Selena Putri Himawan seorang gadis yatim piatu berusia 18tahun,yang harus selalu bekerja keras untuk hidupan melanjutkan sekolahnya. Untuk semua alasan itu, gadis yang sehari-hari di panggil Selly itu, terpaksa harus bekerja paruh waktu di sebuah restoran.
Suatu hari, Selly tidak sengaja bertemu dengan Alviandi Wijaya, seorang Ceo muda berusia 25 tahun, yang terkenal dengan kecerdasan, ketampanan dan kesuksesannya dalam memimpin perusahaan milik mendiang sang ayah.Yaitu, Wijaya Group hingga menjadi perusahaan nomer 1 di wilayahnya,dengan cara yang kurang menyenangkan.
Semuanya memang di miliki oleh seorang Alviandi Wijaya,tapi ada satu hal sangat penting yang tidak bisa dimiliki seorang yang nyaris sempurna sepertinya. Yaitu, penglihatan.
Satu hari, terjadi kesalahpahaman antara Selly dan Alvin yang memaksa mereka harus menikah.Apakah yang terjadi sebenarnya???, dan apakah pernikahan yang terpaksa itu,akan bisa bertahan??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keisya Putr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
FLASH BACK ON part 3
Pagi ini sekolah berlangsung seperti biasa, tapi yang membuat tak biasa adalah tingkah Selly yang sedikit aneh tidak biasanya.Ia senyum-senyum sendiri entah apa yang sedang Selly pikirkan?.
" Hey! udah ngelamun aja lo pagi-pagi!,pake senyum-senyum gak jelas lagi!!.Kesambet Lo??" Seru Reta, yang baru saja masuk ke dalam kelas dan duduk di sampingnya.
"Eh,apa sih lo berisik!, ilang deh tuh cogan gue!!." Kesal Selly.
" Lagian lo, pagi-pagi udah kayak orang gila senyum-senyum sendiri gak jelas banget!! .Dan lagi, cogan mana yang udah buat lo gila mendadak??" Cerocos Reta.
" Enak aja lo!!. Gue masih waras bocah,"
" Iya ,deh iya .... gue percaya!."Ucap Reta cengengesan
" Harus!!!."
" Hem .... siapa sih tu cogan penasaran banget gue??, pasti ganteng banget yah?? sampe bikin kesengsem gitu."
" Mau tau aja atau, mau tau banget??" Goda Selly.
" Halahhh lama lo!!, tinggal kasih tau doang apa susahnya sih???"
" Yakin mau tau?,"Tanya Selly memastikan.
" Yakin dong!!siapa-siapa ayo Selly ,kasih tau dong!!" Rengek Reta dengan mata yang berbinar.
" Rahasia!!" Ucap Selly dengan santainya dan kembali dalam pikirannya sendiri.
"Kampret Lo...!!"Dengus Reta.
Selly masih tak memperdulikan Reta yang begitu kesal di sebelahnya. Namun, saat baru saja ia mulai membayangkan oppa-oppa Korea yang tadi ia bayangkan, tiba-tiba muncul sosok Alvin dalam pikirannya.Sosok tinggi tegap dengan kacamata hitam nya,dan senyum licik yang terukir di wajahnya.
" Sial!tu manusia songong dimana-mana aja ada, ganggu aja!!. Lagian ngapain sih gue mikirin dia? gak banget, bikin badmood aja!!."Gumam Selly mengusap kasar wajahnya .
" 'Napa lo, makin aneh aja?? tadi senyum-senyum sendiri, nah,sekarang ngedumel gak jelas!!. Gue makin curiga kalo lo beneran gila deh Selly?!" Ucap Reta, bingung melihat tingkah sahabatnya itu.
" Lo ngomong sekali lagi kalo gue gila, gue tabok beneran tuh mulut!!."
"Sorry, sorry deh!! pisss gue gak maksud gitu,gue cuma khawatir aja liat lo aneh banget hari ini," Ucap Reta sambil mengangkat jarinya membentuk huruf V.
" Udah udah!, gak usah di bahas lagi males banget gue!. Eh,btw makasih ya udah khawatir sama gue!!." Ucap Selly memeluk Reta dengan erat.
" Eh .... eh!,iya sama-sama.Tapi, jangan kenceng kenceng dong meluknya engap gue!!!."
"Hehe sorry," Ucap Selly melepaskan pelukannya.
Bel tanda jam pelajaran pertama pun berbunyi, semua murid bersiap di tempat duduk nya masing-masing.Tak lama guru pun datang, dan langsung menghampiri Selly yang kebetulan berada barisan depan tempat duduk di kelasnya.
