NovelToon NovelToon
Become Beautiful With Candy System

Become Beautiful With Candy System

Status: tamat
Genre:Sistem / Teen School/College / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kontras Takdir / Tamat
Popularitas:202.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Anezaki Mamori, seorang gadis yang memiliki nasib buruk dan dianggap sebagai pembawa sial.

Karena dia yang memiliki luka bakar pada bagian wajah dan hampir seluruh tubuhnya, membuatnya selalu dijadikan orang-orang untuk menghinanya.

Dia selalu mendapatkan perlakuan buruk dari semua orang, hingga akhirnya sebuah kecelakaan maut terjadi disaat Tokyo sedang diguyur hujan saat itu.

Namun disaat dia terbangun, sebuah sistem Beauty
And Candy System sudah bersatu dengan tubuhnya.

Kini dia akan berubah dan akan menampar semua yang selama ini selalu menghinanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Licik Cho

Anezaki masih menimang-nimang parfum ajaib miliknya dengan wajah berseri. Namun dia mulai mengingat jika dia masih memiliki sebuah status sistem yang harus diperiksa.

"Angela, bisakah aku melihat status terbaruku lagi? Seharusnya aku memiliki penambahan beberapa poin sistem bukan?" tanya Anezaki mulai ingin tau.

[ Benar, Nona. Baik. Sistem akan segera menampilkan starus terbaru milik nona. Menampilkan starus dimulai ... ]

DING ...

Sahut Angela diikuti dengan suara notifikasi sistem. Beberapa berkas cahaya violet lembut menyilaukan mulai terlihat di hadapan Anezaki, hingga akhirnya mulai membentuk sebuah layar hologram dengan dasar violet lembut.

《《《《《 Beauty And Candy System 》》》》

Nama : Anezaki Mamori

Usia : 17 Tahun

Ras : Human

Kecantikan : 50

Kepintaran : 55

Kelincahan : 10

Spesial skill : -

Kharisma : 45

Poin sistem : 13

Poin kemampuan : 15

Kemampuan spesial : -

Dana : 1000 yen ( kira-kira 115.000 rupiah )

Misi : 3 ( belum dibuka )

Hadiah misi 2 : 1 parfum ajaib, 1 permen sistem dan beberapa penambahan poin sistem

Baterai kehidupan : 68 %

Sistem pemandu : Angela

《《《《 Beauty And Candy System 》》》》

Wajah Anezaki berbinar saat menyaksikan layar hologram tersebut.

"Baru saja menyesaikan 2 misi sistem, namun beberapa poinku meningkat. Bahkan poin kecantikanku sekarang sudah cukup meningkat. Padahal aku tidak banyak mengenakan make up, hanya menghunakan pelembab bibir dan sedikit bedak saja. Uhm ... Angela, bagaimana menurutmu jika aku mulai belajar dan memakai make up? Pasti poin kecantikanku juga akan semakin meningkat bukan?" ucap Anezaki antusias.

[ Benar, Nona. Tidak ada salahnya nona juga bekerja keras seperti belajar make up, belajar dan olahraga rutin untuk menjaga kebugaran, otak, dan tubuh nona. Dengan begitu semua akan memiliki hasil akhir yang lebih maksimal. ]

Sahut Angela.

"Baiklah. Aku juga akan bekerja keras dan tidak akan sepenuhnya bergantung padamu, Angela. Karena salep ajaibmu saja sudah sangat berarti untukku. Terima kasih, Angela!" sahut Anezaki berbinar.

Sementara itu dari kejauhan terlihat Cho yang juga baru saja memasuki ruang perpustakaan bersama kedua temannya, tak sengaja melihat Anezaki. Mereka menatap Anezaki dari kejauhan dengan tatapan aneh dan penuh kebencian.

"Ckk ... lihatlah! Dia sudah gila! Karena terbiasa tidak memiliki teman, dia malah berbicara sendiri dengan teman khayalannya. Dasar bodoh!"

Dengus Cho mencebik dan sangat terlihat jika dia sangat membenci Anezaki, terutama sejak Anezaki mulai berubah menjadi lebih cantik.

"Cho, bagaimana jika kita beri dia pelajaran?" celutuk Nagisa, teman satu server Cho.

"Benar, dia harus diberi pelajaran! Dia bahkan bisa membuat senior Shozo mendekatinya! Bukankah selama ini senior Shozo selalu mendekatimu? Itu artinya dia juga sudah mempermalukanmu, Cho!" imbuh Aimi.

Cho terdiam selama beberapa saat dan masih mengamati Anezaki dari kejauhan, hingga akhirnya Cho mulai menarik salah satu sudut bibirnya dan tersenyum misterius.

"Aku punya ide! Kemari kalian ..." ucap Cho memberikan sebuah isyarat agar Aimi dan Nagisa mendekat.

Cho membisiki mereka sesuatu dan membuat kedua teman-temannya tersenyum misterius.

