Belum selesai Revisi
Bagaimana rasanya jika dijodohkan dengan orang yang tidak kita Cintai? Bisakah Kita menerima perjodohan dengan menunggu kepastian masa lalu yang menghilang tanpa kabar?
Siapakah yang akan Muti pilih? Renald atau Rizky?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lelah menunggu
"Saya Renald sahabat lama Muti tante, dulu saya sering kesini, tapi 5 tahun lalu, saya melanjutkan kuliyah di luar Negri." Renald tersenyum.
"Benarkah kamu Nak Renald... " ibu Ani melotot karna kaget. "Wahhh... pantesan tante enggak asing melihat wajahmu, tapi sekarang Nak Renald ganteng banget lo... sampai tadi tante pangling," ujar bu Ani.
"Tante bisa aja"
"Oh ya tante, Muti kemana? kenapa dari tadi Renald nggak melihatnya?" Renald tersenyum.
"Emangnya Muti engga' ngabari nak Renald kalau Muti sudah menikah, Nak Renald kan sahabat dekatnya Muti?" ucap ibu Ani
Jeddduaaarrrrrr.....
Bagaikan di sambar petir di siang bolong, Renald terkejut, jangan tanya perasaannaya bagaimana, yg jelas Perasaannya kini hancur melebur bagaikan debu, hatinya sakit, sakit yang tak berdarah, itulah perasaan Renald sekarang.
"Ap... Apa?" Renald lemas seketika, Ternyata harapan untuk memiliki Muti, kini hanya tinggal angan-angan semata, ia tak menyangka bahwa orang yg di cintainya kini telah menikah dengan orang lain.
"Nak Renald enggak apa -apa Nak?" tanya ibu Ani, karena melihat ekspresi Renald yang terkejut setelah mendengar kabar tentang pernikahan Muti.
"Enggak apa-apa tante," Renald memaksakan senyumnya.
Renald yang hatinya menjadi kacau setelah mengetahui tentang pernikahan Muti, ia berdiri memutuskan pulang ke Mansionnya.
"Renald pamit pulang dulu tante karna Renald masih ada urusan lain," pamit Renald.
"Hati-hati di jalan ya nak...!" ujar ibu Ani sambil mengantar Renald ke depan pintu.
Renald melangkahkan kakinya meninggalkan rumah Muti lalu memasuki mobil dengan perasaan sedihnya, setelah mendengar kabar tentang Muti.
"Ternyata aku pergi terlalu lama, dan ini salahku sendiri, mungkin Muti telah lelah menungguku," batin Renald tanpa terasa air matanya jatuh begitu saja tanpa permisi.
"Tuan kenapa menangis setelah kembali dari rumah sahabat Tuan?" ucap Reno Asisten pribadi Renald, setelah tanpa sengaja melihat kaca mobil.
"Aku hanya kelilipan saja," Renald menghapus air matanya.
***********
"Tring...."
Bunyi ponsel Muti, petanda pesan masuk.
"Gimana Muti? kamu jadi enggak ambil satu jurusan denganku?" pesan Ayunda sahabat Muti.
"Jadi dong... Mungkin mulai besok aku sudah Masuk kuliah," Muti membalas pesan Yunda.
"Owh... baiklah, kita ketemu di kampus, sampai jumpa," balasan dari Yunda.
"Mungkin, hanya dengan menyibukkan diri aku bisa melupakan Kak Renald, dan aku harus bisa mebuka pintu hatiku untuk Suamiku, dan memberinya kesempatan untuk mendekatiku, Sebenarnya selama ini aku enggak tega padanya, namun aku di butakan oleh penantianku yang tiada pasti," batin Muti.
Ke esokan harinya.
Setelah selesai mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke Kampus, Muti menyiapkan sarapan untuk suaminya, Muti ingin mencoba bersikap lebih baik lagi pada Rizky.
Namun tak seperti biasanya, Rizky hanya melewati meja makan saja dan langsung berangkat tanpa memperdulikan Muti yg menunggunya di meja makan.
Muti menatap Rizky dengan tatapan kecewa, dia sudah berusaha untuk bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuknya, tapi Rizky malah pergi begitu saja.
"Mungkin dia masih marah karna sikapku kemaren," batin Muti.
"Kenapa aku malah sedih melihat suamiku bersikap dingin seperti itu?" gumam Muti.
Muti sarapan sendiri dan langsung berangkat ke kampus setelah membereskan meja makannya.
*********
"Ky, kamu tau nggak, hari ini kita ada rapat untuk memperkenalkan CEO kita yang baru," ucap Angga, Sahabat Rizky di kantor.
"Jam berapa?"
"Jam 10 pagi."
Rizky berdiri dari kursi kerjanya dan mengajak Angga untuk langsung ke ruang meting, karna kerjaannya pun sudah selesai.
"Baiklah, Mari kita berangkat keruang Meting, lagi pula ini udah jam 9, Mungkin sebentar lagi bos kita akan segera datang," ucap Rizky sambil melihat jam tangannya.
"Ayo..." ajak Angga.
*********
Kini semua Mata para karyawan wanita terpana dengan ketampanan seorang pria yg hadir memasuki Ruangan Meting bersama Mantan Ceo mereka, tubuh tinggi tegap dan berwibawa namun tatapannya tajam seolah ingin menerkam orang yg di lihatnya.
"Selamat pagi," ucap Refaldy Mantan Ceo Mereka.
"Pagi...." jawab semua para karyawan bersamaan.
"Pada kesempatan kali ini saya ingin memperkenalkan Ceo baru kalian yg akan menggantikan saya, dia adalah putra saya sendiri, DRAKA RENALD REFALDY," ucap Refaldy Ayah Renald.
...🍁🍁🍁🍁🍁...
^^^Bersambung....^^^
sukses
semngat
mksh
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa