NovelToon NovelToon
Tegarnya Seorang Ibu

Tegarnya Seorang Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:842
Nilai: 5
Nama Author: yayuk riyani

Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Hampa

Desi mulai merasakan hidup yang hampa. Sejak dia tau suaminya menikah lagi, entah itu hanya pernikahan siri atau resmi secara hukum. Desi tidak mau perduli dan tidak mau tau. Saat ini yang dia tau, suaminya telah mendua. Pantas saja, anak-anaknya tidak mendapatkan hak nya sebagai anak. Dia tidak perduli jika suaminya tidak memberikan dia hak tapi untuk anak-anak seharusnya tetap mendapatkan hak nya. Bahkan seandainya sekalipun dia sudah bercerai, anak-anak tetap berhak mendapatkan nafkah. Namun ini, padahal belum bercerai, seharusnya suaminya bersikap adil jika melakukan pologami. Mungkin dasarnya tidak tau agama, taunya poligami saja tanpa tau syarat dan ketentuannya. Biarlah semua itu, menjadi urusan suaminya dengan Allah. Bagi Desi saat ini, yang penting kebutuhan anak-anaknya bisa tercukupi. Dia sudah sangat bersyukur.

Desi kembali beraktifitas seperti biasa. Dia tetap bekerja sambil berjualan juga mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. Dia hanya meminta bantuan mbok Muna untuk menjaga Aqilla disaat dia bekerja saja. Selebihnya, dia bisa mengawasi sendiri ketiga anaknya. Aqilla juga sudah besar. Tahun ajaran baru ini, dia akan memasukkan Aqilla ke TK. Mungkin selama Aqilla masih TK, Desi masih akan meminta bantuan mbok Muna untuk menjaga dan mengantar pulang pergi sekolah. Namun, saat Aqilla sudah SD nanti, mungkin Desi sudah tidak memerlukan mbok Muna lagi. Dia akan menjaga ketiga anak nya sendiri.

Hari ini, saat berada di sekolah, Desi mendapat telpon dari mamah mertuanya. Mertua Desi ingin datang ke rumah. Beliau minta alamat kontrakan Desi yang baru. Ya, mertua Desi belum pernah datang lagi semenjak Desi pindah kontrakan. Mamah mertua Desi kaget saat tahu anaknya pindah kerja ke Jakarta. Mamah marah karena baik Ridwan maupun Desi tidak ada yang memberitahunya. Rumah mertua Desi di Bandung. Jika mereka berangkat siang hari kemungkinan sore baru sampai.

Sepulang sekolah, seperti biasa Desi menjemput Aqilla dulu baru pulang ke rumah. Kemudian, Desi menyuruh anak-anaknya untuk tidur siang. Desi sudah memberitahu anak-anaknya bahwa nenek dan kakek mereka yang di Bandung akan datang. Anak-anak sangat senang mendengarnya.

"Ayok anak-anak, ganti baju terus bobo ya. Nanti sore nenek dan kakek yang di Bandung akan datang menjenguk kalian." , ucap Desi pada anak-anaknya.

"Beneran ma?" , tanya Aqilla.

"Iya sayang bener. Masa mama bohong." , jawab Desi.

"Asyik....kakek mau datang." , teriak Rafi.

"Iya, makanya kalian sekarang istirahat dulu." , ucap Desi.

"Iya ma." , jawab ketiganya.

Mereka pun menurut. Ketiganya tidur siang di kamarnya. Desi juga memilih beristirahat juga menormalkan pikiran. Mungkin besok dia tidak berjualan es mambo dulu. Dia harus beristirahat agar ketika mertuanya datang nanti otaknya bisa fresh.

Sore hari pun tiba. Desi menyuruh anak-anaknya untuk mandi. Kemudian, dia pun mandi juga. Bersiap-siap menyambut kedatangan ayah dan mamah mertuanya. Sambil menunggu kedua mertuanya datang, Desi membuat pisang goreng untuk camilan nanti saat ngobrol-ngobrol.

Sekitar pukul 5 sore, ayah dan mamah mertua Desi pun tiba. Mereka kaget melihat rumah kontrakan Desi yang lebih kecil dari rumah kontrakan sebelumnya.

"Assalamu'alaikum..." , ucap kedua mertua Desi.

"Wa'alaikumsalam mah, ayah...." , jawab Desi sambil mencium tangan ayah dan mamah mertuanya. Anak-anak Desi pun mencium tangan nenek dan kakek nya. Kemudian, Desi mempersilshkan kedua mertuanya untuk masuk ke dalam rumah. Lalu Desi membuatkan minuman untuk kedua mertuanya dan menyajikan pisang goreng yang sudah dia siapkan tadi.

"Desi, kenapa kamu tidak kasih tau mamah nie kalau suami kamu pindah kerja ke Jakarta?" , tanya mamah.

"Iya maaf mah soalnya mas Ridwan juga mendadak ngasih tau nya. Jadi saya juga lupa bilang ke mamah." , jawab Desi.

"Memang ada apa sebenarnya nak? Kamu jawab yang jujur sama mamah." , tanya mamah lagi.

"Nggak ada apa-apa kok mah. Mas Ridwan cuma bilang kalau gajinya lebih besar di Jakarta. Itu aja." , jawab Desi.

"Tapi kasihan anak-anak kamu masih kecil sudah jauh dari ayahnya nie. Apalagi Aqilla." , jawab mamah lagi.

"Ya mau bagaimana lagi mah. Mas Ridwan maunya begitu. Sy nggak bisa nolak mah." , jawab Desi.

"Ya sudah kalau begitu. Mamah nggak bisa berbuat apa-apa nie." , jawab mamah lagi.

"Iya mah, nggak papa kok." , jawab Desi.

