NovelToon NovelToon
Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Varha

[Baca Season 1 Agar Paham Alur]
Season 2 Dari Cewek Berandal SMA

Genre: School, Comedy, Slice Of Life

Hari hari baru Vani dan ketiga orang temannya ( Agnes, Putri, Awani) di kelas Dua SMA, yang mereka jalani dengan suka riang dan tentunya banyak rintangan yang menghadang

[Next.. Jan lupa baca Cewek Berandal SMA 3]

_____________________________________________
WARNING!!
Cerita ini hanyalah Fiktif Belaka
____________________________________________

Bantu Author dengan Like, Comment dan Vote :)
Makasih dah Baca (≡^∇^≡)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Varha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CBS2_005

"Pak Azka, gimana kita bisa turun" Tanya anak kelas sepuluh

"Langit mendung lagi, mau hujan pasti" Sambung anak kelas sepuluh lain

"Kalian tenang dulu" Ucap Azka

"Tenang gimana! Kalau hujan disini nggak ada tempat buat berteduh" Ucap anak kelas sepuluh

"Kamu ngebantah saya?!" Ucap Azka ngegas

"Enggak pak, maaf" Ucap anak kelas sepuluh

Azka berniat untuk meminta bantuan dengan menelpon seseorang di kantor guru. Saat ia merogoh sakunya untuk mengambil handphone, ia terkejut karena handphonenya tidak ada di sakunya

"Handphoneku!" Ucap Azka sambil memeriksa kembali seluruh sakunya

"Kenapa pak?" Tanya anak kelas sepuluh

"Handphonenya saya tinggal di kelas kalian gara gara cari kalian!" Jawab Azka

"Aduh, pak Azka ini gimana sih. masa handphone di tinggal sembarangan" Ucap anak kelas sepuluh

"Coba pakai handphone kalian" Ucap Azka

"Handphone kami juga di kelas pak" Ucap anak kelas sepuluh

"Handphone kalian berenam, semuanya dikelas?" Tanya Azka

"Iya pak, jadi aturan main kita. kita nggak boleh bawa handphone pas lagi kumpul. Nanti semua sibuk main handphone sendiri sendiri, nggak asik main begitu. Jadi kami kumpulin handphonenya di salah satu tas kita" jelas anak kelas sepuluh

"Bagus, kalian bisa mengendalikan waktu untuk main gadget. Bapak salut sama kalian" Ucap Azka sambil tersenyum

"Pak, ini bukan waktunya untuk puji kita. Sekarang gimana cara kita minta bantuannya?!" Ucap anak kelas sepuluh

"Entahlah" Ucap Azka dengan muka datar

"duarr"

"Zzzzrrsssssss......" Hujan deras tiba tiba turun

Mereka semua merapat berdempetan berteduh di bawah teras rooftop yang sempit

"Mepet tembok aja, jangan sampai kalian sakit gara gara kehujanan" Ucap Azka

"Tetap aja kena pak" Ucap anak kelas sepuluh

"Kita tunggu bantuan datang" Ucap Azka

"Wushh..."

"Zzzrrrsssssssss....."

hujan deras disertai angin dingin yang berhembus membuat mereka semua kedinginan

Sementara itu tanpa perasaan bersalah, Vani dan ketiga sahabatnya mengikuti pelajaran di kelas dengan santai hingga jam pelajaran terakhir

Saat berjalan di lorong kelas, mereka mengobrol kan sesuatu

"Hujan deras amat ya, gimana pulangnya nih" Ucap Putri sambil melihat ke arah luar jendela

"Btw, gimana nasib yang di atap ya" tanya Awani

"Kalau mereka masih di sana, Pasti kedinginan tuh" Jawab Putri

"Hm... Tapi pak Azka pasti udah minta bantuan buat bukain pintu atapnya, jadi mereka pasti udah keluar dari tadi" Jelas Agnes

"Betul juga" Ucap Putri

"Eh, bentar.. Aku ada urusan" Ucap Vani yang menghentikan langkah ketiga sahabatnya. ia langsung berlari meninggalkan mereka

"Urusan apa?" Tanya Putri

"Paling dia mau cek ke atap" Ucap Agnes. Mereka bertiga kembali berjalan keluar dari sekolah

Vani dengan cepatnya berlari ke tangga rooftop. Sesampainya di sana, ia mengendap endap menaiki anak tangga sampai di depan pintu. di sana, Vani membuka kunci rooftop dengan perlahan supaya tidak di sadari siapapun

("Nah beres, dengan begini aku nggak bakal kena masalah") batin Vani senang. ia kembali turun dari rooftop dan pulang kerumahnya

Sementara itu selang beberapa waktu, salah satu anak kelas sepuluh yang merasa bosan tidak sengaja menyandarkan punggungnya ke pintu rooftop, tiba tiba pintu terbuka

"klekk"

"Eh?"

"Bruagg!!!"

