NovelToon NovelToon
Jadi Janda? Siapa Takut?

Jadi Janda? Siapa Takut?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Rumi sudah tiga tahun menikah dengan Fathur. Sebenarnya rumah tangga mereka baik-baik saja. Hanya saja menjadi tidak baik-baik karena selalu di recoki oleh ibu dan keluarga Fathur lainnya.

Hingga akhirnya saat Rumi kembali hamil, namun untuk kedua kalinya juga dia harus kegu guran karena ulah sang ibu mertua. Bu Sri tak pernah ingin jika Fathur memiliki anak dari Rumi.

Rumi jelas marah dan pun cak amarahnya saat Bu Sri membawa mantan dari Fathur ke dalam kehidupan ruang tangga mereka. Fathur bahkan tak mampu untuk membela istrinya.

Apakah dengan kenyataan seperti ini Rumi siap menjadi janda? Ataukah dia malah lebih memilih bertahan dengan kenyataan seperti itu?

"Jangan banyak membantah jika kamu tak ingin di Jan da kan oleh Fathur!" ancam Bu Sri.

"Jadi Jan da? Siapa takut Bu!" jawab Rumi membuat suami dan ibu mertuanya melongo tak percaya.

Ikuti terus kisah Arumi selengkapnya. Jangan lupa baca sampai akhir, karena ada banyak keseruan dari Rumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Janda? Siapa Takut? 5

Arumi terbangun di pagi hari dan melihat tangannya yang terluka sudah di obati. Semalaman dia merasa sangat lelah sehingga setelah bersih-bersih dan makan malam kemudian langsung tidur. Sehingga dia juga tak sadar kalau suaminya mengobati luka di tangannya.

"Dek, kamu yakin mau cari kerja?" tanya Fathur menatap tak rela ke arah istrinya yang bahkan sudah bersiap-siap dengan kemeja dan juga celana bahan.

"Tak ada alasan untuk aku ragu, Mas! Lagi pula kamu sudah memberikan aku izin untuk bekerja," jawab Rumi duduk di depan suaminya.

"Tapi kalau misalnya kamu nggak dapat pekerjaan, lebih baik kamu diam di rumah saja ya, Dek! Mas bisa mencukupi semua kebutuhan kamu!" ujar Fathur, Rumi hanya tersenyum tipis.

"Mas, kapan terakhir kamu membelikan aku baju? Bahkan lebaran tahun kemarin saja aku tak membeli apapun karena semua uang THR, kamu berikan untuk ibumu. Uang gaji juga kamu bagi lagi, karena bilang di rumah ibu ada banyak orang yang datang. Sedangkan aku? Jangan buat aku menjadi istri dur-haka karena masalah itu, Mas!"

"Aku tak meminta apa-apa darimu. Hanya saja aku ingin kamu juga lebih bertanggung jawab padaku sebagai istrimu. Tanpa kamu merasa menjadi anak dur-haka kepada ibu. Kita sudah bicarakan ini berkali-kali. Dan jawabannya akan selalu sama, aku sudah hafal. Kamu akan lebih membela ibu, karena ibu surga kamu sedangkan aku?" Arumi tak bisa menahan diri lagi.

Tiga tahun dia memendam semuanya, namanya manusia ada batas kesabarannya juga. Dia bertahan dan berharap jika suaminya akan mulai berubah dan mengerti. Namun nyatanya? Tidak sama sekali. Dia masih sama seperti dulu, bahkan sekarang Bu Sri semakin menjadi bersikap kepadanya. Belum lagi dia kakak ipar dan adik ipar yang selalu memandang dia tak lebih sebagai pembantu, bukan keluarga.

"Dek ..." Fathur bicara lebih lembut.

"Iya mas, aku nggak apa-apa, aku sudah terbiasa. Makanya berikan aku restu bekerja, setidaknya agar aku bisa memenuhi kebutuhan pribadiku sendiri. Dan tidak akan memberatkanmu, kita tidak akan perlu berdebat saat aku ingin membeli sesuatu," jawab Rumi tersenyum pahit.

"Apalagi kamu lihat kemarin kan? Bagaimana ibumu hanya memberikan uang segitu tapi aku harus membeli sesuai catatan. Uang belanja yang aku sisihkan lima ribu sehari akhinya aku gunakan untuk menutup keinginan ibumu," tambah Rumi.

