NovelToon NovelToon
My Little Girl (SEASON 1-2)

My Little Girl (SEASON 1-2)

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Tamat
Popularitas:305.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rsawty

SEASON 1-2

S1(TAMAT) | S2(ON GOING)

Sinopsis S-1:

Dikhianati oleh kekasih dan sahabat sendiri? bagaimana rasanya? sakit yang teramat? yah! tentu saja! itulah yang di alami oleh Ruby.

Kecewa dikhianati oleh dua orang yang berharga untuknya hingga membuat dirinya pergi menghibur diri di Club malam. Hingga di pertemukan dengan Athala yaitu seorang CEO yang impoten yang tidak memiliki gairah terhadap lawan jenis. Tapi, siapa sangka, Ruby yang hanya sosok gadis SMA bisa membuat dirinya kehilangan kendali?

Apakah mungkin dia adalah cinta sejatinya?

Sinopsis S-2:

Disia-siakan oleh kekasih sendiri? Bagaimana rasanya? Terluka? Tentu saja!

Tidak pernah terbesit dalam benak Zeal bahwa dirinya akan dikhianati oleh kekasihnya sendiri. Dan parahnya, ia dicampakkan. Kekasihnya lebih memilih bersama dengan Pria selingkuhannya dari pada dirinya.

Lalu bagaimana jadinya jika Mantan kekasih yang menyia-nyiakan mu, tiba-tiba muncul kembali dalam hidupmu?

-SECOND NOVEL

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rsawty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MLG.CLUB MALAM

Dentuman musik DJ mengalun keras, tak berhenti menyaluri ruangan dengan kesan big party tersebut. Terdengar begitu mendengung di telinga bagi siapapun yang berada di sana. Lampu sorot terpancar kesana-kemari menemani hiruk pikuk orang-orang yang meliuk-liuk kan tubuh. Berusaha menghibur diri agar bisa melupakan masalah walaupun hanya sejenak.

Ruby. Gadis cantik itu duduk di kursi paling sudut dalam keadaan mabuk berat. Gelas-gelas minuman alkohol dengan dosis rendah yang telah kosong, tergeletak asal di atas meja. Mengingat bahwa Ruby bukanlah tipikal wanita yang biasa meminum minuman keras, memudahkannya mabuk meski belum cukup banyak mengonsumsi nya.

Tukk

Satu gelas lagi Ruby teguk dan kesadarannya tertelan oleh mabuknya. Kepalanya oleng dan bersandar di bahu Flora yang ada di sisinya. Melupakan sebagian niat awal mereka yang katanya mencari cogan. Bagaimana caranya mencari cogan kalau sudah mabuk kepalang?

Sejak tadi, Ruby meracau-racau tidak jelas di bahu Flora yang belum kalap sepertinya. Namun, kepalanya juga cukup pening. "Dasar badebah!! Alan jelek! gak cukup satu cewek!! gue kurang apa sampe lo selingkuh hah?!! katakan!!" Racaunya. "Aku ceburin kelaut lo biar di makan sama buaya sejenis sama lo!!"

Drrrttttt

Flora menyingkirkan kepala Ruby dari bahunya dan merogoh sakunya untuk mengambil ponsel, sejak tadi benda itu terus bergetar hingga ia terpaksa harus mengecek siapa yang sedari tadi meneleponnya.

...Farzan...

Dahi Flora mengerut, 'Kakak?'  Kemudian ia bangkit dari duduknya, di sini berisik sekali tidak pantas jika mengangkat panggilan di tempat ini. "Ruy lo tunggu di sini. Jangan kemana-mana gue ngangkat telepon bentar." Pesannya yang entah di dengarkan oleh Ruby atau tidak. Setelah itu Flora pergi mencari tempat menerima panggilan yang pas.

Kepala Ruby sempoyongan, keramaian di sana terlihat kabur di pandangan Ruby. Mulutnya komat-kamit tidak henti-hentinya meracau dan tentunya sudah dapat di ketahui jelas siapa yang menjadi objek racaunya tidak ketinggalan menyematkan sumpah serapah untuk Alan.

Pelayan bar yang di juluki barista tiba-tiba datang menghampirinya dan menyerahkan segelas minuman alkohol lagi kepada Ruby yang menerimanya senang hati, Gadis itu mengacuhkan kondisi kesadarannya yang ada dan menghabiskannya dalam satu kali tegukan. Ruby meringis kecil, minuman ini lebih memekakkan dari pada alkohol yang ia konsumsi sebelumnya.

