Sekuel dari Novel KEPEDIHAN
Tujuh tahun lamanya seorang Keyla sengaja tidak pernah pergi ke Negara kelahirannya, hanya karena ingin menghindari Fatih, pria yang sudah mengatainya dengan sadis, bahkan kata-kata itu membekas hingga sekarang di hati Keyla, meskipun sudah berlalu, namun siapa sangka, Mereka dipertemukan kembali dengan kehidupan dan status yang berbeda.
Lain halnya Keyla, Fatih sangat tidak terima dengan sikap Keyla yang sekarang padanya, namun sayangnya Fatih tidak bisa berbuat banyak, karena dia sadar, semua itu juga akibat dirinya sendiri
Bagaimana kisah mereka, yuk simak kisahnya, dan jangan lupa juga mampir di Novel Moms yang lain.
Happy reading. 💞💞💞
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia pakes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS-06
Richard menoleh mendengar pintu ruangan kerjanya dibuka, "Ada apa Daddy kemari?" Tanya Richard setelah tahu jika Daddynya yang datang, karena tidak biasanya, Daddynya datang jika tidak ada yang penting.
Tuan iskandar duduk disofa dan menatap anaknya, Richard yang ditatap pun paham jika dirinya harus mendekat.
"Katakanlah Dad" ujar Richard setelah dia duduk disofa berhadapan dengan tuan Iskandar.
"Daddy hanya tidak ingin kamu terlalu memaksa adikmu untuk hal hubungan, biarkan dia menjalani hidupnya sesuai keinginannya, selama itu tidak dijalan yang salah" ucap sang Daddy, karena tuan Iskandar tidak ingin kedua anaknya harus berselisih paham masalah pribadi masing-masing, lagian putrinya tidak suka keluyuran malam.
"Daddy tahu sendiri, jika Ric melakukan ini semata-mata demi kebaikan Keyla, lagian dia tidak ada mendekati Keyla hingga sekarang, Ric hanya ingin Key tidak selalu murung Dad, itu saja" Ric menyandarkan badannya di badan Sofa, dia menatap langit-langit ruangannya, perasaannya berkelana kemana-mana, setiap hari dia selalu melihat adiknya selalu murung, Ric yakin jika Adiknya ada sesuatu diindo, karena setelah dari sana sikapnya berubah, dan benar saja setelah diselidiki, Richard pikir dengan berjalannya waktu semua akan baik-baik saja, namun siapa sangka, hingga sekarang adiknya masih mengharapkan pria itu, meskipun Key terlihat baik-baik saja, tapi mata adiknya itu tidak bisa berbohong, apa lagi keduanya memiliki sifat sama-sama keras kepala, jadi Richard hapal betul bagaimana adiknya.
"Apapun itu son, biarkan adikmu memutuskan sendiri, ada saatnya kita membantu nanti, tapi tidak sekarang, dan kamu tidak perlu hawatir, meskipun Daddy membebaskannya tapi Daddy masih memegang talinya.
Richard yang mendengar itu tersenyum lega, setidaknya sang adik akan baik-baik saja pikir Richard.
Dad iskandar berdiri dan menepuk pundak putranya, setelah itu dia berlalu dari sana untuk pulang, karena tuan Iskandar tidak ingin membahas hal seperti ini dirumah, takut sang istri mendengar, jika sudah mendengar, bisa dipastikan hidupnya tidak akan tenang, karena sang istri pasti merengek ingin tahu.
"Alasan apa yang Daddy katakan pada Mom?" Tanya Richard dengan menyelidik.
"Seperti biasa," disertai tawa keras dari sang Daddy.
"Sudah ku duga" Richard mengantar ayahnya sampai masuk lift khusus petinggi prusahaan.
Sedangkan di kantor Keyla, dia tengah menggerutu, tidak henti-hentinya sepanjang jalan dia komat kamit tidak jelas, dia sebal dengan kakaknya, karena kakaknya selalu berusaha menjodohkan Keyla dengan temannya, "apa kakak pikir aku tidak laku" kesal Keyla, bahkan Keyla sama sekali tidak membalas sapaan para karyawannya seperti biasa, karena kekesalannya terbawa hingga kekantornya.
