NovelToon NovelToon
Aku Yang Tak Di Anggap Keluarga

Aku Yang Tak Di Anggap Keluarga

Status: tamat
Genre:Cerai / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:666.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: fianaqila

Hati Kanaya hancur saat mengetahui bahwa suaminya berselingkuh bahkan sudah menikah siri selama lima tahun dan lebih menyakitkan lagi keluarga suaminya mengetahui dan mendukung pernihakan Riko dan Sinta. Selama ini Kanaya selalu bertahan dan menerima semua perlakuan keluarga suaminya itu. keluarga Riko tidak pernah mengaggap Kanaya sebagai bagian dari keluarga mereka hanya menganggap Kanaya sebagai pembantu di rumah itu.
Kanaya lebih sakit hati lagi pada saat mendengar pengakuan anaknya bahwa keluarga suaminya itu menyakiti anaknya bahkan Riko sendiri tidak perduli sama sekali terhadap anaknya.
Apakah Kanaya akan tetap mempertahankan pernikahannya atau memilih berpisah setelah mengetahui pengkhianatan suaminya itu serta perlakuan keluarganya terhadap putrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fianaqila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 5

“Kanaya mana sih, udah hampir mangrib belum pulang juga” kesal Jesika yang sudah lapar.

Sedari tadi mereka menunggu Kanaya pulang karena makan yang di masak oleh Kanaya sudah di habiskan pada waktu makan siang. Mereka menunggu Kanaya pulang di ruang tamu, disana sudah ada Jihan, Riko, Sisi, Vino, Jesika dan Joy. Cukup lama mereka menunggu akhirnya Kanaya pulang bersama anaknya Ana.

“Darimana saja kamu? Kelayapan kamu sampai malam begini belum pulang” ucap Jihan marah ketika Kanaya dan Ana baru sampai rumah.

“Lagi banyak pengunjung di lestoran ma, jadi Kanaya lama pulangnya” ucap Kanaya memberi alasan.

“Siniin belanjaan aku” ucap Jesika dengan tatapan tajamnya sambil mengambil kantong yang berisi pesanannya tadi beserta makanan.

“Ayo kita makan, dan kalian berdua jangan ikut makan bersama kami, nanti bikin nafsu makan kami hilang lagi” ucap Jihan ketus.

Mereka pergi dari sana bahkan Riko tidak membela Kanaya dan Ana sama sekali, semakin hari kelakuan mereka semakin menjadi, bahkan sama sekali tidak menghargai dan menganggap mereka sebagai keluarga.

Kanaya yang tidak mau ribut memutuskan mengajak anaknya masuk ke kamar untuk bersih-bersih lagi pula mereka juga sudah makan tadi di rumah eyangnya Ana.

Di dalam kamar Kanaya teringat akan ucapan adiknya, rehan mengatakan bahwa riko sudah naik jabatan sebagai menejer satu tahun yang lalu, kanaya heran kenapa suaminya tidak memberitahunya sama sekali, Kanaya merasa dia tidak akan tinggal diam lagi. Sudah cukup selama ini Kanaya di bohongi dan di perlakukan seperti itu, Kanaya bertekat mulai hari ini Kanaya tidak akan mengurus keperluan rumah ini lagi.

Kanaya keluar kamar menuju kamar anaknya, malam ini Kanaya memutuskan untuk tidur dikamar anaknya, meskipun Ana binggung namun Ana lebih memilih tidak bertanya dan mengizinkan mamanya tidur di kamarnya itu.

Kanaya belum mengetahui bahwa suaminya naik jabatan, riko sangat hebat menutupi hal itu.

. . .

“Kanayaaa.... apa-apaan kamu jam segini belum ada masakan sama sekali terhidang di meja makan, menantu macam apa kamu ini” teriak Jihan yang menggelegar di dalam rumah.

Jihan yang ke meja makan ingin sarapan namun yang dilihatnya hanya meja kosong tanpa ada makanan sedikitpun seketika kesal dan marah terhadap Kanaya menantunya itu.

“Kenapa sih ma, masih pagi juga sudah teriak-teriak saja” ucap Riko sembari membenahi seragam kerjanya agar terlihat rapi.

