NovelToon NovelToon
INDIGO

INDIGO

Status: tamat
Genre:Spiritual / Mata Batin / Horor / Tamat
Popularitas:533k
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

Penglihatan menembus dimensi ghaib. Tidak hanya di alam nyata, dalam pandangan lain bahwa sosok Indigo ketika berada alam bawah sadar itu sukmanya bisa terlepas keluar dari badannya. Berjalan-jalan menembus ruang dan waktu dunia lain. Setiap malam dirinya di kejar kematian yang mengancam. Para Indigo yang meninggal nanti ada dua kemungkinan. Yang pertama takdir dari Yang Maha Kuasa atau yang kedua karena tidak dapat kembali ke wujud tubuhnya di alam dunia. Simak kisahnya..!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Tabir Kelam kasar

Karman menunggu kepulangan istrinya yang tidak kunjung tiba. Dia menyesal hanya bisa mengambil dua hari cuti kerja. Hari pertama mengantar dan hari kedua untuk menjemput. Dia meminta ijin untuk mengambil cuti satu hari lagi namun masa cuti yang di berikan pada masing-masing pekerja maksimal dua hari.

Perkampungan itu tergolong masih pedalaman. Sulitnya mendapatkan pekerjaan apalagi membeli bahan pangan harus menempuh jarak bermil-mil melewati hutan. Di atas meja mantra, nama Juminten tersemat di atas bakaran api.

Karman gelisah setiap malam melihat lain yang berwujud istrinya. Dia Memastikan sosok menyerupai berjalan kesusahan memegangi perutnya. Dia berpenampilan kumal menarik dagu Karman. Tatapan mata bola kosong menghitam terlepas mengalir darah. Dia terkejut melepaskan berlari keluar rumah. Keesokan paginya Karman di temukan tidak sadarkan diri di persawahan. Dia di bawa para petani lain ke rumahnya. Nasib tragis menimpa keluarga itu.

...🌿...

~Gelap maupun petang, para anak indigo bisa merasakan kedatangan sosok lain sebelum makhluk itu sampai di sekitarnya. Tanda-tanda yang muncul yaitu dalam bentuk penampakan, aroma yang khas dan lainnya. Kebanyakan kedatangan makhluk yang berenergi kuat.

Di sebuah taman kecil di penuhi berbagai macam bunga harum semerbak bermekaran.

Raja mengusulkan akan membangun kolam di tengahnya dan menambah jenis bunga lainnya. Ayunan yang membentang di bawah pohon sebagai peneduh karena jarak sedikit jauh dari alun-alun istana.

Ada dua dayang penjaga yang asik memetik bunga, mereka tau jam-jam dimana sang putri mencorat-coret gambar.

“Dimana sang putri?”

“Tadi ada di samping ku!”

Para dayang kebingungan mencarinya. Putri mengikuti sosok manusia yang berjalan seperti hewan memasuki istana. Dia berdiri tepat di kamar dayang Sukin, menyadari ada manusia yang mengetahui keberadaannya secepat kilat menghilang mendengar ramai manusia menuju anak tersebut.

Luna tidak mau meninggalkan latar halaman belakang. Jumin menjatuhkan benang yang sedang dia rajut melihat pintu kamar ibunya di buka para dayang lain. Seharusnya kedatangan para sanak saudara yang harus di ketahui dayang Pendamping dan di pindahkan ke wilayah tamu kerajaan.

“Apa yang kamu lakukan di kamar dayang Sukin? Kami akan membawa mu ke ruangan sang ketua” ucap salah satu dayang sedangkan dayang lainnya mengangkat sang putri.

“Tidak! Aku tidak mau meninggalkan kamar ini!” teriak Jumin.

“Lepaskan dia, aku yang memberinya ijin. Sukin telah menghadap ku.”

“Pati, bagaimana jika ibu suri mengetahuinya?”

“Aku yang akan bertanggung jawab. Ada hal lain yang mengharuskan dia tetap disini.”

Pati menyuruh mereka pergi, Luna yang merengek mendekatinya mengubah wajahnya yang datar menjadi tersenyum ceria mengganggunya. Anak kecil itu menunjuk ke sosok yang tidak terlihat. Pati tidak pernah merasa sangat takut. Dia melihat laki-laki bertubuh hitam mendekati kamar dayang Sukin.

