NovelToon NovelToon
Ternyata Hanya Pajangan.

Ternyata Hanya Pajangan.

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:672k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hnislstiwti.

Aku meninggalkan semua nya dan bahkan cita-cita ku pun aku lupakan, demi apa? demi bisa bersatu denganmu!

Namun, setelah aku bertahan hampir 5 tahun dengan pernikahan ini kenapa rasanya sangat hambar dan tak ada kehangatan sama sekali?

Dan ternyata aku hanya di jadikan pajangan saja di Istana nya selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Hari demi hari Kanaya lewati dengan penuh sukacita, dia hanya sibuk bekerja dan mengembangkan perusahaan peninggalan orangtua nya yang memang sudah berkembang sejak lama.

Apalagi sekarang perusahaan Kanaya sedang menjalin kerja sama dengan kerjaan bisnis terbesar, Axel Prayoga.

Dan, keduanya juga nampak dekat satu sama lainnya. Bahkan Kanaya sudah tidak heran jika Axel datang ke perusahaan di jam-jam tertentu.

Seperti saat ini, jam makan siang sudah datang dan Axel pun sudah duduk santai di sofa ruangan Kanaya.

"Mau makan dimana sekarang?" tanya Kanaya sambil merapikan meja kerja nya.

"Ayo ikut saja, aku punya rekomen tempat baru dan itu lesehan" jawab Axel dengan santai.

Kanaya menganggukan kepala, dia lalu berdiri dan mengambil tas milik nya. Keduanya pun pergi bersama yang entah keberapa kali dan gosip mereka juga sudah trending topik.

Namun keduanya mengabaikan gosip tersebut, bahkan mereka tidak terganggu sama sekali.

*

Singkat cerita, kini Kanaya dan Axel tiba di tempat makan yang menurut Axel sangat rekomen. Dan ternyata memang tempat nya sangat nyaman.

"Mau pesan apa?" tanya Kanaya dengan memperhatikan buku menu di depannya

"Samakan saja sepertimu, Nay" jawab Axel.

Kanaya mengangguk-anggukan kepala sambil memilih menu, setelah itu ia memberitahu pada pelayan dan setelah nya sang pelayan pergi dari sana.

"Nay, malam ini kamu ada acara gak?" tanya Axel dengan wajah serius nya

Kanaya terdiam sesaat sebelum akhir nya ia menggelengkan kepala tanda tak punya acara ataupun janji dengan siapapun.

"Aku akan menjemputmu nanti, malam ini Mommy ingin mengajakmu makan malam di mansion utama" jelas Axel tersenyum kecil.

"Baiklah, nanti kabari saja kalau akan menjemput" ucap Kanaya santai walaupun jantung berdetak kencang.

Keduanya berbincang dengan santai, ya mereka memang sedekat itu dan bahkan di luar sana beredar gosip kalau keduanya menjalin asmara.

Dan tak berselang lama obrolan mereka terhenti, pesanan mereka sudah sampai dan sedang di tata di atas meja.

"Selamat menikmati, Tuan dan Nyonya"

"Terimakasaih"

Kanaya mengangguk seraya tersenyum, dia lalu memulai makan siang dengan Axel. Sesekali Axel mencuri pandang pada Kanaya, yang orang sebut dengan wanita Janda konglomerat.

Namun,

Byur.

"Arrhhhhhh" pekik Kanaya dengan kaget.

Axel langsung berdiri dan membantu Kanaya membersihkan wajah nya dari jus yang di tumpahkan oleh seorang wanita.

"Apa maksudmu ini, hah" bentak Axel penuh kemarahan.

Wanita asing tersebut hanya terkekeh, dia lalu menatap Kanaya penuh kebencian.

"Wanita ini menggoda suami saya, dasar janda penggoda" teriak wanita itu dengan lantang serta mengundang atensi pelanggan disana.

Hah.

Kanaya membuang nafas kasar, dia menerima jas yang Axel ulurkan agar lekuk tubuh bagian atas tak terlihat karena basah oleh minuman barusan.

"Kenapa kau takut? Bukannya kau juga penggoda ulung Nona Cintya" balas Kanaya dengan santai.

Heh.

