Mona adalah seorang janda beranak satu ,wajahnya yang cantik dan pekerjaannya yang seorang buruh pabrik membuatnya jadi incaran para pria hidung belang, dia juga selalu jadi hinaan para wanita yang suaminya mengganggunya ,hingga akhirnya ada seorang pemuda baik hati yang kasihan terhadapnya kemudian menikahinya secara siri
"maaf mba aku gak tau tindakanku ini benar atau salah aku hanya gak tega melihat mba dihina padahal suami mereka lah yang gak bermoral dan aku lebih gak tega melihat anak mba menjadi sasaran kebencian aku.." Farrel tidak berani meneruskan kata katanya
"aku mengerti terimakasih sudah mau melindungi kami" ucap Mona dengan sedih
"aku merasa bersalah menikahi mba tapi gak bisa cinta sama mba dan lagi.."wajah Farrel terlihat bersalah
kisah seorang wanita yang memaksakan diri untuk tetap waras ditengah tekanan yang memaksanya untuk gila
"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N.N.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
05 melamar Natasya
setelah selesai menelepon Mona untuk membahas acara sunatan Nathan Farrel tertidur sepertinya hari ini dia ingin menghabiskan waktu dengan beristirahat saja
keesokan harinya Farrel memikirkan saran ibunya, sepertinya benar dia harus memikirkan perasaan Natasya yang sudah 7tahun dipacarinya Farrel merasa dirinya egois jika tidak menuruti keinginan Natasya, Farrel berpikir seharusnya jika dia tidak mau menuruti keinginan Natasya harusnya dari dulu Farrel melepas Natasya dan membiarkan dia mencari kebahagiaannya, tapi karna rasa cintanya yang besar Farrel malah mempertahankan sambil berharap suatu saat Natasya dan keluarganya akan menerima dirinya tanpa iming-iming nama ayahnya tapi sepertinya hal itu tidak akan mungkin terjadi
Farrel menarik napas panjang lalu membuangnya kasar melihat ke arah gedung pencakar langit milik keluarganya
Farrel masuk ke dalam gedung, orang- orang disana sudah mengetahui Farrel anak atasannya langsung memberi salam hormat Farrel membalasnya dengan anggukan
Farrel langsung menuju ruangan ayahnya, di depan pintu tampak asisten Jim berdiri berjaga
"hai Jim " sapa Farrel
"tuan muda" Jim memberi salam hormat
"ayahku ada di dalam"
"ada tuan tapi... huuh sebaiknya anda lihat saja sendiri " ucap Jim
lalu Farrel pun masuk ke ruangan ayahnya dan dia menyaksikan kejadian yang paling dia benci
PLAKKK!!! tamparan dipipi yang begitu keras terhadap Fariq kakak Farrel
"apa aku menyekolahkan mu keluar negeri hanya untuk menjadi sampah" amarah tuan Angga seperti nya sudah di ubun ubun
"bisa-bisanya kau mencuri desain bawahanmu memangnya kau tidak punya otak hah"
Fariq hanya terdiam
setelah tamparan tuan Angga menunjuk nunjuk wajah Fariq
"kau mancuri desain bawahanmu lalu kau gunakan untuk melawan desain si Hansen dan yang lebih memalukan kau bahkan tetap kalah benar-benar membuatku muak saja" tuan Angga sangat murka
Fariq hanya terdiam dan pipinya mulai terlihat bengkak
"bereskan semuanya kalau kau sampai membuatku malu jangan harap aku akan membuatmu hidup dalam kenyamanan lagi dasar anak sampah " tuan Angga menghela napas menahan emosi yang memuncak ,lalu dia memandang ke arah pintu ruangannya disana nampak Farrel menatap memperhatikannya
"mau apa kau kesini, apa karena sekarang kau sudah mengerti kalau kau tidak berguna jika Tanpa bantuanku" ucap tuan Angga pada Farrel sambil berkacak pinggang
Farrel memandang ayahnya sambil menaikkan alis kirinya lalu dia tertawa jengah
"aku datang kesini hanya untuk mengingatkan papah supaya tidak lupa meminum obat penurun darah tingginya" ucap Farrel lalu membalikkan badan ke arah pintu
"oh dan ya penyakit darah tinggi bila tidak rutin minum obat maka teman-temannya seperti stroke dan kolesterol akan datang menghampiri jadi berhati-hatilah" sambung Farrel lalu membuka pintu dan keluar dari ruangan itu
tuan Angga ternganga mendengar ucapan Farrel
"anak itu bisa- bisanya berprilaku kurang ajar seperti itu" batin tuan Angga
"kau pergilah dan segera bereskan masalah yang sudah kau buat" ucap tuan Angga pada Fariq
Fariq hanya mengangguk lalu keluar
tuan Angga sangat kesal pada anak-anaknya namun dia teringat omongan Farrel diapun mengeluarkan obat yang tersimpan dilacinya dan meminumnya
"dasar anak kurang ajar " ucapnya lagi karena masih kesal pada omongan Farrel
@@@@@
sementara itu sekarang Farrel sedang menuju tempat janjiannya dengan Natasya, Farrel sudah menghitung harta yang dia miliki dan asetnya hari ini dia akan melamar Natasya
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.