NovelToon NovelToon
Alexander

Alexander

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:404.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

Alexander pria yang dingin dan sangat susah untuk di sentuh. Dan semenjak meninggalnya sang istri, Alexander tidak lagi membuka hati untuk siapapun. Karena hati dan cintanya juga ikut mati dengan istri tercintanya.

Dan karena satu insiden membuat Alex terpaksa menikahi wanita yang bernama Kartika.

Mampukah Kartika meluluhkan hati Alex, atau malah sebaliknya?


"Cinta? Bagiku hanya ada satu cinta untuk satu wanita saja."


"Cinta? Bagiku, selama kau bisa membuat orang bahagia maka itulah yang di sebut cinta." Kartika Wijaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

"Menikahlah." Kata Ayuning saat Alex sudah duduk di depannya.

Alex dengan santainya mengesap kopi hitam miliknya yang berada di hadapannya.

"Sampai kapan kau akan hidup seorang diri."

"Ibu, aku tidak sendiri. Aku memilikimu dan yang paling terpenting aku memiliki Molki dan juga Mora."

"Jangan hanya memikirkan anak-anakmu saja. Tapi pikirkan dirimu juga. Jadi menikahlah."

Alex hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan ibunya. Karena untul yang kesekian kalinya ibunya selalu saja menyuruhnya untuk menikah, dan sudah berapa banyak wanita yang di kenalkan oleh ibunya semenjak meninggalnya Sahara. Namun Alex menolak semua wanita pilihan ibunya.

"Aku rasa perbincangan ini hanya sampai di sini saja." Kata Alex lalu berdiri dari duduknya.

"Bagaimana dengan wanita itu? Apa kau ingin menelantarkan wanita yang sudah kau tiduri? Yang sudah kau rebut keperawanannya?" Tanya Ayuning, sambil berdiri, membuat Alex menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah ibunya.

"Maksud ibu?" Tanya Alex yang tidak mengerti dengan perkataan ibunya.

"Kartika. Nama wanita itu Kartika. Kau sudah merebut harta yang ia miliki dan kau masih bisa bernafas dengan lega? Alex kau harus tanggung jawab."

"Ibu.. Apa ini rencana ibu? Apa ibu yang mengatur semuanya? Menjebakku agar aku bisa tidur dengan wanita itu dan bisa menikah dengannya?"

"Ibu tidak pernah melakukan apapun, Alex."

"Sudahlah ibu. Aku tidak ingin membicarakan wanita itu lagi." Kata Alex lalu melangkah. Namun langkah kaki Alex terhenti kala sang ibu kembali berucap.

"Bagaimana jika hal ini terjadi pada Mora?"

"Ibu.." Teriak Alex tidak terima. "Jangan sama kan anak ku dengan dia. Mora, hanya gadis kecil yang tidak tahu apa-apa."

"Tanggung jawablah. Karena karma akan selalu mengikutimu jika kau lepas dari tanggung jawabmu." Ucap sang ibu. Lalu mendekati Alex.

"Ibu akan mengatur semuanya. Jadi hari minggu ini, di rumah ini, kau akan melakukan acara ijab kabul bersama dengan Tika." Kata sang ibu lalu pergi meninggalkan Alex yang masih berdiri seorang diri.

Alex mengepalkan tangannya, karena merasa marah dengan apa yang terjadi. Kali ini ibunya berhasil menjebak dirinya agar bisa menikah dengan wanita lain.

••••

Mora menutup pintu kamar Molki secara perlahan setelah omanya pergi meninggalkan Daddy nya.

"Kak, hari minggu daddy akan menikah. Aku dengar sendiri tadi." Kata Mora sambil duduk di tepi tempat tidur.

"Ouh yah kak, tadi aku dengar oma bilang kalau daddy harus tanggung jawab sama perempuan itu. Kak kalau boleh tahu, emang daddy buat salah apa? Sampai harus tanggung jawab?" Tanya Mora yang belum tahu arti perbincangan orang dewasa.

"Tidak usah banyak tanya. Itu urusan orang dewasa." Jawab Molki.

"Kak, apa istri daddy bisa menerima kita? Atau hanya mencintai daddy saja? Atau jangan-jangan dia hanya mencintai uang daddy?" Lagi-lagi Mora bertanya kedapa Molki.

"Tidak ada orang yang mau menikah tanpa cinta. Jadi aku rasa mereka mungkin memiliki cinta." Jawab Molki.

"Cinta?" Tanya Mora. "Kalau ada cinta? Tapi kenapa daddy menolak perempuan itu?"

"Entahlah." Jawab Molki singkah sambil menganggkat kedua bahunya.

"Kak, bagaimana kabar wanita yang kau sukai itu? Apa dia membalas perasaanmu?"

Molki melirik adiknya. Karena semenjak Mora masuk ke dalam kamar, Mora terus saja memberikan berbagai pertanyaan pada Molki. Padahal Molki, tipe manusia dingin yang jangan sekali berbicara. Namun kehadiran Mora selalu membuat Molki kewalahan mejawab satu persatu pertanyaan yang di berikan oleh sang adik.

"Kak, kau tahu."

"Tidak."

"Kak, aku belum cerita."

"Tidak usah."

