NovelToon NovelToon
Ipar Laknat

Ipar Laknat

Status: tamat
Genre:Romantis / Horor / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:926k
Nilai: 4.9
Nama Author: Danie A

Rinjani harus menelan pil pahit setelah lima tahun pernikahannya dengan Damar.
Suka cita berubah menjadi petaka kala ia menyodorkan testpack dengan dua garis merah.
"Kamu nggak mungkin hamil Rin. Karena aku vasektomi."

Jadi, anak siapa dalam rahim Rinjani?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 5 • IPAR LAKNUT - Terkejoet •

Malam itu, dalam dinginnya malam yang begitu menusuk kulitnya, Rinjani meringkuk memeluk tubuhnya yang berbalut selimut. Tetesan air matanya merembes membasahi bantal berwarna merah dengan motif bunga.

Damar tak memberikan jawaban apapun atas semua pertanyaan yang Rinjani ajukan. Suaminya itu memilih diam menundukkan kepalanya dalam-dalam. Tak perduli seberapa Rinjani meneriaki dan memukul tubuh pria itu, Damar masih tak bergeming. Masih diam dan membatu, menerima setiap makian dari Rinjani.

Hingga pagi menjelang, kepala Rinjani terasa begitu pusing karena semalaman menangis. Matanya juga sulit terbuka karena terlalu bengkak. Rinjani mencoba bangun, rasa pening dikepalanya masih terasa begitu berat. Menunggu beberapa saat, akhirnya Rinjani merasa lebih baik. Ia menuruni ranjang dan berjalan ke kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.

Rinjani berjalan sambil menyusuri tembok sebagai pegangan, karena pening membuat langkahnya tak stabil. Setelah membersihkan diri di kamar mandi, Rinjani keluar dengan masih mengenakan bathrobe, ia memandang suaminya yang masih terlelap di atas ranjang.

Hati Rinjani berdenyut sakit, entah apa yang membuat Damar tak mau lagi menyentuh nya sejak enam bulan terakhir.

"Mas Damar, apa ada wanita lain? Kenapa terlalu lama membiarkan ku begini? Aku sangat rindu meski kau ada di depanku sekarang. Aku ingin, di sentuhmu, di sayang seperti dulu. Aku ingin..." Rinjani menutup mulutnya agar tak Terisak, bahunya terus berguncang seiring dengan air matanya yang meluncur deras dari bola matanya yang indah.

Rinjani menghapus pipinya yang basah, ia berjalan sambil masih menghapus air matanya. Rinjani menuruni tangga setelah mengenakan pakaiannya, ia bersiap membantu mba Ida di dapur untuk memasak.

"Rin."

Rinjani menoleh kearah sumber suara, pak Budi berdiri dengan koran ditangannya. Memandang menantunya yang tersenyum tipis.

"Matamu kok.... Kamu habis nangis semalam?" Pak Budi terheran, harusnya ini adalah malam pertama setelah Damar kembali dari dinasnya. Tapi, sangat mengherankan Rinjani justru terlihat sendu dan bermata bengkak.

"Kamu nangis semalam? Apa yang Damar lakuin? Ini pasti Damar kan? Dia nyakitin kamu?" Pak Budi terdengar khawatir dan cemas terlihat jelas diwajahnya. Rinjani hanya diam membisu.

"Ya ampun pa, palingan karena semalam Damar genjot dia sampai kek gitu." Sela Bu Ratna berjalan dari belakang pak Budi. "Iya kan Rin, pasti Damar dah wik wik kamu sampai ampun-ampunan. Hihihi.... Makanya tuh mata sampai bengkak. Hihihi.."

Rinjani tersenyum kecut, "andai memang itu yang terjadi, aku pasti akan menangis bahagia. Sayangnya, tidak seperti itu...." Batin Rinjani menundukkan kepalanya.

"Benar? Damar ini, harus papa kasih pelajaran kayaknya, biar nggak kebangetan nggarap istrinya." Pak Budi merasa lega. Ia memang terlalu sayang pada Rinjani menantunya,selain karena sifat dan sikap Rinjani juga karena memang dia mendambakan seorang anak perempuan.

Rinjani mengulas senyuman.

"Udah pa, ayo sarapan." Bu Ratna menarik lengan suaminya berjalan melewati Rinjani.

Di meja makan,

Rinjani mengambilkan Damar sarapan. Mengisi nasi ke dalam piring."Mas mau makan pakai lauk apa?"

"Terserah kamu aja Rin, apapun yang kamu ambilkan bakalan mas makan."

