NovelToon NovelToon
Kepincut Cinta Ketos Galak

Kepincut Cinta Ketos Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Ketos / Teen / Komedi / Perjodohan
Popularitas:195.8k
Nilai: 5
Nama Author: liif

Bella Anastasya Wijaya. Seorang gadis yang dulunya seorang artis terkenal, namun karena sebuah masalah dia harus mundur dari dunia artis nya, dan fokus sekolah saja.

Elang Saputra, kakak kelas, sekaligus keyos yang nantinya akan menjadi pasangan hidup Bella. Namun itu semua tidak berjalan dengan semudah hayalan. Karena hanya author yang maha membolak-balik kan jalan ceritanya, hehe😁

Novel ini bukan hanya tentang percintaan, tapi juga persahabatan yang pastinya akan membuat siapapun iri membacanya (author nya aja iri, hehe)

Solidaritas tinggi dan kekonyolan yang luar biasa menjadi bumbu pelengkap persahabatan mereka. Ada yang terjebak cinta juga dalam persahabatan mereka😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon liif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makin Runyam

"Bel, lo kok bohong sih kenapa lo bilang iya, kalo berita itu benar ke tante Winda?" Tanya Elang setelah menarik tangan Bella dan membawa nya ke tepi kolam renang hingga menjauh dari yang lain.

"Gue gak punya pilihan lain lang. Mama pasti marah. Ya walaupun setelah mama denger sendiri kalo gue membenarkan berita itu dia pasti marah juga. Gue lakuin ini, biar masalah nya cepat selesai dan satu lagi biar lo sama sahabat lo itu pergi dari rumah gue" Bella mengucapkan nya dengan penuh kebencian.

"Ok fine. Gue tau mungkin lo benci sama kita berdua. Tapi gak gini caranya bel. Lo sadar gak, ini malah bikin masalah tambah rumit. Mikir dong"

"Iya, gue akuin, lo doang yang pinter. Gue doang yang g*bl*k. Gak mikir dulu. Puas lo!" Bella langsung meninggalkanElang yang masih berdiri disana.

"Lama. Dari mana sih dek?" Tanya Kevin dengan ketus.

"Jogja" Jawab ketus Bella.

"Serah lo dah. Sekarang duduk! Gue mau ngomong!"

"Sekarang mau lo apa?" Tanya nya setelah Bella duduk.

"Mau dengerin lo ngomong"

"Kok jadi lola gini sih dek" Geram Kevin.

"Kayaknya bocil butuh minum bang. Biar otaknya bisa lebih jernih dikit" Celetuk Angga.

"Setuju. Tolong dong ambilin minum buat Bella" Perintah Kevin.

"Gue juga , nitip ya" Celetuk Doni.

"Gue juga" Diki juga ikutan.

"Jangan lupain gue" Tambah Sinta yang memang sepaket sama Diki.

"Berarti ya semua aja" Jawab Angga dengan malas yang mendapat anggukan dari semuanya.

"Yaudah gue nyuruh bi Asih aja" Lanjutnya lagi.

Sebelum Angga benar-benar meninggalkan taman belakang, masuk lah Elang.

"Lo juga mau gak lang?" Tanya Angga.

"Jelas mau lah bang. Sepertinya dia yang paling butuh. Lo gak liat mukanya paling kusut. Canda kusut" Bukan Elang yang menjawab tapi Bella.

Bella mendapat tatapan tajam dari Elang. "Mau apa sih"

"Minum"

"Yaelah cuma minum doang, gue kira apa. Kayak yang penting aja"

"Udahlah, kalian ini debat mulu. Ambilin minum juga aja ga, biar cepet" Ucap Kevin jengah.

"Cepet ngomong dek. Mau nya apa?" Tanya nya pada Bella.

Bella menarik napas dalam, lalu bicara. "Ya seperti yang lo tau. Gue mundur dari dunia entertaint"

"Kena masalah dikit aja langsung down." Ucap Jingga dengan nada sinis.

"Diem lo bab*!" Ketus Bella.

"Gue rasa keputusan gue bener bang. Selain biar masalah nya cepet kelar, ini juga bisa ngusir orang yang harus nya gak ada disini" Lanjutnya lagi sambil melirik Jingga.

