NovelToon NovelToon
Pernikahan Sma: SEANAGATHA

Pernikahan Sma: SEANAGATHA

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:242.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: DnieY_ls

Sean Aldev arlots. cowok yang di cap nakal Di sekolah. terpaksa menerima perjodohan dengan Agatha Evelyn. sang ketos di sekolahnya. Agatha sering menghukum Sean karena kenakalannya.

namun ia tak pernah menyangka bahwa ia akan di jodohkan dengan cowok yang sering dihukum olehnya.

pernikahan siswa sma pun dilakukan secara rahasia. banyak cobaan Dan badai yang menghadang pernikahan Dini kedua orang tersebut.

apakah mereka mampu bertahan tanpa bercerai?


novel by IZANANTEROS

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DnieY_ls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 6

"Apa yang kamu lakukan di sekolah sampai daddy di panggil ke sana? Bikin ulah apalagi kamu di sekolah sean?!" tanya alana tegas pada sang Putera yang baru saja pulang fitting itu.

Sean harus menghela napas sabar saat mommynya memberi ceramah panjang kali lebar.

"Sean gak ngapa ngapain mom cuma main main doang." jawab Sean mengelak.

"Main apa sampai kepala pak oji benjol, bu remi juga katanya di siram, sampe sepatu pak mamad juga nyangkut di genteng hah?! Kamu itu udah besar jangan cari gara gara sekali aja. Pusing mommy ngurusin semua masalah yang kamu buat". Murka alana. Pening kepalanya dia pegangi, ini sudah kesekian kalinya sang suami di panggil ke sekolah hanya karena masalah yang putra nya itu buat.

Mengusap wajahnya kasar alana menatap sang Putra yang hanya diam saja menyimak. Tangannya berkaca pinggang seolah menyidang sang putra.

"Kamu itu udah mau jadi suami orang. Udah bakal punya keluarga sendiri, belajar berubah dari sekarang supaya bisa jadi kepala keluarga yang baik."

"Meski pernikahan kalian karena perjodohan mommy harap kalian bisa saling menerima nanti sampai tak ada kata berpisah. Mommy tahu ini berat buat kamu pastinya, kamu masih muda dan masih banyak hal yang ingin kamu coba. Tapi mommy harap kamu bisa menerima Agatha dengan sepenuh hati di hidup kamu". Lanjut sang ibunda Sean.

Tahu jika ini berat untuk putranya, Sean masih terlalu muda untuk mengenal dunia pernikahan. Masih banyak yang ingin anak itu coba di usianya yang sedang asyik asyik nya. Tetapi alana tak tahu lagi harus bagaimana menangani permasalahan agatha. Bukan dia ikut campur tetapi ini adalah amanat yang di titipkan sahabatnya. Jika di biarkan Agatha terus berada dalam keluarga toxic itu pasti lah mental gadis itu secara perlahan rusak. Dan demi menyelamatkan nya alana harus rela mengorbankan sang putra bandelnya.

"Iya nanti Sean coba kalau udah sah". Jawab Sean akhirnya.

"Kenapa nanti? Dari sekarang lah". Sahut alana.

"Iya iya dari sekarang. Udah kan? Sean mau mandi dulu udah lengket. Sekalian baca buku biar jadi suami yang baik". Pamit Sean berlalu ke kamarnya yang berada di lantai atas.

Alana hanya mampu tersenyum melihat punggung tegap itu kian menghilang. Tak terasa Sean yang dulunya dia timang timang kini sudah sebesar itu. Tubuhnya sudah lebih tinggi darinya bahkan badannya pun sudah lebih besar hampir menyusul devan. Jiwa dewasa dan tanggung jawab nya pun sudah kian terlihat jelas dari putranya itu. Semakin dia bangga pada Sean meski harus berulang kali mengusap dada dengan tingkah onarnya.

.......

"Abang banguuuuun!" pekik kencang alesha pagi pagi di kamar Sean.

Sean yang masih terlelap sontak membuka matanya mendengar suara nyaring adik bungsunya. Cowok itu kemudian berbalik dan menatap sang adik yang nyengir tanpa dosa.

"Ngapain kamu disini dek, sana pergi. Abang masih ngantuk gak usah di ganggu". Usir Sean pada sang adik. Dia meraih bantal dan kembali tertidur dengan kepala yang dia tutupi bantal.

" abang bangun! Kata mommy kalau abang gak bangun motor abang daddy sita". Pekik alesha dengan lantang semakin keras.