"Mamah makan ya, tadi saya sudah masak." , ucap Desi.

"Iya sebentar. Mamah mau telpon suamimu dulu. Mamah pingin tau kenapa tiba-tiba dia pindah kerja." , jawab mamah.

Setelah telpon diangkat, mamah langsung bertanya apa alasannya Ridwan pindah kerja. Namun, jawaban Ridwan sama dengan jawaban Desi karena gajinya yang lebih besar. Supaya dia bisa mengirim uang yang lebih banyak untuk anak-anaknya. Padahal selama 3 bulan ini, Ridwan sama sekali nggak pernah mengirimkan uang gajinya untuk anak-anaknya. Desi hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar kebohongan suaminya. Seandainya mamah tau, Ridwan sudah menikah lagi, entah apa reaksi mamah mertuanya.

Kemudian, mereka semua makan bersama-sama. Selesai makan, Desi menyuruh anak-anaknya untuk belajar kemudian tidur. Anak-anak semua tidur di kamar Desi. Sedangkan ayah dan mamah mertuanya tidur di kamar anak-anak.

Keesokkan harinya, Desi tetap bekerja seperti biasa, hanya saja, Aqilla tidak dititipkan di rumah mbok Muna. Aqilla di rumah bersama nenek dan kakeknya.

Aqilla bermain di rumah bersama kakeknya. Dia senang sekali bermain sama kakeknya. Main kuda-kudaan dan yang lainnya. Sementara neneknya sibuk menata dapur. Meja makan dan rak piring  juga dipindahkan sama nenek.  Sampai tempat bumbu pun dipindahkan sama nenek. Setelah semua dirasa rapi, nenek baru berhenti.

Kakek pun tidak bisa melarang nenek. Kakek selalu nurut sama nenek.

Siang hari, Desi pulang bersama Bagas dan Rafi. Setelah ganti baju, Bagas dan Rafi ikut bermain dengan Aqilla.

"Assalamu'alaikum ayah." , ucap Desi.

"Wa'alaikumsalam. Itu mama datang. " , jawab  kakek.

"Iya kek.," , jawab anak-anak.

Anak-anak sangat senang bisa bermain bersama kakeknya. Mereka tertawa bersama-sama.

Selesai berganti pakaian, Lisa pun bergabung bersama kedua mertua nya. Mereka berbincang-bincang tentang banyak hal dan menyayangkan perbuatan Ridwan.

"Seandainya mamah tau, mamah nggak akan memberi kesempatan pada Ridwan.," , ucap mamah.

"Sudahlah ma , kalau memang maunya begitu, mereka pasti sudah memikirkan tentang baik dan buruknya." ,ucap kakek harus berjuang.

"Iya mah." , tambah Desi.

Kedua orang tua Ridwan menginap selama kurang lebih seminggu. Selama itu pula Desi menahan gejolak untuk tidak melawan. Demi menghormati kedua mertuanya. Desi sangat tertekan sebenarnya. Ucapan mamah mertua Desi benar-benar tidak disaring lagi. Semua diucapkan nenek tanpa perduli dengan akibatnya. Tidak perduli apabila yang mendengarkan sakit hati. Ataukah hanya sekedar bercanda. Desi memastikan kedua mertuanya bisa beristirahat dengan baik. Baru setelah itu, dia pun beristirahat juga.

1
Lee Mba Young
wanita Banting tulang laki nya mah enak, kerja pulang kelon ma wanita lain. sdng istri ttp terima Dan Cinta walau gk di kasih duit. asal pulang jatah kelon cm 3 Hari tinggl pergi lagi. itu pun burung nya dah bekas wanita lain, iuhh jijik banget kan berbagi burung suami. ya cm bgitu desi dah terima banget. kl aku mnding janda lah. ngapa in punya suami kl masih Banting tulang ngurus anak gk dapat nafkah lahir batin.
Lee Mba Young
yg aneh adlh desi, laki gk nyukupi selingkuh tp masih bertahan. kelihatan kecintaan banget. mnding janda jelas status nya. pasti alasan desi anak anak. pdhl anaknya gk Ada yg di perhatikan bpk nya🤣. sbenere bukan anak anak tp desi nya yg kecintaan ma rizwan. punya suami tp kayak janda mnding janda sekalian to. punya suami tp hidup masih jd tulang punggung.
puput: mksh komen nya kk. Desi msh jaga nama baik 2 keluarga kk jg bertahan demi anak2. Walaupun sulit jg menyakitkan. Dia msh berpikir pandangan orang trhdp dia dan anak2 nya jika bercerai.
total 1 replies
Lee Mba Young
desi laki model bgitu masih bertahan, berarti desi yg gk bisa tanpa laki nya. bukan anaknya yg gk bisa tanpa bpk nya.
pulang juga desi masih mau di tiduri ma laki nya pdhl laki nya gk peduli ma mereka kerja jauh krn punya gundik. desi tau tp masih mau berarti desi yg kecintaan ma lakinya. pdhl anak anak juga dia ngurus sendiri masih hrs kerja juga.
kl aku juga ogah jd desi.
puput
makasih komen nya kk...
Lee Mba Young
buktinya hrse di kirim ke HP mu desi trus tuntut suami mu penjarakan sm gundik nya. knp gk di simpan buktinya. mungkin krn Desi gk ingin cerai mniknati jd istri yg gk di anggap🤣.
kl Aku mnding cerai toh anak juga gk di nafkahi. cerai lbih jos bhgia walau tanpa suami.
puput: Desi terlalu takut mengingat anaknya msh kcl2 trs jg mengingat watak suaminya yg temperamen klo marah bs nekat...
total 2 replies
puput
Semangat selalu. Semoga suka dengan novel ini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!