Seorang MABA (Mahasiswa Baru) Tengah menata barang di kamar barunya.
Gadis itu adalah Aprilia Eka Sari yang biasa di panggil April. Gadis Cantik ini baru akan memasuki masa orientasi di fakultas ilmu komunikasi Universitas Erl*****A.
.
April yang sedari SMA merupakan penggemar Membaca terutama membaca Novel, mengisi waktu luangnya untuk membaca Novel online maupun Novel beli di Gramedia.
.
Suatu ketika April membaca salah satu novel yang tak bosan-bosannya ia baca, Novel Online berjudul " Pengganti " yang menceritakan tentang adik yang menggantikan/berkorban kakak maupun keluarganya, April memang suka cerita yang diluar nalar manusia seperti hidup kedua kalinya, transmigrasi, sejarah, cinta yang tak akan terjadi di dunia nyata dll.
.
setelah membaca sampai tengah malam tak terasa April ketiduran, dan tak lama setelah bangun April merasa heran, heran karena ia terbangun di tempat yang berbeda.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N.N.A.22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 6
Melihat sahabatnya pergi Alle tidak ingin memperparah mood sahabatnya, malah Alle ikut menghardik kakak dan calon iparnya itu.
.
"bener kata Nita.. kakak emang buta." Alle juga meninggalkan kantin tanpa ingin melihat kakaknya kembali.
.
.
Nita saat ini sudah berada di depan kampus, di area parkiran sambil menunggu mang Diman.
.
Nita selalu dilihat seluruh mahasiswa yang berlalu lalang, dan Nita tahu mu inilai saat ini hidupnya yang damai akan berubah menjadi pusat perhatian lagi.
.
.
Tit tit.. "neng maaf ya.. Mang Diman lama.. Mang Diman kira neng pulangnya sore." mang Diman sedikit takut melihat raut wajah nonanya yang sangat berbeda dari tadi siang.
"iya mang.. Ayo pulang.. huh." Nita menegakkan diri, dan Muali masuk kedalam mobil.
.
..
Dalam perjalanan Nita yang menahan perih di lengannya, berharap mang Diman cepat sampai di rumah.
.
.
Di area kampus.
video tentang Nita, Hanna dan pak Rega viral disalah satu account kampus.
Banyak yang menggunjing Hanna karena saksi di kantin semuanya membela Nita ikut berkomentar di account tersebut.
*KEJADIAN DI KANTIN KAMPUS SIANG HARI INI, YANG MAU VIDEO ASLINYA BISA LANGSUNG KLIK LINK DI BAWAH INI*
@yaya22: idih si pick me.. Yang nyenggol siapa, yang nangis siapa .. Jijik banget
@rra25: ini yang dikampus tadi kan, heleh cantikan Nita kemana-mana.. Itu pak Rega bener-bener buta deh.
@cantikkk56: hahhahahahha @rra25 bener banget... Pak Rega niatnya belain pacar.. Eh malah pacarnya yang agak Laen
@virrrr: mampus Hanna.. Akhirnya ada yang spekup dengan kelakuan gak jelas perempuan itu juga.
@cantikkk56: itu tangan si Nita bener-bener kesiram loh.. Bukan ketumpahan.. Kayaknya parah deh.
komentar di batasi.. Komentarlah dengan bijak.
.
.
Berita ini membuat seantero kampus dan pengguna media sosial saling repost.
Bahkan berita tersebut sampai di tangan mamah, papah dan kakak Nita.
Tak hanya itu Oma dan Opa dari kedua orangtua Nita juga tahu.
.
.
"Nita..." panggil mamah Nita langsung menuju kamar putrinya setelah mendengar berita yang ada di media sosial.
"sayanggg..." mamah Nita melihat putrinya meringis kesakitan dan masih memakai baju blouse nya.
"mamah..hikssss..." Nita menangis menahan sakit di lengannya, Nita juga nangi karena daritadi tidak bisa membuka bajunya, Nita juga nangis karena baru kali ini mendapatkan perlakuan yang sangat memuakkan.
"sayangg.. Mana yang sakit." mamah Nita terbelalak kaget saat mencoba membantu putrinya melepaskan bajunya, melihat luka merah melepuh sangat panjang.. Sepanjang lengan tangan.
"kita kerumah sakit Nita.. mang Diman siapkan mobil kita kerumah sakit sekarang." mamah Nita sangat panik.
tak lama setelah itu, papah Nita baru saja kembali dari kantor.
Papah Nita juga bergegas pulang setelah mendengar berita tentang putrinya.
"pah kita kerumah sakit..." mamah Nita mengambil kain untuk membungkus badan Nita.
Nita hanya diam saja, Nita sudah cukup kaget dengan kejadian di kampus hari ini dan juga sakit pada lengannya yang semakin lama semakin tidak bisa di tahan.
.
.
Nita beserta keluarganya menuju kerumah sakit milik keluarganya sendiri, disana Nita sudah di sambut opa nya.
.
"pih... Nita.." mamah Nita masih tak terima dengan kondisi putri kesayangannya itu.
"iya... Serahkan sama abangmu."
.
.
"Firman, caritahu kronologi pastinya kejadian itu." papah Nita benar-benar murka melihat putri kesayangannya itu.
"baik pak."
.
.
Di IGD rumah sakit, di ruang tindakan.. Nita meringis kesakitan saat pamannya merawat luka Nita.
"sakit paman.. Hikksss.."
"sabar sayangg.. Habis ini udahan." paman Ardi sangat miris melihat keponakannya itu.
"tapi sakit paman."
.
.
.
Sekitar 30 menit, Nita selesai di Beri penanganan, paman Ardi juga sudah menginstruksikan untuk Nita di pindah ke paviliun rumah sakit.
.
.
"gimana Ardi." ujar opa sesaat setelah paman Ardi keluar dari ruang tindakan.
"lukanya cukup paha Pi, karena tidak di diberi penanganan awal... Tapi gak usah kawatir.. Nita sekarang sudah tidur.. Sempat di suntik obat karena Nita sangat kesakitan." ujar paman Ardi.
"sekarang dimana putriku bang."
"baru akan di pindah ke paviliun.. Kalian langsung kesana saja.. Abang mau nyelesain administrasi yang lain dulu."
.
.