"Tapi gue rasa ini malah bakal tambah runyam dek" Jawab Kevin.

"Gapapa, gue siap dengan segala resiko yang ada! "

"Apa lo udah siap dibully semua penduduk Indonesia?"

"Siap. Itu udah makanan pokok gue"

"Apa lo siap mendapat hukuman berat dari pihak sekolah?"

"Siap. Gue bukan gadis lemah bang, sebelum ada kasus ini gue juga sering dihukum, noh sama tuh ketos galak"

"Apa lo siap sahabat dekat lo bakal ngejauhin lo? Karena ilfeel dengan kelakuan lo?"

"Si... Eh bentar, emang kalian mau ngejauhin gue?" Tatapan Bella beralih ke kelima sahabat nya.

" Jujur, kita emang agak kecewa sama kelakuan lo cil" Irfan mewakili yang lain.

"Munafik kalian. Mana yang katanya setia kawan? Bohong!" Bella tersenyum miring, emosi pada kelima sahabat nya.

"Dengerin dulu cil! Kita emang setia kawan, karena kita pikir, tadinya berita ini hanya fitnah. Ternyata kita salah, bahkan kita tau kalo berita ini benar, dari mulut lo sendiri" Ucap Ajeng.

"Pertemanan macam apa ini. Menjijikkan sekali. Kalian hanya bisa menerima kelebihan gue, saat gue berbuat kesalahan, kalian langsung pergi. Terimakasih untuk pertemanan bangs*t ini" Bella langsung beranjak dari duduk nya menuju kamar.

Saat sudah di depan Elang, Bella langsung berhenti dan menatap nya tajam. "Dan lo juga jangan lupa! Lo sama sahabat tersayang lo itu harus angkat kaki hari ini juga"

"Yes, seperti nya rencana gue buat misahin Bella dan Elang berjalan dengan sangat mulus. Bahkan bonusnya, hidup Bella jadi kacau sekarang. Gak sabar gue nunggu kelanjutan cerita ini. Ada penderitaan apa lagi ya, setelah Bella kehilangan sahabat nya" Batin Jingga, bahkan tanpa sadar senyuman terukir diwajahnya.

"Aaaakhhhh" Teriak Elang frustasi.

"Apaan sih bang, ngagetin aja" Kesal Doni.

"Gue mumet banget. Di skors dari sekolah, ancaman lepas jabatan jadi ketos, dibenci orang tua Bella, dibenci orang tua gue juga"

"Lo pikir cuma lo. Gue juga!" Tambah Kevin.

"Kita juga iya, bocil udah benci sama kita" Angga mewakili ke 4 sahabatnya.

"Gue juga" Celetuk Doni.

"Emang nya lo kenapa?" Tanya Sinta.

"Gak tau. Gue ikutan aja, hehe" Doni malah nyengir.

"Sepertinya kita harus ngomong bang" Ucap Aldo yang sedari tadi hanya diam.

"Ternyata bisa ngomong juga lo? Gue kira udah jadi patung" Tawa Doni.

"Diem lo bocah! Mau lo gue patahin tangan nya?" Ketus Aldo.

"Udah gak usah diladenin. Kita ngomong di tepi kolam aja al! Dan kalian tetap stay disini! Abis ini kita harus diskusi!" Perintah Kevin sambil menatap semua orang, lalu beralih menarik tangan Aldo.

"Mau ngomong apa al?" Tanya Kevin setelah sampai di tepi kolam.

"Soal kelanjutan hubungan gue sama Bella bang. Jadi gimana dengan hubungan settingan ini?"

"Sumpah ya al gue pusing banget sekarang. Lo bisa bantu mikir?"

"Menurut gue, sudahi saja hubungan settingan ini bang. Bilang aja kalo gue sama Bella emang udah putus"

"Gue setuju. Sepertinya itu lebih baik"

"Yaudah ayo balik bang. Yang lain pasti nungguin"

Kevin dan Aldo berjalan menuju taman belakang, dimana semua orang sedang menunggu nya.

"Kalian semua sekarang pulang. Termasuk lo lang. Sama Jingga! Kita gak bisa maksain kemauan kita dalam kondisi Bella sekarang. Gue sama Aldo disini. Jagain Bella. Emosinya lagi gak stabil. Kita takut dia berbuat apa-apa" Terang Kevin.

