NovelToon NovelToon
Penyesalan Terdalam Sang Suami

Penyesalan Terdalam Sang Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:92.4k
Nilai: 5
Nama Author: dona rachma

Kehidupan yang dijalani Acha tidak pernah benar baik baik saja . kekacauan hidupnya dimulai saat Acha melihat dan menyaksikan bapak dan ibunya terkapar bersimbah darah dijalanan akibat ulah penabrak mobil yang tidak bertanggung jawab .
Dewangga yang mencoba berpura pura mendekati Acha untuk tidak ketahuan bahwa dirinya lah yang menjadi penyebab kedua orang tua Acha tiada memberanikan diri untuk menikahinya , walau dengan sangat terpaksa .
Acha yang tidak sengaja mendengar percakapan antara Dewangga dan Sang Mertua , benar benar syok dan tidak menyangka. selama ini dia hidup dengan seorang pembunuh kedua orang tuanya .
Acha memutuskan untuk pergi dari kehidupan Dewangga setelah mengetahui itu semua , dan disaat itu pula , terciptala buah hati mereka di dalam rahim Acha .
tanpa Acha sadari , Dewangga telah jatuh pada pesonanya . Akankan Dewangga jujur mengenai dirinya yang telah memyebabkan kedua orang tua Acha meninggal ?
Bagaimanakah nasib pernikahan Dewangga dan Acha ? simak terus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dona rachma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

" Bagaimana aku menjelaskan kepada Acha ya Tuhan " . Ucap Ravendra dengan pasrah . Tidak akan mungkin dia menceritakan yang sebenarnya pada Acha kali ini , pasti Acha semakin marah dan murka jika mengetahui yang sebenarnya .

" Arghhhhh s****n ". Dengan kuat Ravendra menonjok dinding tembok sampai tangannya terluka .

Shiren yang masih setia bersama Dewa pun segera menuntut penjelasan pada sang anak . Pasalnya , tidak akan mungkin Ravendra akan semurka itu jika bukan Dewa yang membuat kesalahan .

Shiren yang melihat Ben masih setia menunduk pun ikut melihatnya , Ben tidak akan berani mendekat jika Ravendra dalam keadaan marah . Bukannya Ben takut , tetapi dia memberikan waktu untuk Ravendra menyendiri .

" Bisa jelaskan ada apa ini Ben ? Jika kalian berdua diam , mana saya bisa tahu apa penyebabnya ! " . Tanya sherin denyan geram

" Maaf Nyonya , maaf jika saya menganggu waktu Nyonya malam begini . Saya takut Tuan Dewa kenapa-kenapa " .

" Ya bisa kamu jelaskan saat ini juga ? ". Shiren dengan geram mengucapkannya lagi .

Dewa yang masih setia diam pun hanya bisa menunduk sambil memegangi perutnya yang sedikit sakit .

" Maaf Nyonya saya terlambat untuk mencegah Tuan Ravendra agar tidak memukuli Tuan Dewa ". Ucap Ben penuh sesal .

" Ya , Kamu sangat terlambat Ben , lihat Dewa saat ini sudan babak belur akibat Papanya ". Sambil membersihkan darah yang berada disudut bibir Dewa .

" Ini salah Dewa Ma , jangan salahkan Ben " . Dewa mendongakkan kepalanya untuk melihat sang Mama .

" Lantas siapa yang mau menjelaskan ini semua ? Hah ? Kenapa masih pada diam ? ".

Ben yang hedak membuka suara pun dicegah oleh Dewa . " Biarkan saya yang menjelaskannya Ben . Kamu diam saja ".

Ben pun mengangguk mendengar ucapan Tuan Mudanya .

Dewa menjelaskan dengan jelas kronologi apa yang menimpa dirinya dan bagaimana bisa Papanya sampai murka hingga menghajarnya habis-habisan .

Shiren yang mendengar itu mendadak tegang . Ya , memang Shiren tau siapa Hadi sebenarnya . Dirinya pun ikut membantu sang Suami mencari keberadaan sosok Hadi , sahabat Ravendra saat di kampung dulu . Tetapi , kenyataan yang Shiren dengar membuatnya tutup mulut tak bisa berbicara apa apa lagi .

" Ma " . Tangan shiren di genggam oleh Dewa .

Shiren tersentak saat tangan Dewa memegangnya .

" Dewa minta maaf Ma , Dewa tidak ada maksud untuk tidak menolong Sahabat Papa . Dewa kaget saat mendengar teriakan Perempuan itu Ma ". Kembali Dewa meyakinkan sang Mama .

Shiren menghembuskan nafasnya dengan kasar . " Bagaimana semuanya ini bisa terjadi Wa ? . Mama tidak tahu harus berkata apa , jika bukan Sahabat Papa kamu yang di tabrak , Mama tidak akan pusing seperti ini . Masalah terbesarnya adalah , kamu menabrak sahabat Papa beserta Istrinya dan di pergoki oleh Anaknya , Astaga Dewaaa ". Shiren tidak bisa lagi berkata apa-apa . Fikirannya terlampau kacau saat ini .