Luna yang tida berdaya hanya bias menangis, dia tidak mampu melawan atau mengusir makhluk yang mengganggu pergi. Jumin melihat sosok yang menunggu di depan bukan lah suaminya. Dia tidak merasa takut karena ada Pati dan Luna yang menemaninya.

“Aku tau kau bukan suami ku. Pergi lah kau iblis!” bentak Jumin menutupi perutnya dengan kain.

Sosok tersebut menghilang meninggalkan udara yang panas. Amarah Ogok kesulitan menarik benang hitam untuk mengikat calon janin. Wanita yang dia incar tidak terlihat lagi di rumahnya. Dia mencari incaran baru sebelum jatuh pada hari pemberian tumbal. Ogok yang mulai menggila memantau setiap warga yang melintasi hutan sambil menghitung berapa wanita hamil.

Dia dapat mencium aroma janin dari beberapa jarak radius di kejauhan. Mata setan menyala menembus pandang bayi yang di incar.

Tanpa menunggu beberapa hari lagi, dia menyandera beberapa wanita yang usia kehamilannya mendekati hari penentuan. Di dalam sebuah ruangan bawah tanah, dia mengikat kaki, tangan dan mulut mereka tanpa memberi makanan atau minuman.

Ruangan gelap tanpa penerangan, tepat di hari yang di tunggu kekuatan mulai dia rasakan setelah memberikan lima janin di dalam perut wanita yang telah meregang nyawa.

Migan menjanjikan setelah semua persyaratan ilmu terpenuhi maka dia tidak akan terbunuh sekalipun lehernya terlepas.

Kehilangan lima wanita hamil dalam waktu satu malam menggemparkan perkampungan. Suara kentungan di pukul keras. Para dukun di datangkan dan upacara pemanggilan setiap nama di gelar sepanjang malam.

“Ada apa ini? Kampung kita tidak pernah mendapat musibah besar. Pasti ada warga yang mulai memakai ilmu hitam” ucap salah satu warga.

“Kita geledah saja semua rumah warga!”

Setiap rumah di kelilingi obor dan di pukul kentungan. Bagi wanita hamil dan memiliki anak di larang keluar kecuali keadaan yang sangat mendesak.

Suara kesakitan, dua jiwa dalam satu tubuh yang melayang. Usaha yang di lakukan para warga tampak sia-sia. Di pagi hari suara jeritan dari pak Doyok mencari istrinya yang hilang. Dia melangkah keluar sekitar sepuluh menit untuk ke kamar mandi. Mengetahui ada lagi wanita hamil yang hilang semakin membuat histeris warga lainnya.

Di kamar ibunya, dia sangat bersyukur karena masih terlindungi dan terbebas dari kejaran maut. Mendengar dari prajurit yang bertugas antar lintas jalur penyebrangan memberi kabar banyaknya kematian wanita hamil.

Jumin melihat dari jendela menanti suaminya datang menjenguknya, dia meminta pada ibunya memberi pesan ke prajurit agar menyampaikan sebuah surat. Kekhawatiran Jumin bertambah mendengar rumah mereka yang kosong, surat itu kembali ke tangannya tepat di waktu sore hari.

“Ibu akan minta tolong sama Pati supaya membantu mencari” ucap ibunya yang baru saja tiba dari desa seberang.

......................

Hari berselang sepi, malam sebagai ajang ramai suara makhluk lain yang keluar masuk di alam nyata. Kekuatan anak indigo terbilang tidak ada apa-apanya, mereka malah lebih sering merasakan rasa pusing di kepala dan setiap hari harus menyediakan stok obat pereda demam.

Luna melihat arwah prajurit yang bergentayangan di halaman istana. Suara gesekan pedangnya terdengar keras. Anak kecil itu sedikit lagi keluar dari pembatas kamar kebesaran.

“Hati-hati Luna” ucap suara makhluk tidak kasat mata.

Suasana ruangan kebesaran biasanya ramai dengan dayang yang sering berlalu lalang setiap satu jam sekali. Begitu pula sang ratu yang tidak pernah berhenti memeriksa keadaan anaknya.

Dia mengangkat Luna ke kasur lalu menyelimutinya. Sang ratu menemaninya sampai terlelap.

"Ratu, serahkan saja anak mu. Dia akan menjadi teman kami. Ahahah!"

