NovelToon NovelToon
Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Live/Variety Show / Showbiz / Nikah Kontrak / Model / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Satu skandal, dua musuh bebuyutan, dan 24 jam kamera yang menyala.
Sienna Rose, seorang supermodel papan atas, mendadak dihujat publik dan dituduh menjadi simpanan sugar daddy. Di waktu yang sama, Declan Bryer, aktor internasional berwajah sedingin es, tersandung skandal orientasi seksual. Demi menyelamatkan karier bernilai jutaan dolar, manajemen mereka memaksa keduanya bergabung dalam reality show pernikahan palsu, We Got Married.
Publik mengira mereka pasangan serasi yang romantis. Namun di balik layar, saat kamera mati, mereka adalah musuh bebuyutan masa kecil yang saling membenci! Sanggupkah Sienna menahan diri untuk tidak mencakar Declan di depan kamera? Dan apa yang terjadi saat masa lalu yang belum usai serta rahasia besar keluarga mereka perlahan mulai terkelupas di tengah sandiwara ini?
"Kurangin manjanya di depan kamera. Geli gue dengernya." — Declan Bryer.
"Pikir gue sudi?! Lo itu cuma kanebo kering, Declan!" — Sienna Rose.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5: Kehangatan di Bawah Langit Malam

​"Hancung! Uh... hancung!"

​Sienna menggosok hidungnya yang memerah menggunakan selembar tisu untuk yang kesepuluh kalinya malam ini. Efek kehujanan balon air tadi siang akhirnya mulai terasa. Suaranya yang biasa melengking kini terdengar sengau dan berat.

​Di sekeliling mereka, lampu-lampu tumblr berwarna kuning hangat menerangi area halaman belakang rumah WGM. Malam ini adalah sesi makan malam double date di luar ruangan bersama pasangan Kenzo dan Laura. Angin malam Jakarta Selatan berembus cukup kencang, membuat gaun tidur tipis yang dilapisi kardigan rajut milik Sienna terasa tidak ada gunanya.

​"Tuh kan, apa gue bilang. Si Cegil satu ini beneran tepar," celetuk Kenzo sambil membalik daging barbekyu di atas pemanggang.

​Laura yang duduk di sebelah Sienna ikut mengusap punggung cewek itu. "Sienna, lo nggak apa-apa? Wajah lo agak pucat loh. Mau masuk aja ke dalam?"

​"Nggak apa-apa kok, Kak Laura. Hancung! Cuma bersin biasa aja," jawab Sienna bersikeras. Jiwa keras kepalanya menolak untuk terlihat lemah di depan kamera, apalagi di depan pria yang saat ini sedang berjalan mendekat dari arah dapur.

​Declan kembali ke area halaman dengan membawa sebuah selimut wol tebal berwarna cokelat tua. Tanpa mengucap sepatah kata pun, dia berdiri di belakang kursi Sienna, lalu menyampirkan selimut itu ke seluruh tubuh Sienna, membungkus cewek itu dengan rapat sampai hanya menyisakan kepalanya yang menyembul keluar.

​Sienna tersentak, menoleh ke atas. "Dec, gue nggak—"

​"Diam," potong Declan pendek, nadanya dingin tapi gerakannya sangat tegas. Dia duduk di kursi kosong tepat di sebelah Sienna, lalu meraih kedua tangan Sienna yang menyembul dari balik selimut.

​Tangan Sienna terasa sedingin es. Declan mendengus pelan, lalu menyelipkan kedua tangan kecil Sienna ke dalam genggaman tangan besarnya yang hangat. Dia mulai menggosok-gosok telapak tangan Sienna dengan gerakan perlahan, sesekali memberikan embusan napas hangatnya di sana agar suhu tubuh Sienna kembali normal.

​Sienna mematung untuk yang kesekian kalinya hari ini. Matanya melotot bulat menatap tangannya yang sedang dihangatkan oleh Declan. Sisi aslinya yang galak mendadak lumpuh total. "Dec, tangan lo... diliat kamera," bisik Sienna dengan suara sengaunya, mencoba menarik tangannya karena gengsi.

​Declan justru mempererat genggamannya, sama sekali tidak memedulikan tiga kamera tersembunyi yang sedang menyorot mereka dari sudut berbeda. "Biarin. Emang gue peduli? Lo mau tangan lo mati rasa?" ketus Declan, tetap fokus menggosok tangan Sienna.

​Di seberang meja, Laura langsung menopang dagunya dengan kedua tangan, tersenyum menggoda. "Aduh, Kenzo... kok tiba-tiba di sini rasanya manis banget ya? Dagingnya kalah manis sama yang lagi pegangan tangan."

​Kenzo tertawa terbahak-bahak. "Aseli, Dec! Gue baru tahu seorang Declan Bryer yang biasanya kalau diwawancara media irit ngomong, bisa se-bucin ini kalau pacarnya lagi sakit."

​@bucin_wgm_official: TOLONGGG GUE DIHANTAM KEBUCINAN REAL TIME!!! Declan megang tangan Sienna terus digosok-gosok?!