Ben yang mendengar itupun merasa iba dengan kejadian yang menimpa Tuan Mudanya .

" Bantu Dewa bagaimana caranya Ma ? ".

" Mama angkat tangan untuk masalah kamu yang satu ini Wa , sudah cukup kamu membuat kami semua kecewa karena menikah secara diam-diam dengan J****ng itu . Dan sekarang kamu berulah lagi dengan cara menabrak seseorang tanpa bertanggung jawab ". Shiren menggelengkan kepalanya saat berucap .

" Dimana Anak perempuan itu Ben ? Saya ingin melihatnya ". Ucap Shiren yang sudah berdiri akan menuju kamar Acha .

" Mari saya tunjukan Nyonya ". Dengan segera Ben menunjukan kamar dimana Acha dirawat .

" Disini Nyonya , kamar VVIP No 07 ". Ben menunjukan letak kamar Acha .

Shiren tanpa aba-aba segera masuk kedalam kamar rawat Acha , dilihatnya Acha yang masih setia terbaring diranjang pasien .

" Malang sekali nasibmu sayang ". Seraya mengelus rambut dan pipi Acha . " Bagaimana dengan acara pemakamannya Ben ? Apakah Suami saya sudah mengurus semuanya ? Apakah Papa Mertua tahu mengenai masalah ini Ben ? ". Tanya Shiren kepada Ben yang berada dibelakangnya .

" Untuk acara pemakaman , Tuan Ravendra meminta dimakamkan dipemakaman keluarga Karta Wijaya Nyonya . Untuk masalah Tuan Besar , saya rasa Tuan Besar belum mengetahuinya untuk saat ini Nyonya ". Dengan tegas Ben berbicara .

Shiren menghela nafasnya dalam-dalam . " Kamu cari Suami saya sekarang , saya tidak ingin terjadi hal yang semakin buruk kepadanya maupun Dewa Ben ".

" Baik Nyonya " . Dengan segera Ben keluar dari dalam ruang rawat Acha .

Dewa yang masih setia duduk disana pun menatap Ben tanpa arti . Ben segera berjalan mencari keberadaan sang Bosnya , tidak berselang lama , akhirnya Ben pun menemukan Bosnya berada tidak jauh dari ruang rawat Acha .

Ben kaget saat melihat tangan Ravendra yang terluka . " Tuan , Tuang tidak apa-apa ? " . Tanya Ben yang sudah berada didekat Bosnya .

Ravendra menoleh saat Ben ada didekatnya . " Ada apa Ben ? Dimana anak kurang ajar itu ? Apa dia masih disini Ben ? Saya akan buat perhitungan padanya ". Dengan segera Ravendra melangkah dengan cepat dan disusul oleh Ben dibelakangnya .

Dewa yang kembali melihat Papanya pun berdiri dari duduknya . " Pa ".

Bugh ....

Satu tonjokan mengenai wajahnya .

" Bangun ". Sambil kembali menarik kerah baju Dewa .

Dewa yang hanya bisa pasrah pun akhirnya bangun .

" Dengar Dewangga Julian Karta Wijaya . Dengarkan baik-baik ucapan Papa . Kamu harus menikahi Acha saat ini juga ".

Dewa menegang saat mendengar ucapan Papanya . " Pa , Dewa udah punya Istri , mana mungkin Dewa menikah lagi dengan Perempuan yanh tidak Dewa cintai Pa ? Bagaimana dengan Renata ? ".

Ravendra tersenyum miring saat mendengar nama Renata . " Istri yang mana Wa ? Istri yang sampai detik ini belum bisa memberikan kamu keturunan ? Iya ? Kalian sudah menikah selama lima tahun , tetapi mana ? Sampai saat ini saja Renata belum ada tanda-tanda kehamilan kan Wa ? Mau sampai kapan ? Mau tunggu Papa dan Mamamu mati dulu baru kamu kasih kami keturunan ? Iya ? ".

" Pa , mungkin belum rezekinya kita berdua dikasih keturunan , Aku dan Renata sudah periksa , Kami berdua sehat dan baik-baik saja . Bagaimana mungkin aku menikahi Perempuan yang aku tidak cintai dan jelas asal usulnya ".

Bugh ....

Sekali lagi , Ravendra menonjok perut Dewa .

" Kamu yang membuat dia tidak jelas asl usulnya Wa . Kamu yang sudah membunuh kedua Orang Tuanya Wa , dan kamu harus bertanggung jawan untuk menikahinya saat ini juga ".

" Pa , papa tidak bisa memaksa Dewa ". Dewa masih bersikukuh untuk tidak menikah dengan Perempuan yang tidak dia cintai .