"Nggak ah. Gue disini. Kan Bella sahabat kecil gue" Tolak Doni.

"Pulang dulu bocah!" Geram Kevin.

"Nggak orang tua. Lagian apa susahnya sih. Kan cuma nambah gue doang, yang lain pulang"

"Gak"

"Kan rumah gue di depan doang bang. Boleh ya bang"

"Gak"

"Abang ganteng nan baik hati dan tidak sombong. Gue yakin jodoh lo cantik nih pasti. Boleh ya bang gue nginep juga" Doni masih berusaha merayu Kevin.

"Gak. Sekali nggak. Tetap nggak!"

"Dasar ****** pelit" Sebal Doni.

"Terserah lo dah bocah"

Dengan berat hati, akhirnya mereka semua pulan. Begitu juga dengan Elang dan Jingga, mereka mengemasi baju nya lalu pulang bersama dalam satu mobil.

Elang mencarikan kamar kost kosong untuk Jingga, karena sebelum nya Jingga harus kehilangan kamar kost nya untuk bisa tinggal dirumah Bella.

*******

"Aaaakkhhhhhhh" Bella tiba-tiba teriak saat menuruni tangga.

"Ada apa non?"Tanya bi Asih yang sedang menyiapkan makan sahur.

"Itu buntelan apaan bi? Maling? Setan?" Bella ketakutan sambil menunjuk sofa depan tv.

"Ya Allah non, itukan den Kevin sama den Aldo"

"Ha? Ngapain mereka disini?"

"Mereka emang nginep disini non. Sengaja katanya, biar sekalian jagain non Bella"

Bella hanya ber oh ria, sedangkan bi Asih membangunkan Kevin dan Aldo.

"Idih kalian gak cuci muka dulu malah langsung makan" Ucap Bella saat melihat Kevin dan Aldo malah duduk di samping nya.

"Kelamaan, keburu imsak" Jawab Aldo.

"Gak bakal telat. Imsak masih lama, buruan deh cuci muka" Perintah Bella.

Akhirnya dengan malas mereka berdua menuruti perintah Bella untuk cuci muka, lalu kembali untuk makan sahur bersama.

Tak terasa, pagi sudah tiba. Bella sibuk bersiap ke sekolah dan Aldo bersiap ke kampus. Sedangkan Kevin, dia harus mengantarkan Bella sekolah dulu lalu menemui sutradara film sesuatu janji nya kemarin.

"Gue sekolah aman kan ya bang?" Tanya Bella pada Kevin yang mesin sibuk dengan setir mobil nya.

"Sekolah ya aman dek. Yang bahaya itu hutan" Jawab asal Kevin.

"Maksud gue, setelah berita heboh kemarin bang.."

Kevin tak menjawab, dia hanya mengedikkan bahu nya. Setelah itu tak ada percakapan apapun lagi hingga mereka sampai di gerbang sekolah.

"Perlu gue temenin dulu dek?" Kevin menawarkan pada Bella yang hendak keluar dari mobil.

"No abang ku sayang. Gue pasti bisa" Ucapnya sambil tersenyum.

"Ekhem"

Suara deheman dari belakang Bella membuatnya menoleh.

"Eh kak Yuli, bang Bima. Ada apa nih. Tumben. pagi-pagi udah manggil gue aja. Kangen ya" Cengir Bella.

"PD banget sih dek. Lo lupa apa gimana sih?" Tanya Yuli.

Bella yang tak paham hanya mengerutkan alisnya sampai Bima menjelaskan apa yang mereka maksud dengan gemas.

"Ini ramadhan dek. Gue harap lo gak lupa dengan peraturan sekolah yang mewajibkan untuk seluruh siswa memakai baju muslim selama ramadhan"

Bella refleks melirik pakaian nya. Tidak. Dia tidak salah kostum. Dia memakai baju muslim sesuai aturan, lalu apa yang salah?

"Ini baju muslim kan. Terus dimana letak salahnya?"

"Noh. Lo gak pake jilbab dek" Bima memberi tahu dengan gemas.

"Astaga, Iya lupa" Bella hendak lari menuju mobil nya yang tadi dikendarai Kevin, namun Yuli menahan tangan nya.