"Kau menyebutku wanita penggoda? Lalu kau apa? Suami mu itu mantan suamiku, apa kau lupa?" ejek Kanaya dengan mengambil tas kecil nya dan membawa Axel pergi dari sana.

Cintya juga langsung pergi dari sana, dia pergi dengan wajah yang memerah entah karena malu atau marah.

Hampir pelanggan di sana mencibir Cintya yang tak tau malu itu, bahkan mereka ada yang terang-terangan mengatakan pela*or pada Cintya.

*

Axel tidak membawa Kanaya pulang ke perusahaan nya, dia membawa ke butiq terlebih dahulu untuk mengganti pakaian Kanaya dan setelah nya Axel melajukan mobil yang tak tau tujuan Kanaya.

"Kita akan kemana, Xel? Ini sudah melewati batas ke perusahaanku" ucap Kanaya bingung.

"Kita ke suatu tempat dulu, aku tau kamu butuh tempat yang agak tenang" balas Axel dengan tersenyum.

Kanaya tertegun kala melihat senyuman dari pria di hadapannya itu, dia tidak pernah melihat Axel tersenyum lebar begitu.

Dan tak berselang lama mobil pun tiba di pantai yang cukup sepi, Axel membuka pintu mobil dan membukakan pintu untuk Kanaya.

"Ayo" ajak Axel mengulurkan tangannya

Kanaya tersenyum, dia menerima uluran tangan itu dan melangkah keluar dari mobil.

Keduanya dengan langkah perlahan mendekati air laut, dengan tangan Kanaya masih menggenggam tangan Axel.

Huh.

Kanaya menghirup dan membuang nafas dengan kasar, dia menatap lurus ke arah air laut yang seolah tenang namun selalu ada ombak.

"Aku tau semua ini tak mudah bagimu, tapi aku mohon jadilah wanita kuat" ucap Axel yang sama menatap lurus ke depan.

"Aku sudah berusaha, sudah lama kami berpisah namun mereka selalu saja mencari masalah denganku. Bahkan saat aku di angkat ke publik pun mereka semakin menjadi, ini sudah hampir 7 bulan aku berpisah dengan pria pengkhianat itu" jelas Kanaya dengan wajah yang terlihat sangat rapuh.

Dengan keberanian yang entah dari mana, Axel pun memeluk Kanaya dengan erat dan di sanalah tumpah air mata Kanaya dengan sesak yang di rasakan Axel.

"Aku juga seorang wanita biasa , dimana semua ini membuatku rapuh dan sesak, Xel" ucap Kanaya dengan terisak di dada Axel.

"Menangislah, namun setelah ini jangan menangis lagi untuk masalah mereka. Karena air mata mu terlalu berharga bagi mereka" jelas Axel lembut.

Axel bahkan mengecup pucuk kepala Kanaya beberapa kali, bahkan keduanya semakin memperat pelukannya dengan Kanaya yang sudah berhenti dari menangis nya.

Hampir 1 jam mereka disana dengan posisi berpelukan, dan saat itu juga Axel mendengar dengkuran halus dari wanita di hadapannya.

"Ck, menggemaskan sekali" gumam Axel sambil menggendong Kanaya.

Salah satu dari anak buah membukakan pintu untuk Axel, dan Axel menyuruh nya untuk melajukan mobil ke kediaman utama.

"Entah sejak kapan perasaan ini ada, namun rasa sayang dan ingin melindungimu semakin kuat kala melihat kerapuhanmu, sayang"

🐰

Tepat jam 7 malam Kanaya bangun dari tidur nya, ia menggeliatkan tubuh nya dan tersentak kala mendapati dirinya bukan di kamar milik nya.

"Loh, ini dimana" ucap Kanaya langsung duduk dengan wajah bingung.

"Ini di rumah utama, kamu terlelap dengan nyaman dan aku putuskan membawamu kemari. Maaf aku bertindak atas izin darimu" balas Axel yang sedang duduk di sofa.

Hah

Kanaya mengangguk mengerti, ia lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

"Itu pakaian mu, Mommy yang memesannya" ucap Axel.

Ehh.

Kanaya menatap Axel yang sedang duduk santai, dia mengedikan bahu nya dan pergi dari sana.

Kanaya hanya menghela nafas saja, dia lalu melanjutkan kembali langkah nya untuk masuk ke dalam kamar mandi.