"Maafkan Mas, Dek!" selalu kalimat itu yang keluar dari mulut suaminya, Rumi tak menanggapi.

"Mau melamar kerja dimana? Biar Mas antar," tanya Fathur.

"Belum tahu Mas, mungkin aku akan keliling mencari pekerjaan yang bisa menerima ijazah sekolah menengah atas ku," jawab Rumi penuh semangat.

"Mas antar sampai depan!" ajak Fathur.

Rumi mengangguk dan naik ke atas sepeda motor suaminya. Rumi meminta turun di depan gang rumah mereka dan lebih memilih naik angkutan umum. Fathur menatap istrinya dengan perasaan yang campur aduk. Di hati kecilnya tak rela jika Rumi bekerja.

Namun di sisi lain semua ucapan Arumi benar. Jika selama menikah dengannya, Fathur tak bisa memberikan lebih banyak untuk Arumi. Hanya bisa memberikan nafkah untuk makan mereka sehari-hari. Yang terkadang kurang saat menjelang akhir bulan. Bahkan dia juga tak pernah membelikan pakaian atau sekedar bedak untuk istrinya.

Walau sekarang jabatannya naik menjadi kepala staf di salah satu perusahaan swasta. Tidak menjamin Jika kehidupan mereka jauh lebih baik. Karena dia juga harus menjamin hidup ibunya. Dia tak bisa menolak keinginan ibunya yang meminta setengah dari gajinya. Apalagi saat ini ibunya hanya hidup sendiri. Belum lagi dia masih memilih adik yang kuliah. Sehingga kebutuhannya jauh lebih banyak.

Selama ini Rumi tidak pernah mengeluh, dan selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari dengan uang seadanya. Namun, dia juga tidak bisa memungkiri jika ucapan dan sikap ibunya kepada Rumi semakin ke sini semakin keterlaluan. Apalagi selalu membandingkan dengan kedua kakak iparnya yang lain. Namun dia bisa apa, Dia hanya bisa diam tak berani membela Rumi di depan keluarganya apalagi sang ibu.

"Pak, maaf barangkali butuh karyawan baru?" tanya Rumi mencoba mencari pekerjaan ke salah satu rumah makan.

"Maaf mbak, disini belum membutuhkan karyawan baru," jawabnya.

Rumi kembali harus menelan rasa kecewa entah sudah berapa tempat yang dia datangi hari ini. Dari toko, cafe, laundry. Semuanya sudah dia coba, namun tak ada satupun yang sedang membutuhkan tenaga baru.

"Ya Allah, nyari kerja itu ternyata susah juga ..." Rumi duduk di bawah pohon rindang.

Dia mengambil dompet dan menghitung sisa uang yang dia bawa hari ini. Itu adalah uang yang tersisa setelah dia hitung untuk belanja hingga akhirnya bulan.

"Uangnya sisa dua puluh lima ribu, hanya cukup sampai besok mencari pekerjaan. Aku tak berani menganggu uang belanja. Nanti Mas Fathur akan marah dan pada akhirnya melarang aku untuk mencari pekerjaan," ujar Rumi menarik napas panjang.

Dia hanya membawa air minum dan juga dua lembar roti dari rumah untuk mengganjal perutnya. Rumi sudah benar-benar bertekad untuk mencari pekerjaan. Dia tak bisa terus-terusan bergantung kepada suaminya. Dia juga sudah bosan selalu di jadikan ba bu gratisan oleh mertuanya yang tak pernah adil. Ucapan ibu mertuanya selalu terasa menyakitkan. Hal itulah yang membuat dia merasa lelah.

"Rumi ... Kamu ngapain ada di sini? Tumben sekali kelayapan? Biasanya juga di rumah saja!" suara seorang wanita menyadarkan Rumi dari lamunannya.

"Astii? Kamu juga kok ada di sini? Kamu nggak kerja?" kaget Rumi.

"Aku lagi istirahat habis cari makan, kamu ngapain ada di sini?" tanya Asti.

"Aku lagi cari kerja, namun ternyata cari kerja susah ya. Apalagi aku hanya lulusan sekolah menengah atas," jawab Rumi sambil terkekeh.

"Kamu seriusan mau cari kerja?" tanya Asti sedikit tak percaya.