"Kak Molki......" Teriak Mora dengan suara kerasnya membuat Molki menutup kedua kupingnya. Lalu Mora dengan kesal keluar dari kamar Molki sambil menutup pintu dengan keras, Molki hanya tersenyum tipis melihat tingkah sang adik.

"Daddy...." teriak Mora dengan keras.

"Daddy, where are you?" Mora melangkah menaiki anak tangga satu persatu menuju kamar daddynya.

Perlahan Mora membuka pintu kamar, dan memasukkan sedikit kepalanya, mengintip masuk ke dalam kamar. Mora dapat melihat jika saat ini daddy nya sedang menatap foto.

"Dad, kau rindu ibu?" Tanya Mora saat dirinya sudah masuk ke dalam kamar.

Alex langsung meletakkan foto Sahara di atas nakas.

"Sayang." Alex langsung mendekat ke arah Mora dan ingin memeluk tubuh Mora. Namun di luar dugaan, Mora justru menyilang kedua tangannya.

"Dad, aku sudah dewasa. Jadi jangan memelukku terus." Kata Mora membuat Alex tertawa.

"Dad, apa kau mencintai wanita itu?" Tanya Mora sehingga membuat Alex menghentikan tawanya.

"Sayang." Ucap Alex lalu duduk di samping Mora.

"Dad, apa kau akan melupakan ibu?" Kini mata Mora mulai berkaca-kaca.

"Dad, apa kau lebih mencintai wanita itu dari pada aku dan kak Molki?"

"Mora.." ucap Alex dan langsung memeluk tubuh Mora.

Mora langsung menitihkan air matanya dan menangis sejadi-jadinya di pelukan Alex.

"Dad, aku tidak ingin kehilangan kasih sayangmu. Aku tidak ingin jika nanti kau menikah lalu kau melupakan aku dan juga kak Molki."

Alex mengusap lembut rambut Mora.

"Sayang. Sampai kapanpu, kalian tetap no satu di hidup daddy. Dan tidak akan ada yang menggantikannya."

"Janji?" Tanya Mora sambil menatap wajah Alex dan menaikkan jari kelingkingnya.

"Janji."

Mora langsung tertawa lalu berlari keluar dari kamar Alex. Alex langsung terseyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tinggkah sang anak yang menurutnya sanggat menggemaskan.

1
Dwi Vella
Luar biasa
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nadine Nabila
Luar biasa
nobita
yuup.. aku mampir thor
Vero Octav
Luar biasa
Ananda Manginte
ngaduk2 perasaan bacax ,tpi ending x sll nanggung 😢
Ibrahim Efendi
author, boleh kasih tambahan scene?
"rumah yang tadinya gelap, kini menjadi terang kembali. suasana yang tadinya sunyi, kini kembali diisi suara obrolan, candaan dan tak jarang terdengar tawa riang. hingga akhirnya beberapa jam kemudian kembali terdengar sunyi. tak terasa waktu bergulir, matahari kembali menampakkan diri di ufuk timur. kegiatan manusia kembali nampak di lingkungan rumah itu. termasuk truk sampah yang rutin singgah mengambil sampah dari rumah itu. ketika sang awak truk turun untuk memindahkan sampah dari dekat pagar rumah, beberapa serpihan kertas coklat jatuh dari tong sampah yang dibawa sang awak truk. ya, serpihan kertas sampul coklat yang berisi surat gugatan cerai yang kini sudah koyak hancur tak bersisa. hanya menyisakan kenangan di secuil tempat di sudut hati. untuk menjadi pelajaran menatap masa depan yang bahagia. TAMAT.
Ibrahim Efendi
ditunggu s2-nya....
Aidah Djafar
posesif boleh2 aj lex pada ank2, mu tpi ya jngn berlebihan🤔 nanti mengganggu pola pikir ank2 mu lho 🤔🤦
Aidah Djafar
mampir thor 🙏
Zudiyah Zudiyah
Mau miskin baru sadar
Zudiyah Zudiyah
emang apa ya isi amplop coklat itu hingga ht Ales luluh sampai" memboyong Kartika saat tidur?
Zudiyah Zudiyah
Ale kelimpungan kn?
Zudiyah Zudiyah
bingung ya Lex nikotin Kartika? usah g usah capk" nyari" siapa Kartika itu cukup terima keberadaan Kartika sbg istrimu maka dg sendirinya kau akan tau siapa istrimu sbnarnya
Zudiyah Zudiyah
hai Lex, klo katamu itu soal kecil knp g kmu sendiri yg nyari tau siapa Kartika?
Zudiyah Zudiyah
bisa jadi Aris banda 😜
Zudiyah Zudiyah
haha.....masak orang mati bisa nyekek, ada" aja kmu Tika 🤗
Zudiyah Zudiyah
Oh, trnyata Kartika bukn orng sembrgn 👍👍👍
Zudiyah Zudiyah
Jangn ngmong gitu dong Lex! entar yg nangs mlah kmu mohon" agar Kartika tdk mningglknmu?
Zudiyah Zudiyah
Apa Sahara mengaku klo dirinya adlh Kartika kan Alex g tau wajah Kartika hanya melalui pesan surt sj hubngn mrk LDR an?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!