NovelToon NovelToon
Bukan Istri Penganti

Bukan Istri Penganti

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:125.7k
Nilai: 5
Nama Author: Alfi Alfi

menceritakan anak angkat yang disuruh menggantikan putrinya yang telah kabur untuk memenuhi cita-citanya. sehingga Luna dipaksa menikah dengan kekasih kakak angkatnya. Luna pun akhirnya menuruti kemauan kedua orang tua angkatnya sebagai balas budi yang telah merawat dirinya yang dibuang oleh orang tua kandungannya di.. tapi kekasih kakaknya menuduh Luna ingin menggantikan posisi kakaknya supaya mendapat materi dan hidup mewah gratis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfi Alfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamparan

Mari saya bantu nyonya" bibi mengulurkan tangannya dan Luna menerima uluran tangan bibi.

jujur saat ini Luna merasakan sakit di sekujur tubuhnya bangun saja Dia pun tidak sanggup dan tidak kuat.

" Apa perlu saya menghubungi dokter nyonya"sambung bibi. Bibi menawarkan diri saat melihat Luna sulit untuk berjalan.

" tidak usah bibi. sebentar lagi juga akan sembuh. ini hanya butuh istirahat saja " balas Luna tidak ingin merepotkan bibi.

Luna tidak ingin Dion marah dengan bibi ketika bibi menghubungi dokter. mungkin saja ini akan menjadi masalah baru. sehingga Dion bisa menyiksa dirinya terus.

Luna belum siap menerima perlakuan Dion yang kasar saat tubuhnya kurang sehat. dia mengalah untuk menuruti semua kemauan Dion.

" tapi nyonya......."

" jangan khawatirkan saya bi. Bibi lanjutkan saja memasaknya. Maaf saya tidak bisa membantu Bibi lagi. potong cepat Luna pada perkataan bibi.

" Nyonya tidak perlu minta maaf. karena itu sudah tugas saya" ucap bibi

" Ya sudah kalau begitu saya ke atas dulu ya bi" pamit Luna kepada pembantunya.

kepergian Luna membuat bibi terdiam mamaku. memikirkan perilaku kasar tanpa sebab dan alasan Dion kepada Luna.

memikirkan kejadian yang ada di depan mata. Bibi menjadi yakin dengan tatapan Dion kepada Luna bukan lah cinta melainkan sebuah kebencian.

" kebencianmu telah menutupi hati dan pikiranmu. sehingga kamu tidak dapat membedakan antara mana yang benar dan yang salah" ucap Luna.

setelah meninggalkan dapur, Luna bingung harus pergi ke mana untuk beristirahat. di kamar tidaklah mungkin. pikirannya terus memikirkan dengan kejadian di setiap sudut ruangan kamarnya.matanya tertuju di kamar tamu yang dekat dengan ruang tamu.

" Lebih baik aku Istirahat di sini saja" batin Luna yang melangkah ke dalam ruang tamu.

langkahnya terhenti saat mendengar teriakan Dion dari atas tangga.

" Luna mau ke mana dirimu? Dion marah.

" ya Allah....... Ada apa dengan dirinya. apa tidak bisa sehari saja tidak marah-marah. terbuat dari apa laki-laki satu ini. Kenapa sangat tempramen dan Arogan sekali " perkataan Luna saat mau menghampiri Dion.

" Ada apa Kamu memanggilku. Apa kamu tidak bisa memanggilku dengan tidak berteriak-teriak. aku tidak tuli, sehingga kamu berteriak sekeras itu. kata Luna tiba-tiba di kamar dia.

" ternyata kamu masih punya keberanian untuk menjawab. Apa masih kurang hah? jalan Dion sambil mendekati Luna.

" Apakah aku harus diam saat kamu bertanya. aku juga manusia yang punya mulut untuk menjawab pertanyaanmu. Di mana letak kesalahanku" jawab Luna. memberanikan diri, pasti hatinya sekarang sedang takut.

" perempuan yang sangat berani. tidak salah dugaanku selama ini. keberanian kamu ini sudah membuktikan betapa rendahnya dirimu di mataku " hina Dion melihat jijik kepada Luna.

" Iya memang benar, aku memang wanita rendah yang mau menikahi lelaki seperti dirimu. yang kasar dan berhati iblis " bales Luna yang menatap Dion.

Luna malas terus dihina dan di tuduh dengan apa yang tidak pernah dia perbuat sama sekali. dirinya tidak takut kalau Dion Lagi Dan Lagi menyiksa diri nya.

Luna menantang balik tatapan Dion. Ia tahu kalau sekarang dion sedang emosi. dengan perkataan yang dia lontarkan ditunjukkan kepada dirinya.

Plakkkkk......

satu tamparan kuat mendarat di pipi kiri luna.hingga sudut bibir nya mengeluar kan darah.

" Jangan pernah kamu menghina aku dengan mulut kotor mu itu" tunjuk Dion tepat di bibir Luna.

" sekali lagi aku mendengar kata-kata itu, tidak ada jaminan lagi kamu untuk bisa melihat dunia ini lagi" sambung Dion marah melihat wajah Luna.

" kenapa? apa kamu akan Membunuhku? lakukan saja biar dirimu senang. dengan begitu Aku tidak perlu melihat wajah dirimu tempramen dan berhati iblis. wajah kamu memang seperti manusia, tapi hati kamu seperti......"

