NovelToon NovelToon
Maafkan Aku Ibu!

Maafkan Aku Ibu!

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Contest / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Tamat
Popularitas:87.9k
Nilai: 5
Nama Author: nadataskia

Kesedihan kadang membuat kita lupa dan menjadi gelap susah membedakan mana yang salah dan benar hingga menimbulkan kemarahan yang menyebabnya sulit tuk menyengarkan penjelasan hingga akhirnya penyesalan pun datang dan membuat kita menjadi Sadar namun semua sudah terlambat, Waktu yang dulu sudah berputar tidak mungkin bisa kembali lagi.


Ikuti kelanjutan Kisah Nadia Dan Kasih yang berjuang menjaga ibunya membalas budinya dulu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadataskia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Di sekolah Nadia saat ayah sampai gerbang pas sekali dengan keluarnya anak-anak ayah yang tadinya ingin masuk ke halaman sekolah tidak jadi hanya menunggu saja di depan gerbang karena melihat Nadia.

"Nad, itu ayah kamu kan?" kata Lusi teman Nadia.

"Mana?" tanya Nadia melihat ke arah yang di tunjukan Lusi. "Ehh iya itu ayahh kok ayah yang jemput ya apa ibu tidak bilang kalo gak usah di jemput!" sambung Nadia menghampiri ayah.

Ayah yang melihat Nafia mendekat langsung melambaikan tangan meminta Nadia segera mendekat ke arahnya, Nadia dan Lusi pun menuju ke tempat dimana ayah sedang menunggu.

"Kok Ayah yang jemput Nadia emang ibu kemana?" tanya Nadia sambil mencium tangan ayah.

"Ibu ada di warung tadi kata ibu Nadia tidak mau di jemput katanya mau pulang bareng temen! iya bener?" jawab ayah sambil bertanya memastikan soal uncapan ibu.

"Iya bener Yah, Nadia yang minta jangan jemput soalnya Nadia kan sudah besar masa di antar jemput mulu kan malu, Yah," jawab Nadia.

Ayah diam sejenak menyesal tadi, tidak percaya sama ibu ternyata yang ibu katakan benar bahwa ini keinginan Nadia yang memang tidak mau di jemput bukan hanya si kedar alasan ibu saja.

"Yaudah yuk si karang pulang sama Ayah, masa tega Ayah udah datang jemput tapi Nadia gak mau pulang sama Ayah!" ajak ayah.

"Lagian Ayah ngapain jemput aku, emangnya ibu tidak beri tahu ayah soal Nadia yang tidak mau di jemput?" tanya Nadia sedikit kesal.

"Ibu bilang tapi ini kemauan Ayah sendiri kok, mau jemput Nadia kan panas ayah khawatir sama Nadia," jawab ayah.

Setelah ayah dan Nadia berdebat sekolahan juga sudah sepi akhirnya dengan sangat terpaksa Nadia menuruti kemauan ayah yaitu pulang bareng dengannya begitu pun dengan Lusi ikut pulang bareng, ayah mengantar Lusi dulu pulang baru Nadia, Nadia di antar pulang kerumah bukan kewarung karena harus bersiap lagi untuk sekolah madrasah.

"Ayah Nadia pulang kerumah saja, mau istirahat dulu sebentar lalu siap-siap sekolah madrasah, oh iya Kasih sekolah gak, Yah" tanya Nadia.

"Hmm kayanya sih sekolah, kamu beneran mau pulang kerumah aja enggak keruko? lalu makannya gimana?" tanya ayah memastikan.

"Iya Ayah seriusan Nadia mau pulang kerumah aja, kalo masalah makan kan ibu selalu nyiapin makan di rumah," jawab Nadia pasti.

Ayah pun menuruti kemauan Nadia dan mengantarnya pulang kerumah, setelah sampai dan mengantar Nadia pulang ayah segera lembali ke warung lagi karena akan segera berangkat jualan keliling.

"Ya udah kalo gitu Ayah ke warung lagi ya, mau jualan keliling dulu nanti Nadia mampir ke warung ya minta uang sanggunya sama ibu!" pesan ayah.

"Iya ayah hati-hati ya di jalan, kalo masalah uang sanggu mah udah siap semua tuh di dalam tas ngaji Nadia," kata Nadia menunjukan buku tabungannya yang berisi uang untuk nabung dan jajan.

"Oh iya Ayah lupa ibu kan selalu siap sebelumnya, yaudah ayah berangkat ya takut kesiangan!" pamit ayah menyalakan motor lalu pergi.

Setelah ayah pergi dan tak terlihat mata lagi oleh Nadia ia pun segera masuk ke dalam rumah dan menutup pintu. Pertama-tama Nadia makan siang dulu dan sehabis itu baru bersiap untuk berangkat sekolah.

"Hmm istirahat dulu sebentar berangkatnya nanti saja," ujar Nadia pada diri sendiri.

Sambil menunggu waktu berangkat sekolah Nadia kembali memeriksa tugas madrasahnya, sekolah madrasah Nadia masuk sekitar pukul 14.00 wib, sedangkan Nadia pulang sekolah SD sekitar pukul 11.30 wib Sekarang baru pukul 12.30 wib masih ada waktu sekitar satu jam untuk bersantai.

Lelah itu yang di rasakan Nadia saat ini tapi demi mengejar cita-cita Nadia harus melupakanan rasa lelah ini, perasaan ingin menyerah pun pernah ada keinginan untuk berhenti sekolah tapi berkali-kali ayah dan iby selalu menasehati Nadia agar selalu bersemangat karena kalo kita mau berusaha pasti akan mendapatkan hasilnya.

Karena tak ada impian yang terwujud tanpa usaha dan kerja keras, karena semua butuh proses.

1
Reo Ruari Onsiwasi
Seru Nadia dan Kasih ==> seru Nadia dan Kasih
Reo Ruari Onsiwasi
uncap==> ucap
Reo Ruari Onsiwasi
di matikan==> dimatikan
Reo Ruari Onsiwasi
unyung==> untung
Reo Ruari Onsiwasi
yg ==> yang
simpen==> simpan
Reo Ruari Onsiwasi
kewarung==> ke warung
Reo Ruari Onsiwasi
Yaudah ==> Ya udah
Manami Slyterin
keren
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
Reo Ruari Onsiwasi
mampir lagi 🍮🍮🍮😷😷😷
@🦊⃫⃟Kareͩnᷡnᷜ⨀⃝⃟⃞☯ᵖˡଓε⋆⃟𝖋ᶻ🍇
up
Wiselovehope🌻 IG@wiselovehope
Aku datang bawa like dan fave 😁
🎧ᖇ𝚎𝙴ʰⁱᵃᵗᵘˢ♫︎
smangat🤗
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
semngaat kk
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
lanjutkan k..semngatt
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
semngat
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
semngattt ka
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
lanjut u nya
𝐙⃝🦜Md. Wulan ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡
mampir ksini ka
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺nada Mυɳҽҽყ☪️
lanjutttttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!