“Dimana istri kamu?, lihat meja makan kosong, jam segini istri kamu belum juga menyiapkan sarapan untuk kita” jawab Jihan yang membuat Riko menoleh ke arah meja makan lalu melototkan matanya karena dia melihat tidak ada makanan sama sekali di meja makan.

Riko merasa aneh tidak biasanya Kanaya jam segini belum memasak biasanya jam segini makanan sudah terhidang di meja makan.

“Perasaan Kanaya sudah tidak ada dalam kamar” ucap Riko dalam hati. Riko pikir tadi malam istrinya sudah kembali ke kamar.

Malam tadi pada saat Riko masuk kamar, istrinya itu tidak ada di dalam kamar, riko berpikir istrinya pergi ke kamar anaknya itu dan akan kembali nanti, itu yang dipikirkan riko. Tanpa riko ketahui kanaya lebih memilih tidur bersama anaknya.

“Loh dia tadi sudah tidak ada di dalam kamar, aku kira dia sedang berkutat di dapur bikin sarapan untuk kita” ucap Riko binggung.

“Ck sudah numpang tidak tau diri lagi” ucap Jihan yang geram dengan tingkah laku Kanaya.

“Loh oma kok belum ada sarapan?, mana sudah hampir jam tujuh lagi, yang ada nanti aku bisa telat kalau begini caranya” tanya Sisi yang tiba-tiba saja datang ke dapur.

“Ini itu ulah tantemu, sudah tau semua orang ini butuh sarapan pagi malah belum masak sama sekali” jawab Jihan mendengar ucapan cucunya itu.

“Terus gimana dong?, masa iya aku pergi sekolah tanpa sarapan, yang ada aku bisa kelaparan dan tidak fokus belajarnya nanti” jawab Sisi kesal.

Meskipun sebenarnya sisi tidak pernah serius dalam belajar dan lebih banyak bolos di bandingkan masuk kelas, atau Sisi akan masuk kelas sebentar setelah itu dia izin dan kembali pada saat jam pelajaran akan habis.

Guru pernah memberikan surat pangilan untuk orang tua Sisi karena Sisi yang jarang masuk kelas. Meskipun sering di marahi orang tuanya karena kelakuannya itu namun Sisi tetap melakukan hal itu dan Sisi masih menjadi cucu, anak dan keponakan tersayang di rumah itu.

Beda halnya jika Ana yang melakukan itu sudah pasti Ana akan di marahi habis-habisan oleh oma, tante dan papanya.

“Ya mau tidak mau kamu suruh mama kamu yang masak sana. Atau tidak kamu makan saja di kantin sekolah” ucap omanya yang membuat Jesika yang baru sampai langsung melototkan matanya.

“Mama kan tau aku tidak bisa memasak, gimana sih mama, suruh Ria saja itu ma” ucap Jesika seadanya sembari mengandeng tangan anaknya Vino.

Ria baru saja pulang tadi malam. Sekitar jam satu malam tadi Ria terbangun karena mendengar ribut-ribut di luar kamarnya

“Lagi pula aku juga harus mengurus vino ini ma” lanjut Jesika dengan alasannya.

“Mana bisa aku masak mbak, selama aku kuliah saja aku beli makanan, mbak ngarang aja deh, udah sini biar Vino aku yang urus, mbak masak saja sana buat kita” ucap Ria yang tidak terima dengan ucapan kakanya itu.

“Oma terus gimana ini” ucap sisi dengan rengekan dan juga memelas.

“Sudah kalian makan di kantor dan sekolah saja. Dan kamu kamu Jesika, kamu masak buat kita, Ria bantu kakakmu itu dan Vino biar Joy saja yang menjaganya” ucap Jihan memberikan solusi.

Mau tidak mau akhirnya Riko pamit pergi ke kantor dengan perut kosong begitu juga Sisi. Sedangkan Ria dan Jesika berjalan malas menuju kompor. Jihan duduk di kursi dekat mej makan dan Joy bersama anaknya Vino pergi ke kamar.

“Ma ini bumbu dapur kosong semua, gimana bisa kita masak kalau begini ma?” ucap Jesika yang celingukan mencari bumbu masakan.