Bola mata Ruby berbinar ketika tidak sengaja melihat pria tampan yang memancarkan kharisma tengah duduk di salah satu meja tidak jauh dari tempatnya saat ini. Entah mengapa kalau sudah mengenai cowok ganteng, netranya mendadak jernih seketika. Ia tersenyum miring. "Lo pikir cuma lo doang yang bisa mengkhianati? gue juga bisa!!" tukasnya sinis entah kepada siapa.

Ruby berdiri dengan sisa-sisa kesadarannya, jalan oleng menuju lelaki yang menjadi targetnya. Belum sampai di tempat tujuannya, ia bertubrukan dengan pria tua yang perutnya gembul, "Eh Nona manis?" Gigi emasnya menyilaukan mata bagi siapapun yang melihat. Ia mencolek dagu Ruby genit, di sisi lain gadis itu merasa ada yang aneh dengan tubuhnya. "Sendiri aja Nona? mau abang temanin?"

Pekikan Ruby teredam di balik dentuman DJ yang tidak berhenti menggema di keramaian, pria paru baya itu sudah memeluknya. Ruby mencoba menolak pelukan sekuat tenaga, "Lepasin gue b.a.n.gk.e!" Tubuhnya mendadak panas tidak karuan dan terasa tidak nyaman. Ini menyiksanya. 'Apakah malam ini gue akan berakhir dengan pria tua ini. Oh no!!' Batinnya menjerit panik. Pergerakan yang awalnya menolak di gantikan oleh gerakan gelisah.

Perhatian Athala yang sedang berbincang-bincang dengan rekan bisnisnya tersita kearah Ruby yang tengah di kunkung oleh pria tua, ia paling benci dengan pemandangan yang seperti itu, menjijikan sekali di matanya.

Athala beranjak tanpa basa-basi, tidak mempedulikan apa lagi yang di bicarakan oleh mereka. "Tha? lo mau kemana?" tanya Reygan asisten dari Athala. Dan tidak mendapat respon sama sekali. Ia juga ikut bangkit, mingkem permisi kepada rekan bisnis mereka sebelum menyusul Athala.

Athala menarik bahu pria tua itu dan menghempasnya hingga berakhir terduduk di lantai, ia meringis merasakan bokongnya yang kebas membentur kuat lantai. "Kamu siapa? berani-beraninya ikut campur dengan urusanku?!!" Marahnya kepada Athala yang mengadahkan tangannya kepada Reygan cepat tanggap, menyerahkan sapu tangan.

Athala mengusap tangannya yang menyentuh pundak pria tua buncit itu dengan sapu tangan seolah-olah itu adalah noda yang patut untuk di bersihkan. Kemudian setelah menyerahkan kembali barang itu kepada Reygan, ia hendak berlalu begitu saja mengabaikan pria tua yang meradang sudah berkoar-koar marah tidak jelas.

Tubuh Athala berputar kembali kala tangannya di tarik paksa oleh Ruby, lalu matanya melotot lebar hampir terlepas saat gumpalan lembut dan empuk tiba-tiba mendarat persis di bibirnya tanpa aba-aba. Itu semua terjadi di luar dugaan.

Reygan memejamkan mata rapat seraya meringis kecil, 'Ternyata masih ada cewek yang punya keberanian besar bisa nyium Atha. Tamatlah riwayatnya. Tuhan, lindungilah cewek itu.'

Kelopak mata Reygan terbuka sedikit, mengintip mereka. Ia terperangah dengan mulut ternganga lebar. Terkejut mendapati Athala dan Ruby saling menikmati pagutan. Bukan, bukan itu yang menjadi kejutan untuknya. Melainkan Athala sendiri.

Langkah sekali lelaki itu bisa bercumbu dengan wanita sementara ia mempunyai kelainan. "Waw!!" Reygan bertepuk tangan untuk apresiasi. 'Apakah Atha sudah sembuh?' batinnya merasa tidak percaya sekaligus haru.

Athala dan Ruby menyudahi ciuman panas membara di antara mereka, 'S.h.it!!' Athala mengumpat dalam hati, merasa jika dirinya lepas kendali hanya gara-gara gadis kecil ini. Ia mengusap bibir Ruby yang terdapat jejak salivanya. "Gadis kecil, lo kenapa?" tanyanya, ia mengamati Ruby yang bergerak tidak nyaman di rengkuhannya nya, kedua tangan Athala mengalun di pinggang rampingnya.

Ekspresi penuh gairahnya, memancing gejolak aneh pada diri Athala. Perasaan ini baru pertama kali di alami oleh Athala dan asing untuknya.