" hatiku seperti iblis itu yang kamu maksud" katakan Cepat sambil mencengkram dagu Luna.

"tapi.......apa yang kau katakan itu semuanya benar. aku memang iblis yang akan membuat hidupmu menderita" mencengkram kuat dagu Luna. hingga dia memberontak untuk dilepaskan.

"semakin diri mu memberontak,semakin kuat cengkramanku ini" ucap dion melihat Luna semakin benci.

Luna Pun Menangis. tenaganya tidak sekuat tenaga Dion. kondisinya pun belum sehat dengan kejadian tadi yang di dapur. dia berusaha Tegar untuk tidak menangis di depan dion.

" wanita yang malang, kamu salah Mencari Lawan. sebelum menabuh gendang peperangan, kamu lihat dulu siapa lawanmu. kalau begini aku tidak akan membiarkan kamu hidup tenang. karena aku tidak akan membiarkan kamu hidup. Dion menghempaskan cengkraman nya pada luna. hingga terjatuh di lantai akibat tubuh luna kurang sehat.

tidak mau membalas perkataan Dion. dia melihat penuh dengan penyesalan menerima pernikahan ini.

permasalahan terbesarnya adalah menikahi pria Arogan dan temperamental yang berwujud manusia.

" jangan kau melihat aku seperti itu" kata Dion memperingati Luna.

" Cepat segera bangun dan pergi dari hadapanku sebelum aku berubah pikiran. ucap Dion yang sudah muak melihat wajah Luna dihadapannya.

dengan senang hati Luna akan pergi. dia sudah malas lama-lama di dekat Dion. bukan nya senang yang dia dapatkan tetapi sesak yang ada.

Luna bangun dengan bibir yang berdarah.dia meninggalkan Dion sendirian menuju kamar tamu untuk dia beristirahat.

"hiksh.....hiksh......hiksh......

Kenapa Takdirku begini.apa salah diriku. sehingga aku terus diuji. Aku tidak sanggup melewati ini semua sendirian.

hiksh....hiksh...." tangis Luna pun pecah saat berada di kamar tamu.

Setibanya di kamar tamu luns langsung mengunci pintunya.dia tidak ingin ada yang masuk mengganggu dirinya.Dia berniat untuk menenangkan dirinya.Tapi malah menangis dengan omongan omongan yang keluar dari mulutnya.

" ya Allah sudah kah engkau melihat diriku. Aku sudah tidak sanggup untuk melewati ini lagi. Sudah hentikan ini semua. sudah cukup Semua ujian ini. Aku bukan wanita yang di luar sana yang sanggup menerima cobaan dan ujian darimu. bukannya engkau sudah memberiku cobaan pada ku sejak bayi. apa semuanya itu belum cukup. Apa lagi nanti yang harus aku hadapi kedepan nya" tangis Luna mengutuk takdirnya.

tanpa dia sadari ucapannya didengar Bibi yang mau memanggilnya untuk makan malam. tapi langkahnya terhenti saat mendengar Luna menangis di dalam kamar.

" Sungguh malang nasib dirimu nyonya.bibi berharap nyonya akan kuat menghadapi ini semua. Kebahagiaan akan datang untuk wanita seperti nyonya" batin bibi ikut sedih mendengar kesedihan majikannya.

Tok.....

Tok.....

Tok......

"nyonya......." Panggil Bibi dari balik pintu.

Ckrek.....

' Ada apa Bi ?" tanya Luna membuka pintu melihat bibi di hadapan nya.

mendengar ketukan pintu yang berbunyi. luna langsung menghapus air matanya. dia tidak ingin ada yang melihat.biarkan saja dia melewati semua ini sendirian.

1
fafa riri
iya kak maaf
ini novel pertama q
Virna Wibowo
Baru bab bab awal author sdh banyak typos. moga² bab selanjutnya ga lagi ya
Vina Winata
Lumayan
fafa riri: terimakasi kakak atas komentar nya
total 1 replies
Ratna
kpn aktifnya lg thor
VARA-💕💖ASSYIFA
ah .... udahlah...
VARA-💕💖ASSYIFA
luna jangan menjadi wanita bodoh deh,,,,,, memberi kesempatan kedua pada dion .... aku ngak setuju ya,,, sama seperti ke2 kakakmu.... jangan sampai luna kembali sama dion titik
VARA-💕💖ASSYIFA
jangan biarkan luna kembali pada dion
VARA-💕💖ASSYIFA
masih banyak typo" nya kak....
VARA-💕💖ASSYIFA
dion juga murahan apa bedanya sama intan ..... dia juga ikut nikmatin intan .... jangan sampai dion bersatu sama luna ... dion egois
Rusman Joyo
tulisan nya di benerin Thor,dari awal byk kata yg salah,koq di ulang2 sampai bab ini
fafa riri
tunggu
Ratna
up date thor
fafa riri
Kakak maaf. saya usahakan setiap hari update karena urusan saya sudah selesai
fafa riri: ya kak.terimakasi dukubgan nya
total 2 replies
💞🌹mamanya AL& EL🌹💞
thorrrr klw bisa update nya rutin,klw jarang2 update pembaca pada lupa alur cerita sebelumnya🙏🙏🙏
fafa riri
di tunggu ya kak
Permata Hati
lanjuuut
fafa riri
iya kak
fafa riri
iya kak. terima kasih
Permata Hati
lanjutt


jangan lama"
fafa riri
maaf baru bisa bales n maaf sudah lama nunggu nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!