NovelToon NovelToon
The Thirteen Fault

The Thirteen Fault

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:286
Nilai: 5
Nama Author: whimsy quinn

Jackly Ellesmere Zloty- dia adalah pamanku yang galak dan posesif. Tapi, dia selalu menuruti permintaanku. asal tidak bersangkutan dengan satu orang yang begitu di bencinya. yaitu.. Papa.
~BillbyImona

Tidak hanya kami.. semua orang pasti bertanya-tanya siapa sebenarnya Billby itu?
~tigabujangprancis
#family drama with romcom

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon whimsy quinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A Sweet Apology

"ayo.. ayo.. ayo.. kita pulang ke rumah" billby bersenandung riang saat dokter sudah mengizinkannya untuk pulang.

Billby memeluk lengan Bolivia sambil tersenyum "Ayo nek.. kita pulang"

Jack menyela sinis "udah gak sakit ya? Udah bisa senyum senyum" sindir Jack yang rupanya masih saja kesal pasal billby mengatakan dirinya hamil. Ck, dasar pendendam

Bolivia menatap putranya itu dengan tajam "diem kamu!" Lalu ia beralih menatap billby dan otomatis wajah Bolivia berubah jadi sangat lembut "ayo sayang.. kita pulang"

Bilby mengangguk pasti. Sebelum meninggalkan ruangan itu, billby melirik jiza yang ada di dekatnya lalu billby menarik tangan jiza untuk keluar bersamanya "ayo ma.. kita pulang"

Tak ada penolakan. Jiza menurut saja.. setelahnya mereka keluar ruangan bersisian. Billby ada di antara jiza dan Bolivia. Saat di tengah jalan tiba tiba jiza bergumam lirih "haus"

"Hm?" Billby menghentikan langkahnya sambil menatap jiza. "Mama haus ya?" Sebenernya jiza cukup terkejut karena billby bisa mendengar gumaman lirihnya. Tapi, wajah jiza tak menggambarkan ekspresi itu. Tetap datar seperti biasa. "Kalo gitu nanti kita cari cafe yang searah ya.. billby beliin mama minum"

Lalu billby membalikkan badannya menatap rombongannya yang juga menghentikan langkah karena posisi billby ada di paling depan. Billby menatap Jack "om juga.. nanti billby beliin. Sebagai permintaan maaf" celetuk gadis itu lalu melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti itu

•••

Sepanjang perjalanan billby terus mengedarkan pandangannya untuk mencari cafe yang menarik. Hingga tak sengaja ia melihat plang yang bertuliskan 'JR'b cafe' tiba tiba saja gadis kecil itu berteriak  "berhenti!" Titah billby.

Tentu saja sang supir segera menginjak pedal rem nya secara mendadak membuat badan semua orang di dalam mobil itu terdorong ke depan. Untung saja tidak ada yang sampai terjeduk. Dan untungnya juga jalanan tidak terlalu padat. Kalau padat bisa bisa mobilnya tertabrak mobil di belakang. Hmmh, billby ini memang sangat membahayakan

Si pak supir yang bernama Brata itu menatap billby dengan pandangan kaget dan sedikit panik "ada apa neng?"

Lalu billby menatap semua orang yang ada di mobil satu persatu. Ada pak Brata tentunya, di sebelahnya ada Jack. Sedangkan di sebelah kanan billby ada jiza dan di sebelah kirinya ada angel.

Iya, angel. Saat di parkiran rumah sakit tadi Bolivia mengatakan kalau dirinya sedang kebelet pup. Jadi mau langsung pulang saja.. makanya Bolivia tidak ada di mobil ini dan digantikan dengan angel.

Billby menyengir lebar saat sadar semua orang sedang menatapnya dengan bingung dan pandangan menuntut. Iya menuntut. Menuntut agar billby menjelaskan ada apa dengannya.

"Maap ya.. billby mau ke cafe itu" ia menunjuk plang cafe yang ia lihat barusan. "Cafenya sudah Deket takut kelewat. Jadi billby spontan teriak gitu.. hehe" kekehnya dengan tampang watados

Jack yang sudah memutar badannya ke belakang itu menyentil billby dengan gemas "kamu kayaknya suka banget ya bikin orang kaget, deg degan dan yang gitu gitu ya?"

Mendengar itu sang supir menghela napas lalu menjalankan kembali mobil tuannya. Sedangkan billby, gadis itu semakin tersenyum lebar. "Maap.. maap.. nanti billby beliin kue deh"

Lalu ia menatap jiza dan Angel bergantian "ada yang luka gak? Ada yang luka gak?"