...🍁🍁🍁...

Keesokan harinya ...

Kelas kimia telah dimulai. Dan seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya, kali ini kelas 2 seni akan mengadakan tugas kelompok pratikum di ruang labolatorium.

Beberapa siswa dan siswi terlihat sudah berkumpul dengan kelompoknya masing-masing. Kali ini pembagian kelompok secara acak. Dan Anezaki mendapatkan kelompok bersama Yuru, Cho, Nagisa, Serika, dan Ozaki.

Kegiatan pratikum berjalan dengan begitu lancar, tidak ada masalah sama sekali. Namun tiba-tiba saja Nagisa yang sedang membawa sebuah beaker glass yang sudah berisi sebuah larutan bening asam klorida meminta Ozaki untuk memindahkan ke tabung reaksi dengan pipet tetes.

"Ozaki, tolong pindahkan ini dulu. Aku akan mengambil gelas arloji dan juga batang pengaduk dulu di ruang penyimpanan." ucap Nagisa sambil mengedipkan salah satu matanya kepada Ozaki yang selama ini mengagumi Nagisa, Cho maupun Aimi.

Nagisa juga segera menyerahkan beaker glass yang sudah berisi dengan cairan bening itu kepada Ozaki yang sudah berbunga-bunga karena kedipan Nagisa.

"Ahh, iya. Baiklah." sahut Ozaki tanpa rasa curiga sedikitpun, justru dia merasa bahagia karena perlakuan Nagisa yang tiba-tiba begitu manis kepadanya.

"Pastikan suhu destilasi 100 derajat celcius ya. Setelah itu matikan api." bisik Nagisa kepada Ozaki tepat di dekat telinga Ozaki.

Anezaki, Yuru, dan Serika tak menghiraukan mereka berdua karena sibuk dengan tugasnya masing-masing.

Namun mendengarkan ucapan Nagisa membuat Ozaki mengkerutkan keningnya. Dan dia menatap Nagisa kebingungan karena merasa ada yang sedikit janggal.

"Uhm, tapi Nagisa ... bukankah suhu destilasi hanya boleh mencapai 60 hingga 70 derajat celcius saja?"

"Tidak, Ozaki! Apa kamu tidak mendengarkan penjelasan dari pak guru Shogo dengan baik? Suhu destilasi bisa kita naikkan agar hasilnya lebih maksimal loh." bisik Nagisa memasang wajah imutnya.

"Benarkah itu?"

"Hhm. Tentu saja benar." Nagisa mengangguk dengan tegas memperlihatkan wajah manisnya.

"Maka dari itu kalau sedang berada di dalam kelas perhatikan guru baik-baik dong." imbuhnya sambil menyenggol lengan Ozaki, hingga membuat pemuda itu salah tingkah dan mengusap tengkuknya.

"Baiklah kalau begitu."

"Okay. Lakukan dengan baik, Ozaki. Aku akan pergi ke ruang sebelah sebentar!" ucap Nagisa melempar senyum manisnya dan segera menghampiri Cho.

"Cho, ayo bantu aku untuk mengambil beberapa folumetric flask di ruang sebelah. Kita akan memerlukannya untuk mengencerkan beberapa larutan hingga volume tertentu bukan?" ajak Nagisa.

"Oh baiklah. Ayo!" Cho menyauti dan segera melenggang bersama Nagisa ke ruangan sebelah untuk mengambil beberapa benda itu.

Sementara Aimi yang berada di kelompok lain juga segera meminta ijin untuk pergi ke kamar mandi. Setelah beberapa saat Nagisa, Cho dan Aimi masih belum juga kembali.

"Yuru, tolong bawakan termometer ..." ucap Ozaki yang masih terlihat sibuk di depan sebuah alat penyulingan yang sudah dirakit.

Yuru hanya mendengus tidak terlalu mengindahkan ucapan Ozaki, karena dia tidak suka disuruh-suruh oleh orang lain. Dan Yuru juga masih terlihat sibuk dengan beberapa alat di hadapannya.

"Ini, Ozaki. Sepertinya Yuru sedang sibuk." tiba-tiba saja datang seorang gadis dengan senyum lebar melirik Yuru, lalu segera menyerahkan sebuah termometer untuk Ozaki. Dia adalah Serika.

Namun bukanya membalas dengan senyuman ramah atau ucapan apapun, Yuru malah menatapnya dengan malas. Namun tidak sengaja pandangan malah tertuju dan mengamati alat penyulingan di hadapan Ozaki.

Seketika sepasang alis tegasnya mulai berkerut, sepasang manik-maniknya juga membulat sempurna setelah menatap sebuah angka di dalam alat penyulingan itu.

"Ozaki! Cepat matikan apinya!" tandasnya dengan tegas dan penuh rasa khawatir.

Ozaki yang mendengar ucapan Yuru seketika kebingungan tak mengerti, "Apa maksudmu, Yuru?"

