NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak Jeff Dan Jenn

Pernikahan Kontrak Jeff Dan Jenn

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:634.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nofiya Hayati

Jenny adalah gadis cantik, mandiri dan pemberani. Setelah Papanya meninggal karena menolong seorang pemuda yang tidak dia ketahui, dia harus bekerja keras untuk melanjutkan sekolahnya.

Jeffrey cowok tampan namun selalu memasang muka jutek dan bersikap dingin. Terlahir dari keluarga kaya membuat dia bersikap arogan dan semena - mena.

Suatu hari, peristiwa memalukan memberikan kesan buruk bagi Jenny dan Jeffrey ketika mereka bertemu untuk pertama kalinya di dalam sebuah bus kota. Sehingga membuat mereka saling benci.

Rasa saling benci mereka terus berlanjut ketika tanpa sengaja kedua anak manusia yang bagaikan anjing dan kucing itu masuk ke dalam satu fakultas dan kelas yang sama.

Hingga suatu hari, keduanya harus terjerat dalam ikatan pernikahan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Apakah rasa benci mereka akan terus bertahan ataukah rasa benci berubah jadi cinta?

Mari disimak yuk🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nofiya Hayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Balas Dendam Dimulai

Jeffrey sudah berada di sekolah. Kedua temannya Alvin dan Sammy masih terus mengamati Jeffrey diam - diam. Pasalnya dari masuk kelas hingga jam istirahat tiba, Jeffrey masih terus menekuk mukanya. Beberapa kali juga terdengar umpatan yang keluar dari bibirnya.

"Sam, coba kamu tanya gih, ada apa dengannya," saran Alvin ke Sammy.

"Kamu sengaja ya jadikan aku tumbal? Anak itu sedang dalam badmood , yang ada aku bakal jadi pelampiasan amarahnya," tolak Sammy.

"Kamu saja yang tanya," Sammy balik memberi saran ke Alvin.

"Aku? Nggak mau, aku masih ingin hidup," tolak Alvin bergidik.

"Sudah ku duga, kamu memang ingin menjadikan aku tumbal," cebik Sammy.

"Kenapa kalian berisik sekali?! Kalau mau berbicara di belakangku seharusnya pelankan sedikit suara kalian," seru Jeffrey kesal. Jelas saja Jeffrey mendengar percakapan Alvin dan Sammy. Secara mereka berbicara tanpa menurunkan volume suaranya.

Alvin dan Sammy sedikit terjingkat karena hardikan Jeffrey.

"Jeff, apa kamu nggak bisa sedikit santai saat berbicara. Kamu selalu buat aku kaget," protes Alvin seraya mengusap pelan dadanya.

"Sepertinya cacing - cacing dalam perutku juga ikut kaget karena dia," ucap Sammy sewot seraya mengusap perutnya yang memang sedari tadi sudah berdugem ria.

Sekarang sudah waktunya jam istirahat. Biasanya mereka akan ke kantin untuk memberi makan cacing - cacing yang ada di perut. Tetapi saat ini Jeffrey masih belum juga beranjak dari bangku kelasnya.

"Sebenarnya ada apa sih?" Alvin mulai berani bertanya kepada Jeffrey dengan sikap was - was.

Jeffrey masih setia dengan kediamannya.

"Sekarang kalau ditanya diam terus, tapi ujung - ujungnya pasti butuh kita," cebik Sammy yang juga mulai berani bersuara. Dia lupa, bahwa beberapa detik yang lalu dia terlalu takut untuk bertanya ke temannya yang memiliki tingkat emosi selangit tersebut.

"Jenny Dawson si kucing kumuh, nama itu akan terus tersimpan di otakku sebelum aku puas menyiksamu," tandas Jeffrey yang penuh dengan penekanan. Sorot matanya berkilat penuh dendam.

Alvin dan Sammy saling melempar pandang setelah mendengar perkataan Jeffrey. Keduanya juga saling melempar pertanyaan melalui gerakan mulut tanpa suara dan dijawab dengan hanya mengangkat kedua bahunya sebagai kode bahwa mereka tidak mengerti.

"Jenny Dawson? siapa dia?" terdengar suara lembut Veronica yang baru saja kembali dari toilet.