"Enggak ada sayang.. gak apa apa" balas angel tersenyum menenangkan

Billby mengangguk lega lalu beralih menatap jiza. Jiza yang paham pun langsung menggelengkan kepalanya sebagai jawaban kalau ia juga baik baik saja

Billby kembali bernafas lega. Lalu ia menyandarkan tubuhnya ke sandaran jok mobil. Seharusnya dengan posisinya saat ini, ia dapat melihat jalanan. Tapi yang ia lihat justru wajah Jack yang haus perhatian. Dih

Pura pura tidak peka, billby menatap ke arah pak supir "pak sup baik baik aja pak?"

"Saya juga baik baik aja neng. Neng mau ke cafe ini?" Tanya pak Brata sambil memasuki area parkiran JR'b cafe

Billby tersenyum senang "betul pak.. ayo kita turun"

"Gak usah neng saya-"

Billby yang tidak suka dibantah itu pun langsung memotong ucapan pak Brata. "Udah ikut aja.. sebagai permintaan maaf udah bikin bapak kaget billby beliin kue.."

Jack yang mendengar itu menggelengkan kepalanya. Kenapa setiap melakukan kesalahan yang billby ucapkan adalah "... billby beliin" dia pikir semua baik baik saja jika ada duit kali ya? Dasar bocil

"Udah pak turun aja sebentar.." desak Jack menatap pak Brata

"Ya sudah" ujar pak Brata yang tidak bisa menolak lagi

•••

Setelah tiba di dalam cafe, billby memesan sendiri lalu ia bergabung dengan rombongannya itu.

Billby membuka topik, "mama pulangnya kapan? Besok?" Tanya billby yang sebenarnya merasa tidak mungkin jiza menjawab besok. Jiza itu biasanya pulang ke rumah hanya beberapa jam saja.

Tapi, ternyata jiza menjawab pertanyaan billby tadi dengan anggukan pasti

Billby sempat loading sebentar, karena ia sangat tidak menyangka kalau jiza akan menginap di rumah malam ini. Namun, beberapa detik kemudian ia tersenyum lebar

"Kamu teriak sekenceng itu karena apa?"

Billby menatap Jack yang baru saja melontarkan pertanyaan itu untuknya

"Teriak? Karena mau ke cafe ini kan?" Balas billby yang tidak mengerti arah pertanyaan Jack

"Bukan billby.. maksud om waktu di rumah, kamu teriak sekenceng itu sebenarnya apa yang kamu rasain?" Terang Jack

Billby mengangguk paham "oh itu.. jadi kan perut aku sakit, tapi, sakitnya tuh bakal naik berkali-kali lipat kalo aku gerak. Jadi aku berusaha buat diem aja.. tapi, habistu aku gak sengaja gerak yang bikin rasa sakitnya tiba tiba melunjak tinggi. Jadi deh aku teriak. Karena itu juga aku gak mau di sentuh. Takut tubuhku gerak dan malah tambah sakit" jelas billby panjang lebar

"Melunjak?" Jack terkekeh ringan. Merasa lucu dengan bahasa billby

"Iya.. melonjak banget itu" kesal billby

Setelahnya bartender cafe itu datang membawa pesanan billby. "Silahkan dinikmati" ujar si bartender setelah meletakkan seluruh pesanan billby di atas meja.

"Makasih.." ucap billby dan Jack bersamaan

Si bartender mengangguk sopan lalu pergi dari sana

"Makan pak" billby mendorong satu lemon cake dan satu  moccachino ke arah pak Brata

Tapi, beberapa detik berlalu pak Brata hanya menatap kue itu tanpa menyentuhnya. Lalu ia  bersuara "saya gak biasa makan makanan manis gini.. saya mau bungkus buat anak saya saja" tutur pak Brata sambil memegang cake itu untuk ia bungkus di kasir

Bukan, bukan tidak suka. Pak Brata hanya merasa bersalah jika memakan cake ini sendirian tanpa berbagi dengan keluarganya terutama anaknya

Ia ingat terakhir kali anaknya makan cake itu 7 bulan lalu saat berulang tahun. Anaknya memakan kue ulang tahun itu dengan sangat semangat. Bahkan sampai tidak menyadari kalau tangan dan wajahnya sudah belepotan cream.

Mengingat itu semakin membuat pak Brata yakin untuk membawanya pulang.

Namun, sebelum pak Brata sempat pergi ke kasir untuk membungkus lemon cake nya, billby langsung merebut cake itu dari tangan pak Brata lalu segera pergi ke kasir sebelum pak Brata sempat protes

1
chill
komentar ya say.. buat motivasi penulis baru💪🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!