"Eits mau kemana"

"Ke mobil. Ambil jilbab"

"Mobil lo udah pergi tuh. Udah pake punya gue aja. Gue bawa di mobil"

Bella bersama Bima dan Yuli sedang berjalan beriringan menuju kelas. Di sepanjang perjalanan semua pasang mata menatap mereka sinis, lebih tepatnya menatap Bella.

"Udah, abaikan dek" Ucap Bima menenangkan Bella.

"Gue gak ambil hati kali bang. Dihujat orang se Indonesia aja gue gakpapa kok, hehe"

Mereka sampai di kelas Bella. Hening, kelas yang tadinya ramai mendadak sunyi dengan kedatangan Bella. Nampak Bella dkk tak saling tegur sapa untuk yang pertama kali nya. Ke 5 teman Bella tidak mau menyapa nya karena masih merasa tidak enak dan takut jika Bella masih beranggapan buruk tentang pertemanan nya. Sedangkan Bella yang mendapat perlakuan tersebut, menyimpulkan bahwa memang benar, ke 5 teman nya malu punya teman seburuk dia.

Tak lama ada panggilan yang ditujukan kepada Bella melalui sound kelas, yang mengharuskan nya untuk segera ke ruang BK.

Tok tok tok..

"Masuk"

Bella masuk setelah dipersilahkan.

Plak..

Untuk pertama kalinya mama Bella menampar putri semata wayang nya itu. Dan parahnya, itu dilakukan di depan guru BK, Kepsek, orang tua Elang, dan ada Elang juga.

"Istighfar bu" Bu Dita, guru BK berusaha menenangkan mama Bella.

"Bella Anastasya, duduk nak" Ucap nya lagi.

Bella hanya diam dan menurut. Dia masih cukup syok dengan perlakuan mama nya. Sejak dulu, sebesar apapun kesalahan nya, sia tidak pernah mendapat kekerasan fisik sedikitpun dari orang tua nya.

"Apa salah gue se fatal itu ya? Sampe mama marah banget?"

"Baik, karena sudah lengkap, silahkan Bella dan Elang, kalian menceritakan tentang berita tersebut. Kami ingin dengar yang versi kalian" Ucap pak kepsek.

"Dan ingat ya nak, cerita kalian bisa menentukan nasib kalian untuk barang di sekolah ini. Jadi tolong ceritakan dengan detail" Tambah bu Dita.

"Elang silahkan mulai dulu" Perintah pak kepsek.

"Baik. Berita itu memang benar adanya" Jawab Elang lantang membuat semua orang yang mendengarkan terkejut.

"Jadi benar lang, kamu berbuat hal sehingga itu?" Pak kepsek masih tidak yakin dengan jawaban Elang.

"Kamu siswa teladan dan berprestasi, gak mungkin kamu seburuk itu. Iya kan?" Tambah bu Dita.

"Tidak bu. Saya berkata benar"

"Bohong bu. Berita itu tidak benar, ini fitnah" Sanggah Bella.

Ucapan Bella barusan sontak membuat semuanya menoleh kearah nya, termasuk Elang. Elang bingung, bukan kah Bella sendiri yang kemarin ngotot untuk membenarkan saha berita ini? Dan sekarang, saat Elang sudah mengikuti kemauan nta, Bella malah berubah pikiran.

Plak..

Sekali lagi tamparan mengarah ke pipi Bella dengan lumayan keras.

"Apa-apa an kamu bel. Mama sama papa gak pernah didik kamu buat jadi pembohong, kamu sendiri kemaren yang bilang berita ini benar dan sekarang kamu bilang ini fitnah. Apa maksud kamu?" Bentak mama Bella.

"Sakit ma" Bella memegang pipi kanan nya yanh barusan terkena tamparan, saking keras nya bahkan sudut bibir nya sampai berdarah.