"Cepat matikan api! Dan segera tinggalkan tempat ini!" perintah Yuru dengan begitu serius.

"Semuanya! Cepat tinggalkan ruangan ini sekarang juga!" kini Yuru berteriak untuk memperingatkan para teman-temannya.

Anezaki yang berada tepat di dikat Ozaki juga kebingungan, namun dia tidak segera meninggalkan tempat ini.

"Apa maksudmu, Yuru? Mengapa harus mematikan api?" tanya Ozaki masih tak mengerti.

"Cepat lakukan saja dan jangan banyak bertanya!!" tandas Yuru dengan begitu penuh penekanan "Semua orang, cepat tinggalkan tempat ini!" teriaknya lagi memerintahkan teman-temannya.

Akhirnya mereka semua mulai berlarian untuk meninggalkan ruangan ini, dan hanya menyisakan Yuru, Anezaki, Serika, dan Ozaki.

"Cepat matikan!" teriak Yuru dengan suara yang semakin melengking dan sudah terlihat begitu emosi karena Ozaki yang sangat lambat mematikan api.

"Kalian semua cepatlah keluar!" teriak Yuru lagi.

Kini Ozaki mulai mematikan api dan bertepatan dengan itu, tiba-tiba saja sesuatu terjadi dengan begitu cepat. Sebuah ledakan yang begitu dasyat dan sangat fantastis.

DDUUAARR ...

1
bakpao
/Good//Good/
Maman Nur
Mc yang paling bodh setelah mendapatkan sistem
EL CASANDRA
apa cuma gw yang takut sama tuh kue🤣
padahal orang lain bilangnya cantik tuh kue
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 🤣🤣🤣😅🤣🤣
total 1 replies
EL CASANDRA
Jadi inget dulu sewaktu SMP emang ada 2 kubu. 1 bilang gigi gingsul itu jelek karena nggak rata, 2 bilang gigi gingsul bagus dan bikin keliatan imut.
SMA malah pada bilang gigi gingsul itu yang mereka pengen 🤣
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
EL CASANDRA
siapa yang taruh teh disitu🤔
Bisa bikin dehidrasi padahal kalau pasien yang butuh minum malah dikasih teh, jadi bukannya menghilangkan haus tapi malah menyerap cairan dalam tubuh yang bikin tubuh makin lemes
EL CASANDRA
Waktu itu juga BMW kan? Yang nabrak sampe dapat sistem
EL CASANDRA
Hadeuh, ciri-ciri manusia playing victim.
Dia pelaku tapi merasa menjadi korban dan bertingkah seolah-olah paling tersakiti
EL CASANDRA
Emang bener kata orang 'membenci dan mencintai itu tidak perlu alasan'
Perasaan itu muncul tiba-tiba dan sulit dihilangkan
EL CASANDRA
iya sih, tapi terang-terangan banget nih sistem 🗿
Quen
Berubah totol jangan mau mau ajah terus di hina hina jangan jadi beban orang dan nunggu orang lain buat bela lu, ga akan semua orang mau nolong lu harus ngandelin diri sendiri jangan apa apa harus nunggu di tolong orang dan jangan diem ajah di hina hina kaya patung bisu ajah
Quen
Ah sama ajah sifat nya kaga berubah lemah ngampang di tindas masih ngarepin ayah nya yang udah siksa dia abis abisan terus ajah ngemis sanah sampe di siksa sampe mati sekalian
GeBe AW
Luar biasa
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
cie yuru merah2 pipi nya ngak pernah kesah sama sesiapa tp sama anez eh malah tertolong ya huhu.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
itu lah karna uang bisa bikin apa aja, anak udah melakukan kesalahan fatal masih aja hukumannya segitu aja, dasar org2 kaya seenaknya aja ya.siapa sih ngancam2 anez itu.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
ozaki aneh org udah ada korban masih mau tutup mulut demi rasa kagum sama cewek licik itu, tunggu aja bila kebenaran terungkap.
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: buta karena rasa suka 😄😄
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
3 org itu benar3 keterlaluan udah melebihi batas, semoga anez dapat mengungkapi kejahatan mereka biar terima hukuman jgn kasi lolos.kasian yuru dia selamatin anez tanpa hirau dirinya sendiri.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dasar cho licik, masa mau ledakin tempat belajar, untung si yuru peka ya. itu sempat apa ngak keluarnya.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
gitu dong nez jgn biar shozo menindas org lain sesuka, karna wajahmu udah cantik dimanfaatin dgn baik ya. semangat buat balas mereka.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
walau udah berubah cantik tetap aja mereka membenci anezaki, dasar hati busuk si cho, lawan dong anezaki jgn diem aja ntar malah diinjak2.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dih bukan nya Terima kasih org udah selamatin anakmu malah mencemuh org , stress punya org , kaget anezaki liat wajah baru dia mungkin kan udah pake salep ajaib
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!