ELIF WIDIASTUTI
Yang sedang berada di sebuah Taman
ia sedang duduk melamun , pandang ya yang kosong sambil mengingat kejadian yg sudah menimpa nya ,
PACAR NYA MENGHIANATI NYA
DI PECAT DARI KERJAAN NYA
LENGKAP SUDAH PENDERITAAN NYA ,
Saat elif sedang duduk pandangn nya teralih kan kerna melihat anak kecil menangis
anak kecil itu ke bingungan seperti sedang mencari seseorang sambil menangis
APA YANG TERJADI PADA ELIF SETELAH ITU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka manga toon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DPH_PART 5
DI TEMPAT Elif.....
Saat itu Elif sedang berjalan bersama Ifan menuju kostan nya dan kini jam pun sudah menunjukan pukul 17:30
" Tante Ifan lapar " ucap Ifan dengan memasang wajah sedih sambil menghentikan langkahnya hingga membuat Elif menatap anak tersebut
" Ifan mau makan apa sayang , biar kita beli sekalian tapi nanti kita makannya di rumah Tante aja ya " tanya Elif lembut
" Ifan mau makan ayam goreng Tante " pinta nya
"oke kita beli sekarang ya " ucap Elif sambil tersenyum manis
Ifan pun ikut tersenyum kegirangan
mereka terlihat sangat akrab seperti sudah mengenal sangat lama , Elif yang memang menyukai anak-anak pun jadi sangat mudah untuk beradaptasi pada anak-anak . apa lagi anak setampan dan selucu Ifan senyum nya yang manis dan mata nya indah pipi yang gembul membuat Elif merasa sangat gemas dan sayang pada bocah tersebut .
kini Elif dan Ifan sudah sampai di kostan nya , Elif pun mulai menyuapi Ifan dengan sangat telaten . kini mereka terlihat seperti ibu dan anak saat ini
setelah selesai makan Elif berniat memandikan Ifan Elif membuka jaket yang Ifan kenakan , saat ingin membuka nya elif melihat ada handphone di dalam saku Ifan tapi handphone tersebut mati karena kehabisan daya .
" Sayang ini handphone siapa ? " tanya Elif
" handphone Ifan Tante , Papah yang kasih ke Ifan " jawab nya polos
Elif pun langsung mengecas handphone tersebut , Lalu memandikan Ifan dan memakai kan baju miliknya pada Ifan , karna Elif memang tidak memiliki baju anak kecil saat itu . Ifan pun sudah mandi dan memakai baju yang terlihat seperti daster di tubuh mungilnya karna kebesaran , Elif tersenyum melihat kearah Ifan karena menurut nya Ifan sangat lucu saat mengenakan bajunya.
Elif pun menyuruh Ifan untuk tidur di ranjangnya karena Ifan sudah terlihat sedikit lelah , Ifan dengan patuh pun langsung mendengarkan suruhan Elif.
Setelah melihat Ifan tertidur Elif pun langsung melihat handphone Ifan dan menyalakan nya ponsel tersebut , untung saja handphone tersebut tidak di kunci kode atau pola hingga membuat Elif dengan mudah membuka ponsel itu . Elif langsung membuka kontak telepon yang ada di ponsel tersebut saat melihat daftar kontak Elif hanya melihat satu nama kontak dengan bertuliskan nama PAPAH , dengan sekuat tenaga Elif pun memberanikan dirinya untuk menghubungi nomer tersebut .
tut..... tut.... tut...
" Hallo Ifan kamu di mana sayang ? " tanya pria dari sebrang sana yang terdengar agak panik
" Hallo , maaf ini bukan Ifan " sahut Elif cepat
" Loh kamu siapa kenapa handphone anak saya bisa ada di kamu " tanya Aldo penasaran
" Tadi sore saya menemukan anak bapak di taman , saat saya mau antar pulang dia tidak tau alamat rumah nya , dan saat saya mau antar ke kantor polisi dia menolak juga kata nya takut " jawab Elif jujur dan cepat karna takut di tuduh penculik
" Lalu sekarang anak saya di mana " tanya aldo panik
" anak bapak sedang ada di kostan saya dia sedang tidur sekarang , kalo mau bapak kesini aja untuk jemput Ifan " ucap Elif sambil melihat ke arah Ifan yang sedang tertidur pulas
" oke ...oke tolong kirim alamat Kostan kamu di mana biar saya ke sana sekarang " ucap Aldo tergesa-gesa
" Di jalan anggrek no 58 pak , nanti ada gang kecil masuk aja ke dalem sedikit , kosan saya tidak jauh dari sana " ucap Elif menjelaskan
" oh iya pak sekalian bawa baju Ifan ya soal nya dia pakai baju saya , karna baju yang dia pakai tadi sudah basah kena keringat " sambung Elif
Aldo pun mengiyakannya lalu mematikan telepon tersebut . ia langsung bergegas memutar mobil nya ke rumah untuk mengambil baju Ifan dan bergegas pergi mencari alamat yang di berikan sang penelpon .
saat di perjalanan aldo mencari alamat yang di berikan dan terlihat ada tulisan
" JALAN ANGGREK " aldo pun langsung memarkirkan mobil nya di pinggir jalan dan keluar dari mobil tersebut , karena hanya gang sedang jadi tidak bisa bawa mobil hanya cukup untuk motor dan pejalan kaki saja pikir nya , Aldo pun mencari nomor rumah yang sudah di berikan wanita itu ia melihat satu persatu nomer rumah tersebut .
Dari luar memang terlihat seperti rumah namun itu di sebut oleh Elif Kostan karena hanya ada satu petak ruangan untuk tidur sekaligus ruang tamu dan kamar mandi saja di dalamnya .
.
.
.
Bersambung....
SEMOGA KALIAN SUKA SAMA CERITA INI
MOHON DUKUNGAN NYA YA
KLIK TOMBOL HATI NYA LALU KLIK GAMBAR JEMPOL NYA DAN JANGAN LUPA KASIH BINTANG NYA JG YA