"Selly, istirahat nanti ikut ibu ke ruang guru ya !." Ucap Bu Rani,yang kebetulan adalah wali kelasnya dengan tegas, dan kembali duduk di mejanya bersiap untuk mengajar.
************
Jam pelajaran pun selesai, kini saatnya istirahat.Semua murid sudah berhamburan keluar dari kelas kecuali Selly dan Reta, yang masih setia kursi mereka.
" Eh Sell,kira kira ada apa ya Bu, Rani nyuruh lo ke ruang guru??" Selidik Reta.
" Yah, biasa lahhh ...."
" Lo, nunggak uang bulanan lagi??"Tebak Reta .
"Ya,mau gimana lagi?lo tau kan, secara gue ini yatim piatu, untuk hidup gue terpaksa harus kerja part time supaya gue masih bisa sekolah.Dan lagi gue juga masih ngontrak rumah buat tidur.Yah,Lo tau lah gimana pusing nya gue kalo akhirnya bulan kayak gini?." Jelas Selly,Reta hanya mengangguk .
Sebenarnya,Reta ingin sekali membantu sahabatnya itu.Tapi, selalu saja di tolak dengan tegas oleh Selly. Dan bisa balik marah padanya jika Reta terus memaksa Selly untuk menerima bantuan darinya.Karena hal itu pernah ia lakukan sekali.Waktu itu ,Reta menawarkan Selly untuk menggunakan uang miliknya.
Namun, Selly menolak.Ia coba memaksa Selly tapi, yang terjadi Selly marah besar padanya dan saling diam selama beberapa hari.Selly mengatakan bahwa, ia tidak ingin dikasihani dan tak mau menerima uang dari siapapun tampa bekerja.Ya, mungkin karena kerasnya kehidupan yang harus Selly jalani, hingga ia tak mau bergantung pada siapapun.Dan Reta hanya mencoba memaklumi sifat keras kepala dari sahabatnya itu.
" Eh, udah dulu ya Ta, gue ke ruang guru dulu!. Lo ke kantin aja, jangan lupa ajak si Alice juga, nanti gue nyusul!! ." Seru Selly, sambil melangkah meninggalkan Reta ,dan hanya diangguki oleh Reta.
********
Ruang guru
" Selly, kamu pasti sudah tahu kenapa kamu saya panggil kemari?!." Tegas Bu Rani tanpa basa-basi.
" iya,Bu ....!"
" bagus!. jadi bagaimana?apa sudah ada uangnya??. Ini sudah hampir tiga bulan kamu nunggak."
"Iya Bu, Minggu depan saya pasti lunasi semua kok bu, saya janji!."
" Baiklah, saya pegang janji kamu. kalau begitu, sudah tidak ada lagi yang akan saya tanyakan. Silahkan kembali dan beristirahatlah!!"
" Baik Bu, terimakasih saya permisi!!" Ucap Selly,dan berlalu meninggalkan Bu Rina yang tengah tersenyum membalas ucapan Selly.
**********
Kantin
" Selly mana sih, lama banget tuh bocah?!. Gue laper tau, kalo harus nunggu dia bisa kurus nih nanti cacing dalam perut gue yang udah demo dari tadi!!." Ucap Alice mencari keberadaan Selly.
" Laper pesen aja!! ,Selly masih di ruang guru, tadi Bu Rani nyuruh dia kesana." Jawab Reta cuek
" Hah?! ruang guru? ngapain Selly kesana???" Tanya Alice bingung.
" Udah gak usah banyak tanya, makan aja tuh bakso Lo, udah dateng tadi sekalian gue pesenin!!" Perintah Reta.
" Makasih Reta ku sayang, lo emang sahabat yang paling pengertian deh. Makin cinta gue sama lo!!!" Ucap Alice memeluk Reta dengan segera.
" Gak usah sayang-sayangan, geli gue!!. Dan satu lagi, gue cuma pesen doang. Jadi, lo bayar pake duwit lo sendiri!!"
" Ya, gue tau .... btw, Selly ngapain ya kok betah banget kayaknya??.Lo tau gak??" Tanya Alice.
" Gak tau gue!, nanti tanya aja sama orangnya langsung.Sekarang makan aja tuh keburu dingin!."
"Oke, siap bu bosss!!." Seru Alice kembali menyantap makanannya dengan hikmat.
( Alice, adalah sahabat Reta dan Selly.Tapi sayang, mereka tidak ada di kelas yang sama. Tapi tetap best friend forever lah pokoknya.)