@lunalicious_fans: Muka Sienna langsung nge-blank wkwkwk. Dia bener-bener dihajar sama perhatian Declan yang bertubi-tubi dari siang!

@pakar_asmara: Perhatikan deh, Declan ngelakuin itu alami banget, refleks seorang cowok yang nggak mau ceweknya kenapa-napa. Ini bukan akting kontrak!

​"Bentar, gue ambilin sesuatu dulu," ucap Declan. Dia melepaskan tangan Sienna, lalu berdiri dan berjalan kembali ke dapur.

​Beberapa menit kemudian, Declan kembali dengan membawa secangkir cokelat panas yang masih ngepul dan semangkuk sup ayam makaroni yang disiapkan oleh tim katering produksi.

​Dia meletakkan cangkir cokelat itu di depan Sienna. "Minum dulu cokelatnya pelan-pelan. Biar tenggorokan lo enak."

​Sienna menurut tanpa protes, meminum cokelat hangat itu dengan dua tangan yang terbungkus selimut. Efek dihajar oleh sikap terbalik Declan sejak siang tadi membuat pertahanan cegilnya runtuh. Dia terlalu lelah untuk berdebat, dan sejujurnya... dia sangat menikmati perhatian ini.

​Setelah Sienna menghabiskan setengah cokelatnya, Declan menarik mangkuk sup panas mendekat. Dia menyendok sedikit kuah sup beserta potongan ayam, lalu mendekatkannya ke mulutnya sendiri.

​Fiuuuh... Fiuuuh...

​Declan meniup sup panas itu dengan penuh perasaan, memastikan suhunya sudah pas dan tidak akan membuat lidah Sienna melepuh. Setelah dirasa cukup hangat, dia mengarahkan sendok itu tepat di depan bibir Sienna.

​"Buka mulut lo. Makan supnya selagi hangat," perintah Declan dengan suara rendah yang terdengar sangat seksi di keheningan malam.

​Sienna cengo, menatap sendok di depannya, lalu menatap mata tajam Declan yang sedang menunggunya. "Gue... gue bisa makan sendiri, Dec. Tangan gue nggak patah."

​"Tangan lo masih dingin di dalam selimut. Jangan keras kepala, Sienna. Buka mulutnya," balas Declan, kali ini dengan tatapan mata yang tidak bisa dibantah.

​Sienna menelan ludah. Di bawah tatapan intens Declan, dia akhirnya membuka mulutnya perlahan, membiarkan Declan menyuapkan sup itu ke dalam mulutnya.

​"Enak?" tanya Declan lirih.

​Sienna hanya bisa mengangguk pelan dengan wajah yang sudah merah sempurna, bukan karena demam, tapi karena malu setengah mati. Setiap kali Declan meniup sup sebelum menyuapinya, Sienna merasa seperti sedang ditarik kembali ke masa lalu, ke masa di mana mereka belum saling membenci karena masalah Edrick Jasper.

​Laura yang melihat pemandangan itu langsung heboh sendiri di kursinya. "Ya ampun, Sienna! Muka lo merah banget! Declan, lo tanggung jawab ya, anak orang makin demam bukan karena flu, tapi karena baper!"

​"Sayang, jangan digodain terus, kasihan Sienna mukanya udah kayak kepiting rebus," timpal Kenzo sambil menyajikan daging barbekyu yang sudah matang ke piring mereka.

​Declan tidak membalas godaan Kenzo dan Laura. Dia hanya terus melanjutkan tugasnya: meniup sup, menyuapi Sienna dengan telaten, dan sesekali merapikan selimut Sienna yang agak melonggar agar angin malam tidak menusuk kulit cewek itu.

​Sementara itu, di kolom komentar aplikasi, para penonton benar-benar sudah tidak bisa menahan jeritan histeris mereka. Server live stream kembali mengalami lonjakan grafik yang luar biasa tinggi.

​@pencinta_tsundere: GUE TERIAK DI KAMAR SAMPAI DIGEDOR NYOKAP!!! Declan niupin supnya manis banget woii!

@netizen_insom: Sienna bener-bener mati kutu malam ini wkwkwk. Sifat galak dan cerobohnya hilang total digantikan mode pasrah diurusin suami.

@wgm_shipper: Gila, ini episode terbaik sepanjang sejarah WGM! Chemistry benci tapi cinta mereka tuh real banget, kelihatan dari cara mereka tatap-tatapan mata.

@anti_gimmick_club: Fix ini mah mereka udah punya perasaan dari dulu tapi gengsi. Penonton malam ini fix nggak bisa tidur nyenyak!

​Setelah mangkuk sup itu kosong, Declan membersihkan sudut bibir Sienna menggunakan tisu dengan sangat lembut. Tatapan matanya yang sedingin es kini tampak melunak, memancarkan rasa protektif yang teramat dalam, menegaskan kembali dalam hatinya bahwa cewek ceroboh di depannya ini adalah teritorinya yang tidak boleh disentuh oleh siapa pun.

​"Udah kenyang?" tanya Declan pelan.

​Sienna mengangguk kecil, menyembunyikan sebagian wajahnya di balik selimut wol. "Udah. Makasih, Declan..." bisiknya tulus.

