NovelToon NovelToon
Bukan Menantu Sempurna

Bukan Menantu Sempurna

Status: tamat
Genre:Angst / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:339.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Santi Suki

Hafsah, seorang istri yang sering mendapat perlakukan tidak adil dari ibu mertuanya, hanya karena belum bisa memberikan cucu untuknya. Ruqoyah meminta Ali untuk menceraikan istrinya yang dia anggap mandul.

Hinaan, sindiran, dan dijadikan babu di rumahnya sendiri sering Hafsah dapatkan. Meski begitu dia selalu sabar menjalani semuanya dan ada Ali yang selalu menjadi kekuatan dirinya.

Sarah, cinta pertama dari Ali hadir kembali di tengah-tengah kemelut kehidupan rumah tangga Hafsah. Wanita kaya itu banyak menawarkan kebahagiaan untuk Ruqoyah.

Akankah Hafsah bertahan atau memilih pergi? Benarkah Hafsah adalah wanita mandul?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Pertemuan Kembali Dengan Sarah

Bab 5

Ali sedang makan siang dengan rekan bisnisnya di sebuah restoran makan Padang. Laki-laki berparas tampan dan teduh itu sedang berbincang-bincang dengan tiga orang lelaki lainnya. Mereka sedang membahas proyek kerja sama yang akan diperpanjang oleh kedua perusahaan.

"Ali?" Terdengar suara perempuan.

"Sarah," balas Ali saat melihat orang yang menyapanya. Begitu juga dengan ketiga laki-laki lain yang melihat ke arah Sarah.

"Anda 'kan Nona Sarah, putrinya Pak Tama?" tanya rekan bisnis Ali.

"Iya, Anda benar," jawab Sarah dengan sopan.

"Apa Anda kenal dengan Pak Ali?" tanya Pak Harun sambil menunjuk Ali.

"Iya, kami kenal sudah lama. Kita satu sekolah dulu," jawab Sarah dengan senyum manisnya.

Jadilah Sarah ikut bergabung duduk di sana bersama mereka. Terlihat Ali kurang nyaman karena wanita itu terus melihat kepadanya dan mengajaknya bicara. Sehingga ketiga orang lainnya merasa kalau perempuan itu suka kepadanya.

"Bagaimana kalau aku juga ikut investasi di dalam proyek ini? Jujur saja aku sangat tertarik dengan kerja sama kalian," kata Sarah dan membuat keempat orang lainnya saling melirik.

Proyek kerja sama ini memang membutuhkan biaya yang sangat besar. Ini masih baru sekedar wacana proyek yang akan mereka jalin setelah proyek sebelumnya selesai.

"Itu akan kita bicarakan lagi kedepannya dengan atasan kami. Karena sebelumnya ini adalah proyek dua perusahaan kita," sahut Ali. 

Pria ini merasa enggan jika harus sering bersinggungan dengan Sarah. Terlihat jelas kalau kemarin Hafsah cemburu dan dia tidak mau melukai hati istrinya. Selain itu dia juga tidak mau menimbulkan fitnah.

Sarah masih sering melirik ke arah Ali. Entah kenapa dia begitu sulit untuk memalingkan wajahnya dari pria itu.

'Kenapa kamu semakin terlihat tampan, Ali,' batin Sarah.

'Bodohnya aku tidak langsung mencari kamu begitu lulus sekolah dulu. Seandainya waktu bisa diulang, aku akan mengajak Ali kuliah di luar negeri. Dan kita bisa hidup bersama bahagia selamanya,' lanjut Sarah dalam hatinya.

"Waktu pertemuan ini sudah berakhir. Aku mohon izin pamit karena masih banyak pekerjaan lainnya yang harus aku kerjakan," ucap Ali lalu beranjak dari sana di ikuti oleh Pak Harun.

Melihat Ali akan pergi dari sana, Sarah pun ikut bergegas mengikuti Ali dari belakang. Dia masih ingin bersama dengan laki-laki itu.

