NovelToon NovelToon
Ruang Hati Untuk Karin

Ruang Hati Untuk Karin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Pelabuhan Hati

Bagi orang lain Karin adalah si antagonis untuk kehidupan kakaknya, namun siapa sangka di balik sikap yang dia tunjukkan selama ini dia menyimpan banyak luk. Di tambah dengan malam kelam yang terjadi adanya akibat ulah sahabat-sahabatnya, hidup Karin sejak hari itu berubah total.

Sementara itu Aiden sengaja datang ke Indonesia untuk mencari perempuan yang membuatnya selalu dalam rasa bersalah sejak malam itu. Namun siapa yang menyangka jika dirinya tak perlu bersusah payah untuk menemukan perempuan tersebut. Lalu apakah ada ruang untuk Karin di hati Aiden? Atau dia melakukannya hanya karena sebuah rasa bersalah?

“Selalu ada ruang untukmu di hatiku,” Aiden

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5# Alya tahu rahasia Karin

Papa Andi mengobrol santai dengan papa Harun, Rega juga Aldo. Obrolan seputar bisnis terutama, mereka nge teh dan menikmati camilan sebelum makan malam inti nanti di mulai.

“Bagaimana kondisi perusahaanmu, Harun?” papa Andi memulai obrolan.

“Baik, Andi. Semuanya berjalan dengan semestinya,” papa Harun mengambil cangkir yang ada di hadapannya dan menyeruput teh hangat tersebut.

“Rega setuju untuk ikut mengurus Setyadarma kalau begitu, Harun?”

“Tidak, om. Aku tetap dengan Allegra,” sahut Rega.

Papa Harun meletakkan cangkir teh di meja. “Bukan Rega, tapi Aiden. Keponakanku yang akan membantu mengurus Setyadarma,”

“Aiden?” papa Andi belum pernah mendengar maupun bertemu dengan pria yang di sebutkan oleh papa Harun, wajar jika dia tidak tahu.

Papa Harun mengangguk. “Aiden putra adikku, selama ini dia tinggal di Malaysia. Dia memutuskan kembali ke Indonesia untuk mengembangkan perusahaannya di sini, Andi. Kebetulan dia berkompeten di bidang yang sam denganku, jadi aku minta Aiden untuk membantu.”

Papa Andi mengangguk paham.

“Harusnya Aiden sudah datang,” lanjut papa Harun.

“Mungkin masih terjebak macet, pa. Aiden tadi pulang dulu soalnya,” ujar mama Indah yang tadi sudah di hubungi Aiden kalau dia menyusul.

Mendengar nama Aiden membuat Karin reflek menyentuh perutnya, nama yang membuatnya ingat kejadian beberapa waktu lalu hingga tanpa dia sadari ada yang tertinggal dari pria itu dalam dirinya. Namun dia segera mengenyahkan pikiran itu, dia tahu nama Aiden di dunia ini banyak. Lagi pula Karin juga tidak tahu nama belakang pria itu, sungguh! Kali ini dia merutuki dirinya sendiri, alih-alih minta pertanggung jawaban. Karin pagi itu justru mengatakan untuk melupakan semuanya dan berharap mereka tidak akan bertemu lagi.

“Andai saja hari itu aku minta dia langsung menikahiku,” monolognya dalam hati, namun semua sudah terjadi, menyesal pun tiada guna.

Karin berkali-kali menghela napas sambil mengusap perutnya, tanpa dia sadari mama Indah terus memperhatikannya. Belum lagi wajah Karin yang terlihat pucat seperti sedang tidak sehat.

“Karin!” panggil mama Indah.

“Iya, tante.”

“Kamu baik-baik saja, nak? Wajahmu pucat begitu,”

Karin langsung memegangi ke dua pipinya. “Karin baik-baik saja, tante. Hanya sedikit lelah, kemarin asam lambung kambuh. Sekarang sudah lebih baik,” jawabnya diangguki mama Indah.

Mama Nirma mengusap lengan putrinya. “Padahal sudah aku minta dia istirahat, mbak. Tapi Karin kekeh ingin membantu menyiapkan jamuan untuk kalian, terutama untuk Rega.” Mama Nirma melihat kearah Rega. “Harusnya Rhea yang menyiapkan, bahkan sampai sekarang dia bertanya saja tidak. Karin lebih cocok jadi menantumu, mbak. Jadi pendampingnya Rega,” lanjut mama Nirma.