​Malam itu, di bawah sorotan kamera dan langit malam yang dingin, sandiwara pernikahan mereka terasa semakin kabur. Batasan antara akting manajemen dan perasaan nyata perlahan-lahan mulai terkikis, menyisakan kehangatan yang perlahan mulai mencairkan kebekuan di antara dua musuh bebuyutan ini.

1
Aidil Kenzie Zie
kalau nggak pengen diliatin sama cowok lain y harus go public donk Dec🥰🥰 hubungan kalian jadi mereka paham
Ariska Kamisa: susah ya kak mereka ini 🤭🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Baca marathon akhirnya End juga... 👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Oowhh bukan Satria Toh pelaku utamanya.. padahal sudah nuduh Dia tad tapi ternyata Asisten dan Agensi lain.i.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Feeling Aku sih pelakunya si Satria, apa lagi tadi terlambat masuk pas yang lain sudah ngumpul dan semua petunjuk mengarah ke dia karna sejak awal dia ga suka denganDeclan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor kenapa panggilan Declan sama Siena masih pake Lo Gue... padahal kan udah nikah, di kirain bakal di ganti Aku Kamu lebih mending enak di denger halus.🙏

Atau sekalian saja pake sebutan Sayang, Honey biar lebih romantis.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Siena protes mulu perasaan, sekali² bales lah Dec biar Dia ga ngerasa di cintai dan di posesifin terus sama kamu makanya ga tau rasanya Cemburu.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Coba bales aja Dec kamu deketin perempuan lain dengan ngobrol boasa di depan Siena, tar lihat gimana reaksinya bakal tetep cuek apa cemburu... biar Dia ngerasain juga kalau cemburu rasanya gimana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
terus apa kabar dengan kedua musuh Siena Declan... niihh, ga kedengeran si Edrick dan si Maura kemana plus gimana kehidupannya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm... Good para Orang Tua gercep.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah Bapaknya Siena Ketua mafia tapi kenapa bisa kecolongan hanya karna seorang Maura yang ga punya kekuatan apa²... emang yang ngasih info Siena jatuh ke jurang cuma liatin aja tah tapi ga gercep instingnya sebagai pengawas bayangan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya sih, Harab Maklum karna pengawal bayangan juga manusia ada lengahnya.🤭🤭
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah gitu kek jujur awal mula masalah kalian jadi sedikit lebih ringan kan jadinya dengan hubungan kalian... teruuusss sekarang ga harus Akting yerlalu di buat² lagi karna bisa dengan natural aja pasti lebih bisa buat ngalahin tuh si Edrick dengan Maura.
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mudah²an komflik di dalam ceritanya ga berat² alnya Aku suka males kalau ujung² musuh yang lebih bahagia dan bikin esmosii.🤣✌️🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Awas saja tar kena Aku seruduk lho Thor kalau kepalaku sudah berasap.🤣🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau kamu takut Siena terluka lagi harusnya kasih tau biar bisa nyari jalan keluar dan hadepin bareng² atau siaga Declan beda lagi kalau dia ga tau malah masalahnya lebih ruwet... Dan Siena kalau kamu mau masuk dalam kehidupan Declan dan ngerasa perlu atau bersedia buat jadi pendengarnya harus usahakan cara bicaramu pada tempatnya dulu bukan dengan marah² dan ketus karna yanga ada Declan ga bakal buka suara sedang kamu saja ga bisa ambil kepercayaannya dengan sikapmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iiiihhh autor sampe soal pribadi di ajuin juga, depan umum lagi banyak yang liat.🫣

Perlu sapu ga Thor buat bantu bersihinnya biar ga Ngeres kemana².😁✌️
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hah... Siena padahal.kamu sendiri yang duluan sok²an jual mahal semua di sangkut pautin dengan Akting dan giliran di balas ketus sama Declan malah ngerasa jadi korban karna terluka sama jawabannya... hadeuuhh makanya kalau jangan sok jual, gaya mahal seolah ga butuh bantuan dia dan nuduh buruk mending diem saja.

Komunikasikan juga sama Declan tentang kesalahan mu dulu kalau memang kamu salah jangan gengsi di gedein.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sanfok dengan kata HANCUNG itu suara bersih atau apa Thor.🤔

karna biasanya yang Aku sering denger dan lumrah bunyinya HATCIIHHH.🤭✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Oowwhh .. untung Aku ga sampe salfok sama dengan HANGC*T... Thor ya Ampuunn.🤣🤣🤣✌️🫣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkwkk Kenapa ga di komunikasikan biar jelas kesalah pahaman dulu mungkin bisa terbuka dan ga bikin kalian menjauh lagi dengan batasan.🤭🤭

Tapi ngomong² siapa nih Edrick.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan marah² mulu Dec tar darah tinggi kan repot... harusnya di sayang² kek.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah kalau cinta ngapain di tutupin pake benci segala... mending di ungkapin aja Declan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya jadi pengen di getok biar Tunjukin aja langsung tanpa harus sembunyiin lagi.😁😁
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baru Mampir bab awal sudah berantem... moga² mah ga bikin darting, Maaf Thor bercanda.😁✌️
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!