"Ali, tunggu!" teriak Sarah karena Ali jalan begitu cepat. Namun, laki-laki itu seakan tuli tidak mendengar suaranya.

Ali sengaja mempercepat jalannya dan ingin menghindar dari Sarah. Perbuatannya ini membuat Pak Harun merasa heran. Ali bukan tipe orang yang suka grusah-grusuh, tetapi dia akan melakukan segala sesuatu dengan tenang.

Ali pun masuk ke dalam mobil kantor karena tadi dia datang ke sini dengan Pak Harun. Dia membiarkan rekan kerjanya yang menatap penasaran kepadanya. Setelah menyala mesin dia langsung tancap gas dan Sandra baru saja sampai ke tempat mereka parkir tadi.

"Pak Ali, maaf kalau pertanyaan aku ini agak sedikit menyinggung perasaan Anda. Kenapa Anda begitu cuek kepada Nona Sarah?" tanya Pak Harun.

"Aku sedang menjaga hati istriku dan diriku, Pak. Aku tidak mau kalau sampai ada berita tidak menyenangkan atau ada fitnah di antara kita kedepannya," jawab Ali dengan sopan.

Pak Harun terdiam. Dia tahu kalau Ali dan Hafsah adalah pasangan suami istri yang sedang berjuang untuk garis dua. Rumah tangga itu selama ini terlihat harmonis dan romantis. Akan di sayangkan jika kehidupan yang penuh kedamaian itu rusak.

***

Hafsah baru saja selesai masak untuk makan siang. Tadi ada insiden Ruqoyah jatuh di kamar mandi. Seperti biasa wanita tua itu memarahi Hafsah, karena tidak membersihkan kamar mandi dengan benar. Padahal yang benar adalah Alika selesai mandi dan sepertinya gadis itu tidak membersihkan lagi bekasnya. Akibatnya, Ruqoyah jatuh dan kepala membentur ubi.

"Kalau terjadi apa-apa kepada Mama? Maka kamu yang harus bertanggung jawab," ucap Alika dengan tatapan tajam kepada semua orang yang hadir di sana.

***

1
Choirul “Choso” Soleh
walah walah ... ini sich rumah seperri mau perang dunia aja tiap hari
ceuceu
ga suka karakter ali lembek terlalu nurut ke ibu,uang belanja ke ibu semua,disuru nikah lg nurut.
berbakti kpd ibu bukan harus selalu menuruti,tapi di satu sisi dzolim ke istri ga ngasi nafkah mau di pologami pula
ceuceu
Ali harusnya paham agama,memberi orangtua bagi anak laki harus,tapi memberi nafkah istri jg wajib.
bukan semua di kasi ke ibu,sedangkan istri tdk di beri nafkah
Erina Munir
waduuh kebanyakan drama nih crita mskes deh ah bacanya...😏😏😏
Erina Munir
haha alika jdi sugar baby meureeun
Erina Munir
g kuaaaat gwe maahhh...punya mertoku kaua gitu mwnding bubaarr....nenek lampir dasar...
Endang Sulistia
bagus
Endang Sulistia
aiih...panas g tuh si ali..
Rahmawati Amma
ceritanya saya suka 😍
Rahmawati Amma
puasa aku thor bacanya gue kasih like di semua babnya cuma di bab terakhir aku berkomentar 😘☺️😁✌️
🌸 Sunshine 🌸: makasih, Kak ☺️
total 1 replies
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍🙏🙏🙏
ayu cantik
bsgus
Daliffa
🥰🥰
Lina Suwanti
mampir kak,,bab awal dah sedih n bikin kesal sama kelakuan ibu mertua,adik ipar n jg suami yg tdk tegas pada ibu n adiknya
ayu cantik
bagus banget
Nurlaila Hasan
sukaa
Sri Puryani
terima kah thor🙏
Sri Puryani
hafsah telp p rt, rw& polisi
Sri Puryani
bimo termkn omongan yasmin jg
Sri Puryani
yasmin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!