Rinjani tersenyum kecil, Damar begitu manis saat ini, tapi begitu dingin saat dikamar dan itu sangat melukai perasaan Rinjani. Seperti sedang main drama saja, lain di depan mertua, lain di kamar. Rinjani mengambil satu ekor ikan dan sambal. Tak lupa ia menuang SOP keatas piring Damar dan meletakkannya di atas meja depan Damar duduk.

"Makasih sayang."

Rinjani hanya menjawab dengan senyuman.

Seusai sarapan, Rinjani berangkat ke kantornya diantar oleh Damar. Tentu itu Damar lakukan agar pak Budi tidak berfikir mereka sedang tidak baik-baik saja. Rinjani turun dari mobil suaminya begitu berhenti tepat didepan gerbang kantornya.

"Ntar mas jemput. Kalau udah selesai kerja, telpon mas."

Tanpa menjawab, Rinjani hanya mengangguk, lalu berjalan menuju gerbang kantornya. Mobil Damar pun meninggalkan tempat itu segera. Rinjani menoleh, memandang mobil suaminya yang menjauh dengan mata yang sedih dan berair. Masih ada luka dihatinya, atas penolakan Damar semalam. Pikiran buruk terus mengganggunya.

Rinjani berjalan lemas melalui lobi kantor yang masih sepi, karena ia memang datang terlalu cepat. Rasa sakit dihatinya terus menghimpit dadanya. Membuat matanya memproduksi kristal bening yang siap menetes.

Netra Rinjani melebar saat dirasakannya lengannya tertarik kebelakang, dan terpentok pada pembatas disisi kiri lorong office. Seseorang menahan tubuhnya dan melummat bibirnya dengan sedikit rakus. Kejadian itu begitu cepat hingga Rinjani tak sempat mengelak. Ia terkejut tiba-tiba ada yang berbuat se-kurang ajar itu padanya di kantor. Rinjani mencoba mendorong tubuh pria itu.

Pria itu melepas panggutannya, tersenyum dengan nakalnya menatap wajah Rinjani. Mata Rinjani membulat saking terkejutnya menyadari siapa orang yang sudah memaksa menciumnya.

_____

Bersambung...

Hmmm, kira-kira siapa ya?

$$$$

My Readers kasih Othor ini dukungan dong, biar up terus setiap hari.

Like

Komen

Terima kasih.

Salam hangat.

☺️

1
Juna Dong
luar biasa
JandaQueen
itu kantornya zeo baru kah? zeo jg kan mantan boss nya, ga ada yg kenal kah🤔
JandaQueen
oalaahhh.... bingung mbae... ☺
JandaQueen
anjrittt enggan darimananyaa.. bahkan tetap kamu kekepin tu si nadia😡
JandaQueen
hayuh kaliaan padahal situasinya udah manis tadi...ambyar dehh.😆
JandaQueen
oowh zeo se sweet ituu... ☺
Dany Wahjudy
ALU CERITA JADI KESAN MURAHAN.....HAYALAN SEX LIAR AUTHOR
kak miez
lanjut thor..
kak miez
bodo baget..anak kan bawak rezeki..
Ani Mak NitaAdelia
bikin wasallam saja,,biar si damar SM si Ratna belangsak nya B2 saja😀
Ani Mak NitaAdelia
tadinya saya pikir si Nathan anak zeo😆😆😆😆maaf Yach 🙏udah berburuk sangka
Ani Mak NitaAdelia
kalau beneran kamu hanya memanfaatkan zeo, berati kamu wanita Ter goblok Rinjani 😔
Ani Mak NitaAdelia
meski dulu rasa cinta itu ada dengan sikap dan tutur kata mu ,serta seiring berjalannya waktu yang di lewati dengan luka,,,cinta itu sudah menjadi abu yang tertiup angin kencang ambyar🫠🫠
Ani Mak NitaAdelia
najis
Ani Mak NitaAdelia
padahal tinggalkan aja langsung dak udah kasih sempatan orang macam dia mah tar ngelunjak🥴
Ani Mak NitaAdelia
bunuh diri aja,,sekarang bilang anak ku,,woi sadar kagak pria laknut bilang anak ku😡lama lama gw pites juga leher loe dedek gw
Ani Mak NitaAdelia
terima donk,, daripada balik ke sidamar laknat 😡
Ani Mak NitaAdelia
kalau sampai Rinjani Nerima Danar,,, langsung sunting😡
Ani Mak NitaAdelia
aahhhhh,,,kalau Nathan anak zeo,,gimna nasib Rinjani yang sebenarnya sudah mulai mencintai xeo author 🥹🥹
Ani Mak NitaAdelia
dasar damar,,cinta boleh bego jangan😡kalau waktu Rinjani kamu langsung talak,,pas Nadia kamu berpikir positif 😤🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!