak Hanna harus bangun sih!" Tanpa dirinya sadari, Arum merasa ingin memiliki Rizal. Pria yang telah menolongnya

Rizal sudah merasa was-was, ia takut jika Arum akan mengatakan perilaku bejatnya pada Hanna, namun saat dimeja makan wanita itu bersikap seolah tidak terjadi apa-apa

"Mas hari ini gak kerja?" Tanya Hanna karena melihat suaminya hanya berpakaian santai

"Kepala mas sedikit pusing! Tapi mas udah izin kok" Bagaimana tidak pusing, semalaman dia tidak tidur karena khawatir

"Tapi hari ini aku ada arisan sama temen-temen, apa aku gak usah dateng aja?" Hanna tidak sampai hati meninggalkan suaminya dalam keadaan tidak enak badan

"Mas gak apa-apa, kamu bisa pergi!" Ujar Rizal

"Tapi mas kan lagi sakit" Hanna benar-benar merasa khawatir "Gimana kalau kerumah sakit aja?"

"Sayang" Rizal mengusap rambut panjang istrinya, dan hal itu dilihat oleh Arum dengan wajah yang sulit untuk diartikan

"Mas beneran baik-baik aja! Hanya sedikit pusing bukan sakit yang gimana-gimana, kamu bisa pergi arisan! Tapi mas gak bisa anterin gak apa-apa?"

Hanna mengangguk, acara ini rutin ia ikuti setiap bulannya. Rasanya tidak enak hati jika tidak datang, tapi ia juga khawatir akan keadaan suaminya

"Tapi mas beneran baik-baik aja kan?"

"Iya sayang! Nanti kalau ada apa-apa, mas langsung telepon kamu!" Rizal mencoba meyakinkan istrinya

Mereka kembali fokus pada sarapannya. Rizal tengah duduk diatas tempat tidur sementara sang istri mulai bersiap

"Jangan cantik-cantik!" Tegurnya saat sang istri mulai memoles wajahnya

"Kalau segini mas ridho gak?" Tanya Hanna seraya menunjukkan jari telunjuk yang terdapat foundation

"Kamu udah kayak selebgram aja!"

"Lagian mas juga, aku baru aja mau mulai udah diomelin!" Hanna kembali meneruskan kegiatannya memoles wajah agar terlihat cantik

Rizal menatap istrinya itu lewat pantulan cermin, Hanna begitu sempurna. Wajah bulat dengan mata yang indah, tubuhnya sedikit berisi karena tengah hamil tua namun hal itu justru membuatnya semakin seksi

Namun Rizal memang sedikit mengontrol dirinya mengingat sang istri yang tengah hamil, ia tidak ingin terjadi sesuatu pada calon anaknya karena dirinya

Dan saat itu datang Arum dengan segala kelebihan pada tubuhnya. Lagipula siapa yang tidak akan tergoda dengan wanita seperti Arum

"Aku pergi dulu! Aku janji gak akan pulang lama!" Hanna mendekat sambil menyodorkan tangannya

"Hati-hati dijalan! Bilang sama Ipul buat gak ugal-ugalan bawa mobilnya! Sama ingat juga kalau kamu sedang hamil!" Wejangan demi wejangan Rizal berikan pada istrinya dan Hanna hanya bisa mengiyakan

"Kalau ada apa-apa langsung telepon mas!"

"Iya mas!" Rizal mengecup kening istrinya itu terlebih dahulu lalu Hanna keluar kamar sementara Rizal melanjutkan pekerjaannya

Bosan didalam kamar, Rizal keluar, duduk diruang tengah sambil memangku laptop. Ada beberapa pekerjaan yang harus ia selesaikan

Tengah fokus dengan pekerjaannya, Rizal dikejutkan dengan kedatangan Arum. Wanita seksi itu meletakkan segelas jus yang ia bawa diatas meja

"Aku buatin mas jus apel, ini bagus buat kepala mas Rizal yang pusing!" Rizal mengangkat wajahnya, ia terpesona melihat apa yang tersaji dihadapannya

Arum tengah mengenakan daster tipis yang pada bagian lehernya hanya berupa karet, Rizal membayangkan bagaimana ia menurunkannya lalu melahap apa yang berada didalamnya

Rizal diam saja, Arum hendak kembali ke dapur namun tangannya di cekal "Ada apa mas? Mas butuh sesuatu?"

Rizal diam saja, ia masih menggenggam tangan Arum. Wanita itu terlihat bingung saat Rizal membawanya kedalam kamar tamu tempat dimana selama ini ia tidur

Keduanya diam, Rizal melepaskan genggamannya setelah mengunci pintu. Pria tampan itu lalu memandang Arum dengan penuh minat

"Mas mau apa?" Pada akhirnya Arum berhasil menanyakan hal itu

Rizal masih tidak bicara, pria lapar itu menarik pinggang ramping Arum hingga tubuh keduanya menempel

Satu tangannya berada di tengkuk membuat Arum terbuai. Hingga bibir keduanya saling menempel, setelah itu barulah Rizal melakukan lumatan lembut yang berhasil membuat wanita itu mengeluarkan suaranya

"Saya menginginkan kamu Arum!" Rizal menurunkan karet yang menyangga tubuh wanita itu hingga kini ia benar-benar melihat benda padat yang ia impi-impikan selama Arum berada disini

Rizal jelas tidak menyia-nyiakan nya, dia melahapnya tanpa ampun membuat Arum reflek memejamkan matanya sambil mencengkram rambut pria itu