"Sakit? Itu sakit? Kamu gak tau kan betapa sakitnya mama yang dihujat habis-habisan sama temen mama karena menurut mereka mama gak bisa ngurus anak"

"Cukup ya ma! Oke Bella akui, mungkin Bella salah saat ini. Tapi mama juga harus tau, Bella juga ada keluh kesah buat mama, papa juga. Saat Bella memperoleh prestasi, apapun itu, baik akademik maupun non akademik, apa kalian pernah memuji Bella? Apa kalian pernah mengapresiasi Bella? Bella selalu mendapat prediksi di kelas, Bella juga selalu hebat dalam tim basket, bahkan jadi rim nya, Bella selalu membawa piala untuk setiap lomba nyanyi dan modeling yang ikuti. Apa kalian bangga dengan itu? Sepertinya tidak! Bahkan kalian tidak peduli. Tapi anehnya, saat Bella berbuat satu kesalahan saja, kalian langsung menghukum Bella, seolah Bella ini sangat hina. Mungkin ini yang dinamakan "baik ku tak pernah dipuji, buruk ku langsung di caci" Terimakasih untuk segala penghinaan. Permisi!" Dengan emosi, Bella berlari meninggalkan ruang BK, lalu menghadang taxi yang lewat di depan nya saat sudah berada di luar gerbang sekolah.

"Kenapa makin runyam gini sih" Bella menjambak rambutnya sendiri.

...Marhaban ya ramadhan guys...

***Mohon maaf baru up karena ada kesibukan. Jangan lupa like, komen dan vote ya, makasih***

1
Angel Baga
semoga gk ada yang berusaha misahin mereka lagi
Nurlela AfifHafiz
lama bgt baru buka noveltoon lagi. langsung nyari El Bella.
lanjutin dong Thor kok lama bener sihhhh
Nilam Aulia Shatykha
thor bikin bella sma elang nikah
Adel Oktavia
Thor lanjutin dong,,🤧
liif 2
selamat malam semua🤗
Terimakasih utk support kalian selama ini🤗
mohon maaf ya, karena suatu kendala author tdk bisa melanjutkan novel ini. Hp author ke restart, dan aku gk inget kata sandi email buat login di akun ini😭

Jadikan aku buat akun baru😉 Dimohon utk support di karyaku di akun yg baru ya, Terimakasih 😘
zulfa99
,ayooo thor lanjutkan,, seruuu nihhhh
liif: siap. ditunggu ya kak😘
total 1 replies
Juni Delya
lama gak up kak
Juni Delya
itu ulah jingga apa wildan yaa
liif: hayo ulah siapa😁
total 1 replies
Nurlela AfifHafiz
hahahhaa parah si bella
Nurlela AfifHafiz
aduhh gila aku sampe ketawa terpingkal pingkal bacanay smpe kluar air mata jg bacanya. pipiku jdi kaku. perutku sakit
liif: lah😂
se lucu itu kah😁
btw, trims kak sudah menjadi pembaca setia🤗
total 1 replies
Nurlela AfifHafiz
ahhh. love U more elang n bella
liif: love you too😁
total 1 replies
Nurlela AfifHafiz
yeeeee akhirnya up lagi ka Thor. n makin senang krna elang dgn Bella udah baikan
liif: maafkeun diriku ini yg update nya sering lama🙏
total 1 replies
Revina Willy
Permisi thor..

"Aku Hamil Anak Pacarku."

Mampir yuk ke ceritaku. Dijamin seru👌
Menceritakan kisah gadis SMA berprestasi yang hidupnya hancur karena mengandung anak pacarnya.
Dewi Larasati
kok akuvagak males ya ma karakter nya elang kok sok berkuasa banget
liif: yuk baca sampe akhir, biar tau kebucinan Elang😁
total 1 replies
Dewi Larasati
bagus
MySweetLlaa(◕ᴗ◕✿)
Thor cepet Up nyaaa hee
liif: siap kakak,😁
total 1 replies
Ladydiana Diana
bikin wildan ngaku klo dia yg bocorin rhsiaby bella
liif: tunggu ya, pasti tarungkap kok😁
total 1 replies
liif
lamis/lemes sama aja kak. hehe😁
Ladydiana Diana
mulut lamis apaan dah thor? lemes X y maksudny? hehehe
Capricorn girl💫
mantapka cerita nya bagus bgt ska aku,,
wih jejak ku disetiap bab ada,bakal ada yg protes ga sie,soalnya dinopel sebelah ada yg ngegas gara2 jejak aku berserakan disetiap bab,,🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!