Anak itu jatuh terjungkal ke belakang, semua orang di sana langsung menoleh kearahnya

"Kebuka!" Ucap Azka senang. Azka langsung mengecek ke dalam

"Adududuhh" Ucap anak kelas sepuluh yang terjatuh dan kesakitan

"Siapa orang yang bukain" Ucap Azka sambil mengamati sekitarnya

"Jangan jangan di bukain setan" Jawab salah satu anak kelas sepuluh

"Hiii... Serem, sore sore ujan lagi. jangan bahas yang serem serem dong" Ucap anak kelas sepuluh lainnya

"Saya yakin, pasti ada orang yang sengaja kunci kita" Ucap Azka yakin

"Mungkin tadi pintunya macet kali pak, jangan asal nuduh orang, nggak baik" Ucap anak kelas sepuluh

"Benar juga, mungkin saya berprasangka buruk pada Vani dan temannya" Ucap Azka

"Jadi Pak Azka nuduh Vani yang ngelakuin?" Tanya Anak kelas sepuluh

"Bukan begitu, itu karena cuma mereka yang baru keluar dari sini" Jelas Azka

"Kalau mereka si mungkin aja iya" Ucap Anak kelas sepuluh

"Ayo turun terus cek" Ajak Azka. Anak kelas sepuluh turun dari rooftop mengikuti Azka

"oi! Bantu berdiri napa! Main tinggal aja, nggak tau apa bokongku sakit" Teriak Anak kelas sepuluh yang tergeletak di dekat pintu. Saat itu Azka dan anak kelas sepuluh lainnya berhenti menuruni anak tangga

"Eh lupa"

"Kalian bantu dia berdiri" Ucap Azka. Anak kelas sepuluh lainnya membantu teman mereka yang terjatuh untuk berdiri

"Oh ya, kalian anggap aja kejadian di atap tadi sebagai hukuman kalian. Kalian bisa kembali ke kelas, Saya mau cek ke kelas juga" Ucap Azka sambil kembali menuruni anak tangga

"Jadi, kita nggak di hukum pak?" Tanya Anak kelas sepuluh

"Hm.." Jawab Azka sambil berjalan

"Yes, nggak sia sia aku jatuh barusan" Ucap anak kelas sepuluh

"ayo balik ke kelas" Ajak anak kelas sepuluh. Mereka berenam kembali ke kelas mereka

Setelah beberapa menit berjalan, Azka sampai di depan kelas sepuluh IPS D. ia membuka pintu kelas dengan perlahan

"Ceklek..."

"Maaf anak anak, barusan bapak ada sedikit masalah. Mari kita lanjutkan pelajarannya" Ucap Azka sambil tersenyum

"Hee? Kosong" Ucapnya bingung saat melihat di kelas itu tidak ada satupun murid. ia melihat ke arah jam kelas

"Apa? Udah jam empat! Berapa lama aku kejebak di atap?!" Ucap Azka terkejut. ia langsung mengambil barang barangnya dan keluar dari kelas itu. Di depan kelas, ia bertemu dengan keenam anak kelas sepuluh tadi

"Oh pak Azka, udah selesai ngajar" Ucap Salah satu anak kelas sepuluh

"Udah jam pulang, kalian juga pulang sana" Ucap Azka dengan muka datar

"Kenapa tadi kita nggak kedengar suara belnya?" Tanya anak kelas sepuluh

"Bapak barusan cek, listriknya mati" Ucap Azka

"Berapa lama kita kejebak di atap?!" Ucap anak kelas sepuluh terkejut

"Entah lah, biarkan itu menjadi misteri. Karena sejujurnya, saya juga nggak tahu jam berapa saya naik ke atap" Ucap Azka. ia melanjutkan perjalanan kembali ke kantor guru untuk bersiap siap pulang

1
Jennynanda
lama g ngomong2
🌌~Putri Chan~🌌
eh thor,jdi ini season 2 ny yak?
Annissyah
kumpulan jomblo2
Marnisp marni Marni
seru ceritanya
Raju Verma
Hii
Raju Verma
hyw
Dora Revoluna
😭😭😭😭😭😭
BINTANG PENGHACUR
semoga makin bagus nih, bab satu lumayan lucu...
🌌~Putri Chan~🌌
si Nova jadi memutar balikkan fakta bikin kesel aja deh
senior apaan itu mau ngajak ke jalan yg benar
dia aja blm bnr kok😑😏😏
Dora Oktavia Okta
gue tebak pasti pak Azka🤣
Anci NcaSs
kesian amat Ama Vani sih😂🤦
Yuanita Yuan
kak saya izin memakai novel ini untuk tugas bahasa Indonesia ya kak terimakasih, semoga lancar selalu kak
Lisdayanti
yah lanjut donk Thor . lg seru2xa ini😁😁😁
Rahmatika Ika
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Fany Fany
bagus ini banyak pesan moral yang bisa diambil
✳️Nåtåßÿå_ßÿå✳️🐣
Uwaa,,, pengen ku pelintir mulutnya si Nova, bisa²nya dia ngomong begitu sama Kai😌😌

Awas sja, klo sampai mereka berantem gegara omongan mu😡😡😡
✳️Nåtåßÿå_ßÿå✳️🐣
Mampooss kau Nova,, kena mental😝😝
Makanya kalau bicara tuh di rem dikit biar gak kelewatan, mwahaha😆🤙🤙
titikduabintang
❤❤❤
gempi
lallallallalala
Bude Bekti
hahaha bs ketawa sendiri nih, lanjut ada lg gak crita yg kaya gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!