Sean bangkit. Mendengus kasar dan melempar bantalnya asal. Lalu menatap adiknya yang malah menertawakan nya.

"Udah bangun! Sekarang keluar sana nanti abang turun". Ujar Sean kembali mengusir sang adik.

"Nggak mau. Alesha mau disini dulu main sama rojak, turunnya bareng nanti sama abang". Tolak alesha naik ke atas ranjang dan mulai memainkan boneka beruang bernama rojak itu.

Sean menghela napas kasar. Kenapa balik sekarang sih tuh anak?

Mau tak mau dia bangkit, mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi. Biarkan saja adiknya anteng bermain dengan si rojak. Kebiasaan nya juga seperti itu setiap pagi, mengganggu nya sekaligus membangun kan nya.

Alesha adik bungsu Sean dan putri satu satunya alana devan. Usianya baru menginjak lima tahun sekarang ini. Adik kedua nya adalah kevin, yang kini duduk di satu sekolah menengah pertama.

Selesai mandi Sean berpakaian seragam sekolah. Lalu menghadapi cermin dan di ambilnya vitamin rambut, dia oleskan dan dia acak acak pelan supaya merata. Tanpa menyisir dia menyemprot parfum maskulin nya beberapa kali.

Setelah itu dia tarik alesha yang sedang anteng dan dia gendong keluar kamar. Alesha manut saja dengan tingkah kakaknya itu. Jika biasanya setiap pagi dia mengganggu dan membangunkan sang abang pertama, maka kebiasaan Sean adalah menarik alesha yang sedang anteng keluar.

"Mommy!" pekik alesha saat telah berada di meja makan.

Sean menurunkannya dan alesha dengan patuh duduk di kursi samping ibunya. Sedang kan Sean duduk di samping ayahnya yang telah lebih dulu makan.

"Bagaimana persiapan kamu soal pernikahan boy?" tanya devan pada sang putra.

Sean mengerdikan bahunya acuh. "Bukannya yang urus itu mommy dan daddy". Jawab Sean. Dia hanya patuh patuh saja karena semua yang di perlukan telah di siapkan orang tuanya secara matang.

Devan menelan kunyahan nya. "Maksud daddy persiapan diri kamu jadi suami". Ralat nya.

Sean menatap daddy nya sekilas lalu kembali mengunyah makanan. "Siap gak siap Sean harus siap." jawab cowok itu seadanya.

Sekalipun dia tak siap bukan kah di paksa harus siap? So tak perlu di tanyakan lagi jawabannya.

"Hm. Tapi setidak nya kamu harus menyiapkan mental nanti di depan pendeta. Waktu daddy nikahin mommy kamu pun, daddy yang ngerasa siap banget taunya pas waktunya grogi setengah mati". Ujar devan bercerita tentang perasaannya yang di rasakan dulu.

"Sean gak bakal seperti daddy kayaknya." sahut Sean menanggapi cerita ayahnya.

"Terserah kamu sekarang mau ngomong apa. Nanti pas udah waktunya juga bakal kerasa". Tutur devan lagi. Dan Sean hanya menjawab dengan deheman pelan.

Selesai sarapan cowok itu berangkat. Tak lupa dia jemput si cantik Agatha yang ternyata sudah nangkring dengan wajah sebal.

"Naik!" titah Sean setelah menghentikan motornya tepat di depan Agatha.

Dengan kesal Agatha naik dengan tangan yang bertumpu pada baju cowok itu. Setelahnya dia rapikan pakaiannya takut terbuka nanti.

Selesai Sean langsung melajukan motornya dengan cepat karena ini sudah siang. Sudah hampir pukul delapan, jika tidak cepat bisa bisa mereka telat.

Tadinya Agatha hendak memilih pergi menggunakan ojek atau taksi saja sebab sean yang tak kunjung datang dan dia takut telat. Tetapi karena paksaan ibu tiri dan ayahnya terpaksa dia menunggu cowok itu.

Dan benar saja sampai di depan sekolah ternyata gerbang sudah di tutup. Agatha sontak memelotot kan matanya buru buru turun dari motor itu.

Dia gedor gedor gerbang besar yang membentang menghalangi pintu masuk. Beberapa kali pula dia berteriak tetapi tak ada yang menyahut sedikitpun.

Sean yang baru memarkirkan motornya di belakang sekolah menghampiri Agatha yang masih setia menggedor gerbang itu.

"Sampai lo ubanan pun pintu itu gak bakal di buka." ujar Sean. Sudah sangat tahu setiap ada yang terlambat pasti takan di buka kan pintu gerbang, sudah langganan dia.