Sosok makhluk merangkak mengejarnya. Mahaswari berlari menjauhi. Dia berhenti di depan pintu kamar merentangkan tangan menghalangi sosok tersebut masuk. "Pergi!Jangan ganggu anak ku!"

Sosok besar menembus tubuhnya. Dia jatuh pingsan di bawah kasur. Pati membangunkan namun panggilan maupun guncangan pelan tidak membangunkannya.

1
Manda
selamat lebaran
milki
detik lebaran disini
Rina 〇△☆☂
♥️♥️
Rina 〇△☆☂
♥️
Komunitas basket SMANSA
indigo 😍😍😍
rindu
Kisah ini begitu menakutkan, membuat bulu kudukku berdiri sejak awal hingga akhir. Atmosfir gelap dan misterius benar-benar terasa, membuatku merasa seolah-olah aku sendiri berada di kerajaan Mandra Sukma. Saya benar-benar merinding membayangkan Aluna menghadapi semua rintangan mengerikan itu sendirian. Tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya sungguh membuatku merasa cemas. setaann
rindu
Aluna mendapati dirinya terperangkap di dalam ruangan gelap dengan bayangan menakutkan yang mengintai di sekelilingnya, saya hampir merasakan ketakutan yang sama seperti yang dia rasakan. Bola-bola api yang melayang di langit malam memberikan sentuhan supernatural yang menambah ketegangan cerita. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya berada di tempat Aluna, dikelilingi oleh kegelapan dan misteri.
𓆩❤𓆪
Ketika Aluna mendekati pulau yang dikelilingi oleh cahaya biru yang menyilaukan, saya merasa seolah-olah saya sendiri ikut terbawa dalam kegelapan dan ketakutan yang menyelimuti tempat itu. Saya hampir tidak bisa menahan napas menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya. Sosok-sosok yang tak jelas bergerak di sekeliling Aluna membuat bulu kuduk saya merinding. Saya merasa seperti saya sendiri berada di sana, merasakan ketegangan dan ketakutan yang melanda Aluna.
zatu
Ketika Aluna akhirnya menemukan bangunan kuno yang menjulang tinggi di tengah pulau, saya hampir tidak berani membayangkan apa yang mungkin menantinya di dalamnya. Rasanya seperti sebuah pembukaan menuju neraka yang menakutkan. istana keramat yang menyeramkan membuat saya benar-benar merasa seolah-olah saya sendiri berada di sana, menghadapi semua ketidakpastian dan bahaya yang menyertainya. Sungguh cerita yang sangat menegangkan!
mella
Aluna menghadapi berbagai rintangan yang mengerikan dengan keberanian yang luar biasa, dan saya tidak bisa tidak terkesan oleh kekuatan dan keteguhannya dalam menghadapi situasi yang begitu mencekam. Saya hampir tidak berani membayangkan bagaimana rasanya berada di tempat Aluna, dihadapkan pada semua misteri dan bahaya yang mengancam. Cerita ini benar-benar berhasil membuat saya merasa takut dan tegang sepanjang perjalanan.
Febri
Saat Aluna mendekati pintu istana kuno yang menyeramkan, saya merasa seolah-olah saya sendiri berdiri di sana, menunggu dengan ketegangan yang tak tertahankan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Sungguh pengalaman membaca yang memikat dan mendebarkan. Bayangan-bayangan menakutkan yang mengintai di dalam ruangan gelap dan sosok-sosok tak jelas di sekeliling Aluna benar-benar memberikan sentuhan horor yang membuat bulu kuduk saya merinding. Saya hampir tidak berani membayangkan berada di tempat Aluna, menghadapi semua ketakutan itu sendirian
Banyuwangi
Suara-suara aneh yang menggema di lorong-lorong gelap dan bola-bola api yang melayang-layang di langit malam benar-benar menambah intensitas ketegangan dalam cerita. Saya merasa seperti saya sendiri berada di dalam dunia yang misterius dan menakutkan itu. Ketika Aluna memutuskan untuk terus maju meskipun dihadapkan pada bahaya yang mengancam, saya merasa terinspirasi oleh keberaniannya. Cerita ini bukan hanya sekedar cerita horor biasa, tetapi juga memiliki pesan tentang keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi rintangan.
kapulaga
