NovelToon NovelToon
Menikahi Wanita Ternoda

Menikahi Wanita Ternoda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dosen / Romansa / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

Di suatu malam yang kelam, pria bernama Fierce De Lance Tanson mendapati dosennya diperkosa. Wanita muda itu meringkuk sambil menangis, sementara pelaku telah kabur.

Karena perasaan cinta yang sudah cukup lama terpendam, Fierce membawa sang dosen ke rumah sakit dan berjanji akan bertanggung jawab.

Akan tetapi niat baik tak selalu membuahkan hasil. Tawaran Fierce ditolak mentah-mentah oleh wanita bernama Yuna, karena merasa tak pantas bersanding dengan muridnya itu. Terlebih Fierce masih sangat muda, masa depannya masih sangat panjang.

Namun, siapa sangka? Yuna harus menerima kenyataan pahit ketika dirinya dinyatakan hamil. Hingga akhirnya dia bersedia menerima lamaran Fierce.

Bagaimana kehidupan pernikahan mereka? Akankah berjalan mulus, sementara di hati Yuna hanya ada perasaan bersalah? Dan apa yang akan terjadi ketika identitas si bayi terkuak?

Jangan lupa follow Ig @nitamelia05

Salam anu👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Harusnya Sedih

Hari itu Yuna dan Fierce benar-benar keluar dari mansion keluarga Tan. Mereka sepakat untuk tinggal di rumah kontrakan yang sebelumnya Yuna tinggali dan mulai hidup dengan mandiri.

Zoya tak bisa mencegah, karena sekarang putranya sudah menjadi kepala keluarga. Apapun keputusan Fierce dan Yuna harus dia hargai.

"Kalian hati-hati di jalan, dan ingatlah, jangan sungkan untuk meminta bantuan Mommy ataupun yang lain jika kalian sedang kesusahan," ucap Zoya sebelum anak dan menantunya masuk ke dalam mobil.

Yuna mengukir senyum tipis, dia benar-benar bersyukur karena Tuhan justru memberikan keluarga yang sangat perhatian padanya.

"Terima kasih, Mom ...."

Hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Yuna, karena dia tak tahu harus bagaimana untuk membalas semua kebaikan Fierce dan keluarganya.

Zoya menepuk bahu menantunya sekilas, sementara Ken hanya mampu terdiam dan memperhatikan interaksi mereka. Ken memang dikenal sebagai pria yang tak begitu ramah, tetapi dia akan selalu mengusahakan apapun yang terbaik untuk putra-putrinya.

"Kalau begitu kami pamit ya, Mom, Dad," ujar Fierce seraya meraih tangan Zoya untuk diciumnya, begitu juga dengan Yuna.

Ketika Fierce berhadapan dengan sang ayah, dia tahu Ken masih cukup kecewa dengan kelakuannya. Namun, dia akan membuktikan pada pria paruh baya itu, bahwa dia mampu menjadi suami yang bertanggung jawab.

"Aku akan menjaga Kak Yuna seperti Daddy menjaga Mommy," ucap Fierce dengan suara yang terdengar sangat pelan. Dan Ken masih mampu mendengar itu, tetapi lagi-lagi dia tak merespon.

Padahal dalam hati dia selalu berharap, agar Fierce menjadi sosok yang jauh lebih baik dari pada dirinya.

Lantas setelah itu, Fierce dan Yuna masuk ke dalam mobil, meninggalkan mansion keluarga Tan yang saat itu sudah sepi, karena semua penghuninya sudah melakukan aktivitas masing-masing.

Selama perjalanan Fierce selalu melirik ke arah Yuna dan melontarkan beberapa pertanyaan. Takut jika sang istri merasa kurang nyaman.

Seperti saat ini, ketika berada di lampu merah, Fierce langsung menoleh, hingga dia bisa melihat wajah Yuna yang tetap cantik meskipun tanpa polesan make up. Pemuda itu tersenyum manis.

"Apakah ada sesuatu yang diinginkan, Kak Yuna? Mumpung kita sedang ada di luar," ujar Fierce, yang membuat Yuna mengalihkan pandangan matanya.

"Tidak, Fierce. Aku hanya ingin segera beristirahat," jawab wanita itu, sorot matanya masih sedikit kuyu, karena trimester pertama ini memang membuat Yuna kehilangan energinya.

Fierce langsung berinisiatif untuk menurunkan sandaran kursi, agar Yuna bisa duduk dengan santai.

"Bagaimana? Apakah sudah cukup nyaman?" tanya Fierce, yang membuat Yuna selalu merasa terkesima.

Sudut bibir Yuna terangkat, lalu dia menganggukkan kepala. Sementara Fierce kembali menginjak pedal gas, karena lampu sudah berubah hijau.