" Oke Fine , kamu tidak mau menikahinya ? Maka penjara adalah pilihan kedua kamu Wa ".

Shiren yang mendengar suara ribut diluar pun segera beranjak dari duduknya yang disamping ranjang Acha . Betapa terkejutnya Shiren saat melihat wajah Dewa yang sudah babak belur oleh Suaminya .

" Pa , kamu bisa membunuh Dewa kalau begini caranya ". Teriak shiren yang berusaha membantu melepaskan Dewa dari amukan sang Suami .

" Biarkan dia mati sekalian . Pilihan ada di tangan kamu Dewa , nikahi Acha saat ini juga jika tidak jangan harap kamu akan bebas dan mendapatkan seluruh harta kekayaan Karta Wijaya ". Kembali Ravendra berucap .

" Mama setuju jika kamu menikahinya Wa , kamu lihat dia didalam tidak ? Hidupnya pasti sangat hancur setelah ini , dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi Wa . Jika alasannya kamu tidak mencintai dia itu adalah alasan yang sangat klasik . Cinta bisa datang karena terbiasa Wa . Please , jangan jadi pengecut sebagai laki-laki Wa . Masalah Renata ? Apa yang kamu harapkan dari dia ? Hah ? Mama sudah sangat cukup bersabar ya Wa selama ini . Siapa tahu jika kamu menikahi Acha , kamu bisa segera memiliki keturunan untuk keluarga Karta Wijaya ". Shiren berucap panjang lebar kepada sang Anak .

Dewa yang masih dalam cengkraman sang Papa hanya bisa diam . Dirinya tahu , tidak bisa dengan mudah lepas dari Papanya saat ini . Pilihan yang Papanya buat sangat sulit untuk dirinya , tidak mungkin Dewa menerima Acha begitu saja dalam kehidupannya . Bagaimana nanti reaksi Renata jika tahu bahwa dirinya telah menikah lagi ? .

Tidak , Dewa tidak bisa membayangkan itu semua .

Bersambung . . .

1
Soraya
masih nyimak thor
Soraya
lanjut thor semangat
Soraya
lanjut thor
Sulistia Anggraini
kalau dpt upnya banyak thor
Jenong Nong
disini hnya neneknya yg berpikir waras yg lain edan kbeh ....❤❤🙏🙏
Hanisah Nisa
lanjut
Erisya Ris
iya setuju/Smile/
Hanisah Nisa
lanjut
Linda Yohana
Bagus novelnya
Jenong Nong
jgn sampai acha jatuh cinta terlebih dulu thor .....😁😁❤❤🙏🙏
Hanisah Nisa
lanjut
Jenong Nong
sampai lupa ..kirain g dilanjutin ..❤❤🙏🙏
Cahayax Gisel
jangan. lama update kak udah mulai lupa sama ceritanya 😅 semangat 💪 lanjut 🙏
Juliyanah Yanah
ko belum berlanjut2 sie crtanya .
Hasna
bagus
Jenong Nong
maaf ya thor klo bs jgn terlalu slow ..sebenarnya alurnya bgus cm terlalu lmbat konflik boleh memng itu pnting sebab klo ada konflik datar aja yg bca jg bosen tpi klo konfliknya mbulet2 kelamaan dewa yg tak kunjung sadar dgn bahwa dia bersalah renata yg tak kunjung ketahuan belangnya acha yg kyak orang bodoh terpaku pda kebaikan ravebdra dn keluarga pdahal mereka lah yg akan menancapkan luka yg menganga yg mungkin tak akan bisa tersembuhkan ravendra yg munafik sok2an mnyesal dn merasa bersalah dgn orang tua acha tpi mndudung aja kelakuan dewa tama dn mm shiren yg katanya tahu rahasia renata tpi merela diam tdk berbuat sesuatu utk mnyadarkan dn mmbuka mata dewa ..semua itu blom ada satupun yg terselesaikan thor padahal udah bab sekian takutnya kita jd jenuh dihadapkan konflik yg tak kunjung ada titik terang sedikit apalgi kn g setiap hari up jd rasanya lma sekali gtu lho utk mnuju titik terang ...maaf ya thor semoga kritikan sy bs sedikit jd masukan yg bermanfaat dri segi kta2 dn penulisan udah bgus bngt cm ya itu terlalu slow aja ...🙏🙏❤❤
Lilis Indriyani
cepetan d bongkar k blusukan istri tercinta'y dewa donk ka. biar makin semangat buat baca'y
Cahayax Gisel
sorry kak malass sudah mau tengok kak. terlalu banyak drama kak..gk seru 🙏
Iniidona: terimakasih komennya kaka
total 1 replies
Sri Darlina
lupa thor jalan ceritanya karena terlalu lama update nya
Iniidona: sory, karena bukan satu novel ini aja yg author tulis. terimakasih komennya ya . jangan bosen mampir
total 1 replies
Linda Yohana
lanjut thoor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!