Dalam momen-momen seperti ini, penggunaan detail-detail sensorik menjadi sangat penting untuk membawa pembaca lebih dalam ke dalam aliran cerita. Dari suara gemetar Tumang hingga aroma tanah basah yang menciptakan suasana yang semakin mencekam, setiap detail memberikan warna dan nuansa yang mendalam pada narasi. Ini memungkinkan pembaca untuk benar-benar terhubung dengan perasaan dan pengalaman karakter utama, sehingga mereka bisa merasakan setiap getaran dari ketakutan yang dialami.
Bukan cilook
🌹Deskripsi yang mendetail dan cerita ini benar-benar menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pembaca. Aq merasa seolah-olah saya sendiri berada di dalam kerajaan Mandra Sukma, merasakan setiap ketegangan dan ketakutan yang dirasakan oleh Aluna. Dari momen-momen gelap di lorong-lorong yang gelap hingga ketegangan yang melanda di dalam ruangan tersembunyi, aq tidak bisa tidak terhanyut oleh cerita ini. Bahkan ketika Aluna mendekati pulau yang dikelilingi oleh cahaya biru yang menyilaukan, saya merasa seperti saya sendiri ikut terbawa dalam perjalanannya, menunggu dengan napas tertahan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Keberanian Aluna dalam menghadapi segala rintangan yang menakutkan benar-benar menginspirasi, dan cerita ini berhasil menangkap esensi dari horor psikologis yang membuat bulu kuduk merinding. Aq sangat terkesan dengan cara cerita ini membangun ketegangan secara bertahap hingga mencapai puncaknya di dalam istana kuno yang menyeramkan. Keseluruhan, cerita ini tidak hanya menawarkan hiburan yang menegangkan, tetapi juga mengajak pembaca untuk merenungkan tentang keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi ketakutan.
Tante godang
⭐⭐⭐⭐⭐
nobon
elemen-elemen mistis dengan ketegangan dan petualangan yang seru. Saya penasaran dengan nasib Aluna dan bagaimana dia akan menghadapi tantangan selanjutnya.
Penggambaran suasana dan detail dalam cerita ini sangat kuat, membuat pembaca seolah-olah ikut merasakan ketegangan dan ketakutan yang dirasakan oleh Aluna.
nobon
suka bagaimana cerita ini menunjukkan bahwa kekuatan tidak selalu membuat seseorang merasa aman, tetapi bisa menjadi beban dan tanggung jawab yang besar. Konflik internal Aluna juga menambah dimensi yang menarik dalam cerita ini. Dia harus berjuang antara melindungi dirinya sendiri dan membantu orang lain. Teman-teman hewan Aluna memberikan sentuhan yang menyentuh hati dalam cerita ini, menunjukkan bahwa dukungan dan persahabatan bisa datang dari tempat yang tidak terduga.
Zona nyaman
Teman-teman hewan Aluna memberikan sentuhan yang menyentuh hati dalam cerita ini, menunjukkan bahwa dukungan dan persahabatan bisa datang dari tempat yang tidak terduga.
Saya penasaran dengan bagaimana Aluna akan menemukan solusi untuk menghadapi bencana yang akan datang, dan apakah dia akan berhasil mengubah nasibnya.
Pesan tentang pentingnya keberanian, persatuan, dan harapan dalam menghadapi tantangan hidup sangat menginspirasi.
nina
Setiap langkah Aluna melalui kegelapan dan rintangan menghadirkan perasaan yang intens bagi saya. Saya bisa merasakan ketegangan dan keputusasaan yang dirasakannya, tetapi juga keberanian dan tekadnya untuk tidak menyerah. Cerita ini benar-benar membuat saya merenung tentang arti sebenarnya dari kekuatan. Saya belajar bahwa kekuatan sejati bukan hanya tentang kekuatan fisik atau magis, tetapi juga tentang keberanian, keteguhan hati, dan kemampuan untuk tumbuh dan belajar dari setiap pengalaman hidup.
Seroja
Ketika Aluna bertemu dengan wanita tua yang memberinya harapan dan kekuatan baru, saya merasa seperti ada sinar terang di ujung terowongan gelap. Deskripsi tentang keberanian dan ketulusan hati Aluna sungguh menggugah perasaan. Saya sangat terkesan dengan kekuatan Aluna untuk tetap berjuang meskipun dihadapkan pada kegelapan yang menakutkan. Dia adalah contoh yang menginspirasi tentang bagaimana kita bisa melawan ketakutan dan keputusasaan meskipun segala sesuatunya terasa sia-sia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!