Sambil menyetir, Fierce menyempatkan diri untuk mengusap perut Yuna dengan perlahan, hingga membuat Yuna sedikit terkejut.

"Baby, sabar ya. Sebentar lagi kita sampai," ucap Fierce, dia melirik ke arah Yuna hingga mereka saling pandang, sesaat mereka sama-sama melempar senyum.

***

Setelah memastikan bahwa Yuna sudah beristirahat. Akhirnya Fierce memutuskan untuk pergi ke kampus, karena dia harus mengalihkan jam mata kuliahnya, agar dia bisa bekerja di pagi hari.

Fierce telah ditawari untuk bekerja di perusahaan sang kakak, tetapi walaupun dia adalah salah satu pewaris keluarga, dia tidak lantas mendapatkan posisi yang tinggi.

Karena masih tahap belajar, Fierce akan masuk ke divisi pemasaran dan menjadi karyawan biasa. Tidak ada pelayanan istimewa, karena dia akan diperlakukan sama seperti yang lainnya.

Sampai di kampus, dia bertemu dengan Elvan, sang sahabat yang tampak sangat antusias dengan kedatangannya.

"Fierce, kamu ini ke mana saja? Dua hari kamu tidak masuk kuliah, memangnya benar kalau kamu sakit?" tanya Elvan bertubi-tubi, karena dia merasa tak percaya jika Fierce menggunakan alasan tersebut untuk membolos kuliah.

"Memangnya kenapa? Kamu seperti curiga begitu padaku?" balas Fierce sambil melangkah.

"Hei, kamu ini membaca pesanku tidak sih? Apa kamu kurang update yah?"

Mendengar itu, Fierce langsung menghentikan laju kakinya dan menatap nyalang ke arah Elvan. "Pesan yang mana?"

"Haish, benarkan tebakanku. Pantas saja kamu tidak heboh. Asal kamu tahu, Bu Yuna sekarang sedang mengambil cuti menikah. Dan sepertinya sekarang dia sedang berbulan madu dengan suaminya. Kasihan sekali kamu, Fierce ... kamu dipaksa mundur padahal belum berjuang!" jelas Elvan dengan raut wajah yang prihatin.

Namun, bukannya sedih, bibir Fierce justru berkedut. Karena Elvan tidak tahu, kalau sebenarnya dia adalah suami dari dosen mereka yang bernama Yuna Naraya.

"Hei, Fierce! Harusnya kamu sedih dong. Kok reaksimu itu aneh sekali. Ah, aku tahu, selama ini kamu hanya main-main kan?" cecar Elvan, padahal dia tahu bagaimana Fierce menyukai Yuna, tetapi melihat reaksi sang sahabat, dia menjadi ragu.

"Untuk apa aku sedih? Kalau jodoh tidak akan ke mana!" balas Fierce seolah acuh tak acuh, bahkan dia langsung meninggalkan Elvan dengan senyumnya yang mengembang, membayangkan wajah Yuna yang tidur di sampingnya semalam.

"Hei, Fierce, tunggu!" teriak Elvan.

1
Deistya Nur
keren, semangat ka 👍💪
Gia Nasgia
otw kepoin
Gia Nasgia
Terimakasih kak Othor untuk karyanya yg menghibur 👍🙏
Gia Nasgia
Fierce Junior hati2 ada gempa lokal😂
Gia Nasgia
🤣🤣🤣🤣🤦‍♀️
Gia Nasgia
Seharusnya sdh sejak dulu
Gia Nasgia
Akhirnya ibu tirinya Yuna tahu bagaimana sifat anaknya 😡semoga keluarga kecil Fierce dan Yuna selalu bahagia 😍
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Gia Nasgia
Pakai bocil tokcer juga 🤭
Gia Nasgia
Hahaha meleyot inimah 😂😂
Gia Nasgia
Akhirnya 😍😍
Gia Nasgia
Si Adam nggak tahu sdh berurusan dgn siapa 😡
Gia Nasgia
Aku mendukung An
Gia Nasgia
Yuna umurnya aja yg tua
Gia Nasgia
Yuna jangan cpt mengambil kesimpulan kasihan perjuangan Fierce untuk mendapat restu dari keluarga nya
Gia Nasgia
very sad
Gia Nasgia
Semoga Mom.Soya dan Dad Ken sepemikiran dgn An yg mau menerima masa lalu Yuna 🥺
Gia Nasgia
Tapi kurasa An akan bangga mendengar alasan Fierce menikahi Yuna yg hanya korban dari perbuatan kakak tirinya
Gia Nasgia
Semoga An tdk langsung menghakimi Yuna dan mau mendengarkan penjelasan Fierce
Gia Nasgia
Waduh bakalan ketah klau Junior bukan anaknya Fierce 🥺
Gia Nasgia
Jaka tarub versi modern
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!