"Iya Asti, aku serius. Ingin punya penghasilan sendiri, biar bisa bantu Mas Fathur dan setidaknya aku nggak suntuk di rumah terus. Dengan kerja aku juga bisa punya uang sendiri," jawab Rumi.

"Kebetulan, kamu mau kerja di toko roti tempat aku kerja? Cuma gajinya nggak besar. Tapi Alhamdulillah cukup, apalagi orang-orang di sana semuanya baik," tanya Asti membuat mata Rumi berbinar.

"Aku mau, Asti..." jawab Rumi penuh semangat.

"Ya sudah ayo!" jawab Asti.

"Alhamdulillah, bismillah... Mudah-mudahan aku di terima kerja di sana ya, Asti ..." ucap Rumi penuh harap.

"Amiiin ... Insyaallah pasti di terima karena mamang lagi butuh karyawan. Ada satu karyawan yang resign karena mau melahirkan," jelas Asti.

"Terima kasih, Asti ..." Rumi memeluk tangan Asti, tetangganya di rumah yang sering mengobrol dengannya saat Asti libur atau saat Rumi juga tak di minta ke rumah mertuanya.

1
nely_48
asli nya hyang nakol kepala na s fathur 🔨🔨🔨
Muft Smoker
bukan hanya kerdiil tp km virus d hidup rumii 😒😒😒😒
Muft Smoker
baru sadar andaa ,,
terlambaat sudaaah ,,
😒😒😒
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
selamaaattt untuk kontraknyaa thoorrr
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
capek aku tuuhh
Oma Gavin
keluarga toxic banyak drama dan goblok nya fathur mudah percaya silahkan nikmati nanti penyesalan mu fathur
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
kira2 ada tokoh cowok baru GK Thor?? kok ada hastag #ceo ? kali2 Rumi cerai, trus dpt CEO beneran..bukan si oon pakthur anake mbok srikethek 👻👻👻🤣🤣
Diana Dwiari: rajendra kan calonnya rumi....wkwkwk
total 4 replies
gina altira
Udahlah Rum, daripada bayi dlm kandungan mu knp" mending kmu mundur aja. Biar waras.
mama
kok gk mok tinggal minggat sing adooohh wae leh rum2..seblm knp2 sm kandungan km nnti nyesel lo rum klu smpe itu terjadi..suami mcam fathur gk bakal berubah masih tetep nurut sm mak ny rum. gk perlu di pertahanan😭
Dew666
💃💃💃
nely_48
lepaskan rumi lah fathur,, kasian loh sm rumi hrs menjaga kewarasannya demi suami pecundang spt km fathur
Lovita BM
dan org pertama nanti yg ngegepin drama keluarga busuknya adalah Elisa selanjutnya Fatur sendiri, dan disaat itu Rumi sudah menjauh, wkwkwk mendahului othornya 🤣🤣
Muft Smoker: bagus kak ,, kdg2 kak author qta kasih arahan alur ny biar mntap ny makin pol 🤭🤭🤭🤭 ,,

hai kak author/Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
siti solihah
laki laki memang harus berbakti pada ibunya tadu dia tidak akan masuk surga jika tidak memuliakan istrinya... menurut saya rumi lepaskan saja suami yang tidak bisa adil antara ibu dan istrinya...jalani hidup lebih baik tanpa suami...
Arin
Itu resiko yang kamu ambil sendiri Fathur..... nikmati pernikahan mu dengan Rumi yang tinggal serumah tapi seperti orang lain. Ada tapi dianggap kasap mata
Oma Gavin
suami lucknut kekepin terus ibumu dan keluarga mu sampai modarrr dan lepaskan rumi biar bahagia dgn yg lain
gina altira
Nih ya Fathur itu plinplan banget,, dah lah Arumi mending dapetin lagi yang lebih baik lagi
Wildan Husni
aku nangis bacanya,,,,, sesakititu klo kita tdk dianggap apalagi oleh suami sendiri😭
Yuen
Kalau dari sinopsis anak ini akan gugur, lalu jodoh Rumi pasti anak Bu viona yang duda
Yuen
Kubilang jg apa mending cerai dari dulu, kecintaan bgt sama anak mami bau busuk
Yuen
Emaknya jahat anaknya gak ada yang bener amit2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!