NovelToon NovelToon
Mr. CHEF Is Mine

Mr. CHEF Is Mine

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:289.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Annisa Niswa

"Tuan Rendra anda adalah pacar saya mulai sekarang!!!!" Tutur Aira dengan lantang.

Aira Mutiara, gadis cantik dengan senyum manis. Secangkir coffe mengantarkanya pada rasa yang ia sebut debar asmara.

"Hahaha... Pulanglah! Aku tak punya waktu membicarakan hal yang tak berguna dengan gadis bodoh sepertimu!" Jawab Mr. Rendra dengan acuh, "Dan aku bukan kekasihmu!" Ujarnya kembali, kakinya melangkah pergi.

Aira tergugu lesu, sesakit inikah yang namanya cinta dan mencintai?

BRUK!!!!

tubuhnya luruh ke bawah dengan lantang ia berteriak "AIRAA!!!!!!!!!!!" Ucap Mr. Rendra.

Apa yang terjadi dengan Aira? akankah Mr. Rendra membalas cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

"Hai cantik!!" Ujar ketua organisasi menyapa Aira, perkenalkan namanya Daniel, definisi pria sempurna. sangat. tampan tinggi putih dan kaya raya.

"Ya kak?" Jawab Aira seadanya.

"Jangan lupa ya ntar rapat di cafe xxx!" Ujarnya.

"Berdua?"

"Maunya gitu? ah oke..." Ujar Daniel menggoda. "Hahahha... Ntar ada yang lain juga disana!!!'" Ujarnya lagi.

"Oh..."

"Bareng ya kesananya!"

"Ah ga bisa kak, Rara dateng telat nanti ada urusan sebentar di luar kak!" Ujar Aira sopan.

"Yaudah kakak tunggu gakpapa!"

"Jangan kakak kan ketuanya, ga baik juga kalau terlambat."

"Yaudah deh, " Ujar Daniel lesu.

"Aira ke kelas dulu ya!" Ujarnya pamit berlalu pergi.

Baru saja beberapa langkah pergi menghindar ada saja yang menganggunya.

"Cie...."

"Apaan si!!!" Ujar Aira sinis pada salah satu temannya.

"Gila lo, itu mau lo anggurin sampai kapan?"

"Gue ga ngerti maksud lo gimana?"

"Jangan pura-pura ga tau deh lo! Itu si Daniel."

"Oh lo suka? Yaudah buat lo!"

"Rara!!!! tu mulut jeplak bener, tapi gue si ga terlalu suka. Tapi kalau dia nya mau sama gue si gak nolak."

"Dasar cewe!"

"Lagian lo juga kenapa si ga suka sama dia? Udah ganteng kaya..."

"Shut!!! diem!!! Berisik banget!" Ujar Aira mempercepat langkah kakinya karena jam mata kuliah pun agar segera di mulai.

Jika kalian tanya perasaan Aira kepada Daniel? Oh kalian pasti tau kan jawabannya dari reaksi yang di timbulkan Aira.

Ketika sosok Papa tak lagi memperhatikan putri nya? Bagaimana laki laki lain bisa menyayangi kita yang jelas jelas bukan siapa siapanya?

Cinta? Darah yang mengalir harusnya melebihi kata itu kan? Logika Aira normal bahwa ia tak percaya dengan kata cinta dari mahluk yang bernama laki laki.

"Awas....." Ujar Aira kala langkah kakinya terhenti dan melihat seseorang yang akan di tabrak oleh kendaraan didepan matanya. kaki nya melangkah lebih cepat menolong gadis itu.

"Kamu gak papa?" Ujar Aira bertanya dengan harap cemas.

"Sakit kak!" Ujarnya menunjukkan siku yang bergesekan dengan aspal saat dia di dorong Aira tadi.

"Ah sebentar ya!" Ujar Aira membawa gadis itu duduk di tepi jalan, dan mencarikannya obat medis.

"Maaf dek, bapak tak sengaja!" Ujar pemilik mobil meminta maaf, memberikan beberapa uang untuknya sebagai tanda untuk membayar semua biaya pengobatan akibat lukanya.

"Ah tak usah pak, ini saya yang salah!"

"Tak apa ambil aja!" Ujarnya pamit, karena ia terburu buru dan tak bisa mengantarkan ke rumah sakit.

"Sini!!!" Sebelum pergi, bapak pemilik mobil juga memberikan beberapa minuman dan menunggu Aira untuk datang.

Dengan penuh kesabaran Aira membersihkan luka itu dan membalutnya.

"Selesai!" Ujar Aira.

"Terimaksih kak!"

"Jelitaaa!!!" Pekik Rendra yang melihat sang adik terluka dan dengan kasar mendorong Aira.

"Lo apain adek gue!" Ujar Rendra menatap galak Aira setelah melihat luka di tangan adiknya.

"Lo yang apaan si!" Ujar Aira berdiri ia membersihkan pakaiannya yang terkena debu akibat dorongan tadi.