Setelah puas, Rizal mengangkat tubuh Arum lalu meletakkannya diatas tempat tidur

"Apa boleh?" Suaranya sudah serak, Rizal tersenyum saat anggukan kepala Arum berikan sebagai jawabannya

"Maksud kamu, perempuan itu tinggal bersama kalian?" Tanya Nindy pada Hanna

Ada sekitar sepuluh orang wanita disana dan salah satunya adalah Hanna. Hari ini adalah jadwal rutin para wanita itu untuk berkumpul

"Dia gak punya tempat tinggal, kalau tinggal diluar juga takutnya suaminya yang kasar itu akan menemukan dia" Ujar Hanna pada para sahabatnya

"Tapi, apa kamu gak takut kalau suami kamu terjerat? Bisa aja kan dia merayu Rizal" Ujar sahabat Hanna bernama Jessica

"Mas Rizal bukan laki-laki yang seperti itu, mas Rizal sangat mencintai aku" Kata Hanna dengan penuh keyakinan

"Astaga Hanna, kamu jangan polos-polos banget kenapa sih" Kesal Jessica yang diangguki oleh Nindy

"Iya, lagian yaa, mana ada kucing yang nolak ikan asin didepan mata" Hanna tampak berpikir, sejenak ada keraguan dalam dirinya

"Dia akan keluar dari rumah setelah suaminya tertangkap" Ujar Hanna pada akhirnya

"Gini deh, kamu kirimin aku foto sama data diri suami Arum itu, aku akan minta suami aku untuk bantu temuin" Ucap Laras yang merupakan istri seorang polisi

"Iya, Laras benar, kalau suaminya yang polisi itu ikut nyari pasti lebih cepet ketemunya" Nindy ikut menimpali

"Yaudah deh, aku akan minta sama Arum"

"Secepatnya! Biar dia bisa secepatnya keluar dari rumah kamu" Ucapan Nindy langsung diangguki oleh para sahabat Hanna

"Kalian berlebihan, Arum itu wanita yang baik" Acara kembali berlangsung, dengan pembahasan yang berbeda

Setelah acara arisan sekaligus makan siang, mereka semua meninggalkan restoran. Hanna pulang dengan diantar oleh supir pribadinya

Hanna tiba dirumah, ia masuk dan mendapati sang suami yang duduk diruang tengah sembari melakukan pekerjaannya

"Assalamualaikum mas"

"Waalaikumsalam sayang! Gimana arisannya?" Tanya Rizal dengan senyuman yang terpatri diwajahnya

Hanna menghela napasnya berat, rasanya tubuhnya lelah. Seharian keluar rumah dengan berbadan dua memang sangat melelahkan

"Aku capek banget"

"Mau dipijitin?"

Hanna menggeleng "Gimana keadaan kamu? Masih pusing?"

"Udah baikan, ayo! Sebaiknya kita ke kamar! Kasian kamu" Hanna mengangguk, membiarkan sang suami menuntunnya

1
ceuceu
hana goblok banget sih,pembaca aj muak sm kelaukan rizal..eeh si hana segala nyuapin/Skull/
ceuceu
apa jangan" arum di KDRt krn kedapatan selingkuh,pantes suaminya teriak.jal-ng
ceuceu
ipar aj maut,apa lg orang lain.
jangan ada wanita lain dalam satu rumah
Senja
kenapa sih, hanna pakai nnya mau kemana. mbok ya pura2 tidur lho. gemes liatnya
Senja
greget banget sm hanna
YuWie
siapakah women ituuuhh
❥␠⃝ ͭ🍁ᴹᴵᴹᴵ 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ 🇮🇩: calon jodohnya Bima🤣
total 1 replies
YuWie
Hanum ibu,Hanna Kakak, Hanin Adik..tripel H
Kale Ganindra Awan
sukurin tuh Rizal,,makan tuh selingkuhanmu ,,pelacur kok dibela👏👏👏👏
Kale Ganindra Awan
jngn buat bersatu dng Rizal Thor,,
cerai sja,,jng menormalisasikan perselingkuhan,penghianatan,,
Kale Ganindra Awan
thor,,,kasih Hanna tau dng melihatnya sendiri saat Rizal ninuninu sama arum,,terus gugat cerai
Kale Ganindra Awan
ceritanya bagus,,
Kale Ganindra Awan
Thor, buat Hanna tau klau Rizal selingkuh sma Arum,,, buat Hanna cerai dri dari Rizal,,biar Rizal menyesal kehilangan Hanna,,,
Kale Ganindra Awan
Hanna salah menolong orang,,,memasukn pelacur kedlm rumahnya
Kale Ganindra Awan
oala,,,ternyata kerjanya si arum itu p*****r toh,,,Rizal sdh diperingatkn oleh Daru ,ntar dia nyesel klau Hanna pergi,,
Kale Ganindra Awan
Jin Dasim sdh beraksi
Kale Ganindra Awan
laki"yg sdh berani berkhianat ,,sebentar lagi pasti hancur,,,Hanna sudah menolong orang yg salah,,tau begitu biarkn Arum mati ditangan suaminya
Kale Ganindra Awan
sudah banyak yg memperingatkn kmu Hanna,,tp kmu yg tutup telinga,,,
Kale Ganindra Awan
kalau Arum menjadi penghianat dlm rumah tangga Hanna,,memang orang yg tidak tau terimakasih
Kale Ganindra Awan
jngn sampai kamu menyesal Hanna,,
adikmu sja sdh punya firasat gk baik
Oma Gavin
sukurin kamu bastian dasar laki" goblok cemburu aja yg digedein habis tau kalau keguguran pasti hanna stress lagi dan semoga hanna nuntut cerai dari bastian biar tambah nyesel itu orang goblok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!