“Yang di lamar Rega itu Rhea, Nirma. Bukan Karin!” mama Indah menjawab dengan sedikit ketus.

“Mama tidak perlu berlebihan begitu, aku baik-baik saja. Aku juga hanya membantu menyiapkan minum,” Karin merasa tidak enak dengan Rega maupun mama Indah karena ucapan sang mama.

Rega mengerutkan dahinya, bukan membalas ucapan mama Nirma. Rega justru menoleh kearah sang asisten, Aldo hanya mengangkat ke dua bahunya. Mereka berdua kemarin memang mendengar sesuatu yang membuat Rega semakin memantapkan keputusannya untuk tetap menjadikan Rhea istrinya.

Selain Rega sudah mulai menyadari seberapa penting arti Rhea dalam hidupnya, dia juga tahu ada satu hal yang Karin sedang rahasiakan dari semua orang. Namun Rega tidak ingin ikut campur, dan dia tidak ingin terlibat dalam carut marutnya keluarga Darmawan. Beberapa hari lalu saat dia dan Aldo membawa Karin ke UGD, secara tidak sengaja mereka berdua mendengar dokter yang merujuk Karin ke spesialis obgyn.

Rega dan Aldo bukan tidak tahu apa itu spesialis obgyn, untungnya hari itu dia dan Aldo berdiri tidak jauh dari bilik di mana Karin sedang di periksa.

“Rhea di mana, Andi? Dari tadi belum kelihatan,” papa Harun mengalihkan pembicaraan sebelum istrinya itu meledak dan me maki-maki istri dari sahabatnya tersebut.

“Sebentar lagi dia sampai, Harun. Alya barusan menghubungi kakaknya,” jawab papa Andi, sesungguhnya dia juga merasa khawatir karena Rhea belum juga sampai. Papa Andi mendengar dari putri bungsunya kalau mama Nirma sempat menemui Rhea dan memintanya untuk tidak datang agar Karin bisa menggantikannya posisinya.

Papa Andi sempat marah pada sang istri, namun sepertinya percuma karena mama Nirma masih terus di butakan oleh rasa cemburunya yang besar, dia masih terjebak dengan masa lalu. Di mana papa Andi pernah menyukai mama Alana yang tidak lain adalah mama kandung Rhea yang juga adalah sahabat papa Andi, bahkan suami mama Alana adalah sahabat papa Harun dan papa Andi juga.

***

Alya sebenarnya malas untuk turun dan ikut bergabung di ruang tamu, tapi dia harus menemui kakak sulungnya. Rhea sebenarnya memang tidak berniat datang, dia menganggap jika pertunangannya dengan Rega memang sudah berakhir. Meskipun para orang tua belum mengetahui secara pasti, hanya mama Nirma yang sudah tahu.

Tapi beberapa waktu lalu sebelum Rhea berangkat ke Bandara, Alya menghubunginya. Adik bungsunya tersebut meminta untuk bertemu walau hanya lima menit, karena Alya menemukan kotak peninggalan  orang tua kandung sang kakak. Kotak tersebut tidak bisa dia buka dan kemungkinan hanya Rhea yang tahu bagaimana membukanya.

Alya sudah melangkah menuruni anak tangga, tiba-tiba dia teringat sesuatu. Alya berbalik dan masuk ke dalam kamar Karin. “Untung tidak di kunci,” monolognya yang berhasil membuka pintu kamar sang kakak.

Alya langsung menuju meja rias sang kakak, dia mencari sesuatu yang tadi dia lihat. Alya membuka  satu persatu laci, mencari keberadaan amplop bertuliskan logo sebuah rumah sakit.

“Ayo Alya! Pikirkan di mana biasanya mbak Karin menaruh sesuatu yang penting,” dia duduk di kursi menghadap kaca rias setelah lelah mencari dan belum ketemu.

Setelah beberapa saat, Alya berdiri. Dia tersenyum smirk dan langsung menuju nakas yang ada di samping tempat tidur sang kakak. Di sana ada tiga laci, Alya tahu betul di mana letak kunci laci paling akhir. Setelah berhasil membuka kuncinya, dia menarik laci tersebut.