Perhatian Alvin dan Sammy langsung berpindah ke sumber suara begitupun Jeffrey yang merupakan pacar Veronica.

"Sayang, siapa Jenny Dawson? Hm?" tanya Vero sedikit cemberut. Dia cemburu ketika Jeffrey menyebut nama perempuan lain.

"Oh dia hanyalah cewek gila yang membuatku emosi saat di bus tadi," jelas Jeffrey yang tidak ingin terjadi kesalahpahaman di antara dia dan Vero. Kini muka Jeffrey mulai melunak karena keberadaan pacarnya itu.

"Ow. Apa dia cantik?" tanya Vero menyelidik. Veronica merupakan primadona di sekolahnya. Memiliki bentuk muka yang cantik memang sudah menjadi anugrah yang dia dapat sejak lahir. Namun dia akan merasa terusik dan sangat tidak suka jika ada perempuan cantik lainnya yang berada di sekitar Jeffrey, meskipun mereka hanya berteman.

"Ck! Dia sangat buruk dan penampilannya dapat merusak mata," balas Jeffrey apa adanya dengan mimik muka mengejek.

"Terus apa yang telah dia perbuat hingga membuatmu terlihat begitu emosi?"

"Ah, itu.., Dia menghina dan menamparku hanya karena tidak memberikan duduk kepada seorang wanita tua," jawab Jeffrey sedikit menutupi. Mana mungkin dia akan bercerita ke Veronica kalau dia di tampar karena memeluk dan mencium Jenny, meskipun itu hanya kecelakaan.

"Apa?! Sungguh kurang kurang ajar sekali dia, berani - beraninya dia menamparmu. Pipi bagian mana yang ditamparnya? Pasti sakit sekali," sungut Veronica seraya mengusap kedua pipi Jeffrey.

"Jangan lakukan itu, aku tidak ingin terlihat menyedihkan," ucap Jeffrey seraya menurunkan tangan Veronica dari pipinya. Sedangkan Veronica sekilas terlihat tersinggung akan sikap Jeffrey.

Meskipun mereka berpacaran dan Jeffrey selalu bersikap baik kepada Veronica, tapi mereka sangat jarang sekali melakukan kontak fisik yang berlebihan karena Jeffrey selalu merasa risih. Mungkin hal itu akan sangat menyenangkan bagi Jeffrey jika yang menyentuhnya adalah perempuan yang dia sukai. Dulu Jeffrey dan Veronica pernah sekali berciuman itu pun karena hampir seluruh kesadaran Jeffrey dipengaruhi oleh efek minuman beralkohol.

"Waow. Hebat sekali perempuan yang bernama Jenny Dawson itu," ucap Sammy dengan mimik muka kagum.

"Apa katamu? Apanya yang hebat?!" sungut Jeffrey kepada Sammy.

"Bayangkan saja, dia orang pertama yang berani menghina dan bahkan menamparmu," timpal Sammy lagi.

"Aku jadi penasaran seperti apa dia," sela Alvin.

"Sama, aku juga," Sammy menanggapi.

"Sepertinya kita harus memberi reward ke dia," saran Alvin yang mengandung sindiran keras kepada Jeffrey.

"Cukup! Sejak kapan kalian mulai berani mengejekku, kalian ingin mati?" seru Jeffrey seraya melempar tatapan tajam ke arah Alvin dan Sammy bergantian.

Alvin dan Sammy langsung mengulum rapat - rapat mulut mereka. Sedangkan Veronica sudah sibuk dengan pikirannya yang sudah melayang jauh. Saat ini nama Jenny Dawson sangat mengganggu pikirannya. Dia khawatir akan kebencian Jeffrey kepada Jenny malah justru membuat hubungan keduanya semakin dekat.

Tiba - tiba Jeffrey langsung beranjak dari bangkunya.

"Mau kemana kamu?" tanya Alvin dan Sammy bersamaan.

"Mau ke kantin," balas Jeffrey.

"Yes! Akhirnya ke kantin juga," ucap Sammy lalu mengekori Jeffrey yang diikuti Veronica dan Alvin.

Empat anak remaja tersebut berjalan melewati lorong sekolahan menuju kantin dengan formasi sejajar sehingga membuat murid - murid lainnya harus menepi untuk memberi mereka jalan. Seakan seluruh bangunan sekolah tersebut adalah milik nenek moyangnya.