"Nona."
"Apa!" Bentak Keyla pada Louis, bahkan Louis sampai terkejut, dia mengelus dadanya.
"tidak perlu lebay begitu, aku saja tidak terkejut" dan perkataan Keyla itu sukses membut Louis mendelik, bagaimana mungkin orang akan kaget dengan suaranya sendiri pikir Louis.
Louis menatap Nonanya seperti menyelidik, karena tidak biasanya Keyla masam begitu, "Ada apa dengan Nona? Apa ada yang mengganggu Nona?"
"Lupakan! Ada apa kemari?" Keyla duduk dan melihat Louis yang berdiri dihadapannya.
"Setengah jam lagi ada meeting dengan seluruh pemegang saham Nona, dan mereka semua ingin Nona yang memimpin meeting ini," Louis memberikan rincian data yang harus Keyla periksa dan tanda tangani.
"Baiklah, kamu atur semua, jika sudah kabari saya."
"Baik Nona, jika tidak ada lagi, saya permisi Nona" Louis membungkuk hormat dan berlalu dari sana setelah melihat anggukan dari Keyla.
"Apa mereka semua tidak ada gunanya, kenapa aku harus memeriksa ini ulang, apa tidak bisa aku tinggal tanda tangan saja" lagi dan lagi, map menjadi sasaran kekesalan Keyla kali ini, mungkin Keyla lupa jika dirinya adalah CEO disana, yang artinya semua akan lolos jika dirinya memeriksa dan tanda tangan.
Keyla mengambil ponselnya di dalam tas yang berada diatas mejanya, antara ragu dan tidak, dia berniat melihat Ig Fatih kembali, menggunakan akun biasanya, yaitu bukan akun dirinya, entah kenapa Keyla masih sangat penasaran dengan hubungan Fatih dan Siska.
Akhirnya setelah berfikir cukup panjang Keyla meletakkan kembali ponselnya, Keyla tidak ingin moodnya semakin hancur pagi ini jika melihat kebersamaan Fatih dengan kekasihnya, Keyla berusaha memfokuskan fikirannya pada berkas yang ada ditangannya dan berusaha melupakan Fatih, hingga tiba waktunya dimana Meeting akan dimulai, Keyla pun beranjak dan berjalan keluar menuju ruangan meeting bersama Louis, setelah Louis menghampirinya.
Sementara itu.
Fatih tengah berkutak dengan banyaknya pekerjaan, karena dirinya harus menyelesaikan pekerjaan sebelum dia berangkat kenegara A.
Drezttt....
Fatih melirik melihat layarnya hidup, ternyata ada panggilan dari kakaknya Monic, segera saja Fatih mengangkat telfon itu.
"Ia kak ada apa?"~Fatih
"Hey apa benar kamu akan kenegara A?" ~ Monic
"Iya kak, aku ada pekerjaan." ~Fatih
"1tahun lho Dek, bagaimana dengan ibu dan ayah?"
"Kan ada kakak yang akan sering berkunjung kemari, lagian Fatih tidak untuk berlibur kak, melainkan melakukan tugas."
Terdengar dari sebrang Monic mendesahkan nafasnya tanda dia risau, "baiklah jika itu keputusanmu Dek, kakak bisa apa jika menyangkut pekerjaan."
"Terima kasih kak, Fatih janji, setelah prusahaan disana membaik, Fatih akan segera pulang," terang Fatih pada kakaknya, Fatih lega kakaknya sudah memberi ijin, itu tandanya dia akan lebih mudah meminta ijin pada kedua orang tuanya, karena sang kakak pasti akan membantu dirinya membujuk kedua orang tuanya.
Moms ditunggu kisah James dan Nada, sepertinya seruu.. Semangat moms sukses berkarya selalu💪😍