"Terus ini gimana dong? Lo sih jemputnya siang banget". Ujar Agatha menyalahkan sean yang berdiri di belakangnya.

Tanpa menjawab cowok itu menarik tubuh Agatha dan membawanya ke samping sekolah. Biasanya di sana ada tangga andalannya yang selalu di rahasiakan.

"Ngapain kita kesini?" tanya Agatha bingung sekali gus takut. Mereka hanya berdua loh sekarang dan tempatnya sepi.

Sean tak pedulikan pertanyaan gadis itu. Dia cari tangga dan dia tanggahkan pada tembok tinggi yang menjadi pembatas sekolah. Dia pun menyuruh Agatha untuk naik.

"Lo naik cepet. Sebelum ada orang yang lihat". Titah Sean.

Sedikit bingung akhirnya Agatha memilih menurut dengan naik lewat tangga itu. " jangan ngintip". Peringat nya saat melihat Sean memperhatikan tubuhnya yang sedang naik.

Sean memalingkan wajahnya sebentar tetapi kembali dia lihat. Agatha maksudnya bukan itu nya, itunya anu lah..

Setelah Agatha sampai di ujung tembok kini giliran Sean yang naik. Tangga itu dia jatuhkan ke samping supaya tidak ada yang curiga.

"Ayo turun". Ujar Sean pada gadis yang mengintip ke bawah tingginya tembok.

"Lo yakin bakal aman?" tanya Agatha memastikan.

Sean mengangguk pasti. "Udah lo gak usah khawatir. Gue udah handal masalah ginian". Jawabnya sombong. Meski itu fakta soal kebolosan.

Agatha memejamkan matanya erat lalu turun bersamaan dengan Sean. Mendarat sempurna gadis itu membuka perlahan. Lalu menghela napas lega dan menatap cowok di sampingnya yang dengan santai nya meraih tas.

Baru saja mereka hendak melangkah sebuah suara membuat mereka urung dan menghentikan geraknya.

"Apa yang kalian lakukan?!"

1
CATHANNARANNERAA
guys, maaf aku baru ngeh soal ini. sebenarnya ini tuh yang part 52 sama 53 tuh, harusnya ku bagi dua. tapi lupa dan malah ku publish utuh, itu aku gak sadar.

jadi kalau kalian tanya kenapa di ulang, itu murni keteledoranku ya, mianhe guysss. love you all
antha mom
bintang 5 pokok nya untuk author 👍👍👍
antha mom
kok tamat thor,,lagi dong 😄😄
antha mom
bab 52 dan 53 kenapa sama isinya thor
antha mom
"berkaca pinggang"? mungkin maksudnya "berkacak pinggang"
Evi
bukan kah diam jauh lebih baik 🤐🤐🤐
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
mimi_esterina
aku suka karya mu ini,
Jessica
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Hadeuuhh,Masih aja nanya..
Qaisaa Nazarudin
Untung Sean udah punya Bini,Nisa di lampiasin ke bini nya..Sial tuh Jalang,Dia pikir dia bisa ngejebak Sean,Jangan bilang dia kerjasama dgn Yoga..
Qaisaa Nazarudin
Lha plot twist nya gitu ya..🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Bab 52 & 53 kok sama ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
KENAPA BAB YG INI KAYAK DI ULANG YA,APA AKU YG SALAH BACA YA..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang itu Sean..Kalo Jonat atau Rian mah gak papa.
Qaisaa Nazarudin
KEBAKARAN JENGGOT kan loe?? Sekarang lie baru tau gimana rasanya jadi Aghata saat liat loe sama cewek lain,Malah ciuman lagi..
Qaisaa Nazarudin
Lagi pdkt sama istri kamu,Rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang Jonat suka sama Agha..Mampos kau Sean,Kalo ia Jonat juga gak salah,Dia kan gak tau hubungan Agha dgn Sean,Salah Sean sendiri yg gak mau jujur sama sahabat sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak jujur aja ke sahabat kamu Sean?? Kalo ada apa-apa yg terjadi maka sahabat lah yg jadi garda terdepan nolongin kamu Aelah...
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir saat Kenzi nanya Sean udah nikah ada Rian dan Jonat di sana dan dengarnya,Aku udah deg degan nunggu reaksi mereka,Eh ternyata gak ada ya .
Qaisaa Nazarudin
Aku dari tadi bacanya BERKACA PINGGANG... BERKACA itu apaan sih thor? BERKACAK/BERCEKAK PINGGANG kali ya maksudnya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!