Tapi kenyataan hal itu bukanlah hanya sekedar mengada - ada. Jeffrey Allison adalah anak dari pemilik Ravensbourne High School. Semua penghuni sekolahan tentu sudah mengetahui siapa Jeffrey.

Mereka sudah menempati bangku kantin yang menjadi singgahsana khusus. Tidak ada murid lain yang berani mendudukinya kalau tidak ingin menjadi benda permainan Jeffrey dan kawan - kawan. Namun meskipun begitu, selama ini Jeffrey belum pernah menjadikan murid perempuan sebagai bahan rundungannya.

Mashed potato dan daging serta waffle sebagai dissert adalah menu makan siang yang mereka pilih. Ke empat remaja tersebut mulai menyantapi makanan yang sudah tersaji di hadapan mereka.

Jeffrey menyantap makanannya dengan malas. Kilasan ingatan tentang kejadian di bus beberapa jam yang lalu sangat mengganggunya. Dia tidak pernah membayangkan sebelumnya. Hari ini dipermalukan di depan banyak orang harus dia alami.

Brak! Tiba - tiba Jeffrey menggebrak meja di depannya dengan begitu keras hingga membuat tiga orang yang berada satu meja dengannya terjingkat bersamaan.

"Uhuk.. Uhuk! Kenapa kau suka sekali buat orang terkejut?!" tanya Sammy yang tersedak makanan karena kaget.

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Veronica kepada Jeffrey dengan suara lembutnya.

"Aku sudah tidak tahan lagi, aku akan segera menggencarkan balas dendamku," ucap Jeffrey.

"Kalian berdua, besok ikut aku menemui cewek gila itu di sekolahnya," titah Jeffrey kepada Alvin dan Sammy dengan raut muka penuh makna dan rencana.

Bersambung~~

VISUAL TOKOH LAGI YA..🤗

Veronica

Dia selalu suka tampil sexy yang memperlihatkan lekuk tubuhnya.

Alvin

Berteman dengan Jeffrey sejak sekolah di bangku SMP.

Sammy

Sama halnya dengan Alvin. Sammy juga sudah menjalin pertemanan dengan Jeffrey semenjak sekolah di bangku SMP.

Terimakasih sudah mampir ke karyaku ya. Jangan lupa tekan gambar ♥️ agar masuk dalam rak buku kalian. Like, coment, hadiah, rate, dan vote kalian sangat beharga bagi Author🤗

Semoga kalian sehat dan bahagia selalu🙏

1
Luzi
😍
Bhre Sandra
asyek asyek azew ...
Deni T Saputra
lanjutkan thor
Jaenah Susanti
mudah²an di pesta itu, detak jantung c jeffrey jd ga beraturan, krna ngeliat penampilan jenny yg berbeda alias cantik.
Senajudifa
kutukan cinta dan mr.playboy hadir
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Mamah Briana mencuri kesempatan di balik beban Jenny.
Tp tak apa karna itu semua demi kebaikan mereka Semua👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
klo Nikah pasti seru 👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Kasean juga ya nasib Ember dan gayungnya. Mereka sekarang larut terbawa arus sungai yg deras.
tp itu karma👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Suasana hati Jeffrey sdg buruk pasti efek liat Jenny ama Sean. Cembokur tuh. Tp Gengsi😆😆👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Benci jadi Cinta emang so sweet terasa.
dibandingkan Cinta jd benci.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Cekcok mulu tp Cocok tau👍😆
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Untung tuh si cupu, klo beneran berhasil nyium😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Jeffrey Caper neh
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Sepp Jenny emang good. seru klo jd temen Jenny neh.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Perdebatan mereka buatku ingin menyaksikan adanya cinta hadir di hati kedua insan tersebut.
Pasti banyak adegan malu² kucing.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
genteng semua
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Wauu....keren semua tp sikap nya belum ku kenal jauh. jd blom bisa milih dukung siapa ya?...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Putraku ?...maksudnya
penasaran buatku mo mandi jd batal
Senajudifa
kutukan cinta mampir...sdh kufavoritkan y
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Harus tetap jd menantu Briana walau Jenny menolak. ltu mauku harap Author mematuhinya.👍😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!