"Tolongin gue.. gue tersiksa.. ini menyakitkan.."

Netranya sayu, Ruby mengigit bibir bawahnya menahan sensasi yang ia rasakan. Dan hendak melepas bajunya karena ia merasa sangat kegerahan untunglah Athala langsung menahannya, "Hey, lo mau telanjang di sini?" Athala menyebar pandangan menyapu sekeliling yang terlihat padat oleh keramaian, lalu kembali mengalihkan fokus kepada Ruby. "Di sini ramai." Peringatnya.

"Gue kepanasan.. tolongin gue please.." Ruby memasang wajah merah padamnya penuh memelas. Athala malah salah fokus pada belahan dada Ruby yang terlihat, ia menelan salivanya kasar lalu memperbaiki pakaian Ruby agar tidak berantakan. "Baiklah, gadis kecil. Lo ikut gue, ya?" Pintanya.

Melepas jas hitamnya dan memasangkannya di tubuh kecil Ruby yang tenggelam di balik kemeja kebesarannya. Hingga detik berikutnya tubuh Ruby melayang di udara, Athala menggendongnya ala karung beras.

Baru tiga langkah Athala jalan ia kembali berhenti, menyempatkan menoleh pada Reygan yang terus-terusan mengekori-nya, "Mau sampe kapan lo ngikutin gue?"

"Lo-- gak bakalan bunuh cewek itu kan?" Reygan takut akan terjadi hal yang tidak di inginkan. Athala membuang napas jengah. "Lo pikir gue psikopat?" Sarkasnya, menghunuskan tatapan elangnya pada Reygan yang sukses membuat lelaki itu terintimidasi.

***

1
Qaisaa Nazarudin
OMG ku pikir Flo sama Gatra..
Qaisaa Nazarudin
Lha udah koma berahun2 bangun2 langsung Amnesia,Ini mah orang bilang,UDAH JATUH,TERTIMPA TANGGA, Apes banget gak sih .🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Woow sampe 4 Tahun Atha koma,Hanya karena kebakaran doang..
Qaisaa Nazarudin
Aneh, Padahal gedungnya jan gede, Sempat2 lah Atha lari menyelamatkan diri kan..Tapi kalo udah outhor bikin kayak gini ya udah,ikutin aja alurnya..
Qaisaa Nazarudin
Ruby Masih aja gak berubah,Masih bego dan keras kepala,Di bilangin juga malah tdk dianggap, Sekarang rasakan,Baru tau jan kamu..
Qaisaa Nazarudin
Gila... Ternyata benar Alga orangnya..ckk hanya karena tuh Cewek,kamu mempertaruhkan masa depan mu,Kasian banget Ortu kamu,yg susah payah membesarkan dan menyekolahkan kamu, Hujung2 nya Bego hanya karena Cewek..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ga??? Alga kah??🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Masih mau kabur2 an lagi..
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa, Percuma juga Ruby kabur jauh2, Tapi tetap aja masih dlm pengawasan dan kendali keluarga nya..
Qaisaa Nazarudin
Oh fi sini aja aku udah tau,kalo lelaki buncit ini diupah oleh suruhan keluarga Ruby untuk bikin DRAMA itu ya..
Qaisaa Nazarudin
Mata2 keluarga Ruby kah??
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Alurnya terlalu BERTELE-TELE,Peran Athala gak TEGAS,Hatusnya bisa aja dia maksa Ruby menikah dengannya,Dengan alasan Ruby bisa Hamil karena udah ditidurin,Ini mah malah ngajak Ruby jadi WANITA nya, Bukan jadi ISTERI,Gak GERCEP banget..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Berarti kamu Pedofil dong,Nidurin anak SD..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku jadi Risih dengan panggilan mereka, Padahal udah tidur bareng, Masih aja manggil loe gue..
Qaisaa Nazarudin
Ginjal?? Itu bisa Atha jadikan Alasan utk mengikat Ruby,Apalagi mereka udah tidur bareng,gimana kalo Ruby nanti HAMIL...
Qaisaa Nazarudin
Biasanya MANTAN yg seperti ini yg akan jadi PELAKOR nantinya saat prianya udah mulai bahagia dengan wanita lain..
Qaisaa Nazarudin
CUMAN PACAR KAN,BUKAN TUNANGAN,JUGA BUKAN ISTERI ORANG..
Qaisaa Nazarudin
Athala kah..??
Qaisaa Nazarudin
Itu mah pandangan orang yg lagi maruk dan bucin..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!