Kanaya berendam sebentar untuk merilekan tubuh nya yang cukup lelah dan menguras energi, pertemuan dengan Cintya tadi membuat emosi nya naik turun.

.

.

.

.

.

1
mama yogi
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ suka,singkat padat dan jelas ,tamat😍
Dinatha: permisi Mbak 🙏
Sudi hadir dan baca karya saya ya😊🥰
Sinopsis :
Dua mahasiswa yang terjebak dalam gaya hidup bebas terpaksa berpisah demi tuntutan realita dan kembali ke kampung halaman masing-masing. Bertahun-tahun kemudian, sebuah perjalanan bisnis mempertemukan sang pria dengan seorang anak perempuan yang mewarisi mata dan senyum manisnya.
total 1 replies
devi aryana
Luar biasa
Andriyati
pede banget mu, mNa me Kanaya sama sampah yg udah di buang,, gak guna jg
angel
Thor kog manggilnya bunda ...disesuaikan dong dgn ceritanya ...
nadira ST
lama2 ksel juga ama vano pgen gue pites dulu dselingkuhin sekarang dkejar2 mau lawan axel siap2 tidur pencoran
nadira ST
sukurin mumet kan
Yunerty Blessa
𝘁𝗮𝗸 𝘁𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗮𝗵 𝘁𝗮𝗺𝗮𝘁..𝗮𝗽𝗮 𝗽𝘂𝗻 𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿..😘😘
Yunerty Blessa
𝘁𝗲𝗿𝗻𝘆𝗮𝘁𝗮 𝗕𝗿𝗮𝗺 𝗱𝗶𝗯𝗮𝗹𝗶𝗸 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮𝗻𝘆𝗮 ..𝗯𝗶𝗮𝗿𝗹𝗮𝗵 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗺𝘂 𝗕𝗿𝗮𝗺..🤣🤣
Yunerty Blessa
𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗵𝗮𝗯𝗶𝘀 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗱𝗶𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗔𝘅𝗲𝗹....𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿𝗻𝘆𝗮 𝘀𝗲𝗸𝘂𝘁𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮..
Yunerty Blessa
𝘀𝘆𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗹𝗮𝗵 𝗩𝗮𝗻𝗼 𝗸𝗮𝘂 𝘀𝗲𝗱𝗮𝗿 𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗸𝗮𝗿𝗻𝗮 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝘀𝘂𝗮𝗺𝗶....
Yunerty Blessa
𝗿𝗮𝘀𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝘅𝗲𝗹..
Yunerty Blessa
𝗽𝗮𝗱𝗮𝗻 𝗺𝘂𝗸𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮.. 𝘁𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗹𝗮𝗵 𝗮𝗽𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝘂𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗺𝘂.
Yunerty Blessa
𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗻𝗲𝗸𝗮𝗱 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶..𝘁𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂 𝘀𝗮𝗷𝗮 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗽𝗲𝗿𝗯𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗺𝘂..
Yunerty Blessa
𝗻𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗩𝗮𝗻𝗼..
Yunerty Blessa
𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶 𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻² 𝗺𝘂 𝗩𝗮𝗻𝗼....𝘁𝗮𝗸 𝗺𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗸𝗮𝘂 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶..
Yunerty Blessa
𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗹𝗮𝗹𝘂 𝗼𝗯𝘀𝗲𝘀𝗶....𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗷𝘂𝗴𝗮 "𝗴𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻"𝗺𝘂
Yunerty Blessa
𝘁𝗮𝗵𝗻𝗶𝗮𝗵 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝘅𝗲𝗹..
Yunerty Blessa
𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗲𝗺𝘂𝗻𝗴𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗵𝗮𝗺𝗶𝗹..
Yunerty Blessa
𝗸𝗲𝗻𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝘀𝗮𝗹..
Yunerty Blessa
𝗽𝗮𝗱𝗮𝗺 𝗺𝘂𝗸𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮..𝗱𝗶𝗰𝗲𝗿𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗮𝗺𝗶 𝗺𝘂..
𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝘀𝗮𝗷𝗮 𝘀𝗮𝗺𝗮..𝘁𝗮𝗸 𝗻𝗮𝗸 𝗯𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵..𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿² 𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗺𝗮𝘁𝗶 𝘁𝘂..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!