"Lo apain adek gue ha!!! Ga punya mata lo sama adek gue lo gitu!" Ujar Rendra mengguncangkan bahu Aira.

"Lepasin sakit!!"

"Kak apaan si, Lepasin tau!!" Ujar Jelita melerai kakaknya.

"Dek lo bilang ke gue, lo diapain sama dia!" Ujar Rendra.

"Dia yang nolong gue!!!" Ujar Jelita geram.

"Apa!!"

"Dek kalau jalan hati hati ya, kakak duluan ya!" Ujar Aira melangkah peegi, manusia terkadang seperti itu, melihat akibat dampak di akhir tanpa melihat siapa yang jelas jelas pelakunya.

"Makasih kak!" Ujar Jelita berterimakasih.

"Makanya kalau jadi orang tu dengerin!" Ujar Jelita geram, "Yok pulang!!" Ujar Jelita kembali mengandeng kakaknya.

"Gimana? Malu kan lo!" Ujar Jelita lagi kala kedua nya sudah menaiki sepeda motor berjalan pulang.

"Lo juga si , kan gue panik lihat lo kayak gitu!" Ucapnya jujur.

"Lo sayang sama gue ya?"

"Pertanyaan goblok, ya jelas lah gua sayang sama lu. Kan lu adik gue satu satunya!"

"Kak berhenti di depan yok! Gue mau beli arumanis itu!"

"Oke.!!!" Setelah memarkirkan motornya di pinggir jalan dengan aman, Jelita melangkah untuk membeli sebungkus arumanis besar.

"Nih makan!"

"Lha kok buat gue?"

"Buruan deh makan!" Ujar nya lagi memaksa sang kakak untuk membuka mulutnya kembali.

"Ya...." Ujar Rendra terpaksa memakan arumanis pemberian adiknya.

"Gue minta maaf ya!" Ujarnya di sela keheningan.

"Buat?"

"Gue ngaku salah, dan liat lo kayak tadi, gue baru sadar ternyata lo bener bener sayang tulus sama gue. Maafin gue yang selalu nyalain lo kak atas semua yang terjadi!" Ujarnya jujur.

"Tumben? Salah minum obat lo?"

"Dih sialan, gua seriusan dodol!!! Argh.... Lo mah gak asyik lagi serius kayak gini malah di bercanda in!" Ujar Jelita cemberut.

"Hahaha... Utu utu maaf.... kagak usah mintaa maaf gue selalu maafin apapun kesalahan lo kok! Yang penting rajin sekolah dan jangan ngecewain Ibu ya!" Ujarnya kembali.

"Jadi kalau ngecewain lo boleh ya?" Ujar Jelita menggoda kakaknya kembali.

"Sialan lo! Ya gak gitu juga." Ujarnya lagi

"Oh ya, yaudah yok pulang kak. Sebelum itu kita beliin makanan buat ibu ya!!"

"Oke..."

Sorry kak, gue nyesel selama ini salah nilai orang. gue kira Ayah adalah pahlawan terbaik buat gue tapi nyatanya... Ujar Jelita dalam hatinya. Entah apa yang telah Ayahnya perbuat hingga gadis ini menyadari bahwa kakaknya Rendra lah laki laki yang paling tulus dan sayang kepadanya.

...**************...

1
Aldi Suwarta
rendra jgn sama nisa, sama Daniel aja, sebel sama rendra
Aldi Suwarta
rara juga gadis lugu bego, bucin gak jelas
Aldi Suwarta
tapi rendra salah kalau masih sayang sama mantan kenapa memberikan harapan dan cinta, goblok rendra jadi laki-laki, tinggalin aja cowok planga plongo gak jelas banyak laki-laki yg baik
Aldi Suwarta
rendra tolol udah bohongin
Nusa Upik Amal
gak rela Aira pergi,jgn ganti nya annisa.
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Norhanis Hashim
creta ok tp rsa biasa
Ahyat Muhammad
mantaaaapppp
Endang Widyawati
cerita yg unik
dementor
anak baru juga thor.. mohon pencerahannya.. 🤭🤭🤭
Jama Sari
bagus KK cerita x,tp bnyak tipo x,jd kadang ngpas²n dl biar pas.sukses sll buat KK,semangat
Mufida Ar-rahman
bagus
Tio Boru Pudan Pudan
visualnya sprti Kim soekjin,BTS ya
Tio Boru Pudan Pudan
visualnya seperti Kim soekjin bts
Dwy Widya
semangat terus dgn karya yg lebih bagus lagi
Dwy Widya
semangat Buat Rendra dan author semoga kehidupan yang bahagia selalu menyertai kalian amin🤲💐👍
FatayatulNASA Tarik-SDA
kisah pribadi kak author kah..
mang tri
Masa udah jd mantan istri bokapnya masih juga ada perasaan, gila tu si rendra
Kenzi Kenzi
maemunah
Rini Haryati
ceritanya bagus dan sedih banget
semangat
sukses
mksh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!