“Kamu cari saja disitu, Kanaya tidak mungkin tidak belanja untuk bumbu dapur” jawab Jihan seadanya memainkan ponselnya.

“Tapi benar ma memang tidak ada ma, kosong semua, tidak ada bahan makanan sama sekali ma” jawab Ria membenarkan ucapan kakaknya itu.

Mendengar jawaban ke dua anaknya itu akhirnya Jihan berjalan mendekati Ria dan juga Jesika dan benar ternyata tidak ada sama sekali bumbu dapur. Hal itu membuat Jihan semakin kesal.

“Benar-benar ya Kanaya, sudah miskin, numpang hidup di rumah orang, memang tidak tau diri Kanaya itu” geram Jihan

“Ya sudah Jesika kamu beli sarapan saja untuk kita, nanti jika Kanaya sudah pulang akan mama caci maki dia” ucap Jihan yang langsung di angguki oleh kedua anaknya itu.

Dalam hati mereka berdua senang karena tidak jadi masak dan berakhir membeli makanan saja.

Joy heran melihat Jesika yang masuk kamar. Perasaan Jesika di suruh mamanya untuk masak tapi kenapa dia sudah kembali ke kamar, Joy berfikir apakah makan sudah matang. Namun Joy malas untuk bertanya. Jesika sendiri yang menjelaskan semuanya kepada suaminya sambil menggerutu dengan ulah adik iparnya itu yng membuat kekacauan pagi ini. Joy akhirnya memberikan Vino kepada Jesika setelah mendengarkan penjelasan Jesika tentang bumbu dapur yang habis dan Jihan menyuruhnya membeli sarapan saja.

Joy akan bersiap-siap ke toko sembakonya itu. joy tidak seperti yang lainnya yang harus pergi pagi-pagi, Joy bisa datang ke tokonya kapan saja dia mau. Joy memiliki dua pekerja di tokonya itu.

1
Heriyani Lawi
ceritanya aneh dan berputar2
Heriyani Lawi
Ana ini kaya anak kecil pemikirannya. Sdh sering dibohongi papanya kok masih percaya
Heriyani Lawi
dialognya perputar2 disitu saja membuat ceritanya jd membosankan
anton prasetya
Luar Biasa
Yuningsih Nining
semogacAna tetp teguh gak kepincut rayu ppa durjana nya
Diana Bellusi
iya kanaya yg bodoh udah dijadikan pembokat selma hidup nya🤭
Titien Prawiro
lanjut, bagus ceritanya.
Titien Prawiro
Riko dan keluarganya gila
Titien Prawiro
Lagian Ana sdh dewasa bisa memilih mau ikut siapa
Titien Prawiro
Sekaya apa Riko ngatain Kanaya miskin, sedangkan Kanaya punya 2Restoran, Riko hanya pegawai yg d gaji.
ros
akhir yg mengesankan😍
Nur Aulia
keluarga edan,,,memperebutkan warisan orang
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Nur Aulia
ya Allah,,cerai saja Kanaya punya suami ku gitu
Yune Z
judul nya kanaya yg bodoh gt🤣🤣🤣
christina paya wan
ceritanya sentiasa berputar di alur yg sama..bosan jg thor..
Sunarmi Narmi
Baca kok jdi greget sendiri..ada ya perempuaan yg terlalu Oneng bertahan sampai anak kls X12 ...ini kan kls 2 SMA kan...klo aku mending minggat anak jg ngak dpt keadilan..🥴🥴🥴
Yani Agustina
eyangnya ana koq jd salma sih,salma kan ibunya gio...
ros: itu la tu, untung ingat siapa eyangnya ana
total 1 replies
Ria Gazali Dapson
yaa Allah, apa yg d cari dari riko, kalo aku mah udh keluar rumah, hdup berdua dg ank, apalgi mo dapet warisan, bisa buat usaha , cerein ja riko, palgi tuh mertua apar ponakan jahat, ngapain d piara
Anifa Anifa
nggak berfaedah banget, isinya cuma nggedabrus
Anifa Anifa
pret lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!