“Poli kandungan?” Alya langsung mengambil kertas hasil pemeriksaan tersebut, dia membukanya. “Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa ibu Karin positif...” Alya menutup mulutnya dengan satu tangan, dia syok mendapati isi dari hasil pemeriksaan darah Karin. “Mbak Karin ha-hamil? Kamu keterlaluan kalau ini adalah hasil hubunganmu dengan kak Rega, mbak. Tidak bisa...aku tidak bisa membiarkan kak Rhea datang,” Alya membawa kertas tersebut, dia keluar dari kamar Karin.

Alya berusaha menghubungi ponsel sang kakak sulung, namun Rhea sedang dalam panggilan lain.

Alya turun ke lantai satu dengan emosi yang sudah menumpuk, dia kira kakaknya tidak akan sampai sejauh itu. Nyatanya Alya salah, di menuju ruang tamu yang ternayata suasana di ruang tamu tidak kalah tegangnya karena mama Nirma dan mama Indah sedang berdebat.

 

1
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semoga di mudah urusan,taubatan nasuha ya ibu ayu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aamiin... smg happy end
total 1 replies
partini
lah bukan karena nala 100% situ ya juga andil,,ibu ga tau diri sih anda ini pergi lama anak udah sukses nongol lagi
a yulaela_fa(Ayu Anfi): datang krn ada maunya sih mama ayu... bknny mmperbaiki tp malah menjadi. akhrnya kena hkmn jg 🤭.
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Penyesalan yang datangnya terlambat. Kalau sudah terjadi baru ada sesal
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hu um kk... semua ndak bs diulang, klo udh begini aja pd bingungkan mau minta maaf.. mama ayu emang rada2 wkwk
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah,semangat terus thor
Nur Asiatun: Alhamdulillah...semoga Allah permudahkan segala urusan
total 3 replies
muthia
semoga Alvian segera pulih 🙏
partini
lampir satunya Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aman kak. dia g bs kmn2, ada mbak nanik sm bodyguard mama indah yg jagain. biar ndak kabur 🤭
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Baru Nala yang kena. Mama Ayu apa nih karmanya? dari keluarga besannya ✔️ apalagi dari anak kandungnya ✔️😤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ada pastinya. mrk bakal dpt hukuman🤭
total 3 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah... semangat terus Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kakak... ❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
jgn biarkan sumala berhasil menghancurkan keluarga Karin Aiden 🙏
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Othor yang baik hati, bisa ditambah up nya ga sich? 🤭 nanggung amat ini😤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🫣🤣🤣... msh proses review sprtny kk. blm lolos, dtgg saja ya.
total 1 replies
muthia
Aamiin🤲
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
In
wah.. langsung jadi dedeknya Vian...
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 plg2 bawa oleh2 adek buat vian
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah... sudah kenal semua Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 pokoknya terimksh untuk dkgnnnya ❤️❤️
total 1 replies
muthia
maaf jarang buka hp soalnya lg pulkam 🙏❤
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤❤❤🙏🙏🙏🙏🙏
total 2 replies
Niken Dwi Handayani
Hiiiii.. gregetan banget sama sumala dan Mak Lampir 😤😤
partini
dah sat set lah Aiden ga usah di ulur lagi go cari rumah baru ayo Yo lelet
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 lg nyari rmh biara sumala g bs kesana
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Serba salah Karin dibuat nya atas kerandoman Alvian 😩
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wwkwk... serba slh mo marahin tp yg kshnide vian itu baby mochi, nala pasti jg tdk terima. ngasih th vian jg g bs keras hrs lmbutsoalnya msh bocil. mmg disini aiden yg pny peran pntg
total 1 replies
partini
aihhh tuan rumah kaya yg ngontrak yg ngontrak ga punya otak 🤦
a yulaela_fa(Ayu Anfi): emg mrk pgn nguasain rmh it sm aiden
total 1 replies
partini
bocil cadel ga ada duanya 👍👍
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🫣🤭🤭🤭 tp bneran susah ya bikin adegan bocil2 tu kk, aq tkt g sesuai espektasi pmbaca & g bs bikin mrk gemes ... aq saluit sm kakak2 senior yg bs bikin adegan sm narasi perbocilan yg bs bikin kt pembca gemes.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!